Font size
WorksheetsUlangan Harian Bersama: Negosiasi dan Biografi
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Para mahasiswa saling pandang-memandang dengan mata kepala mereka sendiri. Kalimat di atas tidak efektif karena… .
tidak logis
berlebihan
struktur tidak lengkap
tidak sejajar
ambigu
Ibu merawat bayi terlantar itu, kemudian dididik hingga besar. Kalimat di atas tidak efektif karena … .
tidak logis
berlebihan
struktur tidak lengkap
tidak sejajar
ambigu
Pengunjung yang membawa telepon genggam harap segera dimatikan. Perbaikan yang tepat untuk kalimat di atas
adalah … .
Pengunjung yang membawa telepon genggam harap segera mematikannya.
Pengunjung yang membawa telepon genggam harap segera matikan.
Pengunjung yang membawa telepon genggam harap menonaktifkan teleponnya.
Pengunjung yang membawa telepon genggam harap menonaktifkan genggamannya.
Pengunjung yang membawa telepon harap menonaktifkan telepon genggam.
Dari hasil rapat menunjukkan bahwa keputusan PHK berdampak buruk bagi perekonomian rakyat.
Perbaikan kalimat di atas adalah … .
Dari rapat menunjukkan bahwa keputusan PHK berdampak buruk bagi ekonomi rakyat.
Hasil rapat menunjukkan bahwa keputusan PHK berdampak buruk bagi perekonomian rakyat.
Rapat menunjukkan bahwa keputusan PHK berdampak buruk bagi ekonomi rakyat.
Hasil rapat menunjukkan bahwa keputusan PHK berdampak buruk bagi ekonomi rakyat.
Rapat menunjukkan bahwa keputusan PHK berdampak buruk.
Ayah bertanya “Mengapa kamu tidak belajar?”
Perbaikan kalimat langsung di atas adalah … .
Ayah bertanya “Kenapa kamu tidak belajar?”
Ayah bertanya:, “Mengapa kamu tidak belajar?”
Ayah berkata “Mengapa kamu tidak belajar?”
Ayah bertanya, “Mengapa kamu tidak belajar?”
Ayah bertanya; “Mengapa kamu tidak belajar?”
Pembeli: “Selamat siang, mas. Saya mau beli laptop hari ini.” (1)
Penjual: “Siang, mas. Mau laptop yang seperti apa dan spesifikasi yang dibutuhkan bagaimana ya? Biar saya bantu pilihkan.” (2)
Pembeli: “Saya butuh laptop buat kuliah, sih. Tapi karena saya suka nge-game juga jadi kira-kira yang kuat buat game-game berat ada nggak ya? (3)
Penjual: “Oh ada, mas. Kebetulan ini laptop XYZ keluaran terbaru. Sudah dilengkapi dengan software buat kuliah dan speknya juga kuat buat libas game-game berat.” (4)
Pembeli: “Wah cocok banget, tuh. Berapa harganya, ya?”
Penjual: “Rp14.999.999 saja mas.”
Pembeli: “Kalau Rp10.000.000 dapet nggak mas?” (5)
Penjual: “Belum dapet, mas, maaf. Harga segitu sudah dapat bonus anti gores dan flash disk juga, kok.” (6)
Pembeli: “Beneran nggak bisa kurang, mas? Kalau Rp13.000.000 gimana?” (7)
Penjual: “Kalau Rp13.000.000 nggak dapat bonus, mas.” (8)
Pembeli: “Nggak sama sekali, mas? Gratis anti gores juga ya, mas. Kalau flash disk saya juga nggak terlalu butuh. Di kost ada Wi-Fi soalnya.” (9)
Penjual: “Ya sudah, khusus buat mas hari ini saya kasih harga Rp13.000.000 bonus anti goresnya.” (10)
Pembeli: “Terima kasih, mas. Langsung bungkus, ya.” (11)
Penjual: “Sama-sama mas. Saya siapkan dan install sistem operasinya dulu, ya. Mohon tunggu sebentar.” (12)Baca artikel selengkapnya di 25 Contoh Teks Negosiasi Singkat, Jual Beli, dan Lain-Lainhttps://pendidikanpedia.com/teks-negosiasi/contoh/
Teks negosiasi di atas berisi tentang … .
