Font size
WorksheetsLATSO HPP PERSIAPAN USEK
Total questions: 30
Worksheet time: 26mins
Harga Pokok produksi dibagi dengan jumlah produk yang dihasilkan adalah....
HPP
HPP/UNIT
HJP/UNIT
HJP
10% TOTAL HPP
Diketahui pada satu kali produksi suatu kerajinan dengan HPP Rp 3.000.000,-, dihasilkan 6000 buah, maka Hpp per buah kerajinan tersebut adalah....
Rp. 18.000
Rp. 500
Rp. 5.000
Rp. 50.000
Rp. 18.000.000
Diketahui pada satu kali produksi kerajinan dengan HPP Rp 3.000.000,-, dihasilkan 6000 buah kerajinan, jika ditentukan margin keuntungan 100% maka HJP kerajinan tersebut adalah....
Rp. 500
Rp. 750
Rp. 1.750
Rp. 1.500
Rp. 1.000
12. Penetapan harga jual produk diawali dengan....
Penetapan HPP
Penetapan HJP
Penetapan HPP/ Unit
Jumlah produksi
Jumlah margin laba
Harga Pokok Produksi (HPP) adalah harga pokok dari suatu produk, dimana jika dijual dengan harga tersebut, maka produsen tidak untung dan juga tidak rugi. HPP ditentukan untuk bisa menentukan harga jual, dimana harga jual adalah HPP ditambah margin keuntungan yang akan diambil. Rumus HPP ialah ....
Total Biaya / Jumlah Produksi
Jumlah Produksi / Total Biaya Tetap
Nilai Variabel / Jumlah Produksi
Harga Jual / Jumlah Produksi
Dalam dunia usaha dikenal istilah biaya produksi. Pengertian biaya produksi menunjukkan ....
Adanya biaya yang dibebankan kepada konsumen
Adanya biaya distribusi dan promosi yang dikelola perusahaan
Adanya sejumlah biaya yang menjadi pendapatan perusahaan
Adanya sejumlah dana yang digunakan untuk mewujudkan suatu produk
Adanya biaya yang dikeluarkan untuk kelancaran proses usaha
Biaya pendukung proses produksi dalam dunia industri dikenal dengan istilah ...
overhead
harga pokok produksi
biaya produksi
biaya bahan baku
biaya promosi
Jumlah biaya yang dikeluarkan untuk keperluan produksi disebut ....
biaya produksi
biaya administrasi
biaya nonproduksi
harga jual
harga pokok produksi
Unsur biaya produksi terdiri dari ...
biaya bahan baku
biaya administrasi
biaya tenaga kerja
biaya overhead
biaya promosi
Beberapa contoh biaya overhead adalah ....
upah tenaga kerja
biaya administrasi
bahan bakar
biaya listrik
biaya distribusi
Metode menghitung harga pokok produksi dapat menggunakan ...
mark-up plus pricing methode
full costing methode
analisis break even
cost plus pricing methode
varabel costing methode
Produk dibuat untuk dijual kepada konsumen dengan harga yang sudah ditetapkan. Harga yang diterima konsumen sebenarnya terdiri dari ...
biaya produksi
biaya nonproduksi
laba yang diinginkan
biaya ppn
biaya kirim
Metode full costing dilakukan dengan cara ...
menghitung seluruh biaya bahan dan biaya variabel
memisahkan penghitungan biaya produksi, biaya variabel dan biaya tetap
menjumlahkan seluruh biaya variabel dan biaya tetap
memisahkan penghitungan biaya bahan baku dan nonproduksi dari biaya tetap
menghitung semua biaya produksi dan nonproduksi, termasuk overhead tetap dan tidak tetap
Penentuan harga jual jasa meliputi ...
standar upah
biaya non produksi
alat yang digunakan
kompleksitas pekerjaan
distribusi pekerjaan
Berikut ini yang termasuk biaya tetap (fixed cost)dalam penentuan harga jual produk adalah
Biaya alat
Biaya bahan baku
Biaya asuransi
Biaya bahan bakar
Biaya promosi
Berikut ini yang termasuk biaya tidak tetap (variable cost) dalam penentuan harga jual produk adalah
Biaya alat
Biaya bahan baku
Biaya asuransi
Biaya bahan bakar
Biaya promosi
Berikut ini yang termasuk biaya overhead tetap dalam penentuan harga jual produk adalah
Biaya alat
Biaya bahan baku
Biaya asuransi
Biaya bahan bakar
Biaya promosi
Berikut ini yang termasuk biaya overhead variabel dalam penentuan harga jual produk adalah
Biaya alat
Biaya bahan baku
Biaya asuransi
Biaya bahan bakar
Biaya promosi
Perhatikan jenis biaya berikut
1) Biaya penyusutan peralatan
2) Biaya sewa gedung
3) Biaya bahan baku
4) Biaya tenaga kerja
5) Biaya transportasi
6) Biaya listrik
7) Biaya telepon
8) Biaya asuransi kesehatan
9) Biaya asuransi ketenagakerjaan
jenis biaya yang termasuk biaya variabel adalah ....
1 dan 2
3 dan 4
5 dan 6
6 dan 7
8 dan 9
Perhatikan jenis biaya berikut
1) Biaya penyusutan peralatan
2) Biaya sewa gedung
3) Biaya bahan baku
4) Biaya tenaga kerja
5) Biaya transportasi
6) Biaya listrik
7) Biaya telepon
8) Biaya asuransi kesehatan
9) Biaya asuransi ketenagakerjaan
jenis biaya yang termasuk biaya tetap adalah ....
