WorksheetsPAS DPPHP X APHP SMKN 1 KUNINGAN
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Teknik konversi bahan merupakan beberapa dasar proses yang sering digunakan dalam pengolahan pangan. teknik konversi bahan yang ditetapkan pada bahan padat untuk mengurangi ukurannya dengan menerapkan proses penggilingan, penekanan atau pemukulan disebut...
Emulsifikasi
Ekstraksi
Pengecilan ukuran
Pencampuran
Homogenisasi
Kegiatan konversi bahan dengan tujuan pengambilan ekstrak atau sari bahan disebut …
Emulsifikasi
Pencampuran
Ekstraksi
Karbonatasi
Dicing
Produk yang dibuat dengan proses emulsifikasi adalah …
Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi pengeringan
1. Suhu
2. Kelembaban Relatif (Rh)
3. Cahaya Matahari
4. Luas Permukaan
5. Kandungan Nutrisi
Faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses pengawetan dengan pengeringan
adalah...
1,2,3
1,2,4
2,3,4
2,3,5
3,4,5
Umbi yang sudah dikeringkan dengan dijemur di bawah sinar matahari selama 6-8 jam dapat digiling menjadi tepung apabila …
Teksturnya lembab dan mudah patah
Dagingnya menyusut dan mudah patah
Dagingnya basah dan sulit patah
Teksturnya halus dan lembab
Aromanya khas umbi dan sulit patah
Proses-proses berikut termasuk pengolahan pangan menggunakan media penghantar panas, yaitu …
Penggorengan, perebusan, pengukusan
Penggorengan, perebusan, penggaraman
Penggorengan, pengukusan, pengeringan
Penggorengan, pemanggangan, pengeringan
Pemanggangan, pengukusan, pengeringan
Penggorengan yang dilakukan pada suhu tinggi dengan merendam bahan-bahan ke dalam minyak adalah definisi dari …
Deep fat frying
Shallow frying
Vacuum frying
Easy frying
Hard frying
Makanan pada gambar tersebut adalah contoh produk yang diolah dengan cara …
Grilling
Roasting
Baking
Cooling
Blansing
Berikut merupakan jenis pengolahan pangan menggunakan air sebagai media penghantar panas, yaitu …
Penggorengan
Perebusan
Pengukusan
Pengasapan
Pemanggangan
Pasteurisasi adalah perlakuan panas pada suhu di bawah titik didih air. Metode
pasteurisasi LTLT (Low Temperature Long Time), dilakukan pada …
Suhu 63 C selama 30 menit
Suhu 80 selama 15 detik
Suhu 85 - 95 C selama 20 detik
Suhu 121 C selama 30 menit
Suhu 140 C selama 4 detik
Proses pembekuan dalam pengolahan pangan sering disebut dengan ....
Freezing
Cooling
Exhausting
Pasteurisasi
Blanching
Teknik kimiawi pada bahan hasil pertanian yang sesuai dengan hasil pengolahannya
adalah...
1. Sulfitasi pada pembuatan gula pasir
2. Netralisasi pada pembuatan gula cair
3. Koagulasi pada pembuatan tahu
4. Hidrolisis pada pembuatan minyak
5. Karbonatasi pada minuman
1,2,3
1,2,4
1,3,5
2,3,4
2,3,5
Tujuan dilakukan pemurnian minyak berupa netralisasi yaitu untuk memisahkan asam lemak bebas dari minyak atau lemak yang dapat menyebabkan...
Warna terang pada minyak
Cita rasa yang menyimpang
Bau tengik
Kekentalan meningkat
Timbulnya buih-buih kecil
Penambahan karbondioksida (CO2) ke dalam minuman sehingga menghasilkan sensasi soda dan memberi cita rasa segar terjadi pada proses...
Sulfitasi
Karbonatasi
Netralisasi
Hidrolisis
Koagulasi
Proses yang terjadi pada pembuatan tahu, keju dan yoghurt disebut...
Sulfitasi
Koagulasi
Karbonatasi
Hidrolisis
Netralisasi
Bahan tambahan makanan dikenal dengan istilah BTM atau BTP (bahan tambahan
pangan) adalah bahan atau campuran bahan secara alami bukan merupakan bagian dari
bahan baku pangan, tetapi ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat
atau bentuk pangan agar lebih berkualitas dan lebih menarik. Tujuan penggunaan BTM
adalah...
Untuk mempertahankan mutu atau kestabilan makanan
Menyembunyikan pengolahan yang tidak baik
Memberi kesan baik pada makanan yang dibuat dari bahan yang kurang mutunya
Mengurangi nilai gizi pada makanan
Membuat produk menyimpang dari sifat alaminya
Berikut ini jenis BTM yang dilarang digunakan untuk pengolahan pangan adalah …
Antikempal
Sekuestran
Formalin
Pengatur keasaman
Penyedap rasa
Bahan tambahan makanan yang biasa ditambahkan pada makanan yang mengandung air dan minyak seperti susu, es krim, dan margarin yaitu...
Pengemulsi
Penyedap rasa
Pengatur keasaman
Pengawet
Antioksidan
Warna hijau pada daun dan warna merah pada buah bit mengandung pigmen alami, yaitu …
Tanin dan klorofil
Klorofil dan antisianin
Antoxantin dan flavonoid
Antosianin dan betalanin
Klorofil dan tanin
Dalam kemasan sebuah makanan ringan terdapat komposisi sebagai berikut:
“Tepung tapioka, kacang tanah, minyak nabati, bawang putih, garam, gula, mononatrium glutamat, sukralosa, dan natrium benzoat.”
Berdasarkan komposisi tersebut, yang termasuk BTM berupa penyedap rasa sintetis, pemanis sintesis, dan pengawet secara berturut-turut adalah …
Garam, mononatrium glutamat, dan minyak nabati
Bawang putih, gula, dan natrium benzoat
Mononatrium glutamat, sukralosa, dan natrium benzoat
Natrium benzoat, sukralosa, dan mononatrium glutamat
Sukralosa, natrium benzoat, dan mononatrium glutamat
