Font size
S
M
L
XL
WorksheetsCh 7_13
Total questions: 52
Worksheet time: 45mins
Name
Class
Date
1.
Terdapat kendala dalam Pergeseran praktik akuntansi ke arah perspektif pengukuran (MP), yaitu :
a)
Reliabilitas yakni kemanfaatan keputusan atas Laporan Keuangan berbasis nilai wajar dikompromikan jika terlalu banyak reliabilitas dikorbankan untuk relevansi yang lebih besar
b)
Skeptikisme manajemen tentang RRA (Reserve Accounting), jika ada untung & rugi blm terealisasi dari perubahan nilaiwajar yang terkandung dl LABA bersih,
c)
Manajemen tak mungkin memanipulasi lap keuangan
d)
manajer, investor, dan auditor mungkin lebih memilih akuntansi konservatif daripada akuntansi nilai saat ini dalam beberapa keadaan
e)
bahwa laba bersih harapan dan realisasian tidak mesti sama dilain waktu lama di bawah ketidak pastian, dan perbedaan ini disebut laba abnormal
2.
Informasi yang relevan yakni :
a)
informasi itu memberi tahu investor tentang prospek ekonomi masa depan perusahaan.
b)
Reliabilitas yakni kemanfaatan keputusan atas Laporan Keuangan berbasis nilai wajar dikompromikan jika terlalu banyak reliabilitas dikorbankan untuk relevansi yang lebih besar
c)
Skeptikisme manajemen tentang RRA (Reserve Accounting), jika ada untung & rugi blm terealisasi dari perubahan nilaiwajar yang terkandung dl LABA bersih,
d)
Manajemen tak mungkin memanipulasi lap keuangan
e)
semua jawaban benar
3.
Nilai wajar didefinisikan dalam IFRS 13 sebagai berikut:
a)
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau
harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam
transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
b)
Idealnya, nilai wajar didasarkan pada harga jual aset di pasar yang berfungsi
dengan baik, atau jumlah yang harus dibayar perusahaan untuk melepaskan
kewajiban.
c)
manajer, investor, dan auditor mungkin lebih memilih akuntansi konservatif daripada akuntansi nilai saat ini dalam beberapa keadaan
d)
bahwa laba bersih harapan dan realisasian tidak mesti sama dilain waktu lama di bawah ketidak pastian, dan perbedaan ini disebut laba abnormal
e)
semua jawaban benar
4.
karena ketidaklengkapan pasar, harga pasar yang berfungsi dengan baik tidak ada untuk banyak aset dan kewajiban. Dalam menghadapi kesulitan ini, kedua standar tersebut menciptakan hierarki nilai wajar, yang terdiri dari tiga tingkat yang diringkas sebagai berikut:
a)
Level 1 : Aset dan kewajiban yang harga pasarnya cukup baik.
b)
Level 2 : Aset dan kewajiban yang harga pasarnya dapat disimpulkan dari
harga pasar barang serupa.
c)
Level 3: Aset dan kewajiban yang nilai pasarnya tidak dapat diamati atau
disimpulkan.
d)
Level 3: Aset dan kewajiban yang nilai pasarnya dapat diamati atau
disimpulkan.
e)
Level 2 : Aset dan kewajiban yang harga pasarnya tidak dapat disimpulkan dari
harga pasar barang serupa.
5.
Instrument Financial yaitu kontrak yg menaikkan instrument aset finansial di satu sisi dan kewajiban finansial atau ekuitas di sisi lain, terdiri:
a)
Ukuran bhw psr tdk scr penuh efisien=> meningkatkan pentingnya pelaporan keuangan (PK)
b)
terutama : utang (obligasi) dan ekuitas (saham)
c)
Derivasi: kontrak, opsi,
d)
Disebut anomali pasar efisien: Pengaruh mengambang pasca pengumuman ( post-annaouncement drift) dan Respon psr pd akrual
e)
Akibatnya, jika pasar efisien, perubahan dl E(RMT) shrnya tidak menyebabkan perub dlm dividen hrp agregat
6.
