NEW
Font size
WorksheetsGTM THREADS
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Fungsi perintah Thread dalam memodifikasi gambar CAD 3D adalah….
Menghilangkan sudut tajam pada bagian benda 3D dengan membulatkan ujung tersebut
Memotong/menumpulkan ujung tajam pada bagian benda 3D
Membuat lubang yang parametris pada bagian benda 3D
Membuat ulir pada suatu lubang atau permukaan luar yang berbentuk silinder
Membuat rongga dari benda 3D dengan menentukan ketebalan dindingnya
Berikut ini merupakan lambang perintah Thread pada CAD 3D adalah….
Langkah awal yang harus dilakukan agar bisa menggunakan perintah Thread adalah….
Membuat gambar CAD 3D – Pilih Thread
Membuat gambar CAD 2D – Pilih Thread
Pilih Thread – Membuat gambar CAD 3D
Pilih Thread – Membuat gambar CAD 2D
Membuat gambar CAD 2D/3D – Pilih Thread
Prosedur untuk menggunakan perintah Thread dalam memodifikasi gambar CAD 3D berdasarkan kotak dialog berikut ini adalah….
Tentukan Spesifikasi Threads – Tentukan Face
– Tentukan Depth – Pilih Ok
Tentukan Spesifikasi Threads – Tentukan Depth
– Tentukan Face – Pilih Ok
Tentukan Face – Tentukan Spesifikasi Threads
– Tentukan Depth – Pilih Ok
Tentukan Depth – Tentukan Spesifikasi Threads
– Tentukan Face – Pilih Ok
Tentukan Depth – Tentukan Face – Tentukan Spesifikasi Threads– Pilih Ok
Menu yang digunakan untuk memilih permukaan pada sketsa 3D pada kotak dialog Thread berikut ini adalah….
Face
Type
Size
Designation
Depth
Menu yang digunakan untuk mengatur jenis ulir pada kotak dialog Thread berikut adalah….
Face
Type
Size
Designation
Depth
Menu yang digunakan untuk mengatur jarak antar puncak ulir pada kotak dialog Thread berikut ini adalah….
Face
Type
Size
Designation
Depth
Menu Threads yang harus diatur agar menghasilkan ulir seperti gambar berikut ini adalah….
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x1 – Pilih Direction: R
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x2 – Pilih Direction: R
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x1 – Pilih Direction: L
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x2 – Pilih Direction L
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pilih Designation: M8x3 – Pilih Direction: R
Menu Behavior yang harus diatur agar menghasilkan ulir seperti gambar berikut ini adalah….
Pilih Depth: masukkan nilai 14.5 – Pilih Size: masukkan nilai 8
Pilih Designation: masukkan nilai M8x1 – Pilih Offset: masukkan nilai 10
Pilih Depth: masukkan nilai 14.5 – Pilih Class: masukkan nilai 6G
Pilih Depth: masukkan nilai 14.5 – Pilih Offset: masukkan nilai 10
Pilih Size: masukkan nilai 8 – Pilih Class: masukkan nilai 6G
Menu yang harus diatur agar menghasilkan ulir seperti gambar berikut ini adalah….
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M2x2 – Pilih Direction: R – Pastikan Depht: 35
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M2x22 – Pilih Direction: R – Pastikan Depht: 35
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M22x2 – Pilih Direction: L – Pastikan Depht: 35
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M22x2 – Pilih Direction: R – Pastikan Depht: 35
Pilih Type: ISO Metric Profile – Pastikan Size: 22 – Pilih Designation: M22x2 – Pilih Direction: L – Pastikan Depht: 35
