NEW
Font size
WorksheetsDemokrasi Terpimpin
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Perhatikan informasi berikut!
1. Pengiriman Pasukan Garuda untuk bergabung dengan DK PBB
2. Pidato Presiden dikukuhkan sebagai GBHN
3. Pembubaran DPR hasil pemilu oleh Presiden
4. Indonesia menjadi salah satu pelopor berdirinya GNB
Contoh konkret pelaksanaan Demokrasi Terpimpin yang tidak sesuai dengan UUD 1945 diantaranya adalah...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Perhatikan Pernyataan berikut ini:
1. Menetapkan pembubaran konstituante
2. Membentuk zaken kabinet
3. Pengembalian Irian Barat
4. Menetapkan kembali UUD 1945
5. Pembentukan MPRS dan DPAS
Berdasarkan data diatas yang termasuk dalam dekret presiden 1959 adalah …
1-2-3
1-4-5
1-3-4
3-4-5
2-3-4
Konsep pemikiran Soekarno pada masa Demokrasi Terpimpin adalah mempersatukan masyarakat Indonesia dari berbagai golongan baik Nasionalis, Komunis dan golongan agama, konsep penyatuan ini dikenal dengan istilah...
OLDEFO
NEFO
NASAKOM
USDEK
MANIKEBU
Demokrasi Terpimpin diawali dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, berikut ini yang mendasari dikeluarkannya Dekrit Presiden, kecuali...
Dewan Konstituante gagal membuat Undang-Undang Dasar baru.
Persidangan Dewan Konstituante selalu diwarnai pertentangan antar partai.
Dewan Konstituante melakukan reses untuk waktu yang tidak ditentukan.
Dewan Konstituante menyerahkan keputusan kepada presiden
Sejak tahun 1956-1958 Dewan Konstituante belum berhasil merumuskan UUD yang diharapkan
Dewan Konstituante yang dibentuk berdasarkan hasil pemilu yang pertama tahun 1955 mempunyai tugas .....
Menetapkan undang-undang yang telah disusun oleh pemerintah
Mengadakan pengawasan terhadap jalannya pemerintah
Menyusun dan menetapkan Undang-Undang Dasar Sementara
Menjalankan roda pemerintahan
Menyusun Undang-Undang Dasar yang baru
Alasan pembubaran DPR hasil Pemilu 1955 adalah ….
Penolakan DPR atas Rencana Anggaran Belanja Negara yang diajukan pemerintah
Penolakan DPR untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum
Anggota DPR terindikasi sebagai simpatisan Partai Komunis Indonesia
Terbentuknya Dewan Pertimbangan Agung Sementara
Pembentukan DPR-GR
Latar belakang dikeluarkannya Komando Trikora Oleh Presiden Soekarno adalah ………
Dipindahkannya ibukota dari Jakarta ke Yogyakarta
Diadakannya Long March Jakarta – Yogyakarta
Perebutan kembali Irian Barat dari tangan Belanda
Memperbaiki kehidupan ekonomi rakyat
Pemulihan keamanan dalam negeri
Salah satu faktor yang mendorong pemerintah Indonesia memilih keluar sebagai anggota PBB pada 7 Januari 1965 adalah....
PBB tidak membantu bangsa Indonesia menyelesaikan masalah Irian Barat
PBB dianggap lebih berpihak kepada Belanda
Keanggotaan PBB lebih banyak diisi oleh kekuatan oldefos
PBB belum menunjukkan hasil kerja yang maksimal dalam menciptakan perdamaian dunia
Malaysia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB
Pada masa sistem Demokrasi Terpimpin yang berlangsung di Indonesia pada tahun 1959 sampai 1965, politik luar negeri Indonesia adalah ... .
politik luar negeri yang bebas dan aktif
politik luar negeri dapat menguntungkan Indonesia
politik luar negeri memihak Blok Barat
politik luar negeri memihak pada Blok Timur
politik luar negeri memihak Blok Timur Tengah
Munculnya gagasan Nefo dan Old defo oleh Presiden Soekarno dan memunculkan politik mercisuar. Bagi Sukarno politik mercusuar merupakan ...
