wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Hikayat

Total questions: 20

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu bentuk karya sastra lama dalam bentuk prosa adalah ....

a)

hikayat

b)

anekdot

c)

negosiasi

d)

wawancara

e)

debat

2.

Apa yang dimaksud dengan hikayat?

a)

Cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat.

b)

Jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan/menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas.

c)

Bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris dengan pemilihan kata yang indah.

d)

Suatu bentuk karya sastra prosa, terutama dalam Bahasa Melayu lama yang berisikan tentang cerita, kisah, dan dongeng.

e)

Sastra tulis lama yang berbahasa Melayu.

3.

Di bawah ini yang bukan ciri-ciri hikayat adalah ....

a)

anonim

b)

istana sentris

c)

magis

d)

bersifat modern

e)

temanya dinamis

4.

Di bawah ini yang termasuk ciri-ciri hikayat adalah ....

a)

istana sentris

b)

bersifat modern

c)

diketahui pengarangnya

d)

antonim

e)

berbahasa daerah

5.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.

Pesan moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah ....

a)

harusnya orang makan daging

b)

pentingnya menepati janji

c)

harus menghormati orang lain

d)

kita harus pandai membahagiakan orang lain

e)

hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan

6.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

Isi kutipan tersebut menceritakan tentang ...

a)

Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.

d)

Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

e)

Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.

7.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

Nilai sosial yang terdapat pada kutipan di bawah adalah ...

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

a)

Setiap negara memiliki seorang pemimpin yang dipilih rakyat.

b)

Memberi kesempatan berbicara kepada semua yang hadir dalam musyawarah.

c)

Kepemimpinan yang dialihkan kepada perdana menteri oleh raja yang berkuasa.

d)

Orang tua lebih berpengalaman daripada orang muda dalam berbagai hal.

e)

Bermusyawarah untuk memberi kesempatan berbicara kepada yang berwenang.

8.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

Amanat yang terkandung dalam kutipan berikut adalah ...

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

a)

Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sekalipun seorang raja.

b)

Sebaiknya seorang raja memiliki keturunan agar ada yang meneruskan kekuasaannya.

c)

Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat.

d)

Dalam sebuah musyawarah hendaknya meminta pendapat semua anggota yang hadir.

e)

Orang yang muda diberi kesempatan menyampaikan gagasannya.

9.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu ...

a)

disebarluaskan secara lisan

b)

statis

c)

kesaktian

d)

anonim

e)

istana sentris

10.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu ....

a)

nilai moral

b)

nilai agama

c)

nilai pendidikan

d)

nilai budaya

e)

nilai sosial

11.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata arkais yang dicetak tebal pada penggalan hikayat di atas memiliki makna ....

a)

diusir

b)

diminta

c)

diperintah

d)

diizinkan

e)

diharapkan

12.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

Isi kutipan tersebut menceritakan tentang ...

a)

Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.

d)

Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

e)

Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.

13.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

"Maka baginda pun bimbanglah, tiada tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri."

Konflik penggalan hikayat tersebut adalah ...

a)

Kebimbangan baginda menentukan penerus kekuasaannya.

b)

Mimpi baginda bertemu seorang pemuda.

c)

Baginda mendapat ide membuat sayembara bagi kedua anaknya.

d)

Baginda mencari muslihat untuk menipu kedua anaknya.

e)

Orangtua yang bingung membimbing anak-anaknya.

14.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

"Maka baginda pun bimbanglah, tiada tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri."

Penggalan hikayat di atas menggunakan sudut pandang ....

a)

orang pertama

    

b)

orang kedua

c)

orang ketiga

d)

orang pertama pelaku utama

e)

orang ketiga tunggal

15.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

"Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan."

Watak dari tokoh Hang Jebat adalah ….

a)

baik budi

b)

pemberani 

c)

sombong

d)

pemarah

e)

ceroboh

16.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

"Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan."

Latar tempat dalam hikayat tersebut adalah ....

a)

rumah Hang Tuah

b)

keraton

c)

ruang penyimpanan keris

d)

kediaman Hang Jebat

e)

pelabuhan

17.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

"Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu. Itulah adat."

Cuplikan hikayat tersebut mengandung ciri-ciri hikayat yaitu ....

a)

ada unsur kemustahilan

b)

menggunakan bahasa Melayu lama

c)

terdapat unsur kesaktian

d)

menggunakan sudut pandang orang pertama

e)

menceritakan kisah pernikahan

18.

BACALAH PENGGALAN BERIKUT DENGAN SAKSAMA.

"Sebermula, maka adalah pada masa itu dalam pulau Singapura itu tiadalah ada binatang buas atau jinak yang kelihatan melainkan tikus."

Kata "sebermula" memiliki arti ....

a)

setelah itu

b)

awalnya

c)

selanjutnya

d)

kesal

e)

pada zaman dahulu

19.

Bacalah penggalan hikayat berikut!

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks di atas adalah ….

a)

upeti dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

elok dan nujum

e)

upeti, putri, dan nujum

20.

Bacalah penggalan hikayat berikut!

Pada zaman dahulu, terdapatlah sebuah kerajaan yang tenteram dan damai, Kutatanggeuhan namanya. Rajanya adil dan bijaksana. Ia bernama Prabu Suwarnalaya. Ia memerintah kerajaan dengan didampingi oleh permaisurinya yang bernama Ratu Purbamanah.

Dalam teks hikayat, bagian tersebut termasuk ….

a)

orientasi

b)

evaluasi

c)

rangkaian peristiwa

d)

resolusi

e)

koda