NEW
Font size
WorksheetsPR FISIKA
Total questions: 53
Worksheet time: 27mins
proses pemberian /penempatan/ assigment angka untuk suatu objek atau peristiwa tertentu. Secara tradisional, berhubungan dengan unit kuantitatif, seperti yang terkait dengan panjang (misalnya, meter, inci), waktu (misalnya, detik, menit), massa (misalnya, kilogram, pound), dan suhu (misalnya, Kelvin, Fahrenheit) Adalah definisi...
Evaluasi
Tes
Pengukuran (measurement)
asesmen
Praktik
suatu penyelidikan/ investigasi karakteristik dan manfaat suatu program, adalah definisi dari....
Evaluasi
Tes
Asesmen
Measurement
Reinforcement
Pengukuran dalam ilmu sosial berkaitan denganpenyediaan data yang memenuhi beberapa kriteria, dan dengandemikian tes diberikan untuk....
mengoptimalkan hasil, efisiensi, dan kualitas
memberikan informasi tentang efektivitas progam
menilai sejauh mana kriteria terpenuhi.
untuk melihat keterlaksanaan dan ketercapainkegiatan/layanan
memahami karakteristik lingkungan
untuk memberikan informasi tentang efektivitas progam sehingga dapat mengoptimalkan hasil, efisiensi, dan kualitas, melihat keterlaksanaan dan ketercapainkegiatan/layanan yang telah dilaksanakan dalam upaya mengambil keputusan, adalah tujuan dari....
Asesemen
Evaluasi
Tes
Analisis
Measurement
Anda ingin mengetahui ketercapaianprogam BK yang sudah Anda laksanakan, maka Anda dapat melakukan kegiatan...
Analisis data
Evaluasi
Orientasi
Informasi
Dukungan Sistem
metode sistematis yang dilakukan oleh guru BK untuk memahami karakteristik, lingkungan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan konseli melalui berbagai teknik seperti tes dan non tes (observasi, skalapenilaian, wawancara, catatan dan teknik non tes lain sehingga guru BK memperoleh informasi secara mendalam konseli yang dilayani. adalah pengertian....
Alih tangan
Akuntabilitas
Angket
Anilisis
Asesemen
untuk menilai tingkah laku, kecakapan mental, dan karakteristik kepribadian seseorang dalam rangka membantu mereka dalam membuat keputusan, peramalan, dan keputusan tentang seseorang. juga memberikan manfaat dalam konseling karena dapat memberikan informasi bagi guru BK maupun konseli sehingga guru BK dapat memahami, memberikan tanggapan, membuat perencanaan serta melakukan evaluasi yang tepat. termasuk dalam....
Tujuan Asesmen
Prinsip Asesmen
Kegiatan Asesmen
Kedudukan Asesmen
Asas Asesmen
kedudukan asesmen dijadikan sebagai dasar dalam perancangan progam bimbingan yang sesuai kebutuhan. Kegiatan asesmen dalam layanan bimbingan dan konseling, tertuang dalam....
SK Mendikbud No. 020/U/1998
SK Menpan No. 118/1996
Depdiknas, 220/2007
PP No. 29/1990
Permendiknas No. 22/2006
Kegiatan asesmen dalam layanan bimbingan dan konseling (Depdiknas, 2007: 220) meliputi dua area yaitu:
Analisis 4 bidang bimbingan dan administratif
Asesmen Lingkungan dan Kebutuhan dan masalah Peserta didik
Asesmen Internal dan Eksternal
Asesmen POP BK dan Wawancara
Analisis kompetensi dan manajerial
kegiatan mengidentifikasi harapan sekolah/madrasah dan masyarakat (orang tua peserta didik), sarana dan prasarana pendukungprogam bimbingan, kondisi dan kualifikasi guru BK, dan kebijakan pimpinan sekolah/Madrasah, adalah bentuk dari...
Asesmen masalah peserta didik
Asesmen lapangan
Asesmen Kebutuhan peserta didik
Asesmen lingkungan
Asesmen komperhensif
Yang menyangkut karakteristik peserta didik, seperti aspek-aspek fisik (kesehatan dan keberfungsiannya), kecerdasan, motif belajar, sikap dan kebiasaan belajar, minat-minat (pekerjaan, jurusan, olah raga, seni, dan keagamaan), masalah-masalah yang dialami dan kepribadian; atau tugas-tugas perkembangannya, sebagai landasan untuk memberikan pelayanan bimbingan dan konseling. adalah bentuk asesmen....