Contoh Pengukuran, Uji batas (Ceiling tes):
a)
Mengaplikasikan parsial Measurement Perspectif yaitu LoCoM
b)
CEILING: jumlah selisih nilai buku dan nilai pasar (sbg nilai wajar)
c)
Auditor hrs mengestimasi nilai wajar ASET MODAL dan GOODWILL
d)
Jika nilai wajar (NW) > Nilai Buku tidak disesuaikan (writeup), jk nilai wajar < NB disesuaikan (writedown)
e)
Akibatnya, jika pasar efisien, perubahan dl E(RMT) shrnya tidak menyebabkan perub dlm dividen hrp agregat
7.
Prosedur untuk menguji Jika nilai wajar (NW) > Nilai Buku tidak disesuaikan (writeup), jk nilai wajar < NB disesuaikan (writedown)
a)
Menentukan bahwa Aktiva Tetap (=AP) tidak pas (impaired), NB > NW
b)
Menentukan NW
c)
Mengaplikasikan parsial Measurement Perspectif yaitu LoCoM
d)
CEILING: jumlah selisih nilai buku dan nilai pasar (sbg nilai wajar)
e)
Auditor hrs mengestimasi nilai wajar ASET MODAL dan GOODWILL
8.
Contoh Pengukuran Piutang dagang--PD & Utang dagang--UD:
a)
Piutang Dagang dinilai pd jumlah harapan kas yg bisa diterima (=dikurangi cad piutang tak tertagih)
b)
Jika waktu pembyrn singkat, faktor diskonto TDK BERARTI, dan basis penilaian yg tepat Present Value.
c)
Utang Dagang dinilai pd jumlah kas yg hrs dibayarkan
d)
CEILING: jumlah selisih nilai buku dan nilai pasar (sbg nilai wajar)
e)
Auditor hrs mengestimasi nilai wajar ASET MODAL dan GOODWILL
9.
Penilaian didasarkan pd PV jika kontrak memberikan estimasi reliabel tentang jumlah dan waktu arus kas dan tingkat bunga mendatang
disebut
a)
Arus kas yg ditetapkan dg present value
b)
Arus kas yg ditetapkan dg kontrak
c)
Arus kas yg ditetapkan dg Future value
d)
Disebut anomali pasar efisien: Pengaruh mengambang pasca pengumuman ( post-annaouncement drift) dan Respon psr pd akrual
e)
Akibatnya, jika pasar efisien, perubahan dl E(RMT) shrnya tidak menyebabkan perub dlm dividen hrp agregat
10.
Implikasi Inefisiensi Pasar bagi Pelaporan Keuangan, meliputi :
a)
Ukuran bhw psr tdk scr penuh efisien=> meningkatkan pentingnya pelaporan keuangan (PK)
b)
Perdagangan noise, harga bisa dibiaskan ke atas atau ke bawah relatif pd nilai fundamentalnya, akibatnya investor rasional termasuk analis akan menemukan penilaian salah ini dan mengambil manfaat
c)
Inefisiensi pasar mendukung perpektif pengukuran
d)
Disebut anomali pasar efisien: Pengaruh mengambang pasca pengumuman ( post-annaouncement drift) dan Respon psr pd akrual
e)
Akibatnya, jika pasar efisien, perubahan dl E(RMT) shrnya tidak menyebabkan perub dlm dividen hrp agregat
11.
seberapa besar inf LK memiliki efek material pd return dan harga saham disebut ?
a)
pasar tdk bisa merepon pd inf scr pas, seperti prediksi teori efisiensi
b)
Earning After tax
c)
Earning Response Coefficient (ERC)
d)
Efisiensi Pasar
e)
Relevansi nilai (=R2)
12.
Selisih antara strike price (harga kesepakatan) dengan harga pasar underlying stock/index (harga dasar saham), dimana sama dengan nilai in-the-money dari options.
