NEW
Font size
WorksheetsKimia kelas XI
Total questions: 20
Worksheet time: 18mins
Cabang Ilmu kimia yang mempelajari energi yang menyertai perubahan kimia atu perubahan fisika adalah ….
Entalpi
Termokimia
Hidrokarbon
Termodinamika
Klasifikasi Materi
Bagian yang diamati atau dipelajari dalam termokimia disebut
Kalor
Sistem
Eksoterm
Endoterm
Lingkungan
Bagian di luar sistem dalam termokimia disebut ….
Kalor
Sistem
Endoterm
Lingkungan
Eksoterm
Sistem yang mengalami perpindahan materi dan kalor disebut ….
Sistem terbuka
Sistem tertutup
Sistem terisolasi
Sistem termokimia
Sistem termodinamika
Sistem yang hanya mengalami perpindahan kalor disebut ….
Sistem terbuka
Sistem tertutup
Sistem terisolasi
Sistem termokimia
Sistem termodinamika
Contoh dari sistem terisolasi adalah ….
Gelas berisi air
Termos berisi air
Mangkuk berisi air
Botol tertutup berisi air
Tabung reaksi berisi zat kimia
Perpindahan kalor atau banyaknya kalor yang diserap atau dilepas pada tekanan tetap disebut ….
Entalpi
Eksoterm
Endoterm
Termodinamika
Perubahan entalpi
Reaksi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan adalah ….
Reaksi redoks
Reaksi eksoterm
Reaksi endoterm
Reaksi asam-basa
Reaksi penetralan
Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah sebagai berikut, kecuali ….
∆H negatif
Terasa panas
Menyerap kalor
Suhu meningkat
Kalor berpindah dari lingkungan ke sistem
Ciri reaksi endoterm salah satunya adalah ….
Terasa panas
Melepas kalor
Suhu menurun
Kalor berpindah dari sistem ke lingkungan
∆H negatif
Ciri utama persamaan reaksi termokimia yang membedakan dari persamaan reaksi biasa adalah ….
Adanya reaktan
Adanya ∆H reaksi
Adanya tanda panah
Terbentuknya produk
Adanya koefisien reaksi
Reaksi pembentukan etena C2H4 adalah sebagai berikut:
2 C + 2 H2 ⟶ C2H4 ∆Hf = + 52 kJ
Pembentukan etana tersebut menunjukan terjadinya reaksi ….
Reaksi redoks
Reaksi eksoterm
Reaksi endoterm
Reaksi asam-basa
Reaksi penetralan
Reaksi pembentukan etena adalah sebagai berikut: 2 C + 2 H2 ⟶ C2H4 ∆Hf = + 52 kJ, jika di kali 3 mol maka reaksi pembentukannya akan menjadi ….
6 C + 6 H2 ⟶ 6 C2H4 ∆Hf = + 52 kJ
6 C + 6 H2 ⟶ 6 C2H4 ∆Hf = +156 kJ
6 C + 6 H2 ⟶ 3 C2H4 ∆Hf = + 52 kJ
6 C + 6 H2 ⟶ 3 C2H4 ∆Hf = + 156 kJ
6 C + 6 H2 ⟶ 3 C2H4 ∆Hf = - 156 kJ
Reaksi pembentukan NH3 adalah sebagai berikut:
N2 + H2 ⟶ NH3 ∆Hf = -46 kJ
Perubahan kalor yang terjadi pada reaksi tersebut adalah ….
Diserap kalor sebanyak 46 kJ
Dilepaskan kalor sebanyak 46 kJ
Kalor berubah sebanyak 46 kJ
Sistem menyerap kalor sebanyak 46 kJ
Kalor berpindah dari lingkungan ke sistem sebanyak 46 kJ
Persamaan reaksi termokimia dari penguraian 2 mol NH3 adalah ….
NH3 ⟶ N2 + H2 ∆Hf = - 46
2 NH3 ⟶ N2 + 3 H2 ∆Hf = - 46
2 NH3 ⟶ N2 + 3 H2 ∆Hf = + 46
2 NH3 ⟶ N2 + 3 H2 ∆Hf = - 92
2 NH3 ⟶ N2 + 3 H2 ∆Hf = + 92
Reaksi pembakaran dari 1 mol metana yang melepaskan kalor sebesar 75 kJ adalah ….
CH4 + O2 ⟶ CO2 + 2 H2O ∆Hc = - 75
CH4 + O2 ⟶ CO2 + 2 H2O ∆Hc = + 75
CH4 + 2 O2 ⟶ CO2 + 2 H2O ∆Hc = - 75
CH4 + 2 O2 ⟶ CO2 + 2 H2O ∆Hc = + 75
2 CH4 + 4 O2 ⟶ 2 CO2 + 4 H2O ∆Hc = - 150
Kalor reaksi pembakaran 1 mol oktana adalah ∆Hc = - 5.464 kJ, jika 10 mol oktana di bakar maka kalor pembakarannya akan menjadi ….
∆Hc = - 5. 464
∆Hc = + 5. 464
∆Hc = + 10.928
∆Hc = - 54.640
∆Hc = + 54.640
Hitung ∆H pembakaran etuna dengan reaksi: C2H2 + O2 ⟶ 2 CO2 + H2O, jika diketahui:
∆Hf C2H2 = + 227 kJ ∆Hf CO2 = - 394 kJ
∆Hf O2 = 0 kJ ∆Hf H2O = - 242 kJ
∆H pembakaran etuna dalam 1 mol adalah …
+ 803
- 803
+ 1030
– 1257
+ 1257
Hitung ∆H pembakaran hydrogen sulfida dengan reaksi: H2S + O2 ⟶ SO2 + H2O, jika diketahui:
∆Hf H2S = -20 kJ ∆Hf SO2 = - 297 kJ
∆Hf O2 = 0 kJ ∆Hf H2O = - 242 kJ
∆H pembakaran hydrogen sulfida dalam 1 mol adalah ….
+ 539
– 519
+ 519
– 559
+ 559
Hitung ∆H pembakaran bensin dengan reaksi: C8H18 + O2 ⟶ 8 CO2 + 9 H2O, jika diketahui:
∆Hf C8H18 = -255 kJ ∆Hf CO2 = - 394 kJ
∆Hf O2 = 0 kJ ∆Hf H2O = - 242 kJ
∆H pembakaran bensin dalam 1 mol adalah ….
+ 5330
– 5075
+ 5075
– 5585
+ 5585
