NEW
Font size
WorksheetsPuisi
Total questions: 15
Worksheet time: 11mins
Bagai bunyi tambur mainan
Anak-anak peri dunia yang gaib.
Dan angin mendesah mengeluh dan mendesah.
Citraan puisi tersebut adalah ... .
pendengaran
penglihatan
perasaan
pencecap
Gadis Peminta-Minta
Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku, pada bulan merah jambu
Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa
Kata-kata gadis kecil berkaleng kecil bermakna ...
Gadis kecil yang membawa kaleng yang berukuran kecil
Seorang gadis yang memegang mainan kaleng
Seorang perempuan yang masih anak-anak yang mengalami kesengsaraan
Seorang perempuan yang masih anak-anak yang suka membawa kaleng
Kupacu kudaku menujumu
Bila bulan menegur salam
dan syahdu malam
bergantung di dahan-dahan.
Majas baris kedua yang bercetak miring adalah ... .
hiperbola
metafora
personifikasi
simile
Berikut ini yang menggunakan majas metafora adalah ... .
Dia adalah bunga desa.
Senyumnya manis seperti madu.
Ella cantik bagai bidadari.
Wajahnya laksana bulan purnama.
Pagiku hilang sudah terbang melayang
Hari mudaku sudah jauh pergi
Kini petang datang membayang
Batang dari usiaku sudah sangat tinggi
Makna kata petang dalam kutipan di atas adalah .. .
Suasana yang menyelimuti senja.
Masa tua yang dihadapi.
Kehidupan malam yang dijalani.
Waktu yang berlangsung pada sore hari.
Bunga yang sangat indah
……
Tentu akan menimbulkan kesia-siaan belaka
Pada vas yang salah
Bungaku yang tak kan pernah layu
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ... .
Merebak aroma
Banyak kumbang terpikat di sana
Tumbuh pada halaman rumah
Ada banyak duri menusuk
Pagi tak ada puisi
Tak ada senyum
Tak ada gelak tawa
Hanya mendung datang menyapa
dan tak ada cerah yang menyertai
Makna kata mendung dalam larik puisi di atas adalah …
kebahagiaan
kesedihan
keraguan
kebimbangan
Waktu seperti burung tanpa hinggapan
melewati hari-hari rubuh tanpa ratapan
Majas kutipan puisi di atas adalah ... .
metafora
personifikasi
paradoks
simile
Jikalau aku melihat wajah anak-anak
di desa-desa dengan mata yang bersinar-sinar
“Pak Merdeka; Pak Merdeka; Pak Merdeka!”
Aku bukan lagi melihat mata manusia
Aku melihat Indonesia
Perasaan yang ditunjukkan penyair dalam puisi di atas adalah …
sedih
gelisah
semangat
ketakutan
Tak terasa waktu berlalu
Sampai kita di sini sobat
Banyak cerita yang kita rangkai
Jadi kenangan indah
Tema puisi di atas adalah .. .
pendidikan
persahabatan
budaya
motivasi
Sendiri
Chairil Anwar
Hidupnya tambah sepi, tambah hampa
Malam apa lagi
Ia memekik ngeri
Dicekik kesunyian kamarnya
Ia membenci. Dirinya dari segala
Yang minta perempuan untuk kawannya
...
Suasana dalam puisi di atas adalah .. .
sedih
gembira
sepi
semangat
aku menggigil
di antara sunyi yang merambati
tebing-tebing pantai dengan jerit camarnya
menghempaskan dalam terjal karang-Mu
(…)
Larik bermajas untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah … .
angin pun tertawa bersiutan.
angin bertiup dengan kencang
semilir angin laut
hembusan angin menerpa
IBU
Sembilan bulan kau mengandung
Hingga aku dilahirkan
Kau didik dan besarkan aku
Penuh cinta dan kasih
Jasamu tak mungkin dapat kubalas
Hanya doa untukmu
Semoga Tuhan memberi kedamaian
Dan tempat yang terbaik untukmu
Amanat puisi di atas adalah ... .
Tuhan akan memberi keberkahan pada orang yang baik.
Mendidik anak adalah tugas ibu.
Hendaknya kita selalu berbuat baik kepada ibu yang telah melahirkan kita ke dunia.
Berdoalah untuk kebahagiaan kita.
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
Suasana dalam puisi tersebut adalah ... .
bahagia
sedih
rindu
ceria
Struktur fisik yang menonjol dari puisi berikut ada;ah ...
Majas
Kata konkret
Tipografi
Imaji
