wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TRY OUT 05

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

61.    Perhatikan Q.S. al-Ikhlas berikut ini!

 

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ ٤

Pada surat al-Ikhlas ayat pertama yang menjelaskan tentang ketauhidan Allah Swt, ditafsirkan oleh ayat berikutnya, yaitu ayat kedua, ketiga dan keempat. Namun ayat pertama surat al-Ikhlas tentang ketauhidan ini dapat ditafsirkan (dijelaskan) lagi oleh ayat yang lain yang berada di surat yang lain, misalnya surat al-Hasyr: 22-24.

Bentuk penafsiran ayat tersebut dapat simpulkan menggunakan pendekatan ….

a)

bi al-Ra’yi

b)

bi al-Dirayah

c)

bi al-Isyari

d)

bi al-Ma’tsur

e)

bi at-Tahlili

2.

Perhatikan ayat Alquran Surat al-Fatihah: 4. (“Tuhan yang menguasai hari pembalasan”) Menurut Sayyid Qutub dalam kitab tafsir Fi Dzilalil Qur’an, ayat tersebut dijelaskan bahwa adanya penegasan dari 'aqidah pokok yang amat besar dan mempunyai kesan yang amat mendalam dalam seluruh hidup manusia, yaitu 'aqidah pokok mempercayai hari Akhirat. Berdasarkan penafsiran tersebut dapat disimpulkan bentuk penafsiran ayat yang menggunakan pendekatan ….

a)

Bi al-Ma’tsur

b)

Bi al-Riwayah

c)

Bi al-Ra’yi

d)

Bi al-Isyari

e)

Bi at-Tahlili

3.

Ibnu Katsir dalam menafsirkan teks Surat al-Ahzab ayat 30 menggunakan cara menguraikan ayat demi ayat, surat demi surat, sesuai tata urutan dengan penjelasan yang cukup terperinci sesuai dengan kecenderungan masing-masing mufassir terhadap aspek-aspek yang ingin disampaikan, misalnya menjelaskan ayat disertai aspek qira’at, asbabu al-nuzul, munasabah, balaghah, hukum dan lain sebagainya. Sementara mufasir yang lain menggunakan metode penafsiran dengan menjelaskan ayat-ayat Alquran dengan mengambil suatu tema tertentu. Metode  penafsiran yang digunakan Ibnu Katsir menggunakan metode ….

a)

Maudhu’i

b)

Ijmali

c)

Ijtihadi

d)

Muqaran

e)

Tahlili

4.

Perhatikan ragam kitab tafsir berikut!

(1)     Kitab Tafsir Jalalayn  karya Jalal al-Din al-Suyuthy dan Jalal al-Din al-Mahally

(2)     Kitab Al-Bayan fi Aqsam Al-Qur’an karya Ibn al-Qayyim al-Jawziyyah

(3)     Kitab Tafsir al-Qur’an al-‘Adhim oleh Muhammad Farid Wajdy

(4)     Kitab Majaz Al-Qur’an karangan Abu Ubaydah ibn al-Mufty

(5)     Kitab Mufradat Al-Qur’an oleh Al-Raghib Al-Isfahany

Tiga jenis tafsir maudhui ditunjukkan oleh nomor ….

a)

(1), (2), (3)

b)

(1), (2), (4)

c)

(1), (2), (5)

d)

(2), (4), (5)

e)

(3), (4), (5)

5.

Para mufasir, seperti dalam tafsir Jalalain menjelaskan konsep ikhlas adalah memurnikan agama Allah dari segala macam kemusyrikan, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai keikhlasan ibadah kalian kepada Allah SWT. Sementara itu dalam Tafsir Ibnu Katsir,  ikhlas dijelaskan bahwa penyembahan dan doanya hanya kepada Allah meskipun orang-orang kafir maupun orang-orang musyrik memiliki pendapat yang berbeda. Kedudukan dan keterkaitan niat dengan amal adalah ….

a)

Hati nurani manusia, tempat niat berada atau bersemayam

b)

Niat ialah sebagai sebuah pengikat amal

c)

Mengabaikan kemurnian niat, ia harus bersiap kesia-siaan amal

d)

Niat diawal sebagai landasan amal manusia

e)

Niat dan amal penting dalam kehidupan sehari-hari

6.