:
a)
Intrinsic value
b)
strike price
c)
stock price
d)
Opsi Call
e)
Opsi Put
13.
sejumlah uang tambahan dimana pembeli Options bersedia membayar kemungkinan Options menjadi semakin in-the-money sesuai pergerakan yang menguntungkan pada harga underlying stocks untuk sisa jangka waktu Options.
a)
Intrinsic value
b)
strike price
c)
stock price
d)
Opsi Call
e)
Time Value
14.
Pernyataan yang benar mengenai Intrinsic Value adalah :
a)
Intrinsic value ditentukan dari selisih antara strike price (harga kesepakatan) dengan harga pasar underlying stock/index (harga dasar saham), dimana sama dengan nilai in-the-money dari options.
b)
Jika options berada pada posisi in-the-money, maka options tersebut memiliki positif intrinsic value.
c)
Penentuan apakah options berada pada posisi in-the-money dilihat dari sudut pandang pembeli options.
d)
Intrinsic value = Strike Price - Stock Price
e)
kontrak yang memberikan hak kepada pembeli, tetapi bukan kewajiban, untuk membeli underlying asset (saham) pada harga tertentu, pada atau sebelum waktu tertentu
15.
Contoh Pengukuran, Uji batas (Ceiling tes):
a)
Mengaplikasikan parsial Measurement Perspectif yaitu LoCoM
b)
CEILING: jumlah selisih nilai buku dan nilai pasar (sbg nilai wajar)
c)
Auditor hrs mengestimasi nilai wajar ASET MODAL dan GOODWILL
d)
Jika nilai wajar (NW) > Nilai Buku tidak disesuaikan (writeup), jk nilai wajar < NB disesuaikan (writedown)
e)
Akibatnya, jika pasar efisien, perubahan dl E(RMT) shrnya tidak menyebabkan perub dlm dividen hrp agregat
16.
Prosedur untuk menguji Jika nilai wajar (NW) > Nilai Buku tidak disesuaikan (writeup), jk nilai wajar < NB disesuaikan (writedown)
a)
Menentukan bahwa Aktiva Tetap (=AP) tidak pas (impaired), NB > NW
b)
Menentukan NW
c)
Mengaplikasikan parsial Measurement Perspectif yaitu LoCoM
d)
CEILING: jumlah selisih nilai buku dan nilai pasar (sbg nilai wajar)
e)
Auditor hrs mengestimasi nilai wajar ASET MODAL dan GOODWILL
17.
Contoh Pengukuran Piutang dagang--PD & Utang dagang--UD:
a)
Piutang Dagang dinilai pd jumlah harapan kas yg bisa diterima (=dikurangi cad piutang tak tertagih)
b)
Jika waktu pembyrn singkat, faktor diskonto TDK BERARTI, dan basis penilaian yg tepat Present Value.
c)
Utang Dagang dinilai pd jumlah kas yg hrs dibayarkan
d)
CEILING: jumlah selisih nilai buku dan nilai pasar (sbg nilai wajar)
e)
Auditor hrs mengestimasi nilai wajar ASET MODAL dan GOODWILL
18.
Penilaian didasarkan pd PV jika kontrak memberikan estimasi reliabel tentang jumlah dan waktu arus kas dan tingkat bunga mendatang
disebut
a)
Arus kas yg ditetapkan dg present value
b)
Arus kas yg ditetapkan dg kontrak
c)
Arus kas yg ditetapkan dg Future value
d)
Disebut anomali pasar efisien: Pengaruh mengambang pasca pengumuman ( post-annaouncement drift) dan Respon psr pd akrual
e)
Akibatnya, jika pasar efisien, perubahan dl E(RMT) shrnya tidak menyebabkan perub dlm dividen hrp agregat
19.
