Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PBB, BPHTB dan BM

Total questions: 25

Worksheet time: 26mins

Name
Class
Date
1.

Siapakah Subjek Pajak PBB?

a)

orang pribadi

b)

badan

c)

perusahaan

d)

orang pribadi dan badan

2.

Dasar Hukum Pengenaan PBB oleh Pemerintah Daerah adalah ...

a)

UU No. 12 Tahun 1985

b)

UU No 28 Tahun 2009

c)

UU No 12 tahun 1994

d)

PMK 186 tahun 2019

3.

Tarif PBB sektor P5L adalah ...

a)

0.1%

b)

0.2%

c)

0,3%

d)

0,5%

4.

Saat yang menentukan pajak bumi dan bangunan yang terhutang adalah menurut keadaan objek pajak per tanggal?

a)

per 31 Desember

b)

per 1 Januari

c)

per 2 Januari

d)

Saat dikuasainya objek pajak

5.

Kantor Pengadministrasi PBB Perkebunan adalah....

a)

KPP Lokasi Subjek Pajak

b)

KPP Lokasi Objek Pajak

c)

KPP Lokasi Wajib Pajak

d)

KPP Lokasi Pusat Perusahaan

6.

Jangka Waktu Pengembalian SPOP adalah ...... setelah diterima Wajib Pajak

a)

15 Hari

b)

30 Hari

c)

60 Hari

d)

3 Bulan

7.

Berikut bukan merupakan objek PBB, kecuali

a)

hutan lindung

b)

kuburan

c)

organisasi internasional

d)

perumahan

8.

Pemenuhan kewajiban PBB menggunakan sistem

a)

Self-assesment

b)

Official aseesment

c)

Withholding system

d)

Domicile system

9.

NJKP untuk NJOP apabila NJOP-nya kurang dari Rp1.000.000.000,00 adalah...

a)

40% dari NJOP

b)

30% dari NJOP

c)

20% dari NJOP

d)

10% dari NJOP

10.

Perhatikan objek berikut :

(1) Pagar

(2) gereja

(3) Kantor BKD

(4) Tempat Futasl

(5) Pondok pesantren

(6)Kebun teh

Objek tidak kena pajak PBB ditunjukkan oleh nomor .

a)

(1), (2), dan, (3)

b)

(2), (3) dan (5)

c)

(2), (3) dan (4)

d)

(3), (4) dan (5)

11.

Pak Hanafi memiliki perusahaan kebuh karet di Kalimantan. Luas tanah kebun tersebut 3.500 m2 dengan NJOP Rp 15.000.000 per m2. di atas tanah tersebut terdapat kantor seluas 250 m2 dengan NJOP Rp 8.000.000 per m2. Nilai jual tidak kena pajak ditetapkan sebesar Rp 12.000.000. Pajak bumi dan bangunan (PBB) yang harus dibayar Pak Hanafi dalam satu tahun sebesar

a)

98.976.000

b)

99.940.000

c)

108.976.000

d)

110.870.000

12.

Dalam penghitungan BPHTB, Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) yang akan digunakan sebagai Dasar Pengenaan Pajak atas transaksi jual-beli adalah:

a)

Nilai Pasar

b)

Harga Transaksi

c)

Harga transaksi yang tercantum dalam risalah lelang

d)

Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)

13.

Berikut adalah jenis perolehan ha katas tanah dan/atau bangunan yang untuk penentuan NPOP nya digunakan Nilai Pasar:

a)

Perolehan hak karena waris

b)

Perolehan hak karena jual-beli

c)

Perolehan hak karena hibah

d)

Perolehan hak karena tukar-menukar

14.

Tidak termasuk dokumen yang dikenakan Bea Meterai berdasarkan Undang-Undang Nomor 10  Tahun 2020 adalah:

a)

Akta-akta Notaris termasuk salinannya

b)

Surat berharga seperti wesel, promes, dan aksep

c)

Dokumen yang akan digunakan sebagai alat pembuktian di muka pengadilan

d)

Faktur Pajak

15.

Berapakah tarif Bea Materai saat ini?

a)

Rp. 6.000,-

b)

Rp. 3.000,-

c)

Rp.10.000,-

d)

a dan b benar

16.

Objek Bea Perolehan Hak atas Tanah dan / atau Bangunan yang merupakan pemindahan hak, kecuali :

a)

Jual beli

b)

Hibah

c)

Hadiah

d)

Kelanjutan Pelepasan Hak

17.

Tarif BPHTB yang diatur dalam UU PDRD adalah :

a)

Paling tinggi 5%

b)

Paling rendah 5%

c)

Paling tinggi 3%

d)

Paling rendah 3%

18.

Saat terhutang pajak BPHTB atas lelang adalah :

a)

Sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya akta

b)

Sejak tanggal penunjukkan pemenang lelang

c)

Sejak tanggal pendaftaran hak

d)

Sejak tanggal pendaftaran hak

19.

Besarnya NPOPTKP BPHTB yang diatur dalam UU PDRD UU Nomor 28 Tahun 2009 adalah :

a)

Paling tinggi Rp.60.000.000,-

b)

Paling rendah Rp.60.000.000,-

c)

Paling tinggi Rp.10.000.000,-

d)

Paling rendah Rp.10.000.000,-

20.

Besarnya NPOPTKP BPHTB yang diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2022 Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah adalah :

a)

Paling tinggi Rp.60.000.000,-

b)

Paling sedikit Rp.80.000.000,-

c)

Paling tinggi Rp.10.000.000,-

d)

Paling rendah Rp.10.000.000,-

21.

Undang-Undang yang mengatur tentang Bea Meterai adalah

a)

UU Nomor 8 Tahun 2020

b)

UU Nomor 9 Tahun 2020

c)

UU Nomor 10 Tahun 2020

d)

UU Nomor 11 Tahun 2020

22.

Bea Meterai adalah pajak atas

a)

Penjualan

b)

Dokumen

c)

Penghasilan

d)

Pembelian

23.

Berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2020, Bea Meterai dikenakan untuk dokumen yang menyatakan jumlah uang dengan nominal lebih dari

a)

Rp5.000.000

b)

Rp1.000.000

c)

Rp500.000

d)

Rp250.000

24.

Sanksi kepada setiap orang yang memakai, menjual, menawarkan, menyerahkan dan mempunyai persediaan Meterai palsu untuk dijual adalah dipidana penjara paling lama

a)

7 (tujuh) tahun

b)

8 (delapan) tahun

c)

3 (tiga) tahun

d)

2 (dua) tahun

25.

Yang bukan merupakan saat terutangnya Bea Meterai adalah

a)

Dokumen dibubuhi untuk tandatangan

b)

Dokumen selesai dibuat

c)

Dokumen diserahkan kepada pihak untuk siapa dokumen tersebut dibuat

d)

Dokumen dibuat di Luar Negeri,tidak untuk dipergunakan di Indonesia