Perhatikan contoh interaksi muslim dengan non muslim!

(1)     Muslim menerima berbagai pandangan dan pendirian Yosep yang beraneka ragam meskipun tidak sependapat.

(2)     Yosep menghargai pendirian, pendapat, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan Muslim yang lain atau yang bertentangan dengan pendiriannya sendiri.

(3)     Yosep tidak menghargai pendirian, pendapat, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan Muslim yang lain atau yang bertentangan dengan pendiriannya sendiri

(4)     Muslim tidak menghargai pendirian, pendapat, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan Yosep yang lain atau yang bertentangan dengan pendiriannya sendiri

Tindakan yang tidak tepat dalam toleransi ditunjukkan oleh contoh perilaku nomor ….

a)

(1), dan (2)

b)

(1), dan (3)

c)

(1), dan (4)

d)

(2), dan (3)

e)

(3), dan (4)

7.

Suatu hadis sahih bila terpenuhi lima syarat yakni persambungan sanad, para periwayat bersifat adil, para periwayat bersifat dhâbith, tidak ada kejanggalan (syâdz), dan tidak terjadi `illat. Apabila sebuah hadis tidak memenuhi salah satu saja dari lima persyaratan hadis shahih tersebut maka hadis tersebut dinilai dlaif (lemah), misalnya perawi pada rangkaian sanad dinilai tidak tsiqah. Tsiqah bermakna ….

a)

Terpercaya dan adil

b)

Terpercaya dan dhâbith

c)

Kuat hafalannya

d)

Baik akhlaknya

e)

Terpercaya yakni adil dan dhâbith

8.

Hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Majah dinilai sebagai Hadis Dlaif karena salah satu persyaratan saja, yaitu bahwa Hafash bin Sulaiman sebagai salah satu perawi yang ada pada rangkaian sanad dinilai tidak tsiqah. Akan tetapi secara logika, boleh jadi seorang perawi hadis dinilai kurang kuat hafalannya, tetapi tentu tidak bisa disimpulkan semua ucapannya salah. Terbukti bahwa hadis tersebut diriwayatkan pula melalui beberapa jalur sanad yang shahih yang tidak ada nama Hafash bin Sulaiman di dalamnya. Meskipun hadis di atas dla’if dari sisi perawi, akan tetapi kandungan matn-nya sejalan dengan ajaran Alquran yang memerintahkan kaum Muslimin menggali pengetahuan dalam surat al-Taubah ayat 122, dan surat al-‘Alaq ayat 1-5. Hadits yang dla’if dari sisi matn apabila isi hadis ….

a)

Tidak sejalan dengan ajaran Alquran

b)

Sesuai dengan ajaran Alquran

c)

Sesuai dengan ajaran Islam

d)

Mengandung pesan umum dan khusus

e)

Mengambil makna dari Alquran

9.

Perhatikan hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah berikut ini!

Hadis tersebut bisa dijadikan dasar hukum mencari ilmu karena ….

a)

Menuntut ilmu wajib bagi laki-laki maupun perempuan

b)

Hadis ini mengandung ajaran untuk mengamalkan perbuatan yang baik

c)

Buatan baik dunia sebagai lahan akhirat, sehingga boleh digunakan

d)

Hadis ini mengandung perintah yang bersifat duniawiyah

e)

Hadis ini terkait dengan menuntut ilmu, sehingg bisa dijadikan motivasi

10.

Perhatikan hadis yang diriwayatkan Abu Dawud berikut ini!