upaya Soekarno mendekatkan diri pada blok Barat
cara bangsa Indonesia menjauhkan diri dari pengaruh komunisme
langkah bangsa Indonesia menyamai kekuatan Blok Barat dan Blok Timur
unsur menerangi jalan negara-negara Nefo
respon atas terjadinya Perang dingin yang dianggap mengganggu bangsa Indonesia
Masa Demokrasi Terpimpin merupakan masa yang penuh dengan konfrontasi. Presiden Soekarno menganggap perjalanan revolusi Indonesia belumlah selesai. Hal ini tercermin dalam salah satu pidatonya yang dijadikan Manifesto Politik Republik Indonesia yaitu:
“Nawakarsa”
“Indonesia Menggugat”
“Jalannya Revolusi Kita”
“To Build The World a New”
penemuan kembali revolusi kita
Pada tanggal 5 Juli 1959 Presiden Soekarno melalui sebuah pidato singkat membacakan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang berisi 3 ketentuan pokok, yaiti:
1) Pembubaran Konstituante
2) Tidak berlakunya UUDS 1950 dan berlakunya kembali UUD 1945
3) Membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) yang terdiri atas anggota DPR ditambah utusan daerah dan golongan serta Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS)
Merujuk dari isi Dekret Presiden 5 Juli 1959 diatas, salah satu latar belakang dikeluarkannya dekret tersebut adalah…
Kegagalan Dewan Konstituante menyusun UUD baru bagi Republik Indonesia
Demokrasi Liberal dianggap tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia
Adanya tawaran konsepsi baru dari tokoh politik dan tokoh militer
Keinginan Presiden Soekarno untuk menyederhanakan partai politik di Indonesia
Munculnya beberapa pemberontakan di daerah yang mengancam kesatuan NKRI
Setelah dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 secara resmi Indonesia telah menganut sistem Demokrasi Terpimpin. Demokrasi terpimpin merupakan reaksi terhadap demokrasi liberal/parlemeneter karena pada masa Demokrasi Parlementer kekuasaan presiden hanya terbatas sebagai kepala negara, sedangkan kekuasaan pemerintahan dilaksanakan oleh partai. Melihat dari penamaan Demokrasi terpimpin merujuk pada….
Mengadopsi sistem pemerintahan dari negara lain yang dianggap sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia
Di Indonesia pada masa tersebut sangat mengandalkan pada kepemimpinan Presiden Soekarno
Merujuk pada konsep sebagai sebuah negara yang bersifat sentralistik
Berpijak pada satu konstitusi yang diterapkan yaitu UUD 1945
Keputusan sistem pemerintahan yang disepakati oleh tokoh politik dan tokoh militer
Arah politik luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin terjadi penyimpangan-penyimpangan dari prinsip politik luar negeri bebas aktif sebab condong pada salah satu bporos yaitu Blok Timur. hal tersebut terwujud dari kebijakan berikut ini…
Mengirim pasukan Garuda II ke Kongo
Pidato Presiden Soekarno dalam sidang umum PBB dengan judul To Build the World a New
Memprakarsai berdirinya GNB
Membentuk poros Jakarta-Peking dan Jakarta Phnom Penh-Hanoi-Peking-Pyongyang
Menyelenggaran Asian Games IV di Jakarta
Perhatikan Pernyataan berikut ini:
1. Menetapkan pembubaran konstituante
2. Membentuk zaken kabinet
3. Pengembalian Irian Barat
4. Menetapkan kembali UUD 1945
5. Pembentukan MPRS dan DPAS
Berdasarkan data diatas yang termasuk dalam dekret presiden 1959 adalah …
1-2-3
2-3-4
3-4-5
1-3-4
1-4-5
Sebagai pengganti Dewan Konsituante yang bubar, di masa Demokrasi Terpimpin Presiden membentuk ….
DPRS
DPAS
BPK
MPRS
KPK
Alasan pembubaran DPR hasil Pemilu 1955 adalah ….
Penolakan DPR atas Rencana Anggaran Belanja Negara yang diajukan pemerintah
Penolakan DPR untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum
Anggota DPR terindikasi sebagai simpatisan Partai Komunis Indonesia
Terbentuknya Dewan Pertimbangan Agung Sementara
Pembentukan DPR-GR
Konstituante hasil pemilu 1955 tidak berhasil menyusun undang-undang dasar yang baru setelah sekian lama bekerja.salah satu penyebab kegagalan konstituante dalam menyusun undang-undang dasar yang baru tersebut adalah....
Konstituante tidak mendapat dukungan dari pemerintah
Konstituante mengalami kesulitan dalam merumuskan undang-undang dasar yang baru
Konstituante sering mengalami masa reses akibat kebuntuan sidang yang terlalu mementingkan kelompoknya
Gangguan keamanan sering kali membuat sidang terhenti
Pengaruh komunis yang semakin kuat di dalam sidang menyebabkan pertengkaran sesama anggota konstituante
Dalam hubungan luar negeri Indonesia membagi kekuatan dunia menjadi oldefos dan nefos. Adapun yang dimaksud dengan oldefos adalah....
Negara-negara berkembang
Negara-negara asia-afrika yang menginginkan kebebasan
Negara-negara yang pernah mengalami penjajahan bangsa Eropa
Negara-negara barat yang dianggap kapitalis dan imperialis
Negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia II
Latar belakang dikeluarkannya Komando Trikora Oleh Presiden Soekarno adalah ………
Dipindahkannya ibukota dari Jakarta ke Yogyakarta
Diadakannya Long March Jakarta – Yogyakarta
Perebutan kembali Irian Barat dari tangan Belanda
Memperbaiki kehidupan ekonomi rakyat
Pemulihan keamanan dalam negeri