Orientasi dan informasi peserta didik
kebutuhan dan masalah peserta didik
lingkungan dan bidang bimbingan peserta didik
Lingkungan dan lapangan
Kuratif dan komperhensif
Menurut Gronlund & Linn (1990: 5) tes adalah“an Instrument or systematic procedure for measuring a sample behaviour”, hal ini dapat diartikan....
Tes ini tidak mengukur secara langsung, hanya pada sifat/karakteristik yang ada pada jawaban testee terhadap item
prosedur sistematik untuk mendiskripsikan dan mengamati perilaku seseorang dan menggambarkannya dengan bantuan skala numerik atau sistem kategori
tes adalah sebuah alat atau prosedur sistematik untuk mengukur perilaku sampel
tes psikologi adalah alat ukur yang objektif dandibakukan atas sampel perilaku tertentu
mengukur/mengevaluasi salah satu aspek ability/kemampuanatau kecakapan dengan jalan mengukur sampel dari salah satuaspek tersebut
Cronbach (1984) menyatakan bahwa tes adalah “a systematicprocedure for observing a person's behaviour and describingit with the aid of a numerical scale or a category system” atauprosedur sistematik untuk mendiskripsikan dan mengamati perilaku seseorang dan menggambarkannya dengan bantuan....
skala numerik atau kategori
skala pengukuran ordinal
Skala Pengukuran Interval dan Rasio
skala semantic defferential
skala rating
Gronlund dan Cronbach, menurut Anastasi (2006: 4), “a test asan "objective" and "standardized" measure of a sampleof behavior” diartikan...
tes psikologi adalah alat ukur yang mutlak dan dibakukan atas sampel umum
tes psikologi adalah alat ukur yang mutlak dan dibakukan atas sampel perilaku tertentu
tes psikologi adalah alat ukur yang subjektif dan dibakukan atas sampel perilaku tertentu
tes psikologi adalah alat ukur yang objektif dan dibakukan atas sampel perilaku tertentu
tes psikologi adalah alat ukur yang objektif dandibakukan atas sampel umum
suatu alat atau metode pengumpulan data yang sudah distandardisasikan untuk mengukur/mengevaluasi salah satu aspek ability/kemampuan atau kecakapan dengan jalan mengukur sampel dari salah satu aspek tersebut atau alat pengumpul data untuk mengetahui kemampuan individu atau kelompok individu dalam menyelesaikan sesuatu atau memperlihatkan ketrampilan tertentu, dalam memperlihatkan hasil belajar, atau dalam menggunakan kemampuan psikologis untuk memecahkan suatu persoalan adalah definisi dari...
Wawancara
Tes
Observasi
Dokumentasi
Survey
Menurut Cronbach (1984), terdapat dua klasifikasi tes yakni Test of Maximum Performance dan Test of Typical Performance. Test of Maximum Performance adalah tes yangdigunakan untuk mengukur seluruh kemampuan siswa danseberapa baik dapat melakukannya. Dalam hal ini pertanyaanatau tugas yang diberikan harus jelas struktur dan tujuannya, serta arah jawaban yang dikehendakinya. Di sini ada jawabanbetul dan salah, contoh tes tersebut adalah...
intelegensi dan hasil belajar
Kepribadian
Minat dan bakat
Karakter
Masalah yang dihadapi
Menurut Cronbach (1984), terdapat dua klasifikasi tes yakni Test of Maximum Performance dan Test of Typical Performance, Test of Typical Performance, untuk menilai respon yang khas, yaitu apa yang orang paling sering lakukan atau rasakan dalam situasi tertentu berulang atau dalam kelas yang luas dari sebuah situasi. Dengan kata lain tes ini digunakan untuk mengukur ....