pencarian laptop
jual-beli laptop
penjualan laptop
tawar-menawar harga laptop
kesepakatan pembelian laptop
Pembeli: “Selamat siang, mas. Saya mau beli laptop hari ini.” (1)
Penjual: “Siang, mas. Mau laptop yang seperti apa dan spesifikasi yang dibutuhkan bagaimana ya? Biar saya bantu pilihkan.” (2)
Pembeli: “Saya butuh laptop buat kuliah, sih. Tapi karena saya suka nge-game juga jadi kira-kira yang kuat buat game-game berat ada nggak ya? (3)
Penjual: “Oh ada, mas. Kebetulan ini laptop XYZ keluaran terbaru. Sudah dilengkapi dengan software buat kuliah dan speknya juga kuat buat libas game-game berat.” (4)
Pembeli: “Wah cocok banget, tuh. Berapa harganya, ya?”
Penjual: “Rp14.999.999 saja mas.”
Pembeli: “Kalau Rp10.000.000 dapet nggak mas?” (5)
Penjual: “Belum dapet, mas, maaf. Harga segitu sudah dapat bonus anti gores dan flash disk juga, kok.” (6)
Pembeli: “Beneran nggak bisa kurang, mas? Kalau Rp13.000.000 gimana?” (7)
Penjual: “Kalau Rp13.000.000 nggak dapat bonus, mas.” (8)
Pembeli: “Nggak sama sekali, mas? Gratis anti gores juga ya, mas. Kalau flash disk saya juga nggak terlalu butuh. Di kost ada Wi-Fi soalnya.” (9)
Penjual: “Ya sudah, khusus buat mas hari ini saya kasih harga Rp13.000.000 bonus anti goresnya.” (10)
Pembeli: “Terima kasih, mas. Langsung bungkus, ya.” (11)
Penjual: “Sama-sama mas. Saya siapkan dan install sistem operasinya dulu, ya. Mohon tunggu sebentar.” (12)Baca artikel selengkapnya di 25 Contoh Teks Negosiasi Singkat, Jual Beli, dan Lain-Lainhttps://pendidikanpedia.com/teks-negosiasi/contoh/
Pasangan tuturan dalam teks di atas yang berisi pengajuan dan pemenuhan permintaan adalah … .
1-2
3-4
5-6
7-8
11-12
Pembeli: “Selamat siang, mas. Saya mau beli laptop hari ini.” (1)
Penjual: “Siang, mas. Mau laptop yang seperti apa dan spesifikasi yang dibutuhkan bagaimana ya? Biar saya bantu pilihkan.” (2)
Pembeli: “Saya butuh laptop buat kuliah, sih. Tapi karena saya suka nge-game juga jadi kira-kira yang kuat buat game-game berat ada nggak ya? (3)
Penjual: “Oh ada, mas. Kebetulan ini laptop XYZ keluaran terbaru. Sudah dilengkapi dengan software buat kuliah dan speknya juga kuat buat libas game-game berat.” (4)
Pembeli: “Wah cocok banget, tuh. Berapa harganya, ya?”
Penjual: “Rp14.999.999 saja mas.”
Pembeli: “Kalau Rp10.000.000 dapet nggak mas?” (5)
Penjual: “Belum dapet, mas, maaf. Harga segitu sudah dapat bonus anti gores dan flash disk juga, kok.” (6)
Pembeli: “Beneran nggak bisa kurang, mas? Kalau Rp13.000.000 gimana?” (7)
Penjual: “Kalau Rp13.000.000 nggak dapat bonus, mas.” (8)
Pembeli: “Nggak sama sekali, mas? Gratis anti gores juga ya, mas. Kalau flash disk saya juga nggak terlalu butuh. Di kost ada Wi-Fi soalnya.” (9)
Penjual: “Ya sudah, khusus buat mas hari ini saya kasih harga Rp13.000.000 bonus anti goresnya.” (10)
Pembeli: “Terima kasih, mas. Langsung bungkus, ya.” (11)
Penjual: “Sama-sama mas. Saya siapkan dan install sistem operasinya dulu, ya. Mohon tunggu sebentar.” (12)Baca artikel selengkapnya di 25 Contoh Teks Negosiasi Singkat, Jual Beli, dan Lain-Lainhttps://pendidikanpedia.com/teks-negosiasi/contoh/
Bagian tuturan yang merupakan penawaran dalam teks di atas adalah … .
