WorksheetsUH 2 ( BAB 3 DAN 4 )
Total questions: 10
Worksheet time: 15mins
Puji syukur kita sanjungkan kehadirat Allah swt, karena dengan limpahan karuniaNya kita bisa berkumpul di sini.
pada teks ceramah kalimat di atas merupakan bagian ….
A. Tema
B. Salam Pembuka
C. Ucapan syukur
D. Judul
E. Pengenalan Topik
Berbahasa santun seharusnya sudah menjadi suatu tradisi yang dimiliki oleh setiap orang sejak kecil. Anak perlu dibina dan dididik berbahasa santun. Apabila dibiarkan tidak mustahil rasa kesantuna itu akan hilang sehingga anak itu kemudian menjadi orang yang arogan, kasa, dan kering dari nilai-nilai etika dan agama. Tentu saja, kondisi itu tidak diharapkan oleh orangtua dan masyarakat manapun.
Informasi penting dari kutipan ceramah di atas adalah...
A. Bahasa yang santun harus menjadi tradisi
B. Setiap anak kecil wajib berbahasa
C. Penting berbahasa yang santun
D. Berbahasa merupakan cerminan seseorang
E. Rasa kesantunan akan hilang
Pada struktur teks ceramah, bagian yang menjelaskan atau menerangkan mengenai isu, masalah atau pandangan pembicara tentang topik yang di bahas adalah ...
A. Tesis
B. Penutup
C. Isi
D. Ulasan
Simpulan
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang “sabar” Sabar berasal dari kata “sobaro-yasbiru” yang artinya menahan. Menurut istilah, sabar adalah menahan diri dati kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari perbuatan dosa.
Sabar adalah pilar kebahagian seorang hamba, karena dengan kesabaran seseorang akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan. Sabar merupakan ajaran yang banyak sekali disinggung dalam Al-Qur’an maupun hadis, sehingga manusia senantiasa diarahkan untuk selalu bersabar dalam kehidupannya.
Kesabaran yang sebenarnya adalah kemampuan dalam mengendalikan sikap, sehingga bisa dengan ikhlas dan rela hati menerima kondisi yang sedang dihadapinya demi mendapat balasan yang baik di akhirat.
Inti permasalahan yang di bahas pada teks ceramah di atas adalah ...
A. balasan yang baik diakhirat
B. ikhlas dan rela hati
C. sabar ada di dalam al quran
D. sabar sebagai ajaran
E. pentingnya sabar
Hadirin sekalian yang berbahagia!
Dirasa amat penting sekali jiwa sosial untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sanak saudara, bahkan juga di masyarakat luas. Karena dengan jiwa sosial, maka terjalinlah di antara kita saling tolong-menolong, dan kasih sayang. Sehingga orang-orang yang butuh akan pertolongan kita, akan mendapatkan haq-Nya.
Pada kutipan teks ceramah di atas, kata kerja yang menyatakan aktivitas mental adalah ..
A. Hadirin, dirasa, diterapkan
B. dirasa, diterapkan, menolong
C. dirasa, diterapkan, menolong, Tejalin
D. dirasa, diterapkan, menolong, Pertolongan
E. Dilingkungan, dirasa, diterapkan, menolong
“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
A. Anisa dan Handoko tidak jadi menikah.
B. Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya.
C. Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.
D. Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia.
E. Kakak tidak mendukung pernikahan Anisa dengan Handoko
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku. “Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Tokoh aku dalam penggalan cerpen di atas adalah …
A. Ica
B. Bunda
C. Nanda
D. Seorang siswa
E. Seorang Penjual Kios
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
A. orang pertama pelaku utama
B. orang ketiga pelaku sampingan
C. orang ketiga pelaku utama
D. orang pertama dan ketiga
E. orang ketiga serbatahu
“Lelaki jangkung berwajah terang yang membukakan pintu terlihat takjub begitu mengenali saya. Dengan keramahan yang tidak dibuat-buat dipersilahkannya saya untuk masuk, tanpa ragu-ragu saya memilih langsung menuju tempat duduk panjang diseberang ruangan. Nikmat rasanya duduk di atas balai-balai bambu beralas tikar pandan itu.”
Latar tempat dalam kutipan teks cerpen tersebut adalah...
A. di tempat tidur
B. di ruang tamu
C. di balai-balai
D. di kamar
E. di ruang sekolah
“Anda jangan percaya pada kata-katanya. Biarlah dia bicara begitu. Saya melihat peristiwa tu dengan mata kepala saya sendiri. Lain fakta lain pula yang diceritakannya”.
Majas pada penggalan cerpen di atas adalah...
A. Metafora
B. Personifikasi
C. Simile
Hiperbola
Sinisme