Kepribadian, kebiasaan, minat, dan Perubahan perasaan. Typical behavior
kepribadian, kontradiktif, minat, dan karakter. Typical behavior
Kepribadian, kebiasaan, minat, dan karakter. Typical behavior
Kepribadian, kebiasaan, minat, dan karakter. Typical Respond
Kepribadian, kebiasaan, minat, dan karir. Typical behavior
Tes digunakan untuk berbagai tujuan yang dapat digolongkan dalam kategori yang lebih umum, Banyak penulis mengidentifikasi empat kategori yakni....
klasifikasi/ classification, kesadaran diri/ self- awareness, evaluasi program/ programevaluation, danpenelitian ilmiah/ scientific inquiry
klasifikasi/ classification, pemahaman diri/ self- understanding, cunclusi/simpulan, danpenelitian ilmiah/ scientific inquiry
klasifikasi/ classification, pemahaman diri/ self- understanding- evaluasi program/ program evaluation- penelitian ilmiah/ scientific inquiry
klasifikasi/ classification-pemahaman diri/ self- understanding- evaluasi program/ program evaluation
klasifikasi/ classification, pemahaman diri/ self- understanding, hypothesis/ hipotesa
danpenelitian ilmiah/ scientific inquiry
Menurut (Cronbach, 1984: 21) Macam-macam klasifikasi antara lain....
seleksi, sertifikasi, penyaringan, hasil dan diagnosis
seleksi, sertifikasi, penyaringan, penempatan dan simpulan
seleksi, sertifikasi, penyaringan, eliminasi dan diagnosis
seleksi, analisis, penyaringan, penempatan dan diagnosis
seleksi, sertifikasi, penyaringan, penempatan dan diagnosis
Menurut (Furqon & Sunarya, 2011: 230) diagnosis dan perencanaan perlakuan, fungsi tes untuk mencari penyebab gangguan perilaku dan menggologkan perilaku ke dalam sistem diagnostik. Dengan memperoleh sejumlah data tentang siswa, misalnya siswa yang bermasalah, maka guru BK dapat melakukan penelaah tentang berikut ini, kecuali...
apa masalah yang dialami peserta didik?
Dalam bidang apa masalah itu ada?
Apa yang melatarbelakangi masalah itu?
Alternatif apa yang diperkirakan diabaikan untuk membantu menyelesaikan masalahnya?
Kepada siapa konseli harus di rujuk?
Menurut Cronbach (1984), terdapat dua klasifikasi tes yakni Test of Maximum Performance dan Test of Typical Performance, Test of Typical Performance, untuk menilai respon yang khas, yaitu apa yang orang paling sering lakukan atau rasakan dalam situasi tertentu berulang atau dalam kelas yang luas dari sebuah situasi. Dengan kata lain tes ini digunakan untuk mengukur ....
Kepribadian, kebiasaan, minat, dan Perubahan perasaan. Typical behavior
kepribadian, kontradiktif, minat, dan karakter. Typical behavior
Kepribadian, kebiasaan, minat, dan karakter. Typical behavior
Kepribadian, kebiasaan, minat, dan karakter. Typical Respond
Kepribadian, kebiasaan, minat, dan karir. Typical behavior
Alfred Binet (1857) ada tiga komponen yaitu: a) kemampuan untuk mengarahkan pikiran atau mengarahkan tindakan, b) kemampuan untuk mengubah arah tindakan, dan c) kemampuan untuk mengkritik diri sendiri. adalah definisi dari...
Minat
Intelegensi
Personality
Pengendalian diri
Kebijaksanaan
Perhatikan jenis tes intelegensi berikut ini :
(1) Tes SPM (The Standard Progressive Matrices)
(2) Tes Emotional Quotient Intelligence (EQ)
(3) Tes CFIT (The Culture Fair Intelligence Test)
(4) Tes WISC dan WAIS
(5) Spiritual Quotient bassed test
Yang merupakan jenis tes intelegensi ditunjukkan oleh nomor...
1-2-3
3-4-5
2-3-4
1-3-4
1-4-5
Tes SPM (The Standard Progressive Matrices) diterbitkan oleh....
Mugiharso, H & Sunawan
David Wechsler
J.C. Raven
Hurlock
Lee-Thorpe
tes ini untuk mengunkap aspek-aspek:
(a) Berpikir logis,
(b) Kecakapan pengamatan ruang,
(c) kemampuan untuk mencari dan mengerti hubungan antara keseluruhan dan bagian-bagian, jadi termasuk kemampuan analisa dan kemampuan integrasi
(d) kemampuan berpikir secara analogi. tes yang dimaksud adalah....
CPM (The Colored Progressive Matrices)
APM (The Advanced Progressive Matrices).
Tes CFIT (The Culture Fair Intelligence Test)
Tes WISC
Tes WAIS
Tes CFIT (The Culture Fair Intelligence Test) dikembangkan oleh...
Bennet
David Wechsler
J.C Raven
Cattel
Hurlock
Gambar disamping adalah distribusi IQ dalam Tes WISC dan WAIS, yang dikembangkan oleh....
