NEW
Font size
WorksheetsBahasa Indonesia Tema 6 Cita-cita ku Puisi
Total questions: 30
Worksheet time: 9mins
Kaulah pahlawan tanpa tanda jasa
Semangat mu dalam memberi bekal ilmu setiap hari
Demi kepandaian dan kecerdasan kami
Puisi di atas menceritakan tentang seorang ...
Pahlawan
Tentara
Ibu
Guru
Aku mencintai kelas mu
Kamu membantu ku untuk melihat
Bahwa untuk hidup bahagia
Belajar adalah kuncinya
Judul yang tepat untuk puisi di atas adalah ...
Bintang
Bulan
Pahlawan ku
Langit
Kamu memahami murid mu
Kamu perhatian dan pandai
Kamu guru terbaik yang pernah ada
Aku tahu itu dari awal kita bertemu
Amanat yang terkandung pada puisi di atas adalahh ...
Jadilah guru yang terbaik untuk siswa
Guru membantu murid menemukan permasalahan dalam soal
Guru membantu murid mencari solusi belajar
Guru yang perhatian dan pandai
Perhatikan poin – poin di bawah ini!
(1) Menentukan tema dan judul
(2)Menuangkan ide pokok kedalam bait.
(3) Menentukan ide pokok untuk setiap bait
(4) Menentukan kata kunci yang akan digunakan
Susunan yang tepat dalam langkah-langkah menulis puisi adalah ?
1) – 4) – 3) – 2)
1) – 3) – 2) – 4)
1) – 2) – 4) – 3)
1) – 2) – 3) – 4)
Pilihlah puisi di bawah ini yang bercerita tentang kasih sayang Ibu dengan benar!
kau ajariku berbagai ilmu
kau ajariku berhitung
penjumlahan, perkalian
pengurangan, pembagian
kau ajariku membaca
mengeja kata demi kata
huruf demi huruf
begitu besar jasa mu
Sembilan bulan
aku dalam kandungan
setelah aku dilahirkan
kau tumpahkan kasih sayang kau kepada ku
kau peluk dengan cinta
kau adalah malaikatku
tubuh gagah mu
selalu sigap melindungi
kerja keras
demi menfkahi keluargamu
banting tulang
tanpa kenal lelah
kau selalu siap berjuangan demi anak-anak mu
lewat bibir manismu
kau tersenyum manis
membuatku ingin memeluk
dengan penuh kasih sayang
aku kan selalu menjagamu
atas semua kehangatan
yang telah kau berikan
Bila kasih mu ibarat
(1) ……
Tempat ku mandi, mencuci lumut pada diri
Tempat ku berlayar, menebar pukat dan melempar sauh
Kalau aku ujian kemudian ditanya tentang pahlawan
Nama ku yang ku sebut paling dahulu
Lantaran ku tahu
(2) ……
Lengkapilah kalimat puisi rumpang tersebut dengan benar!
(1) Samudra sempit lautan tuduh
(2) Engkau ibu dan aku anak mu
(1) Samudra biru nan luas
(2) Engkau guru dan aku murid mu
(1) Tatapan mata biru seperti samudra
(2) Engkau ayah dan aku anak mu
(1) Berlindung di tengah samudra
(2) Engkau orang tua dan akua nak mu
Dinda mendapat tugas perwakilan dari kelompok untuk mendeklamasikan puisi di depan kelas. Dalam mendeklamasikan puisi sebaiknya Dinda?
menggunakan suara datar
membaca puisi tanpa jeda
mengucapkan pelafalan kurang jelas
menunjukan ekspresi sesuai isi puisi
Puisi 1
Alamku ini
Awan bergerak
seiring waktuku yang kerontang
angin berdiri menepi
sejenak beri kesejukan
kuda berlari terkikik
tinggal jejak kaki
di antara rumputan misteri
alamku ini memang begini
dapat dipastikan perubahan yang terhenti
puisi 2
Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah lubang peluru buundar di dadanya
Senyum bekunya berkata, kita sedang perang
Dia tidak tahu bilamana ia datang
Kedua tangannya memeluk senapan
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang
Perbandingan makna dari kedua puisi diatas adalah ?
(1) penyesalan terhadap apa yang menimpa dirinya sendiri
(2) seseorang yang terbaring sakit karena tertembak di medan pertempuran
(1) ketidak pedulian seseorang terhadap kehidupan orang lain
(2) seseorang yang sedang berjuang di medan perang
(1) keputusasaan menghadapi masalah hidup yang dialaminya
(2) kematian seorang pejuang karena tertembak
(1) kekecewaan seseorang atas Nasib yang menimpa orang lain
(2) pemimpin perang sedang memimpin pertempuran
Perhatikan puisi berikut!