Dari hadis tersebut mengandung maksud  keutamaan ulama dan pencari ilmu. Berikut ini bukan termasuk kandungan hadis tersebut adalah ….

a)

Dinyatakan sebagai pewaris para nabi

b)

Diiringi perjalannya oleh Allah menuju surga

c)

Didoakan oleh makhluk-makhluk disegala penjuru

d)

Menjadi pemimpin manusia dimuka bumi

e)

Diridhoi oleh para malaikat dan dinilai lebih utama dibanding ahli ibadah

11.

Perhatikan terjemah hadis HR Bukhari dan Turmudzi berikut! “Dari Sahl bin Sa’ad, Rasulullah saw bersabda: Saya dan orang yang menanggung hidup anak yatim akan berada di surga seperti ini –Rasulullah bersabda demikian dengan sambil merekatkan jari telunjuk dan jari tengahnya.”  

Kedudukan hukum dalam menanggung beban atau biaya hidup anak yatim adalah ….

a)

Kaum muslimin mempunyai tanggung jawab kifayah  dalam mengangkat harkat dan martabat anak-anak yatim di daerah tempat tinggalnya.

b)

Tanggung jawab yang sama dalam mengangkat harkat dan martabat anak-anak yatim di daerah tempat tinggalnya diwajibkan bagi yang berkemampuan

c)

Keluarga terdekat berkewajiban dan berkedudukan dalam mengangkat harkat dan martabat anak-anak yatim di daerah tempat tinggalnya.

d)

Pemerintah berkewajiban atas tanggung jawab yang sama dalam mengangkat harkat dan martabat anak-anak yatim di setiap tempat

e)

Seluruh kaum muslimin mempunyai tanggung jawab yang sama dalam mengangkat harkat dan martabat anak-anak yatim di tempat tinggalnya.

12.

Menurut para ahli hadis, terdapat berbagai fungsi hadis terhadap Alquran. Fungsi hadis adalah sebagai penjelas (bayân) terhadap makna Alquran yang umum, global dan mutlak. Dengan kata lain hadis berfungsi sebagai ta’kid al-kitab dalam ulumul hadis yang bermakna bahwa hadis ….

a)

Memberi penjelasan secara terperinci pada ayat-ayat Al quran

b)

Mengkhususkan (mengecualikan) ayat-ayat Al quran yang umum

c)

Membatasi kemutlakan ayat-ayat Al quran

d)

Sebagai penguat keterangan dalam Al quran

e)

Mengakui kebenaran Al quran

13.

Perhatikan rumusan kompetensi berikut ini!

3.1 menganalisis Q.S. al-Hujurat [49]: 10-12 serta Hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah).

Sesuai dengan kompetensi tersebut, rumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) yang benar adalah ….

a)

Membaca Q.S. al-Hujurat [49]: 10-12 serta Hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah)

b)

Menganalisis Q.S. al-Hujurat [49]: 10-12 serta Hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah)

c)

Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Hujurat [49]: 10-12 serta Hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah)

d)

Menerapkan Q.S. al-Hujurat [49]: 10-12 serta Hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah)

e)

Mengevaluasi Q.S. al-Hujurat [49]: 10-12 serta Hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah)

14.

Perhatikan contoh Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) berikut ini!

Menyusun peta konsep tentang intisari dalam Q.S.az-Zumar/39:53, Q.S. an-Najm/53: 39-42, Q.S.Ali Imran/3:159 dan hadits terkait optimis, ikhitar dan tawakal

Kriteria IPK bermuatan pembelajaran abad 21 dan karakter ditunjukkan pada ….

a)

Materi pelajaran

b)

Level pengetahuan

c)

Perilaku menyusun

d)

Ayat Alquran

e)

Jenis muatan

15.

Dalam pembelajaran PAI pada anak usia antara 7-17 tahun dapat dipilih model pembelajaran berdasarkan teori perkembangan intelektual peserta didik adalah ….

a)

Kognitif dan afektif

b)

Sensorik dan motoric

c)

Fisik dan psikomotorik

d)

Kognitif dan psikomotorik

e)

Afeksi dan psikomotorik