wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PRE TEST 21 FEBRUARI 2024

Total questions: 10

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang anda ketahui terkait segmen kepesertaan JKN-KIS?

a)

A. Segmen kepesertan JKN-KIS adalah hak kelas rawat peserta JKN seperti hak rawat kelas 1, 2 dan 3.

b)

B. Segmen kepesertaan JKN-KIS yang terdiri dari 2 segmen, yaitu segmen PBI dan Segmen Non-PBI

c)

C. Program pendaftaran bagi peserta yang belum mempunyai/memiliki kartu BPJS Kesehatan

d)

D. Program atau kanal layanan peralihan data peserta

2.

Bagaimana perlakuan kepada peserta yang datang berobat namun kartunya dalam status tidak aktif?

a)

A. Melakukan pengecekan data peserta terlebih dahulu dan memberikan solusi terkait cara pengaktifannya, untuk pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi SIPP.

b)

B. Menolak pasien dan tidak memberikan solusi atau penjelasan.

c)

C. Mengarahkan pasien ke kantor BPJS Kesehatan terdekat tanpa memberikan edukasi atau melakukan pengecekan data terlebih dahulu.

d)

D. Mengarahkan peserta untuk membayar atau menjadi pasien umum.

3.

Anak usia > 25 tahun dan masih kuliah datang ke RS. Pada saat dilakukan pengecekan data terdapat notif kartu tidak aktif, penjelasan apa yang dapat diberikan kepada peserta/keluarga?

a)

A. Meminta surat keterangan aktif kuliah dan berkoordinasi dengan petugas EP3RS terkait pengajuan pengaktifan kartu.

b)

B. Mengarahkan peserta untuk melakukan peralihan data menjadi peserta PBPU (mandiri/perorangan) dikarenakan usia peserta sudah melebihi dari 25 tahun dan tidak dapat menjadi tanggungan dari orangtua.

c)

C. Memberikan edukasi secara baik dan sopan, bahwa untuk pelayanan saat ini silahkan menggunakan jaminan umum saja.

d)

D. Mengajukan pengaktifan data dengan meminta Kartu Keluarga (KK) dan Suket Aktif Kuliah, kemudian mengajukan pengaktifan data melalui Aplikasi SIPP.

4.

Bagaimana cara pengupdetan data/identitas bagi peserta segmen PBI APBN?

a)

A. Meminta Kartu Keluarga (KK) dan berkoordinasi dengan petugas EP3RS terkait pengupdetan.

b)

B. Meminta Kartu Keluarga (KK), Nomor telfon, KTP dan berkoordinasi dengan petugas EP3RS terkait pengajuan pengupdetan.

c)

C. Mengarahkan peserta ke Dinas Sosial untuk meminta surat konfirmasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Kemudian mengajukan pengupdetan data melalui EP3RS.

d)

D. Mengarahkan peserta ke Dinas Kesehatan sekaligus mengajukan jadi peserta PBI APBD.

5.

Pada kondisi apa saja surat rujukan diperlukan?

a)

A. Kasus non emergency dan perlu penanganan lebih lanjut. Atau rujukan diterbitkan berdasarkan indikasi medis, apabila faskes tidak dapat menangani keluhan pasien, dan rujukan tidak diterbitkan berdasarkan permintaan pasien.

b)

B. Kapan saja dibutuhkan dan sesuai keinginan peserta

c)

C. Pada saat peserta selesai rawat inap dan mau control pertama post ranap

d)

D. Diperlukan saat peserta mau rawat inap.

6.

Beberapa kanal pelaporan terkait kendala layanan di Fasilitas Kesehatan adalah?

a)

A. Mobile JKN, QR Barcode, Care Center 1500400.

b)

B. Mobile JKN, QR Barcode, Care Center 165

c)

C. Chika, VIKA, PANDAWA.

d)

D. Mobile JKN, QR Barcode, Care Center 165, PANDAWA, Chika, VIKA.

7.

Bagaimana penetapan kasus Gawat Darurat?

a)

A. Kasus kegawatdaruratan ditentukan oleh dokter IGD, apabila dari hasil pemeriksaan dinyatakan bahwa peserta masuk dalam kategori Emergency/Urgent, maka pelayanan peserta dapat dijamin menggunakan BPJS Kesehatan.

b)

B. Penetapan kasus Gawat Darurat berdasarkan keaktifan kartu peserta tanpa melihat apakah peserta masuk kategori Emergency atau tidak.

c)

C. Melalui banyaknya jumlah kunjungan peserta.

d)

D. Penetapan ditentukan oleh dokter yang berada di Faskes I (Klinik/Puskesmas).

e)

E. Setiap peserta yang datang ke IGD wajib dijamin dan diindikasikan untuk rawat inap.

8.

Apa saja peran PIPP RS dan EP3RS di Fasilitas Kesehatan?

a)

A. Memberikan edukasi, menangangi pengaduan/keluhan, penyelesaian pengaduan, Pemanfaatan Aplikasi SIPP, Berkoordinasi dengan EP3RS/PIPP RS, memastikan pengupdetan ketersedian tempat tidur, Jumlah responden KESSAN, Rating KESSAN.

b)

B. Melakukan pendaftaran Bayi Baru Lahir.

c)

C. Melakukan eskalasi pengaduan dan verifikasi berkas.

d)

D. Memarahi Peserta JKN-KIS

9.

Bagaimana cara perubahan faskes 1 melalui online?

a)

A. Dapat diajujkan perubahan melalui aplikasi SIPP yang terdapat di Rumah Sakit.

b)

B. Perubahan Faskes 1 melalui aplikasi Mobile JKN apabila peserta sudah terdaftar 3 bulan di Faskes sebelumnya.

c)

C. .Perubahan Faskes 1 melalui aplikasi Mobile JKN apabila peserta sudah terdaftar 1 bulan di Faskes sebelumnya.

d)

Pengajuan perubahan Faskes I bisa diakomodir melalui Aplikasi V-Claim

10.

Kenapa Peserta dengan Kelas III tidak bisa naik kelas perawatan di Rumah Sakit?

a)

A. Dikarenakan takut terjadi pengaduan di tengah/setelah perawatan.

b)

B. Peserta dengan hak rawat kelas 3 dapat naik kelas perawatan dengan syarat bersedia melakukan pembayaran selisih.

c)

C. Adanya subsidi dari pemerintah pusat dan daerah pada peserta JKN-KIS dengan hak rawat kelas 3.

d)

Dikarenakan sistem tidak mengakomodir.