5, 6, 7
5,7, 9,
5, 7, 8
5, 10, 11
5, 11, 12
Pembeli: “Selamat siang, mas. Saya mau beli laptop hari ini.” (1)
Penjual: “Siang, mas. Mau laptop yang seperti apa dan spesifikasi yang dibutuhkan bagaimana ya? Biar saya bantu pilihkan.” (2)
Pembeli: “Saya butuh laptop buat kuliah, sih. Tapi karena saya suka nge-game juga jadi kira-kira yang kuat buat game-game berat ada nggak ya? (3)
Penjual: “Oh ada, mas. Kebetulan ini laptop XYZ keluaran terbaru. Sudah dilengkapi dengan software buat kuliah dan speknya juga kuat buat libas game-game berat.” (4)
Pembeli: “Wah cocok banget, tuh. Berapa harganya, ya?”
Penjual: “Rp14.999.999 saja mas.”
Pembeli: “Kalau Rp10.000.000 dapet nggak mas?” (5)
Penjual: “Belum dapet, mas, maaf. Harga segitu sudah dapat bonus anti gores dan flash disk juga, kok.” (6)
Pembeli: “Beneran nggak bisa kurang, mas? Kalau Rp13.000.000 gimana?” (7)
Penjual: “Kalau Rp13.000.000 nggak dapat bonus, mas.” (8)
Pembeli: “Nggak sama sekali, mas? Gratis anti gores juga ya, mas. Kalau flash disk saya juga nggak terlalu butuh. Di kost ada Wi-Fi soalnya.” (9)
Penjual: “Ya sudah, khusus buat mas hari ini saya kasih harga Rp13.000.000 bonus anti goresnya.” (10)
Pembeli: “Terima kasih, mas. Langsung bungkus, ya.” (11)
Penjual: “Sama-sama mas. Saya siapkan dan install sistem operasinya dulu, ya. Mohon tunggu sebentar.” (12)Baca artikel selengkapnya di 25 Contoh Teks Negosiasi Singkat, Jual Beli, dan Lain-Lainhttps://pendidikanpedia.com/teks-negosiasi/contoh/
Pronomina yang terdapat pada teks negosiasi di atas berjenis … .
orang pertama tunggal
orang pertama jamak
orang kedua tunggal
orang kedua jamak
orang ketiga
Pembeli: “Selamat siang, mas. Saya mau beli laptop hari ini.” (1)
Penjual: “Siang, mas. Mau laptop yang seperti apa dan spesifikasi yang dibutuhkan bagaimana ya? Biar saya bantu pilihkan.” (2)
Pembeli: “Saya butuh laptop buat kuliah, sih. Tapi karena saya suka nge-game juga jadi kira-kira yang kuat buat game-game berat ada nggak ya? (3)
Penjual: “Oh ada, mas. Kebetulan ini laptop XYZ keluaran terbaru. Sudah dilengkapi dengan software buat kuliah dan speknya juga kuat buat libas game-game berat.” (4)
Pembeli: “Wah cocok banget, tuh. Berapa harganya, ya?”
Penjual: “Rp14.999.999 saja mas.”