Implikasi Inefisiensi Pasar bagi Pelaporan Keuangan, meliputi :
a)
Ukuran bhw psr tdk scr penuh efisien=> meningkatkan pentingnya pelaporan keuangan (PK)
b)
Perdagangan noise, harga bisa dibiaskan ke atas atau ke bawah relatif pd nilai fundamentalnya, akibatnya investor rasional termasuk analis akan menemukan penilaian salah ini dan mengambil manfaat
c)
Inefisiensi pasar mendukung perpektif pengukuran
d)
Disebut anomali pasar efisien: Pengaruh mengambang pasca pengumuman ( post-annaouncement drift) dan Respon psr pd akrual
e)
Akibatnya, jika pasar efisien, perubahan dl E(RMT) shrnya tidak menyebabkan perub dlm dividen hrp agregat
20.
seberapa besar inf LK memiliki efek material pd return dan harga saham disebut ?
a)
pasar tdk bisa merepon pd inf scr pas, seperti prediksi teori efisiensi
b)
Earning After tax
c)
Earning Response Coefficient (ERC)
d)
Efisiensi Pasar
e)
Relevansi nilai (=R2)
21.
Pernyataan yang benar mengenai Time Decay adalah :
a)
Time value berkurang sejalan dengan waktu sampai dengan jatuh tempo kontrak.
b)
sebuah kontrak yang memberikan hak kepada pembeli, tetapi bukan kewajiban, untuk membeli underlying asset (saham) pada harga tertentu, pada atau sebelum waktu tertentu
c)
Time decay menguntungkan bagi penjual stock options, tetapi tidak bagi pembeli stock options.
d)
Time decay merupakan konsep yang sangat penting dalam perdagangan stock options.
e)
Penentuan apakah options berada pada posisi in-the-money dilihat dari sudut pandang pembeli options.
22.
Anda memiliki 100 lembar saham PT B. Pada 12 Januari 2021 dijual (=closing price)
$53.5 per lembar. Anda dpt menjual “hak untuk membeli” (=OPSI) 100 lbr saham anda kpd orang lain, selama 4 bln mendatang, Berapakah harga minimal untuk strike price atau exercise price ?
a)
53
b)
51
c)
52
d)
50
e)
55
23.
Anda memiliki 100 lembar saham PT B. Pada 12 Januari 2021 dijual (=closing price)
$63 per lembar. Anda dpt menjual “hak untuk membeli” (=OPSI) 100 lbr saham anda kpd orang lain, selama 4 bln mendatang, dengan harga $65, maka :
a)
Jenis opsi ini disebut call option: krn pembeli memiliki “call” (=membeli) pd 100 lbr shm tsb.
b)
$65 disebut strike price atau exercise price
c)
Penjual opsi disebut the option writer (ANDA)
d)
Investor yg “writes” call option atas shm yg dimiliki dl portofolionya disebut sedang menjual covered options
e)
Penentuan apakah options berada pada posisi in-the-money dilihat dari sudut pandang pembeli options.
24.
Untuk memahami kepentingan manajemen dlm LK, perlu memahami teori game (GT) , karena :
a)
Game Theory memodelkan dan memprediksi akibat dari konflik antara individu rasional
b)
Persahaan mengorganisasi diri dlm pola yg paling efisien,Bentuk organisasi paling efisien tergantung faktor seperti lingkungan legal dan institusional
c)
Persh dipandang sbg gabungan kontrak (nexus of contracts)
d)
Kebijakan akuntansi persh akan dipilih sbg bagian dr problema yg lbh luas tentang pencapaian tata kelola yg efisien
e)
Manajer adalah rasional (spt investor),Manajer memaksimalkan utilitas harapan
25.
Dua kontrak penting yg tergantung pd laba neto:
a)
kontrak hubungan kerja (employnment)
b)
Persh dipandang sbg gabungan kontrak (nexus of contracts)
c)
kontrak utang
d)
Kebijakan akuntansi persh akan dipilih sbg bagian dr problema yg lbh luas tentang pencapaian tata kelola yg efisien
e)
Manajer adalah rasional (spt investor),Manajer memaksimalkan utilitas harapan
26.
