NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsFOWA_OIL
Total questions: 25
Worksheet time: 2mins
Name
Class
Date
1.
Additive yang bertahap akan menghilangkan busa atau buih adalah
a)
Anti wear
b)
Anti corotion
c)
Anti foam
d)
Viscositas Indeks
2.
Kemampuan oli untuk dapat mengalir pada temperature rendah disebut
a)
Pour point
b)
Demulsibility
c)
Viscosity
d)
Flash Point
3.
Berapa % max batas kandungan water yang dibolehkan pada crankcase?
a)
2%
b)
3%
c)
0.2%
d)
0.03%
4.
Kemampuan oli untuk memisah dengan air disebut
a)
Chemical Modifier
b)
Demulsibility
c)
Rush inhibitor
d)
Ash content
5.
Kerusakan oli karena pengaruh dalam oli itu sendiri disebut
a)
Kontaminasi
b)
deteorisasi
c)
Distorsi
d)
demultion
6.
Nilai yang menunjukkan jumlah jelaga dalam oli engine disebut
a)
n-Pentane Insolube
b)
Viscositas
c)
TAN
d)
TBN
7.
Fungsi oli sebagai gas sealing berada di komponen mana
a)
Ring piston & liner
b)
Valve & Valve guide
c)
main bearing crankshaft
d)
Pisto cooling nozzle
8.
Apa yang menyebabkan nilai flash point pada oli rendah
a)
Tercampurnya oli dengan fuel
b)
Masuknya kontaminan pada oli
c)
Semakin miningkatnya nilai TAN
d)
Oli sudah kadaluarsa
9.
Oli baru biasanya memiliki kandungan TBN sebesar ...mgKOH/g
a)
1 s/d 5
b)
6 s/d 13
c)
14-16
d)
17 s/d 20
10.
Hydrocarbon yang memiliki oksidasi yang stabil, VI tinggi, penguapan rendah, pour point tinggi dan tahan terhadap panas. jenis apakah hydrocarbon tersebut
a)
Napthenic
b)
Paraffinic
c)
Synthetic
d)
Aromatic
11.
Berikut adalah properties pelumas yang diperhatikan dalam menganalisa oli hidrolik :
a)
TBN
b)
TAN
c)
Viscosity
d)
n-Pentane Insoluble
12.
Additive yang berfungsi untuk meningkatkan viscositas pada oli pelumas adalah :
a)
VI improver
b)
dispersant
c)
detergent
d)
EP agent
13.
Satuan yang digunakan untuk kandungan TBN didalam oli adalah :
a)
g KOH/g
b)
mgKOH/g
c)
mgKOH/mg
d)
kgKOH/g
14.
Ada berapa addictive yang bisa di gunakan untuk tambahan pada base oil
a)
9
b)
10
c)
11
d)
12
15.
Additive yang berfungsi mengendapkan kotoran pada temperatur rendah
a)
Detergent
b)
Dispersant
c)
Anti Foam
d)
VI improver
16.
Base oil yang digunakan untuk oli pelumas umumnya adalah
a)
Napthenic
b)
Paraffinic
c)
Synthetic
d)
Aromatic
17.
Jika hasil PAP berupa Cu kondisi urgent, kemungkinan yang menjadi penyebabnya adalah
a)
Keausan pada bearing timing gear
b)
Keausan pada metal bearing
c)
Keausan pada piston
d)
Keausan pada oil pump gear
18.
Jika diketemukan Silicon tinggi didalam oil sample (Engine), maka kemungkinan yang terjadi adalah
a)
Pencampuran oli dengan water
b)
Pencampuran oli dengan Fuel
c)
Pencampuran oli dengan debu
d)
Pencampuran oli dengan oli jenis lain
19.
Standart untuk kekentalan oli hydraulic adalah
a)
AGMA
b)
ASTM
c)
ISO-VG
d)
SAE
20.
Bahan tambahan pada oli pelumas yang berfungsi meningkatkan performance oli adalah
a)
Dispersant
b)
TAN
c)
TBN
d)
Additive
21.
Berikut ini bukan termasuk fungsi dari gear oil adalah
a)
LUBRICATE
b)
SEALING
c)
COOLING
d)
TRANSMIT
22.
Berikut ini tidak termasuk penyebab deteriorasi
a)
Oksidasi
b)
Perubahan viskositas
c)
Nitrasi
d)
Zat Kimia
23.
Jika pada PAP oli engine ditemukan kandungan Cu tinggi maka kemungkinan berasal dari
a)
Main bearing
b)
Liner
c)
Piston
d)
Cam Shaft
24.
Menunjukan sifat alkali (banyaknya unsur kandungan Basa) dari additive didalam oli
a)
TAN
b)
TBN
c)
VI
d)
n – PENTANE INSOLUBLE
25.
Berikut bukan penyebab dari Fuel Dillution adalah
a)
injection timing kurang tepat
b)
Kegagalan berulang saat engine start
c)
Kebocoran seal feed pump
d)
Kebocoran seal liner
Reset