J.C. Raven
David Wechsler
Cattel
Hurlock
Freud
tes bakat ini didefinisikan oleh Bennet et al (1982) sebagai: Suatu kondisi atau seperangkat karakteristik sebagaimana yang tampak dalam simptom kemampuan dasar yang bersifat individual dimana dengan melalui latihan khusus akan memungkinkan individu mencapai suatu kecakapan, keterampilan, atau seperangkat respon seperti kecakapan berbicara dalam bahasa, menciptakan musik dll. Tes bakat dimaksudkan untuk mengukur....
karir seseorang mencapai aktifitas tertentu atau kemampuannya belajar mencapai aktivitas tersebut
potensi seseorang mencapai aktifitas tertentu atau kemampuan adaptasi mencapai aktivitas tersebut
intelegensi seseorang mencapai aktifitas tertentu atau kemampuannya belajar mencapai aktivitas tersebut
potensi seseorang mencapai aktifitas tertentu atau kemampuan pribadi mencapai aktivitas tersebut
potensi seseorang mencapai aktifitas tertentu atau kemampuannya belajar mencapai aktivitas tersebut
Tes bakat banyak digunakan para guru BK dan penggunalain karena memiliki manfaat diantaranya berikut ini, Kecuali....
mengidentifikasikan kemampuan potensial yang tidak didasari individu
mendukung pengembangan kemampuan istimewa atau potensial individu tertentu
menyediakan informasi untuk membantu individu membuat keputusan pendidikan dan karir atau pilihan lain diantara alternatif-alternatif yang ada
tidak bisa membantu memprediksi tingkat sukses akademis atau pekerjaan yang bisa di antisipasi individu
berguna mengelompokkan individu-individu dengan bakat serupa bagi tujuan perkembangan kepribadian dan pendidikan
Dari sekian model tes bakat yang ada, salah satu yang dirancang dan digunakan dalam bimbingan dan konseling adalah tes tes bakat yang disusun oleh Bennet, Seashore dan Wesman pada tahun 1947 yang dikenal dengan nama...
Tes DAT (Differential Aptitude Test)
Tes CAT (Cognitif Aptitude Test)
Tes BAT (Behavioural Aptitude Test)
Tes SAT (Subconcous Aptitude Test)
Tes IAT (Intelegence Aptitude Test)
Perangkat Tes DAT meliputi delapan macam sub tes, namun karena pertimbangan budaya ndonesia hanya memakai tujuh macam subtes saja (Mugiharso, H & Sunawan, 2008: 54) yaitu:
Verbal-Numerik-Skolastik-Abstrak-Mekanik-Relasi Ruang-Klerikal
Verbal-Numerik-Spasila-Abstrak-Mekanik-Relasi Ruang-Klerikal
Non Verbal-Numerik-Skolastik-Abstrak-Mekanik-Relasi Ruang-Klerika
Verbal-Numerik-Skolastik-Konkrit-Mekanik-Relasi Ruang-Klerikal
Verbal-Numerik-Skolastik-Abstrak-Mekanik-Relasi waktu-Klerikal
tes yang disusun untuk melihat seberapa baik seseorang dapat mengerti ide-ide dan konsep-konsep yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata. Juga untuk melihat seberapa mudah seseorang dapat berpikir dan memecahkan masalah-masalah yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata adalah tes...
Abstrak
Klerikal
Skolastik
Numerik
Verbal
tes untuk melihat seberapa baik seseorang dapat mengerti ide-ide dan konsep-konsep yang dinyatakan dalam bentuk angka- angka. Juga untuk melihat seberapa mudah seseorang dapat berpikir dan memecahkan masalah-masalah yang dinyatakan dalambentuk angka- angka adalah tes...
Relasi ruang
Klerikal
Numerikal
Skolastik
Verbal
tes untuk mengukur seberapa baik seseorang kemampuan menyelesaikan tugas-tugas skolastik, mata pelajaran dan persiapan akademik adalah tes...
Relasi ruang
Klerikal
Numerikal
Skolastik
Verbal
tes berpikir untuk mengukur seberapa baikseseorang mengerti ide ide dan konsep yang tidak dinyatakan dalam bentuk angka-angka dan katakata. Jugadirancang untuk mengetahui seberapa baik atau seberapa mudah seseorang memecahkan masalah-masalahmeskipun tidak berupa kata-kata atau angka-angka adalah tes berpikir...