Dua Peran akuntansi yg berbeda:
a)
Memberi basis pd pengontrakan
b)
Menyediakan inf berguna pd investor
c)
kontrak utang
d)
kontrak hubungan kerja (employnment)
e)
Kebijakan akuntansi persh akan dipilih sbg bagian dr problema yg lbh luas tentang pencapaian tata kelola yg efisien
27.
Inti GT: teori permainan ekonomi—economic theory of games/ disingkat game theory:
a)
mendasari isu-isu dalam teori akuntansi keuangan
b)
Memodelkan interaksi dua atau lebih pemain, interaksi sering terjadi dlm keadaan ketidakpastian dan asimetri informasi
c)
Asumsi: setiap pemain memaksimumkan utilitas harapannya
d)
kontrak hubungan kerja (employnment)
e)
Lebih kompleks dg teori keputusan dan teori investasi
28.
Ada banyak tipe game, abtara lain :
a)
Kooperatif: setiap pihak dpt masuk ke dlm persetujuan berikat (binding agreement), eg: Kartel
b)
Non-kooperatif: jika persetujuan tidak mungkin diberdayakan atas setiap anggota, eg: industri ologopolistik
c)
Game Theory memodelkan dan memprediksi akibat dari konflik antara individu rasional
d)
kontrak hubungan kerja (employnment)
e)
Lebih kompleks dg teori keputusan dan teori investasi
29.
Game Theory menyediakan kerangka kerja formal bagi studi situasi konflik antar konstituen dan memprediksi keputusan yg akan dibuat pihak yg berkonflik, karena :
a)
Investor membutuhkan informasi Laporan Keuangan yg relevan & reliabel, untuk menilai harapan & risiko investasinya
b)
Manajer lebih memiilih menghapus utang tertentu dr neraca, agar memudahkan meraih utang dg memudahkan kontrak dg kreditor; kawatir jika merilis terlalu banyak akan dimanfaatkan oleh pesaing
c)
Non-kooperatif: jika persetujuan tidak mungkin diberdayakan atas setiap anggota, eg: industri ologopolistik
d)
Game Theory memodelkan dan memprediksi akibat dari konflik antara individu rasional
e)
kontrak hubungan kerja (employnment)
30.
Rencana Kompensasi Eksekutif (Executive compensation plan/ECP)
a)
Kontrak antara perusahaan & manajernya yg berusaha untuk menselaraskan kepentingan pemilik & manajer dgn mendasarkan pd satu/ lbh ukuran kinerja manajer dalam operasi perusahaan
b)
Implikasi AT: laba bersih memiliki peran memotivasi & memonitor kinerja manajer
c)
melibatkan gabungan pertimbangan: insentif, risiko, dan horison keputusan
d)
Dlm keadaan ekstrem, manajemen laba memungkinkan manajer lalai, yg berakibat pembayaran yg rendah kpd pemilik
e)
kontrak hubungan kerja (employnment)
31.
Kompensasi Eksekutif (Executive compensation plan/ECP)didasarkan pd dua ukuran kinerja:
a)
Aset bersih
b)
laba bersih
c)
Harga Saham
d)
profitabilitas
e)
debt to equity ratio
32.
Peran laba bersih dlm pelaporan pd kinerja manajer sama pentingnya dg peran dlm pelaporan pd investor:
a)
Sebab motivasi kinerja mnjr responsibel & peningkatan operasi menyeluruh pasar tenaga manajerial adl tujuan sosial yg dpt diharapkan
b)
Sama pentingnya dg pemfasilitasan keputusan investasi bagus & operasi psr sekuritas yg benar
c)
melibatkan gabungan pertimbangan: insentif, risiko, dan horison keputusan
d)
Dlm keadaan ekstrem, manajemen laba memungkinkan manajer lalai, yg berakibat pembayaran yg rendah kpd pemilik
e)
kontrak hubungan kerja (employnment)
33.
