wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

GTM THREADS

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Fungsi perintah Thread dalam memodifikasi gambar CAD 3D adalah….

a)

Menghilangkan sudut tajam pada bagian benda 3D dengan membulatkan ujung tersebut

b)

Memotong/menumpulkan ujung tajam pada bagian benda 3D

c)

Membuat lubang yang parametris pada bagian benda 3D

d)

Membuat ulir pada suatu lubang atau permukaan luar yang berbentuk silinder

e)

Membuat rongga dari benda 3D dengan menentukan ketebalan dindingnya

2.

Berikut ini merupakan lambang perintah Thread pada CAD 3D adalah….

a)
b)
c)
d)
e)

3.

Langkah awal yang harus dilakukan agar bisa menggunakan perintah Thread adalah….

a)

  Membuat gambar CAD 3D – Pilih Thread

b)

Membuat gambar CAD 2D – Pilih Thread

c)

Pilih Thread – Membuat gambar CAD 3D

d)

Pilih Thread – Membuat gambar CAD 2D

e)

Membuat gambar CAD 2D/3D – Pilih Thread

4.

Prosedur untuk menggunakan perintah Thread dalam memodifikasi gambar CAD 3D berdasarkan kotak dialog berikut ini adalah….

a)

Tentukan Spesifikasi Threads – Tentukan Face

–     Tentukan Depth – Pilih Ok

b)

Tentukan Spesifikasi Threads – Tentukan Depth

–     Tentukan Face – Pilih Ok

c)

Tentukan Face – Tentukan Spesifikasi Threads

–     Tentukan Depth – Pilih Ok

d)

Tentukan Depth – Tentukan Spesifikasi Threads

–     Tentukan Face – Pilih Ok

e)

Tentukan Depth – Tentukan Face – Tentukan Spesifikasi Threads– Pilih Ok

5.

Menu yang digunakan untuk memilih permukaan pada sketsa 3D pada kotak dialog Thread berikut   ini adalah….

a)

Face

b)

Type

c)

Size

d)

Designation

e)

Depth

6.

Menu yang digunakan untuk mengatur jenis ulir pada kotak dialog Thread  berikut adalah….

a)

Face

b)

Type

c)

Size

d)

Designation

e)

Depth

7.

Menu yang digunakan untuk mengatur jarak antar puncak ulir pada kotak dialog Thread berikut ini  adalah….

a)

Face

b)

Type

c)

Size

d)

Designation

e)

Depth

8.

Menu Threads yang harus diatur agar menghasilkan ulir seperti gambar berikut ini adalah….    

a)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x1 – Pilih Direction: R

b)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x2 – Pilih Direction: R

c)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x1 – Pilih Direction: L

d)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x2 – Pilih Direction L

e)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x3 – Pilih Direction: R

9.

Menu Behavior yang harus diatur agar menghasilkan ulir seperti gambar berikut ini adalah….

a)

Pilih Depth: masukkan nilai 14.5 – Pilih Size: masukkan nilai 8

b)

Pilih Designation: masukkan nilai M8x1 – Pilih Offset: masukkan nilai 10

c)

Pilih Depth: masukkan nilai 14.5 – Pilih Class: masukkan nilai 6G

d)

Pilih Depth: masukkan nilai 14.5 – Pilih Offset: masukkan nilai 10

e)

Pilih Size: masukkan nilai 8 – Pilih Class: masukkan nilai 6G

10.

Menu yang harus diatur agar menghasilkan ulir seperti gambar berikut ini adalah….

a)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M2x2 – Pilih Direction: R – Pastikan Depht: 35

b)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M2x22 – Pilih Direction: R – Pastikan Depht: 35

c)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M22x2 – Pilih Direction: L – Pastikan Depht: 35

d)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M22x2 – Pilih Direction: R – Pastikan Depht: 35

e)

Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M22x2 – Pilih Direction:  L – Pastikan Depht: 35