Relasi ruang
abstrak
Numerikal
Skolastik
Verbal
tes berpikir untuk mengukur seberapa mudah seseorang memahami prinsip-prinsip umumilmupengetahuan alamiah dalam kejadian sehari-hari yangberhubungan dengan kehidupan kita. Juga seberapa baik kemampuan seseorang dalam mengerti tata kerja yangberlaku dalam perkakas sederhana, mesin dan peralatan lainnya.adalah tes berpikir....
Relasi ruang
abstrak
Numerikal
Skolastik
Mekanik
tes berpikir untuk mengukur seberapa baik seseorang dapat menvisualisasi, mengamati, atau membentuk gambar-gambar mental dari obyek-obyek dengan jalan melihat pada rengrengan dua dimensi. Juga seberapa baik seseorang berpikir dalam tiga dimensi adalah tes...
Relasi ruang
abstrak
Numerikal
Skolastik
Mekanik
tes berpikir untuk mengukur seberapa cepat dan teliti seseorang dapat menyelesaikan tugas tulis- menulis, pekerjaan pembukuan, atau ramu meramu yang diperlukan dalam pekerjaan di kantor, gudang, perusahaan dagang. adalah tes...
Relasi Ruang
Kecepatan dan Ketelitian Klerikal
Mekanik
Skolastik
Abstrak
untuk menyeleksi siswa program siswa cerdas dan berbakat (gifted), dan memprediksikan keberhasilan akademik di sekolah menengah digunakan tes bakat....
Skolastik
Verbal
Mekanik
Abstrak
Relasi ruang
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa skor-skor pada subtes bakat skolastik, numerikal, relasi ruang, mekanik dan abstrak dapat memprediksi keberhasilan pada program...
Bahasa
IPS
IPA
Agama
Olahraga
Skor untuk subtes bakat skolastik dan verbal, berpikir abstrak dan kecepatan ketelitian dapat memprediksi keberhasilan pada program....
IPA
IPS
Bahasa dan Sastra
Olahraga
Agama
Sementara itu, skor tes bakat skolastik, verbal dan berpikir abstrak memprediksi keberhasilan siswa pada program....
IPA
Olahraga
Bahasa dan Sastra
IPS
Agama
Menurut Hurlock (1993), sumber motivasi yang mendorong seseorang untuk melakukan apa yang ingin dilakukan ketika bebas memilih adalah...
Bakat
Minat
Karir
Dream
Harapan
Tiga bidang terapan hasil tes minat antara lain....
Konseling Karir-Konseling Pekerjaan- Penjurusan Siswa
Konseling pribadi -Konseling Pekerjaan- Penjurusan Siswa
Konseling Karir-Konseling Pernikahan- Penjurusan Siswa
Konseling belajar-Konseling Pekerjaan- Penjurusan Siswa
Konseling Karir-Konseling Sosial- Penjurusan Siswa
Beberapa contoh tes minat di bawah ini adalah....
Kuder Preference Record Vocational Test (Tes Kuder) dan Tes Minat Jabatan Lee-Thorpe
Tes WISC dan WAIS
Tes CFIT (The Culture Fair Intelligence Test)
(The Colored Progressive Matrices).
Tes SPM (The Standard Progressive Matrices)
tes ini berguna untuk menunjukkan preferensi pekerjaan pada diri individu. dalam pengadministrasiannya mengharuskan testi memilih satu dari dua pilihan pekerjaan dari butir pernyataan yang tersedia. tes ini dikenal dengan
Kuder Preference Record Vocational Test (Tes Kuder)
Tes WISC dan WAIS
Tes CFIT (The Culture Fair Intelligence Test)
(The Colored Progressive Matrices).
Tes SPM (The Standard Progressive Matrices)
Perhatikan jenis minat berikut ini :
a) Outdoor, yaitu berkenaan pekerjaan-pekerjaan yangdilakukan di luar ruangan.
b) Mechanical, yaitu berkenaan dengan pekerjaan mekanis.
c) Computational, berkenaan dengan pekerjaan yangmenggunakan kemampuan menghitung.
e) Persuasive, berkenaan dengan pekerjaan yangmemerlukan kemampuan diplomasi atau persuasi.
f) Artistic, berkenaan dengan pekerjaan seni.
g) Literary, berkenaan dengan pekerjaan yangberhubungan dengan bahasa dan sastra.
h) Musical, berkenaan dengan pekerjaan yangberhubungan dengan musik.
