wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

latihan soal titrasi argentometri

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Prinsip dari Titrasi Argentometri

a)

netralisasi

b)

pembentukan garam

c)

pengendapan

d)

pembentukan senyawa kompleks

2.

Metode titrasi argentometri yang dilakukan secara langsung adalah metode....

a)

Volhard

b)

Meyer

c)

Mohr

d)

Fajans

3.

Pengamatan end point (E.P) pada titrasi argentometri dapat diamati berdasarkan....

a)

terjadi kekeruhan

b)

terjadinya endapan berwarna

c)

perubahan warna larutan

d)

terjadi ion kompleks berwarna

4.

Berikut ini merupakan indikator yang dapat digunakan dalam titrasi argentometri...

a)

K2Cr2O7

b)

FeCl3

c)

Fluorescein

d)

Phenolptalein

e)

K2CrO4

5.

Apabila Saudara melakukan analisis kadar NaCl menggunakan metode Fajans, berikut ini pernyataan yang sesuai adalah...

a)

menggunakan titran AgNO3

b)

Menggunakan indikator adsorbsi

c)

terbentuk koloid berwarna

d)

menggunakan indikator K2CrO4

e)

Terbentuk endapan merah

6.

Pada metode Volhard titik akhir titrasi ditandai dengan adanya...

a)

warna larutan merah

b)

warna larutan kuning

c)

warna endapan merah darah

d)

warna endapan putih

7.

Titran yang digunakan untuk titrasi argentometri adalah..

a)

BaCl2

b)

K2CrO4

c)

AgNO3

d)

KSCN

8.

Untuk menentukan kadar NaCl pada garam dapur dilakukan titrasi pengendapan dengan metode Mohr sebagai berikut:

1. Larutkan 1,00 gram sampel garam dapur kering dengan aquades di dalam labu ukur 250 mL.

2. Ambil 25,0 mL larutan tersebut dengan pipet volume tuangkan ke dalam erlenmeyer 250 ml.

3. Tambahkan 5 tetes indikator kalium kromat

4. Lakukan titrasi dengan menggunakan AgNO3 standar

5. Percobaan dilakukan 3 kali.

Titik akhir titrasi pada langkah 4 ditandai dengan ....

a)

Terbentuknya endapan putih

b)

Terbentuknya endapan hitam

c)

Terbentuknya endapan coklat

d)

Terbentuknya warna merah muda

e)

Terbentuknya warna merah bata

9.

Berikut ini adalah langkah – langkah dalam menyiapkan buret sebelum digunakan untuk titrasi ;

1. Memasukkan larutan ke buret dengan bantuan corong

2. Mencuci buret dengan aquadest

3. Mengeringkan leher buret dengan kertas hisap

4. Menghilangkan gelembung udara pada ujung buret

5. Mencuci buret dengan larutan yang akan digunakan

6. Mengenolkan skala dengan membuka kran buret

Urutan yang benar dalam penyiapan buret adalah ….

a)

2,5,3,4,1,6

b)

2,3,5,6,1,4

c)

2,5,1,4,3,6

d)

2,5,1,3,4,6

e)

2,5,3,1,4,6

10.

Sebanyak 0,5234 gram sampel yang mengandung ion Cl‑ dilarutkan dalam labu ukur 100 ml. Kemudian dari labu ukur tersebut dipipet sebanyak 10 ml untuk dititrasi secara argentometri menggunakan larutan AgNO3 0,1M ditambah 1 ml kalium kromat. Dari hasil titrasi diperoleh volume larutan AgNO3 sebanyak 12,20 ml. (Ar Cl = 35,5). Pernyataan yang benar berdasarkan uraian diatas adalah ...

a)

Metode titrasi yang digunakan adalah metode fajans

b)

Metode titrasi yang digunakan adalah metode volhard

c)

Reaksi yang terjadi antara sampel dan titran adalah

2 AgNO3 + K2CrO4 --> Ag2CrO4 + 2KNO3

d)

TAT terjadi pada saat terbentuk endapan merah bata

e)

Kadar Cl- dalam sampel tersebut adalah 8,27 %

11.

Seorang siswa melakukan standarisasi larutan AgNO3 menggunakan larutan standar NaCl. Sebanyak 25 ml larutan NaCl 0,1 N dipipet ke dalam erlenmeyer.

Kemudian ditambahkan 2 ml K2CrO4 5%. Setelah itu dititrasi menggunakan larutan AgNO3 hingga terbentuk endapan berwarna merah bata. Volume AgNO3 yang diperlukan sebanyak 22,50 ml. Tentukan Normalitas larutan AgNO3 tersebut!

a)

0,1219 N

b)

0,01219 N

c)

0,0820 N

d)

0,00820 N

e)

0,0111 N

12.

