wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Menghadapi Ancaman Disintegrasi Bangsa

Total questions: 20

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Pada awal kemerdekaan Indonesia harus menghadapi ancaman dis-integrasi yang berasal dari dalam dan luar negeri. Ancaman dis-integrasi dari dalam negeri pada masa itu berupa..

a)

Dominasi Kerajaan-kerajaan local

b)

Dukungan rakyat bagi kemerdekaan

c)

Konflik dan pergolakan disejumlah daerah

d)

Agresi militer yang dijalankan Belanda

2.

Pada saat bangsa Indonesia harus berjuang mempertahankan kemerdekaan, di Jawa Barat muncul gerakan separatis DI/TII yang dipimpin oleh SM Kartosoewirjo. Gerakan ini, selain disebabkan banyak pasukan SM Kartosoewirjo yang teranulir kebijakan Rera, juga kecewa terhadap pemerintah RI karena

a)

Tunduk terhadap perundingan Renville

b)

Pasukannya tidak diakui pemerintah

c)

Tidak mengakomodir pasukannya

d)

Bersekutu dengan kekuatan Belanda

3.

Selain masalah poitik, pemberontakan DI/TII juga berkaitan dengan masalah militer, yaitu...

a)

Para tokoh DI/TII dijanjikan jabatan dalam Angkatan bersenjata

b)

Para tokoh DI/TII akan mengganti ideologi Pancasila

c)

Para tokoh DI/TII terlibat dalam bisnis persenjataan

d)

Para tokoh DI/TII tidak mendapat jabatan yang layak (RERA Reorganisasi dan Rasionalisasi=seleksi ulang tentara)

4.

Operasi militer untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, adalah...

a)

Operasi bharatayuda dengan strategi pagar betis

b)

Operasi guntur, dengan membentuk “pasukan banteng raiders"

c)

Operasi kilat yang disebut "gerakan benteng nasional"

d)

Opersi sapta marga dengan strategi pagar betis

5.

Latar belakang pemberontakan Andi Azis di Sulawesi Selatan adalah …

a)

Rasa tidak puas terhadapan pemerintahan RI

b)

Menolak masuknya pasukan APRIS dan TNI ke wilayahnya

c)

Keinginan untuk mendirikan negara sendiri

d)

Adanya dukungan dari luar negeri

6.

Kahar Muzakar memimpin pemberontakan DI/TII di daerah...

a)

Aceh

b)

Jawa Tengah

c)

Sulawesi Selatan

d)

Kalimantan Selatan

7.

Dilihat dari proses penyelesaian peristiwa DI/TII di Aceh sangat berbeda dengan penyelesaian DI/TII di berbagai daerah seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Keistimewaan penyelesaian DI/TII di Aceh tersebut yaitu...

a)

Bekerja sama dengan GAM

b)

Penyelesaian secara damai

c)

Menggunakan mediator asing

d)

Menggunakan Operasi Militer

8.

Beberapa hari menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-74, Sardjono Kartosoewirjo - salah seorang anak dari Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo yang pernah memimpin gerakan DI/TII di Jawa Barat—beserta sejumlah keturunan tokoh DI/TII yang lain, pada Selasa (13/8/2019) melakukan ikrar setia kepada NKRI di depan Menko Polhukam. Peristiwa ini mengundang keheranan sejumlah pihak karena tragedi pemberontakan DI/TII yang banyak memakan korban. Kesimpulan yang bisa dituliskan dari informasi tersebut diatas adalah...

a)

Semua gerakan sparatisme harus di tumpas dari bumi Indonesia

b)

Keinginan pemerintah untuk menyatakan rakyat Indonesia dalam NKRI tanpa kecuali

c)

Gerakan sparatisme adalah gerakan yang melanggar hukum dan harus ditumpas

d)

Usaha pemerintah untuk membina hubungan baik dalam bingkai NKRI

9.

Pada masa revolusi kemerdekaan partai komunis Indonesia menjadi salah satu kekuatan politik yang berpengaruh dalam pemerintahan RI. Fakta yang mendukung pernyataan tersebut adalah...

a)

Ajaran Nasakom menajdi landasan politik luar negeri Indonesia

b)

Partai Komunis Indonesia bergabung dengan Front Demokrasi Rakyat

c)

Moh. Hatta mengurangi pengaruh kelompok kiri dalam pemerintah

d)

Amir Syarifudin menjabat sebagai perdana Menteri

10.