i) Social service, berkenaan dengan pekerjaan yangberorientasi pada pemberian pelayanan kepadamasyarakat. j) Clerical, berkenaan dengan pekerjaan administratif
Jenis minat yang diungkap melalui tes Kuder meliputi dyunjukkan oleh nomor...
a-b-c-d
e-f-g-h-j
b-c-d-e
semua salah
semua benar
Inventori minat jabatan Lee-Thorpedirancang untuk mengukur dan menganalisis minat jabatan individu, Tujuan utama tes ini adalah untukmembantu individu untuk menemukan minat jabatan dasar pada dirinya. Sehingga dengan demikian hasilnya dapat digunakan untuk membantu individu yang bersangkutanmenjadi pekerja atau orang yang berminat, memiliki penyesuaian diri yang baik adan efektif, tes ini dikenal dengan nama....
Tes WISC dan WAIS
Tes Kuder Preference Record Vocational
Tes Minat Jabatan Lee-Thorpe
Tes CFIT (The Culture Fair Intelligence Test)
Tes APM (The Advanced Progressive Matrices).
Jenis bidang minat yang diukur oleh tes Minat JabatanLee-Thorpe meliputi:
a) Pribadi Sosial (personal-social), mencakup pekerjaan- pekerjaan yang menuntut hubungan pribadi dan bidang pelayanan.
b) Natural (natural), mencakup kegiatan-kegiatanyangdilakukan di alam terbuka dan yang memberi banyakkesempatan untuk bergaul dengan hewan dan tumbuhtumbuhan.
c) Mekanik (mechanical), meliputi bidang kegiatan yang mempersyaratkan pemahaman mekanika dan bidangpermesinan.
d) Bisnis (business), meliputi berbagai kegiatan perniagaan dalam arti yang luas.
e) Seni (the art), mencakup bidang kesenian seperti: musik, sastra dan jenis kesenian lainnya.
f) Sains (the science), bidang yang berkaitan denganpemahaman dan manipulasi lingkungan fisik dalamk kehidupan kita.
Yang merupakan Jenis bidang minat yang diukur oleh tes Minat JabatanLee-Thorpe adalah....
a-b-c-d
d-e-f
semua benar
semua salah
e dan f
tipe minat yang dapat diungkap melaui tes Minat Jabatan Lee-Thorpe adalah, KECUALI...
Tipe minat Verbal, yaitu tipe minat yangditandai oleh penekanan pada penggunaan kata-kata dari suatu dunia kerja baik lisan maupun tertulis baik untuk tujuan pelayanan maupun persuasif.
Tipe minat Manipulatif, yaitu apabila pekerjaan itu menuntut syarat penggunaan tangan di mana individu mengalami kepuasan bekerja dengan benda atau obyek-obyek
Tipe minat Komputasional, yang menggabungkan antara penggunaan kata
tugas yang mempersyaratkanketerampilan atau disebut tingkat menengah
tugas yang tidak mempersyaratkan pengetahuan, keterampilan danpertimbangan keahlian (tingkat profesional)
Dalam Permendikbud RI Nomor 111 Tahun2014 bahwa terdapat empat komponen layanan dalampelayananBimbingan dan Konseling, yaitu....
layanan dasar, layanan peminatan dan perencanaan individual, layanan responsive, dan dukungan sistem.
layanan orientasi, layanan peminatan dan perencanaan individual, layanan responsive, dan dukungan sistem.
layanan dasar, layanan peminatan dan perencanaan individual, layanan responsive, dan anggaran biaya.
Bidang pribadi, sosial, belajar dan karir
Bidang layanan dasar, sosial, belajar dan karir
.Myrick (2011) menjelaskan bahwa setidaknya terdapat 4 (empat) pendekatan konselor dalam memberikan layanan Bimbingan dan Konseling, yaitu pendekatan...
Crisis Aproach-remedial approach-prejudice approach- developmental approach
Crisis Aproach-remedial approach-preventive approach- Open mind approach
Crisis Aproach-remedial approach-preventive approach- developmental approach
Secret Aproach-remedial approach-preventive approach- developmental approach
Crisis Aproach-remedial approach-preventive approach- scala approach
Konselor dengan pendekatan remedial akan berusaha untuk membantu siswa terhindar dari masalah-masalah tertentu, kecuali....
pergaulan bebas,
resiko hamil di usia puber
penyalahgunaan NAPZA,
seks bebas
belajar