Titrasi argentomerti diklasifikasikan berdasarkan tipe indikator yang digunakan untuk melihat titik akhir dan teknik titrasi yang digunakan, yaitu ....

a)

Metode Mohr, Volhard, Guy Lussac dan Fajans

b)

Metode Mohr, Volhard, Guy Lussac, dan Bruhns

c)

Metode Mohr, Haen, Volhard, dan Guy Lussac

d)

Metode Mohr, Volhard, Haen, dan Bruhns

e)

Metode Guy Lussac, Mohr, Bruhns, dan Fajans

13.

Suatu endapan cenderung menyerap ion senama dengan endapannya, jika larutan sampel mengandung NaCl setelah titik ekivalen, suatu endapan AgCl akan bermuatan ... karena menyerap ion ... jika larutan AgNO3 digunakan sebagai titrant.

a)

Negatif; NO3-

b)

Negatif; Cl-

c)

Positif; Na+

d)

Positif; K+

e)

Positif, Ag+

14.

Metode Mohr adalah salah satu metode dalam argentometri, dimana penentuan titik akhir titrasinya berdasarkan ....

a)

Pembentukan endapan berwarna

b)

Penggunaan indikator adsorbsi

c)

Pembentukan senyawa kompleks berwarna

d)

Penggunaan koagulan

e)

Pembentukan kekeruhan

15.

Untuk menstandarisasi larutan AgNO3 dapat digunakan larutan ....

a)

NaCl

b)

Na2CO3

c)

NaBr

d)

NaOH

e)

Na2SO4

16.

Indikator yang digunakan dalam titrasi pengendapan metode Mohr adalah ....

a)

Fe3+

b)

NaCl

c)

AgNO3

d)

K2CrO4

e)

Tanpa menggunakan indikator

17.

Ketika menganalisa kadar klorida dalam titrasi metode Mohr, titik akhir titrasi ditandai dengan terbentuknya ....

a)

AgCl putih

b)

K2CrO4 kuning

c)

Ag2CrO4 merah bata

d)

FeCrO4 merah bata

e)

KCl putih

18.

Yang termasuk titrasi Presipitimetri adalah …

a)

Permanganometri

b)

Iodometri

c)

Asidimetri

d)

Argentometri

e)

Alkalimetri

19.

Berikut ini adalah langkah – langkah dalam menyiapkan buret sebelum digunakan untuk titrasi ;

1. Memasukkan larutan ke buret dengan bantuan corong

2. Mencuci buret dengan aquadest

3. Mengeringkan leher buret dengan kertas hisap

4. Menghilangkan gelembung udara pada ujung buret

5. Mencuci buret dengan larutan yang akan digunakan

6. Mengenolkan skala dengan membuka kran buret

Urutan yang benar dalam penyiapan buret adalah ….

a)

2,5,3,4,1,6

b)

2,3,5,6,1,4

c)

2,5,1,4,3,6

d)

2,5,1,3,4,6

e)

2,5,3,1,4,6

20.

Jika terbentuk struktur endapan seperti gambar di atas saat melakukan titrasi argentometri (sampel garam klorida) dapat disimpulkan titrasi dilaksanakan pada tahap ....

Saat sebelum titrasi

saat titik ekivalen

mulai titrasi sampai sebelum titik ekivalen

tidak dapat ditentukan

sesudah titik ekivalenJika terbentuk struktur endapan seperti gambar di atas saat melakukan titrasi argentometri (sampel garam klorida) dapat disimpulkan titrasi dilaksanakan pada tahap ....

a)

Saat sebelum titrasi

b)

saat titik ekivalen

c)

mulai titrasi sampai sebelum titik ekivalen

d)

tidak dapat ditentukan

e)

sesudah titik ekivalen

21.

Suatu endapan cenderung menyerap ion senama dengan endapannya, jika larutan sampel mengandung NaCl setelah titik ekivalen, suatu endapan AgCl akan bermuatan ... karena menyerap ion ... jika larutan AgNO3 digunakan sebagai titrant.

a)

Negatif; NO3-

b)

Negatif; Cl-

c)

Positif; Na+

d)

Positif; K+

e)

Positif, Ag+

22.

Metode titrasi dimana analat ditambahkan suatu larutan baku secara berlebihan, kemudian kelebihan larutan baku tersebut dititrasi dengan larutan baku yang lain disebut ....

a)

Titrasi langsung

b)

Titrasi balik

c)

Titrasi eliminasi

d)

Titrasi tidak langsung

e)

Titrasi substitusi

23.

Analat yang dapat dianalisa dengan metode Volhard adalah ....

a)

Cl- , Br- , I- , F-

b)

Br- , I- , F- , CNS-

c)

Cl- , Br- , I- , CNS-

d)

F- , Cl- , Br- , S2O32-

e)

Cl- , Br- , I- , S2O32-

24.

Jika dalam analisa kadar klorida menurut metode Mohr diperoleh hasil lebih besar dari seharusnya, karena ion CrO42- dari indikator membentuk ion Cr2O72-, kemungkinan pH larutan sampel adalah ....

a)

6

b)

9

c)

7

d)

10

e)

8

25.

pada metode fajans indikator yang digunakan adalah ?

a)

EBTA

b)

ETA

c)

fluoregcein

d)

methilen blue