Gerakan sparatis di bawah ini yang merupakan peristiwa konflik dan pergerakan yang berkaitan dengan faktor kepentingan adalah...

a)

RMS, Andi Aziz dan APRA

b)

PKI dan Pemesta

c)

DI/TII dan Kahar Muzakar

d)

PRRI Dan APRA

11.

PKI Madiun, pemberontakan DI/TII, dan peristiwa G30S/PKI merupakan pergolakan di dalam negeri yang berkaitan dengan konflik....

a)

Kepentingan

b)

Penindasan

c)

Ideologi

d)

Kecemburuan Sosial

12.

Pemberontakan Andi Azis termasuk berbahaya karena...

a)

Menyebarkan paham komunis di kalangan rakyat

b)

Didukung kekuatan asing

c)

Berhasil menguasai tempat-tempat penting di Sulawesi Selatan

d)

Banyak pejabat militer yang terlibat dalam pemberontakan tersebut

13.

Berbagai konflik dan ancaman disintegrasi yang terjadi di Indonsia antara tahun 1945-1965 tidak akan terjadi apabila ...

a)

Belanda bersedia mengakui kedaulatan Republik Indonesia

b)

Setiap komponen dalam masyarakat menjaga nilai-nilai persatuan

c)

Bangsa Indonesia tidak terdiri dari barbagai suku, bangsa dan Bahasa

d)

Masyarakat Indonesia bersedia menyesuaikan diri dengan perubahan di wilayahnya 

14.

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, perjuangan bangsa Indonesia belum berakhir. Selain ancaman dari pihak asing yang ingin kembali menjajah, bangsa Indonesia menghadapi ancaman dari bangsa Indonesia sendiri. Salah satunya adalah gerakan komunis yang ingin mnedirikan negara komunis Indonesia. Partai Komunis Indonesia sudah melakukan pemberontakan berulang kali sejak tahun 1926. Puncaknya, terjadi peristiwa G30 S/PKI tahun 1965. Bahaya komunis juga dianggap sebagai bahaya laten yang harus diwaspadai. Hal mendasar yang menyebabkan paham komunis tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yang pancasilais adalah ….

a)

Komunisme sering melakukan aksi demonstrasi dan perusakan

b)

Komunisme bersifat ateis tidak mengakui keberadaan Tuhan Yang Maha Esa

c)

Komunisme menginginkan bentuk negara komunis

d)

Komunisme berasal dari negara blok timur yang berlawanan dengan blok barat

15.

Sejak diproklamirkan kemerdekaan Indonesia, pemerintah Republik Indonesia berupaya melakukan penataan dalam pemerintahan. Namun, sejak tahun 1945 hingga tahun 1965, pemerintah Indonesia mengalami konflik dan pergolakan yang mengarah kepada disintegrasi bangsa. Faktor yang tidak melatarbelakangi terjadinya Disintegrasi bangsa adalah..

a)

Tidak meratanya pembangunan ekonomi dan infrastruktur

b)

Ketidakpuasan daerah terhadap pemerintah pusat

c)

Konflik berkepanjangan yang berhubungan dengan ideologi

d)

Keinginan membangun negara sendiri atau lepas dari NKRI

16.

Setelah vakum pada masa pendudukan Jepang PKI kembali menunjukkan pergerakan pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kembalinya pergerakan PKI tidak lepas dari..

a)

Pembentukan Front Demokrasi Rakyat oleh Amir Syarifuddin

b)

Berdirinya Front Nasional yang menentang ideologi Pancasila

c)

Kembalinya Muso dari Uni Soviet ke Indonesia

d)

Pemberlakuan rekonstruksi dan rasionalisasi Angkatan perang

17.

Pemberontakan PKI Madiun Tahun 1948 dipimpin oleh …

a)

Musso dan Amir syarifuddin

b)

Musso dan Sutan Syahrir

c)

Amir Prawirnegara dan Musso

d)

Sutan Hamid II dan Sutan Syahrir

18.

Tokoh kunci pemberontakan G-30-S yang berhasil ditangkap di Solo adalah...

a)

Kolonel A. Latief

b)

Musso

c)

Amir Syarifuddin

d)

D.N Aidit

19.

Tujuan pemberontakan PKI Madiun Tahun1948 adalah …

a)

Menentang pemerintah pusat

b)

Mendirikan Negara Komunis di Indonesia

c)

Menjatuhkan wibawa pemerintah Indonesia di mata rakyat

d)

Mengadu domba rakyat yang pro dan kontra dengan PKI

20.

Pemberontakan Di/TII terjadi di beberapa provinsi, kecuali..

a)

Sulawesi Selatan

b)

Sumatera Selatan

c)

Kalimantan Selatan

d)

Jawa Barat