Pemahaman tentang properti kebutuhan laba neto untuk mengukur kinerja manajer adl penting bagi akuntan, karena :
a)
Jika laba neto tidak memiliki kualitas yg diharapkan tentang sensitivitas & ketepatannya, maka ia tdk menjadi informatif tentang usaha manajer
b)
Tidak akan mengukur kinerja scr efisien
c)
Tidak memungkinkan pasar menilai scr tepat untuk menilai manajer
d)
Dlm keadaan ekstrem, manajemen laba memungkinkan manajer lalai, yg berakibat pembayaran yg rendah kpd pemilik
e)
kontrak hubungan kerja (employnment)
34.
Apakah Kontrak Insentif Perlu? Menurut FAMA 1980 adalah :
a)
Tidak Perlu, karena Pasar tenaga manajerial dpt mengendalikan moral hazard,
b)
Tidak perlu, karena pemonitoran internal akan mendeteksi adanya penyimpangan & akan dilaporkan oleh manajer yg lbh rendah yg ingin naik pangkat
c)
Tidak Perlu, karena Manajer tdk akan menyimpang (shirk)
d)
Perlu, Walau eksploitasi kemampuan mnjr unt saling memonitor di antara mnjr dpt menurunkan biaya agensi MH, tetapi tak dpt menghilangkan MH
e)
Perlu, karena : Walau kekuatan pasar dpt menurunkan problema Market Hyphotesis(MH) manajer, tetapi tak bisa mengeliminasinya
Pasar tenaga manajerial tdk scr efektif penuh mengontrol Market Hyphotesis(MH)
35.
Apakah Kontrak Insentif Perlu? Menurut Arya, Fellingham, & Glover (1997)adalah :
a)
Tidak Perlu, karena Pasar tenaga manajerial dpt mengendalikan moral hazard,
b)
Tidak perlu, karena pemonitoran internal akan mendeteksi adanya penyimpangan & akan dilaporkan oleh manajer yg lbh rendah yg ingin naik pangkat
c)
Tidak Perlu, karena Manajer tdk akan menyimpang (shirk)
d)
Perlu, Walau eksploitasi kemampuan mnjr unt saling memonitor di antara mnjr dpt menurunkan biaya agensi MH, tetapi tak dpt menghilangkan MH
e)
Perlu, karena : Walau kekuatan pasar dpt menurunkan problema Market Hyphotesis(MH) manajer, tetapi tak bisa mengeliminasinya
Pasar tenaga manajerial tdk scr efektif penuh mengontrol Market Hyphotesis(MH)
36.
Teori berbasis berbagai konflik dlm bab ini memiliki implikasi penting bg teori akuntansi keuangan:
a)
Teori konflik mampu merekonsiliasikan pasar efisien dan EC
b)
Implikasi AT: laba bersih memiliki peran memotivasi & memonitor kinerja manajer
c)
Laba bersih bersaing dg ukuran kinerja lain, eg: harga saham
d)
Dlm keadaan ekstrem, manajemen laba memungkinkan manajer lalai, yg berakibat pembayaran yg rendah kpd pemilik
e)
kontrak hubungan kerja (employnment)
37.
Ada 2 tujuan untuk menggambarkan earning management dari sisi kontrak, yaitu:
a)
Kontrak antara manajer dengan perusahaan
b)
Kontrak antara perusahaan dengan kreditur
c)
melibatkan gabungan pertimbangan: insentif, risiko, dan horison keputusan
d)
Dlm keadaan ekstrem, manajemen laba memungkinkan manajer lalai, yg berakibat pembayaran yg rendah kpd pemilik
e)
kontrak hubungan kerja (employnment)
38.
manajer dapat menggunakan manajemen laba untuk menghindari pelaporan kerugian atau untuk memenuhi perkiraan pendapatan analis, sehingga berharap untuk menghindari kerusakan reputasi dan reaksi harga saham negatif yang kuat yang dengan cepat mengikuti kegagalan memenuhi harapan investor.
a)
Aset bersih
b)
laba bersih
c)
Harga Saham
d)
profitabilitas
e)
Manajemen laba dapat dilihat dari pelaporan keuangan
39.
manajemen laba dapat digunakan sebagai cara untuk melindungi perusahaan dari konsekuensi peristiwa tak terduga ketika kontrak kaku dan tidak lengkap.
a)
Manajemen laba dapat dilihat dari perspektif kontrak
b)
laba bersih
c)
Harga Saham
d)
profitabilitas
e)
Manajemen laba dapat dilihat dari pelaporan keuangan
40.