Pembeli: “Kalau Rp10.000.000 dapet nggak mas?” (5)
Penjual: “Belum dapet, mas, maaf. Harga segitu sudah dapat bonus anti gores dan flash disk juga, kok.” (6)
Pembeli: “Beneran nggak bisa kurang, mas? Kalau Rp13.000.000 gimana?” (7)
Penjual: “Kalau Rp13.000.000 nggak dapat bonus, mas.” (8)
Pembeli: “Nggak sama sekali, mas? Gratis anti gores juga ya, mas. Kalau flash disk saya juga nggak terlalu butuh. Di kost ada Wi-Fi soalnya.” (9)
Penjual: “Ya sudah, khusus buat mas hari ini saya kasih harga Rp13.000.000 bonus anti goresnya.” (10)
Pembeli: “Terima kasih, mas. Langsung bungkus, ya.” (11)
Penjual: “Sama-sama mas. Saya siapkan dan install sistem operasinya dulu, ya. Mohon tunggu sebentar.” (12)Baca artikel selengkapnya di 25 Contoh Teks Negosiasi Singkat, Jual Beli, dan Lain-Lainhttps://pendidikanpedia.com/teks-negosiasi/contoh/
Kata nonbaku pada teks di atas adalah … .
banget, kuliah, spek
mas, dapet, libas
game, enggak, soalnya
mas, game, bungkus
gores, game, kalau
Pada tanggal 15 hingga 25 Juli 1946, terdapat sebuah konferensi yang bertujuan untuk membentuk negara-negara bagian di Indonesia. Konferensi yang bertempat di Kota Malino, Sulawesi Selatan, tersebut dikenal dengan nama Konferensi Malino.
Frans Kaisiepo menghadiri konferensi tersebut sebagai wakil dari Papua. ______(14)konferensi tersebut, ia menentang niat Belanda untuk menggabungkan Papua dengan Maluku dan memasukkan Papua ke Negara Indonesia Timur (NIT). Pada akhirnya, NIT terdiri dari Maluku, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Di konferensi yang sama, ia juga mengusulkan supaya pemimpin Papua dipilih dari kalangan sendiri dan mengubah nama Papua menjadi Irian. Nama Irian itu berasal istilah dalam bahasa Biak yang memiliki arti panas.
Istilah Irian tersebut sering digunakan oleh para pelaut Biak yang harus menunggu panas matahari untuk dapat melaut. Penggunaan nama Irian sebagai pengganti Papua seolah mengharapkan kalau Irian bisa menjadi cahaya penerang yang mengusir kegelapan di Indonesia. Pada akhirnya, nama Irian juga dibuat sebagai akronim oleh Presiden Soekarno dengan kepanjangan “Ikut Republik Indonesia Anti Netherlands.”
https://www.kepogaul.com/tokoh/biografi-frans-kaisiepo
Berikut keteladanan yang kita dapatkan dari Frans Kaisiepo, kecuali … .
aktif dalam kegiatan positif
senang menemukan nama daerah
memiliki jiwa pemberani
berpikir kreatif
percaya diri
Pada tanggal 15 hingga 25 Juli 1946, terdapat sebuah konferensi yang bertujuan untuk membentuk negara-negara bagian di Indonesia. Konferensi yang bertempat di Kota Malino, Sulawesi Selatan, tersebut dikenal dengan nama Konferensi Malino.
Frans Kaisiepo menghadiri konferensi tersebut sebagai wakil dari Papua. ______(14)konferensi tersebut, ia menentang niat Belanda untuk menggabungkan Papua dengan Maluku dan memasukkan Papua ke Negara Indonesia Timur (NIT). Pada akhirnya, NIT terdiri dari Maluku, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Di konferensi yang sama, ia juga mengusulkan supaya pemimpin Papua dipilih dari kalangan sendiri dan mengubah nama Papua menjadi Irian. Nama Irian itu berasal istilah dalam bahasa Biak yang memiliki arti panas.
Istilah Irian tersebut sering digunakan oleh para pelaut Biak yang harus menunggu panas matahari untuk dapat melaut. Penggunaan nama Irian sebagai pengganti Papua seolah mengharapkan kalau Irian bisa menjadi cahaya penerang yang mengusir kegelapan di Indonesia. Pada akhirnya, nama Irian juga dibuat sebagai akronim oleh Presiden Soekarno dengan kepanjangan “Ikut Republik Indonesia Anti Netherlands.”
https://www.kepogaul.com/tokoh/biografi-frans-kaisiepo
Keistimewaan Frans Kaisiepo berdasarkan teks tersebut adalah … .
mencetuskan penggantian nama Papua
mengikuti konferensi internasional
membentuk negara bagian Indonesia
dekat dengan Soekarno
menciptakan NIT
Pada tanggal 15 hingga 25 Juli 1946, terdapat sebuah konferensi yang bertujuan untuk membentuk negara-negara bagian di Indonesia. Konferensi yang bertempat di Kota Malino, Sulawesi Selatan, tersebut dikenal dengan nama Konferensi Malino.
