wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Rekayasa Nilai (VE) 2022-1

Total questions: 17

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

NPM (tulis dengan lengkap)

4 lines
2.

Nama Lengkap

4 lines
3.

Kelas (A/B)

4 lines
4.

Rekayasa nilai (value engineering) telah diyakini sebagai suatu pendekatan yang sistematis dan terstruktur dengan tujuan untuk:

a)

Meningkatkan nilai, meningkatkan biaya siklus hidup (life-cycle cost), menganalisa fungsi untuk keterkaitan antara biaya, mutu dan waktu

b)

Mengidentifikasi dan menghilangkan fungsi yang diperlukan sebagai teknik pemecahan masalah dengan latar belakang tim yang seragam

c)

Menambah nilai, menyeimbangkan fungsi-fungsi, meningkatkan inovasi

d)

Menghilangkan fungsi-fungsi yang tidak relevan melalui proses yang ditetapkan oleh ketua tim

5.

Perbedaan rekayasa nilai (value engineering) dengan proses manajemen lain, kecuali:

a)

Analisa fungsi sebagai alat utama untuk meningkatkan pemahaman tentang sistem nilai

b)

Sistem nilai dibentuk untuk mendapatkan keputusan yang terbaik mengenai value for money

c)

Proses workshop yang terstruktur berbasis tim dengan melibatkan para stakeholder terkait

d)

Kombinasi unik antara kerangka nilai yang terintegrasi yang fokus pada biaya

6.

Secara prinsip, Rekayasa nilai (value engineering) memiliki konsep hubungan antara fungsi dan biaya untuk meningkatkan nilai dengan cara yaitu:

a)

Mengurangi biaya dengan mutu atau persyaratan proyek tetap, meningkatkan fungsi dengan biaya yang biaya tetap atau bertambah

b)

Efisiensi biaya melalui review desain proyek dengan mempertahankan fungsi pendukung yang ditetapkan

c)

Meningkatkan fungsi dengan biaya berkurang atau tetap, mengurangi fungsi dengan biaya yang berkurang

d)

Adanya fungsi pendukung yang secara langsung memenuhi fungsi dasar sebagai alat komunikasi untuk menerjemahkan keinginan konsultan terkait biaya proyek

7.

Dalam studi Rekayasa nilai (value engineering) perlu memperhatikan biaya siklus hidup yang berhubungan dengan segala usaha dan pengeluaran yang dilakukan dalam mengembangkan, memproduksi dan mengaplikasikan produk atau proyek tersebut. Jenis biaya tersebut terdiri dari:

a)

Biaya konstruksi, biaya marketing, biaya operasional, biaya pemeliharaan, biaya perubahan, pajak, biaya/nilai sisa

b)

Biaya konstruksi, biaya jasa konsultan, biaya pengelolaan, biaya operasional, biaya pemeliharaan

c)

Biaya investasi, biaya financial, biaya operasional, biaya pemeliharaan, biaya perubahan, pajak, biaya/nilai sisa

d)

Biaya investasi, biaya jasa konsultan, biaya pengelolaan, biaya operasional, biaya pemeliharaan

8.

Berbagai kondisi pada industri konstruksi mengakibatkan nilai proyek rendah dengan adanya biaya-biaya yang tidak diperlukan. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, kecuali:

a)

Standar spesifikasi material dan teknologi yang sesuai dengan perkembangan zaman

b)

Koordinasi dan komunikasi antara pihak-pihak yang terlibat kurang baik

c)

Kebiasaan dan perilaku atas reaksi atau respon yang dipelajari secara spontan dan otomatis

d)

Data dan informasi mengenai keinginan dan kebutuhan klien atau pengguna terhadap fungsi tidak mencukupi dengan batasan biaya yang diinginkan

9.

Pilihlah tiga jawaban yang benar dari lima pilihan yang ada.