POLA MANAJEMEN LABA
a)
Taking a bath
b)
Income Minimization (Minimalisasi Pendapatan)
c)
Income Maximization (maksimalisasi pendapatan)
d)
Income Smoothing (Pemerataan Pendapatan)
e)
Matching income with expenses
41.
Motivasi lain untuk manajemen pendapatan :
a)
motivasi kontrak lainnya
b)
untuk memenuhi ekspetasi pendapatan
c)
penawaran saham
d)
Merger dan akuisisi
e)
profitabilitas
42.
Hasil penelitian Skinner dan Sloan (2002), mendokumentasikan negative share returns untuk perusahaan-perusahaan yang mengalami kegagalan memenuhi perkiraan laba , hal ini menunjukan bahwa :
a)
Kegagalan memenuhi laba yang diharapkan investor memiliki konsekuensi yang serius. Ada akibat langsung terhadap harga saham perusahaan dan biaya modal yang muncul ketika investor merevisi probabilitas mereka terhadap kinerja masa akan datang
b)
pasar akan memberikan penalti kepada perusahaan yang mengalami kegagalan untuk memenuhi pengharapan dibandingkan dengan reward yang mereka terima ketika melebihi ekspektasi
c)
Dorongan manajemen laba yang kuat merupakan \ akibat tidak langsung melalui reputasi manajer, yaitu harus memenuhi laba yang diharapkan dan mempertahankan reputasi
d)
Perlu, Walau eksploitasi kemampuan mnjr unt saling memonitor di antara mnjr dpt menurunkan biaya agensi MH, tetapi tak dpt menghilangkan MH
e)
Perlu, karena : Walau kekuatan pasar dpt menurunkan problema Market Hyphotesis(MH) manajer, tetapi tak bisa mengeliminasinya
Pasar tenaga manajerial tdk scr efektif penuh mengontrol Market Hyphotesis(MH)
43.
Insentif Berbasis Pasar bagi Produksi Informasi, Sumber non kontraktual penting dari produksi informasi pribadi:
a)
Pasar tenaga kerja, secara konstan mengevaluasi kinerja manajer
b)
Pasar modal, dimana manajer termotivasi dengan pertimbangan reputasi dan pengontrakan untuk meningkatkan nilai perusahaan
c)
Pasar penyelamatan (takeover), untuk kontrol korporasi, jika manajer tak mampu tingkatkan nilai persh berakibat penggantian manajer
d)
Luasnya regulasi meningkat seiring semakin tersiarnya standar akuntansi
e)
Menghindari biaya politik.
44.
Model formal yg menghubungkan rilis informasi pd nilai pasar saham disajikan:
a)
Merton (1987): Asimetri Inf dimodelkan hanya sbg bagian dr yg diketahui investor tentang tiap persh
b)
Diamond & Verrechia (1991): pengungkapan sukarela mengurangi asimetri inf
c)
Easley & O’Hara (2004): persh dpt menurunkan biaya modal & tingkatkan nilai persh dg rilis kredibel atas informasi pihak dalam.
d)
Pasar modal, dimana manajer termotivasi dengan pertimbangan reputasi dan pengontrakan untuk meningkatkan nilai perusahaan
e)
Pasar penyelamatan (takeover), untuk kontrol korporasi, jika manajer tak mampu tingkatkan nilai persh berakibat penggantian manajer
45.
