Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

4 Bi

Total questions: 20

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Kegiatan pemeliharaan tegakan dengan cara mengurangi kerapatan pohon untuk mendapatkan ruang tumbuh optimal disebut:

a)

Penyapihan

b)

Pemupukan

c)

Pendangiran

d)

Penjarangan

2.

Bedengan tempat diletakkannya polybag yang berisi bibit yang berasal dari bedeng tabur maupun anakan yang berasal dari kebun bibit guna mempersiapkan ukuran dan mutu bibit yang memadai untuk pengayaan, rehabilitasi ataupun peruntukan lainnya merupakan pengertian dari

a)

Bedeng Sapih

b)

Bedeng Semai

c)

Bedeng Tabur

d)

Bedeng Pembiakan

3.

Kebakaran dalam tanah terjadi pada tanah hutan yang mempunyai lapisan bahan organik yang tebal, misalnya gambut dikategorikan sebagai :

a)

surface fire     

b)

crown fire

c)

super fire

d)

ground fire

4.

Menyediakan bibit yang berkualitas dalam jumlah yang memadai, tata waktunya tepat dan bibit yang dihasilkan sesuai dengan tapak sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil hutan merupakan fungsi :

a)

Laboratorium

b)

Persemaian

c)

Kebun Benih

d)

Penanaman

5.

Secara umum lahan persemaian dibagi menjadi dua bagian besar yaitu lahan untuk produksi dan lahan untuk sarana dan prasarana. Penentuan luas persemaian tergantung pada, kecuali 

a)

Jumlah semai yang diproduksi/tahun

b)

Cara penanaman, apakah sistem akar telanjang (bare root) atau sistem container dimana lebih banyak ruang dibutuhkan

c)

Jumlah Tenaga Kerja

d)

Lamanya semai/bibit dipelihara di persemaian sampai diperoleh ukuran yang memenuhi persyaratan ukuran tinggi, diameter kekokohan batang dan lain-lain

6.

Menentukan perlakuan silvikultur pada petak kerja tahunan setelah kegiatan pemanenan kayu (perlu tidaknya dilakukan penanaman pengayaan dan/atau rehabilitasi, serta berapa luas yang memerlukan penanaman pengayaan dan/atau rehabilitasi) merupakan tujuan dari kegiatan :

a)

Inventarisasi Tegakan Tinggal (ITT)

b)

Inventarisasi Tegakan Sebelum Penebangan (ITSP)

c)

Inventarisasi Hutan Menyeluruh Berkala (IHMB)

d)

Inventarisasi Jenis Hasil Hutan

7.

Suatu kegiatan penanaman pada areal kurang permudaan di dalam kawasan hutan disebut:

a)

Penanaman

b)

Pengayaan

c)

Rehabilitasi

d)

Perlidungan

8.

Dari hasil Inventarisasi Tegakan Tinggal (ITT) diketahui luas areal kurang permudaan 50 ha. Untuk pengayaan digunakan jenis meranti. Berapa batang bibit meranti yang harus dipersiapkan bila kematian tanaman dilapangan 10% :

a)

22.000

b)

20.000

c)

23.000

d)

21.000

9.

Semua binatang yang hidup di darat, dan atau di air, dan atau di udara yang masih mempunyai sifat-sifat liar, baik yang hidup bebas maupun yang dipelihara oleh manusia merupakan pengertian :

a)

Mangsa Liar

 

b)

Hewan

c)

Fauna Liar

d)

Predator

10.

Teknik yang digunakan untuk menggambarkan konflik secara grafis dan komprehensif dengan mengumpulkan berbagai data dan informasi terkait sebagai bagian dari proses penyelesaian konflik disebut :

a)

Pemetaan Partifipatif

b)

Solusi Konflik

c)

Pemetaan Konflik

d)

Konflik Tenurial

11.

Keseluruhan jenis tumbuhan dalam suatu kawasan tanpa memperhitungkan jumlah dan penyebaran individu jenis merupakan pengertian :

a)

Tanaman

b)

Bio

c)

Flora

d)

Pepohonan

12.

Untuk mengetahui berapa besar kerusakan tegakan, kerusakan lantai hutan dan  ketersediaan  permudaan alam setelah  kegiatan pemanenan kayu, maka kegiatan yang harus dilakukan adalah :

a)

THPB

b)

ITSP

c)

ITT

d)

TPTI

13.

Menjaga hutan, hasil hutan, kawasan hutan dan lingkungannya agar fungsi lindung, fungsi konservasi dan fungsi produksi tercapai secara optimal dan lestari, merupakan tujuan kegiatan  :

a)

Tujuan Pengawasan Hutan 

b)

Tujuan Pengamanan Hutan

c)

Tujuan Perlindungan Hutan

d)

Tujuan Pemeriksaan Hutan

14.

Salah satu kegiatan pemeliharaan dalam rangka pemeliharaan tanaman pokok berupa membersihkan tanaman-tanaman pengganggu di sekitarnya merupakan kegiatan :

a)

Penjarangan

b)

Pendangiran

c)

Pembebasan

d)

Penyiangan

15.

Berikut ini kriteria bibit dengan mutu yang baik, kecuali :

a)

Tidak diserang hama penyakit, tidak layu, tajuk hijau segar

b)

Sistem perakaran kompak dan padat

c)

Tajuk tidak simetris dan batang memanjang tidak padat

d)

Batang Tegak

16.

Dalam hal pemilihan lokasi persemaian ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, kecuali :

a)

Aksesibilitas mudah

b)

Tingkat Erosi Tanah

c)

Iklim dan Ketinggian tempat

d)

Ketersediaan Sumber Air

17.

Tebang Habis Permudaan Buatan atau Tebang Pilih merupakan sistem :

a)

Sistem Pengelolaan Hutan

b)

Silvikultur

c)

Penebangan

d)

Pemanfaatan Hutan

18.

Jenis Pohon yang anakannya mampu tumbuh di bawah naungan disebut  :

a)

Jenis Pohon Toleran

b)

Jenis Pohon Pioner

c)

Jenis Pohon Intoleran

d)

Jenis Pohon Dominan

19.

Tindakan Silvikultur untuk mengganti tanaman mati dengan tanaman yang baru agar jumlah tanaman menjadi optimal, disebut sebagai kegiatan :

a)

Penyisipan

b)

Pembinaan

c)

Penyulaman

d)

Pengayaan

20.

Berdasarkan jarak tanam yang digunakan, maka jumlah bibit yang dibutuhkan untuk penanaman pengayaan pada areal kurang permudaan adalah  :

a)

300 batang/ha

b)

400 batang/ha

c)

350 batang/ha

d)

500 batang/ha