Frans Kaisiepo menghadiri konferensi tersebut sebagai wakil dari Papua. ______(14)konferensi tersebut, ia menentang niat Belanda untuk menggabungkan Papua dengan Maluku dan memasukkan Papua ke Negara Indonesia Timur (NIT). Pada akhirnya, NIT terdiri dari Maluku, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Di konferensi yang sama, ia juga mengusulkan supaya pemimpin Papua dipilih dari kalangan sendiri dan mengubah nama Papua menjadi Irian. Nama Irian itu berasal istilah dalam bahasa Biak yang memiliki arti panas.
Istilah Irian tersebut sering digunakan oleh para pelaut Biak yang harus menunggu panas matahari untuk dapat melaut. Penggunaan nama Irian sebagai pengganti Papua seolah mengharapkan kalau Irian bisa menjadi cahaya penerang yang mengusir kegelapan di Indonesia. Pada akhirnya, nama Irian juga dibuat sebagai akronim oleh Presiden Soekarno dengan kepanjangan “Ikut Republik Indonesia Anti Netherlands.”
https://www.kepogaul.com/tokoh/biografi-frans-kaisiepo
Isi biografi di atas adalah … .
kisah kecil Frans Kaisiepo
penyebab Frans Kaisiepo menentang Belanda
awal mula terciptanya Irian
konferensi tahun 1946 di Malino
perjuangan Frans Kaisiepo secara nasional
Pada tanggal 15 hingga 25 Juli 1946, terdapat sebuah konferensi yang bertujuan untuk membentuk negara-negara bagian di Indonesia. Konferensi yang bertempat di Kota Malino, Sulawesi Selatan, tersebut dikenal dengan nama Konferensi Malino.
Frans Kaisiepo menghadiri konferensi tersebut sebagai wakil dari Papua. ______(14)konferensi tersebut, ia menentang niat Belanda untuk menggabungkan Papua dengan Maluku dan memasukkan Papua ke Negara Indonesia Timur (NIT). Pada akhirnya, NIT terdiri dari Maluku, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Di konferensi yang sama, ia juga mengusulkan supaya pemimpin Papua dipilih dari kalangan sendiri dan mengubah nama Papua menjadi Irian. Nama Irian itu berasal istilah dalam bahasa Biak yang memiliki arti panas.
Istilah Irian tersebut sering digunakan oleh para pelaut Biak yang harus menunggu panas matahari untuk dapat melaut. Penggunaan nama Irian sebagai pengganti Papua seolah mengharapkan kalau Irian bisa menjadi cahaya penerang yang mengusir kegelapan di Indonesia. Pada akhirnya, nama Irian juga dibuat sebagai akronim oleh Presiden Soekarno dengan kepanjangan “Ikut Republik Indonesia Anti Netherlands.”
https://www.kepogaul.com/tokoh/biografi-frans-kaisiepo
Konjungsi yang tepat untuk mengisi bagian rumpang tersebut adalah … .
dalam
pada
di
dari
untuk
Pada tanggal 15 hingga 25 Juli 1946, terdapat sebuah konferensi yang bertujuan untuk membentuk negara-negara bagian di Indonesia. Konferensi yang bertempat di Kota Malino, Sulawesi Selatan, tersebut dikenal dengan nama Konferensi Malino.
Frans Kaisiepo menghadiri konferensi tersebut sebagai wakil dari Papua. ______(14)konferensi tersebut, ia menentang niat Belanda untuk menggabungkan Papua dengan Maluku dan memasukkan Papua ke Negara Indonesia Timur (NIT). Pada akhirnya, NIT terdiri dari Maluku, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Di konferensi yang sama, ia juga mengusulkan supaya pemimpin Papua dipilih dari kalangan sendiri dan mengubah nama Papua menjadi Irian. Nama Irian itu berasal istilah dalam bahasa Biak yang memiliki arti panas.