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
Makna perahu pada kutipan puisi di atas adalah ?
kematian
kehidupan
kebersamaan
nyawa
Saat ingin mendeklamasikan puisi, apa yang harus dilakukan ?
Menunjukan ekspresi datar
Meluapkan emosi
Membaca dengan nada tinggi
Memahami isi dan pesan yang ingin disampaikan
Perhatikan puisi berikut ini!
Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
Sebuah lubang peluru bundar di dadanya
Senyum bekunya berkata, kita sedang perang
Dia tidak tahu bilamana ia datang
Kedua tangannya memeluk senapan
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang
Orang yang diungkapkan dalam puisi di atas adalah seseorang yang ikhlas membela bangsa, yang di isyaratkan dengan kalimat ?
dia tidak tahu bilamana dia datang
senyum bekunya berkata, kita sedang perang
matinya sambil tersenyum
dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Perhatikan bait puisi di bawah ini!
Aku ingin pulang kembali
Menghirup udara di Desa
Bermain bersama teman dan menyusuri kali
Segar bagai aroma karsa
Amanat pada puisi di atas yang tepat adalah ?
Rindu pada kampung halaman
Ingin menghirup udara segar di desa
Rindu pada udara segar
Rindu pada teman di kampung halaman
Perhatikan bait puisi di bawah ini!
Dik, pagi kita cerah
Akankah hari ini kita indah
Dik, jika senja kita merah
Mungkinkah malam benderang dengan sinar mentari
....
Dik, rimba kita gersang
Sanggupkah kita menadah hujan-Nya kelak kita
Dia curahkan diam diam
Kalimat yang bermajas untuk melengkapi bagian yang rumpang pada puisi tersebut yang tepat adalah ?
adakah rumah untuk kita berteduh
adakah istana untuk melindungi dari bahaya
adakah rumah yang ramah untuk kita
malam begitu indah nan sejuk
Perhatikan bait puisi di bawah ini !
Nanar aku gila sasar
Sayang berulang padamu jua
Engkau pelik menarik ingin
Serupa dara di balik tirai
Puisi diatas menimbulkan citraan ?
perabaan
penciuman
penglihatan
pendengaran
puisi 1
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah di mata muda
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu, miskin harta
Ah, apa guna kusesalkan
Menyesal tua tiada berguna
Hanya menambah luka sukma
Kepada yang muda kuharapkan
Atur barisan di hari pagi
Menuju ke atas padang bakti!
puisi 2
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karanganan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang tertembak mati tadi siang
Perbandingan amanat dari kedua puisi di atas yang tepat adalah ?
(1) selagi muda tuntutlah ilmu dan bekerja keraslah
(2) hendaklah kita menghargai pengorbanan yang membela kebenaran
(1) selagi muda carilah harta sebanyak-banyaknya
(2) berjuanglah untuk mempertahankan golongan tertentu
(1) atur barisan menuju cita-cita selagi masih muda
(2) segeralah ke salemba untuk menuntut keadilan
(1) walaupun sudah tua tuntutlah ilmu
(2) segala perjuangan bila tidak dilandasi dengan keimanan akan terkalahkan
Akhirnya peluit pun dibunyikan
Buat penghabisan kali kugenggam jarmu
Lewat celah kaca jendela
(1) …..
Mengembang jua
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu
(2) …..
Buatlah bait puisi rumpang di atas agar menjadi puisi yang indah !
(1) Lalu perlahan-lahan jarak antar kita
(2) Yang menggigil di angin senja
(1) terlihat angin yang berhembus kencang
(2) yang membeku di udara senja
(1) terlihat dedaunan menari
(2) senja yang menyejukan hati
(1) melihat awan berjalan
(2) menuju tujuan yang digapai
Perhatikan bait puisi dibawah ini !
Alamku ini
Awan bergerak
seiring waktuku yang kerontang
angin berdiri menepi
sejenak beri kesejukan
kuda berlari terkikik
tinggal jejak kaki
di antara rumputan misteri
alamku ini memang begini
dapat dipastikan perubahan yang terhenti
makna kias kering meronta pada puisi di atas adalah?
penyesalan
keputusasaan
kekecewaan
penderitaan
Perhatikan bait puisi di bawah ini !
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Suasana yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ?
sedih
marah
bingung
kecewa
Perhatikan bait puisi di bawah ini !
