Ukuran huruf
Lembar kerjaUlangan Harian Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas X | Puisi
Total soal: 20
Worksheet time: 13mins
Struktur dalam puisi terbagi ke dalam dua yaitu ... (pilih dua)
struktur fisik
struktur intrinsik
struktur batin
struktur ekstrinsik
struktur utama
Bait terdiri atas...
A. tema
B. puisi
C. larik
D. rima
E. isi
Suasana yang digambarkan dalam puisi “Aku Ingin” adalah…
marah pada kekasih
gembira bersama kekasih
ungkapan cinta
kesederhanaan cinta
kebahagiaan sepasang kekasih
Berikut ini yang bukan termasuk struktur fisik puisi adalah...
perasaan
diksi
rima
kata konkret
metafora
Puisi yang dinyanyikan dikenal dengan istilah ....
monolog puisi
resital puisi
puisi teatrikal
musikalisasi puisi
dramatisasi puisi
Sukses tak datang tiba-tiba
proses panjang menyusur waktu penuh kendala
makna kata yang digarisbawahi adalah
melalui berbagai masalah
mendapat beragam bencana
mengingat segala impian
mengisi setiap harapan
menerjang aneka masalah
Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu
Kutipan puisi di atas berjudul ....
Sajak Putih
Aku Ingin
Gadis Kecil
Hujan Bulan Juni
Selembar Daun
Maksud puisi tersebut adalah……
Kepasrahan kepada Tuhan
Mohon ampun pada Tuhan
Kekesalan terhadap Tuhan
Pertolongan pada Tuhan
Syukur pada Tuhan
Apa yang sudah terjadi
Padaku, dari mereka
Aku sudah memberikan semuanya
Tapi balasannya selalu tuba
Perhiasanku direnggutnya
Racun polusi menusuk hidungku
Teman-temanku diburunya
Lapisanku dikuliti
Makna baris kedua dan ketiga puisi tersebut adalah ...
kebaikan alam dibalas dengan kebaikan oleh manusia
manusia membalas kebaikan alam dengan kejahatan
alam membalas perbuatan manusia dengan kebaikan
kejahatan manusia terhadap alam selalu ada balasannya
Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...
Tema puisi tersebut adalah ...
Persahabatan
Kelelahan
Perdamaian
Kepercayaan
Puisi "Gadis Kecil" diciptakan oleh ....
Joko Pinurbo
WS Rendra
Ari Reda
Sapardi Djoko Damono
Chairil Anwar
Imaji/citraan yang digunakan dalam baris puisi yang dicetak tebal pada puisi "Detak" berikut adalah
pengecapan
pendengaran
penglihatan
perabaan
penciuman
Sukses tak datang tiba-tiba
proses panjang menyusur waktu penuh kendala
jalan berbatu berliku hal yang biasa
peluang jembatan emas milik para perkasa
makna kata peluang dalam puisi tersebut adalah ...
keinginan
kemauan
kesempatan
kekuatan
Di bawah terik mentari
Kau berjalan tertatih-tatih
Dengan tongkat kayu di tanganmu
Pak tua yang malang
Peluhmu membasahi baju kumalmu
Latar waktu puisi tersebut adalah ....
pagi
siang
malam
sore
Di bawah terik mentari
Kau berjalan tertatih-tatih
Dengan tongkat kayu di tanganmu
Pak tua yang malang
Peluhmu membasahi baju kumalmu
Makna kata bergaris bawah dalam puisi tersebut adalah ....
keringat
air mata
darah
air liur
Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan di hati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah . . . .
Jangan suka bermain air
Janganlah terlalu memikirkan masa lalu
Janganlah masalah di simpan dalam hati
Janganlah membiarkan jendela terbuka
Mentari mulai terbit
Ucapkan salam selamat pagi
Senandung burung
Bernyanyi riang
Terbang […]
Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah....
di rumput hijau
pinggir sawah
jalan setapak
di angkasa raya
Sebelumnya tak pernah kurasa pilu
Saat tak kuingat masa lalu
Tapi kini setelah semuanya berlalu
Betapa ku tertunduk malu
Tak sempat kubalas semua pemberianmu
Tak sempat kutunjukkan pengabdianku
Maafkan aku, Ibu
Puisi tersebut mencereritakan tentang
penyesalan anak karena tak sempat membalas jasa ibu
keinginan anak untuk bertemu ibunya
harapan untuk membahagiakan ibu yang telah membesarkannya
impian seorang anak yang tidak sempat bertemu ibunya
Penyair tersebut disebut "Si Burung Merak". Dia adalah ....
Joko Pinurbo
Sapardi Djoko Damono
WS Rendra
Roestam Effendi
Sanusi Pane
Garisbawahi rima pada puisi tersebut!