Tim studi rekayasa nilai (value engineering) memiliki faktor penting dalam kesuksesan studi VE. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi dinamika tim studi rekayasa nilai (value engineering), yaitu:

a)

Jumlah anggota tim yang disesuaikan dengan keinginan klien dan pemilihan objek studi nilai

b)

Adanya perwakilan klien sebagai angota tim yang memiliki wewenang dalam membuat keputusan para tahap pelaksanaan workshop

c)

Melibatkan anggota dengan latar belakang  ilmu multi-disiplin dari berbagai profesi dan berpengalaman

d)

Komposisi tim harus mendapat persetujuan dari pengguna dan stakeholder proyek

e)

Konsultan perencana tidak dimasukan dalam tim studi agar tidak ada upaya penahanan terhadap ide lama dan menahan komentar jujur  terhadap desaiin

10.

Pilihlah tiga jawaban yang benar dari lima pilihan yang ada.

Pelaksanaan studi rekayasa nilai (value engineering) dapat dilakukan pada tahap perencanaan, desain dan konstruksi yang memiliki tujuan yang berbeda pada setiap tahapannya. Kapan waktu yang sesuai  dan tepat untuk pelaksanaan (value engineering) untuk mendapatkan potential penghematan biaya yang maksimum :

a)

Tahap pra-desain

b)

Tahap penggunaan/operasional

c)

Tahap pengembangan desain

d)

Tahap dokumentasi konstruksi

e)

Tahap konstruksi

11.

Pilihlah tiga jawaban yang benar dari lima pilihan yang ada.

Kesuksesan pelaksanaan studi rekayasa nilai (value engineering) dipengaruhi oleh banyak faktor, yaitu:

a)

Kerjasama dengan masyarakat yang menghasilkan komunikasi untuk meningkatkan dukungan terhadap studi

b)

Persiapan dan pemahaman informasi yang berkaitan dengan proyek spesifikasi proyek, data biaya, kondisi lokasi dan hambatan proyek

c)

Anggota tim memiliki latar belakang ilmu yang seragam dan interaksi antar anggota tim

d)

Fasilitator/ketua tim bertanggung jawab dalam pelaksanaan workshop sesuai dengan rencana kerja yang terstruktur

e)

Dukungan dan partisipasi klien dan penetapan tujuan studi

12.

Tahap rencana kerja/ workshop terdiri dari 6 fase. Pada gambar A merupakan fase ...................

a)

Persiapan

b)

Pengumpulan data

c)

Informasi

d)

Koordinasi

13.

Tahap rencana kerja/ workshop terdiri dari 6 fase. Pada gambar B merupakan fase ...................

a)

Analisa Nilai

b)

Berpikir Kritis

c)

Inovatif

d)

Analisa Fungsi

14.

Tahap rencana kerja/ workshop terdiri dari 6 fase. Pada gambar C merupakan fase ...................

a)

Kreativitas

b)

Inovasi

c)

Persiapan

d)

Pembentukan model

15.

Tahap rencana kerja/ workshop terdiri dari 6 fase. Pada gambar D merupakan fase ...................

a)

Evaluasi

b)

Inovasi

c)

Estimasi Biaya

d)

Pra-pengembangan

16.

Pada tahap analisa fungsi terdiri dari beberapa aktivitas dan menggunakan tools pada setiap aktivitasnya. Tools apa yang biasanya digunakan untuk pemodelan fungsi yaitu:

a)

Value index dan Performance to function analysis

b)

Fast Diagram dan Function Tree

c)

Cost to function analysis dan Pareto Analysis

d)

Life Cycle Costing dan Value Metrics

17.

Dalam mendefinisikan fungsi perlu dibagi antara fungsi dasar dan fungsi pendukung. Fungsi pendukung dapat dibedakan dalam beberapa kategori yaitu fungsi yang berkaitan dengan, kecuali:

a)

Stabilitas dan ketahanan

b)

Menjamin kenyaman pengguna

c)

Menyesuaikan waktu dan biaya

d)

Menguraikan desain atau bagian yang lebih disukai pengguna