Istilah Irian tersebut sering digunakan oleh para pelaut Biak yang harus menunggu panas matahari untuk dapat melaut. Penggunaan nama Irian sebagai pengganti Papua seolah mengharapkan kalau Irian bisa menjadi cahaya penerang yang mengusir kegelapan di Indonesia. Pada akhirnya, nama Irian juga dibuat sebagai akronim oleh Presiden Soekarno dengan kepanjangan “Ikut Republik Indonesia Anti Netherlands.”
https://www.kepogaul.com/tokoh/biografi-frans-kaisiepo
Konjungsi yang tepat untuk mengisi bagian rumpang tersebut adalah … .
dalam
pada
di
dari
untuk
Setelah Jepang menyerah kalah dalam Perang Dunia II dan Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Jenderal Soedirman memerintahkan rekan-rekannya untuk kembali ke daerah asal mereka. (A)
Sementara itu, Jenderal Soedirman pergi ke Jakarta. Di sana, ia menemui Presiden Soekarno yang memintanya untuk memimpin perlawanan Jepang di kota. Namun, permintaan itu ditolak oleh Jenderal Soedirman karena ia merasa tidak menguasai medan di Jakarta. (B)
Jenderal Soedirman kemudian menawarkan diri kepada Presiden Soekarno untuk memimpin pasukan di Kroya yang masuk ke wilayah Kabupaten Cilacap saat ini. Setelah itu, Jenderal Soedirman kembali dan bergabung dengan pasukannya pada 19 Agustus 1945.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Biografi Singkat Jenderal Soedirman, Panglima Besar Pertama Indonesia", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/stori/read/2022/08/23/080000879/biografi-singkat-jenderal-soedirman-panglima-besar-pertama-indonesia?page=all.Penulis : Lukman Hadi SubrotoEditor : Tri Indriawati
Perhatikan paragraf A di atas, kemudian tentukan keteladanan yang bisa kita dapatkan dari Jenderal Sudirman!
Setelah Jepang menyerah kalah dalam Perang Dunia II dan Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Jenderal Soedirman memerintahkan rekan-rekannya untuk kembali ke daerah asal mereka. (A)
Sementara itu, Jenderal Soedirman pergi ke Jakarta. Di sana, ia menemui Presiden Soekarno yang memintanya untuk memimpin perlawanan Jepang di kota. Namun, permintaan itu ditolak oleh Jenderal Soedirman karena ia merasa tidak menguasai medan di Jakarta. (B)
Jenderal Soedirman kemudian menawarkan diri kepada Presiden Soekarno untuk memimpin pasukan di Kroya yang masuk ke wilayah Kabupaten Cilacap saat ini. Setelah itu, Jenderal Soedirman kembali dan bergabung dengan pasukannya pada 19 Agustus 1945. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Biografi Singkat Jenderal Soedirman, Panglima Besar Pertama Indonesia", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/stori/read/2022/08/23/080000879/biografi-singkat-jenderal-soedirman-panglima-besar-pertama-indonesia?page=all. Penulis : Lukman Hadi Subroto Editor : Tri Indriawati
Perhatikan paragraf B di atas, kemudian tentukan keteladanan yang bisa kita dapatkan dari Jenderal Sudirman!
Dibalik keberanian nya, Jenderal Soedirman ternyata memiliki kepribadian yang tenang dalam memecahkan masalah serta senantiasa menemukan cara yang solutif, gigih, dan sangat teguh dalam memegang prinsip.
Kesalahan ejaan pada kalimat bercetak miring di atas adalah … .
Jiwa kepemimpinan Jenderal Soedirman sudah muncul sejak ia masih muda, sehingga masyarakat segan dan hormat kepada Sang Jenderal tersebut.
Kesalahan ejaan pada kalimat di atas adalah
Jenderal Soedirman berhasil negosiasi dengan pemerintah Jepang agar ia tetap bisa mengajar anak-anak pribumi disana.
Perbaikan kalimat di atas menjadi kalimat efektif adalah … .
