WorksheetsPreTest Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur
Total questions: 10
Worksheet time: 3mins
Laporan keuangan memuat informasi penting dalam perusahaan. Sama halnya dengan perusahaan jasa dan dagang, perusahaan manufaktur memiliki laporan keuangan yang sama hanya saja unsur yang ada di dalamnya sedikit berbeda. Informasi yang dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dilaporkan dalam . . . .
Laporan arus kas
Laporan rekening koran
Laporan laba/rugi
Laporan perubahan modal
Laporan neraca
Perhatikan unsur – unsur laporan keuangan di bawah ini!
1) Pendapatan
2) Beban
3) Harga pokok produksi
4) Harga pokok penjualan
5) Modal
Berdasarkan data di atas, unsur laporan laba rugi perusahaan manufaktur adalah . . . .
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
1), 2), dan 5)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
Ada berbagai bentuk dalam laporan keuangan. Dalam laporan neraca, jika penyusunan aset diletakkan di bagian atas sedangkan kelompok utang dan modal diletakkan di bagian bawahnya, merupakan bentuk . . . .
Langsung
Single step
Multiple step
Skontro
Stafel
Ada berbagai bentuk dalam laporan keuangan. Dalam laporan laba rugi, yang menyajikan pemisahan antara pendapatan usaha dengan pendapatan di luar usaha serta pemisahan beban, merupakan bentuk . . . .
Langsung
Single step
Multiple step
Skontro
Stafel
Unsur dalam laporan neraca di antaranya kas, piutang, persediaan, uang muka, modal saham, perlengkapan, pendapatan diterima di muka, dan aset tetap. Perkiraan yang merupakan kekayaan yang dimiliki perusahaan dan setiap tahun dikenakan penyusutan adalah . . . .
Piutang
Persediaan
Modal saham
Perlengkapan
Aset tetap
Bacalah laporan harga pokok produksi berikut!
Bahan baku awal Rp 25.000,-
Pembelian bahan Rp 275.000,-
Bahan baku akhir Rp 20.000,-
Bahan penolong Rp 60.000,-
Tenaga kerja langsung Rp 180.000,-
Biaya overhead pabrik Rp 297.000,-
BDP awal Rp 10.000,-
BDP akhir Rp 32.000,-
Harga pokok produksi berdasarkan laporan tersebut adalah. . . .
Rp 600.000,-
Rp 670.000,-
Rp 700.000,-
Rp 795.000,-
Rp 800.000,-
Jumlah penghasilan sebesar Rp 12.000.000,-. Jumlah semua beban usaha Rp 7.900.000,-. Modal awal Rp 25.000.000,-. Pengambilan prive Rp 2.000.000,-. Selama periode akuntansi penambahan modal sebesar Rp 2.000.000,- dan laba usaha sebesar Rp 1.000.000,-. Besarnya modal akhir adalah . . . .
Rp 30.100.000,-
Rp 28.100.000,-
Rp 27.100.000,-
Rp 26.100.000,-
Rp 17.900.000,-
Bacalah data-data yang tersedia dalam laporan laba rugi berikut!
Persediaan awal Rp 15.000.000,-
Pembelian Rp 17.500.000,-
Potongan pembelian Rp 200.000,-
Beban angkut pembelian Rp 500.000,-
Persediaan akhir Rp 16.500.000,-
Jadi, harga pokok penjualannya adalah . . . .
Rp 15.000.000,-
Rp 15.300.000,-
Rp 16.000.000,-
Rp 16.300.000,-
Rp 30.000.000,-
Pada akhir periode diperoleh data dari PT Sejahtera.
Modal awal Rp 20.000.000,-
Pendapatan Rp 15.000.000,-
Beban usaha Rp 7.000.000,-
Pengambilan prive Rp 3.000.000,-
Laba bersih perusahaan pada periode tersebut adalah sebesar . . . .
Rp 28.500.000,-
Rp 22.500.000,-
Rp 15.000.000,-
Rp 8.000.000,-
Rp 5.000.000,-
Perhatikan unsur – unsur laporan laba rugi di bawah ini!
1) Pendapatan
2) Persediaan barang jadi awal dan akhir
3) Harga pokok produksi
4) Harga pokok penjualan
5) Barang siap dijual
Berdasarkan data di atas, unsur harga pokok penjualan pada perusahaan manufaktur adalah . . .
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 4)
1), 2), dan 5)
2), 3), dan 4)
2), 3), dan 5)