Kau dan hatimu
Menemani selalu hidupku
Tak perduli dalam kondisi apapun
Aku sahabat mu kini dan nanti
Judul yang tepat untuk puisi di atas adalah ?
sahabat ku
guru ku
ibu ku
ayah ku
Perhatikan bait puisi dibawah ini !
Bunga yang indah
......
Akan sia-sia belaka
Di vas yang salah
Bungaku tak pernah layu
Merekah sepanjang waktu
malah selalu
larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ?
memiliki duri menusuk
menari-nari di halaman
berwana-warni kelopak
merebak aroma
Saat membaca puisi kita perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain adalah mimik dan intonasi.
Maksud dari kata mimik adalah ?
Keras dan pelannya suara
Ekspresi muka atau raut muka
Gerak tubuh
Lambat cepatnya ejaan
Perhatikan bait puisi di bawah ini !
Dirimu… Aku sangat mencintai dirimu
Walau kini aku terpisah dengan dirimu
Tapi aku akan selalu ada untuk dirimu
Sampai kapan pun cintaku hanyak untuk dirimu
Majas apa yang digunakan dalam puisi di atas?
hiperbola
personifikasi
epifora
repetisi
Perhatikan bait puisi di bawah ini !
(1) Tatapan mata biru
(2) Lelaki terguling di jalan
(3) Sendiri masuk kota
Ingin ikut ngubur ibunya
(4) Berlindung warna malam
(5) Lewat gardu Belanda dengan bumi
(6) Tubuh biru
Urutkanlah puisi di atas menjadi puisi yang indah !
(6) – (1) – (2) – (5) – (4) – (3)
(6) – (2) – (3) – (5) – (1) – (4)
(1) – (2) – (3) – (4) – (5) – (6)
(6) – (5) – (4) – (3) – (2) – (1)
Ke blora ia akan menikmati
Ke blora ia akan bermimpi
Masa kanak dan cinta yang gagal
Ia terlalu hafal
Isi yang terdapat dalam puisi di atas adalah ?
blora yang menjadi impian
blora yang menjanjikan
blora yang menjanjikan kehidupan
blora tidak menjanjikan kehidupan yang baik
Apa yang harus dilakukan sebelum mendeklamasikan puisi ?
mencatat puisi
menghafalkan puisi
mendengarkan puisi
membuat puisi
(1) Kuharap cinta sama rasanya seperti dulu
(2) Agar rasa hati tetap hangat setiap waktu
(3) Debu-debu dan lumut kering telah selesai dibersihkan
(4) Dan kata-kata yang ditulis di buku harian kita sudah resmi kenangan
Larik puisi yang menggunakan sinestesia ditandai dengan nomor ?
(1)
(2)
(3)
(4)
Perhatikan bait puisi di bawah ini !
Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku
Engkau usngguh membuatk utak mengerti
Rasalnya hatiku jadi tak menentu
Untukku kau sangat berharga
Lihatlah diriku ini yang yang berjuang untuk cintamu
Aku sangat mencintaimu
Namun kau tak pernah sadari itu
Walau perih hati ini
Aku disini kan selalu setia menantimu
Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu
Maksud isi puisi tersebut adalah ?
rasa cinta yang dalam
cinta bertepuk sebelah tangan
penantian yang tertunda
cinta tanpa restu orangtua
Dibawah ini yang tidak termasuk puisi lama adalah ?
Kurang pikir kurang siasat
Kelak hidupmu akan ter
sesat
Kalau sampai waktuku
Kumau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu-sedan itu
Barangsiapa berbuat jasa,
Mulia namanya sepanjang masa
Kota Jambi kota beradat
Tempat tinggal sanak saudara
Mari kita belajar giat
Supaya kelak tidak sengsara
Wahai, ………. sejatiku,
Kamu selalu bermain bersamaku
Selalu menemaniku mengerjakan ………. sekolahku
Selalu ………. saat aku pilu
Kata-kata yang cocok untuk melengkapi puisi di atas adalah . . . .
sahabat, di, tertawa
guru, ulangan harian, menangis
kawan, tugas, menemani
teman, pekerjaan, tertawa
Perhatikan baris puisi berikut ini !
Suaramu menyejukkan kalbu
Membawaku keluar dari kebodohan
Terima kasihku kepada guruku
Pembawa cahaya penerang gelapku
Puisi tersebut bertujuan untuk menyampaikan ?
Rasa terima kasih kepada ibu
Rasa terima kasih kepada guru
Rasa terima kasih kepada ayah
Rasa terima kasih pada diri sendiri