Sumber kegagalan pasar
a)
Eksternalitas dan Free-riding Selection)
b)
Problema pemilihan serba salah (Adverse Selection)
c)
Problema penyimpangan moral (Moral Hazard)
d)
Kebulatan suara (Unanimity)
e)
Merton (1987): Asimetri Inf dimodelkan hanya sbg bagian dr yg diketahui investor tentang tiap persh
46.
Pemilihan serba salah (adverse selection) --AS:
a)
jika satu pihak (manajer atau orang dalam) memiliki kemanfaatan informasi melebihi pihak lain (investor),
b)
banyak cara bagi manajer dan orang dalam lainnya dapat mengeksploitasi kemanfaatan informasi mereka dg biaya pihak luar (e.g: pemilik)
c)
Problema penyimpangan moral (Moral Hazard)
d)
Kebulatan suara (Unanimity)
e)
Merton (1987): Asimetri Inf dimodelkan hanya sbg bagian dr yg diketahui investor tentang tiap persh
47.
Interest group theory (IGT) menjelaskan :
a)
Menyarankan bahwa regulasi adalah hasil dari permintaan publik unt koreksian kegagalan pasar
b)
mengasumsikan bahwa sebagai sentral autoritas memiliki kepentingan untuk sejumlah keompok kepentingan
c)
Regulasi: pemikiran tentang pertukaran (tradeoff) antara biaya regulasi dan manfaat sosialnya dlm bentuk operasi pasar yg meningkat
d)
Memandang bhw suatu industri beropersi dlm keberadaan sejumlah kelompok kepentingan (konstituen)
e)
kontrak hubungan kerja (employnment)
48.
Kanada--CICA: The Canadian Institute of Chartered Accountants terdapat komite standar akuntansi :
a)
AcSB (Accounting Standards Board)
b)
AASB (Auditing and Assurance Standards Board)
c)
PSAB (Public Sector Accounting Board)
d)
FASB (Financial Accounting Standard Board)
e)
FIFA
49.
Hasil kerja komite standar akuntansi AcSB dan AASB adalah :
a)
CICA Handbook yang berisi standar untuk akuntansi keuangan dan untuk pengauditan
b)
Menyarankan bahwa regulasi adalah hasil dari permintaan publik unt koreksian kegagalan pasar
c)
mengasumsikan bahwa sebagai sentral autoritas memiliki kepentingan untuk sejumlah keompok kepentingan
d)
Regulasi: pemikiran tentang pertukaran (tradeoff) antara biaya regulasi dan manfaat sosialnya dlm bentuk operasi pasar yg meningkat
e)
kontrak hubungan kerja (employnment)
50.
Pernyuataan yang benar tentang Pihak yang terlibat dalam AICPA: American Institute of Certified Public Accountants adalah CAP (1939-1959) adalah :
a)
anggotanya terdiri dari anggota Paruh waktu, sukarela, ditunjuk.
b)
CAP menerbitkan ARB (Buletin Riset Akuntansi) yang tercantum pada teks di dalam sampul depan.
c)
CAP- Tidak menyeluruh atau cukup melibatkan pendekatan sedikit demi sedikit.
d)
Tidak ada teori dasar yang ditetapkan.
e)
semua pernyataan salah
51.
Pernyataan yg benar mengenai APB- Accounting Principles Board 1959-1973 Senior Committee of the AICPA
:
a)
Opini yang Dikeluarkan APB, dicantumkan pada teks di dalam sampul depan.
b)
APB Dibentuk untuk menyelesaikan masalah dan melakukan penelitian.
c)
Otoritas APB lebih besar dari otoritas CAP.
d)
Terdapat 8-21 anggotam APB, paruh waktu dan dibayar rendah.
e)
Anggota APB, Ditantang sejak awal dari berbagai daerah pemilihan.
52.
Masalah FASB:
a)
Standards
b)
Interpretations
c)
Concepts
d)
Technical Bulletins
e)
Industry Guides
Reset