1 dan 2
3 dan 4
5 dan 6
6 dan 7
8 dan 9
Perhatikan jenis biaya berikut
1) Biaya penyusutan peralatan
2) Biaya sewa gedung
3) Biaya bahan baku
4) Biaya tenaga kerja
5) Biaya transportasi
6) Biaya listrik
7) Biaya telepon
8) Biaya asuransi kesehatan
9) Biaya asuransi ketenagakerjaan
jenis biaya yang termasuk biaya overhead tetap adalah ....
1 dan 2
3 dan 4
5 dan 6
6 dan 7
8 dan 9
Perhatikan jenis biaya berikut
1) Biaya penyusutan peralatan
2) Biaya sewa gedung
3) Biaya bahan baku
4) Biaya tenaga kerja
5) Biaya transportasi
6) Biaya listrik
7) Biaya telepon
8) Biaya asuransi kesehatan
9) Biaya asuransi ketenagakerjaan
jenis biaya yang termasuk biaya overhead variable adalah ....
1 dan 2
3 dan 4
5 dan 6
7 dan 8
8 dan 9
Agung memiliki usaha Thai tea, setiap bulan ia mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp.100.000, biaya variabel Rp. 900.000, dan biaya overhead Rp. 200.000. Berapakah besarnya HPP dari usaha milik agung tersebut (Full Costing)....
Rp.100.000
Rp. 200.000
Rp. 300.000
Rp. 800.000
Rp. 1.200.000
Agung memiliki usaha Thai tea, setiap bulan ia mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp.100.000, biaya variabel Rp. 900.000, dan biaya overhead Rp. 200.000. Berapakah besarnya Total HPP (HPP+Promosi 10%) dari usaha milik agung tersebut (Full Costing)....
Rp.110.000
Rp. 220.000
Rp. 330.000
Rp. 880.000
Rp. 1.320.000
Wanda memiliki usaha pembuatan mie Ramen, setiap hari ia mampu menjual 50 porsi Ramen dengan harga 15.000/porsi. Total HPP perhari dari usaha yg dimiliki wanda adalah sebesar Rp. 500.000. Berapakah besarnya biaya produksi perunit (BPU) dari ramen yang diproduksi Wanda?
Rp. 10.000
Rp. 15.000
Rp. 20.000
Rp. 25.000
Rp. 500.000
Manda merupakan wirausahawan yang memiliki usaha Ramen dan merupakan kompetitor usaha dari Wanda, Besarnya biaya produksi perunit (BPU) dari ramen yang diproduksi manda adalah Rp.10.000. Dari penjualan ramen, Manda memperoleh keuntungan 25% per porsi. Berapakah besarnya keuntungan per porsi dari ramen yang diproduksi Manda?
Rp. 10.000
Rp. 7.500
Rp. 5.000
Rp. 2.500
Rp. 12.500
Manda merupakan wirausahawan yang memiliki usaha Ramen dan merupakan kompetitor usaha dari Wanda, Besarnya biaya produksi perunit (BPU) dari ramen yang diproduksi manda adalah Rp.10.000. Dari penjualan ramen, Manda memperoleh keuntungan 25% per porsi. Berapakah besarnya Harga jual per porsi dari ramen yang diproduksi Manda?
Rp. 10.000
Rp. 12.500
Rp. 15.000
Rp. 17.500
Rp. 20.000
Perhitungan HPP yang tepat dan akurat mempengaruhi nilai laba yang didapatkan perusahaan atau kerugian yang ditanggung perusahaan. Penetapan harga jual produk diawali dari penetapan HPP/unit. Misal pada sebuah produksi kerajinan membutuhkan biaya produksi sebesar
Rp. 150.000.000 dengan jumlah produk sebanyak 500 produk. Maka, HPP/unit dari usaha kerajinan tersebut adalah ….
Rp. 3.000
Rp. 30.000
Rp. 33.000
Rp. 300.000
Rp. 330.000
Dalam setiap proses produksi, perusahaan pasti akan mengeluarkan berbagai biaya. Dalam manajemen keuangan, biaya-biaya yang dikeluarkan oleh produsen tersebut biasanya dibagi menjadi dua kategori utama yaitu Biaya Tetap (Fixed Cost) dan Biaya Variabel (Variabel Cost). Biaya tetap adalah biaya yang tidak berbeda seiring dengan adanya perubahan kuantitas pada unit produksi. Sedangkan yang dimaksud dengan biaya variabel adalah ….
biaya yang bervariasi seiring dengan perubahan pada jumlah unit produksi, selain mengeluarkan biaya untuk membayar biaya tetap,
biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam keadaan konstan meskipun mengalami peningkatan maupun penurunan jumlah barang
biaya yang tidak terpengaruh sama sekali atau terlepas dari perubahan-perubahan dalam aktivitas bisnis yang dijalankannya.
biaya yang dikeluarkan untuk mempekerjakan tenaga kerja secara fisik.
Semua biaya yang dikeluarkan selama proses produksi
Sebuah perusahaan lampu mampu menghasilkan 1000 produk setiap kali produksi. Perusahaan tersebut mengeluarkan biaya-biaya untuk keperluan seperti di bawah ini :
· Biaya investasi alat Rp. 7.000.000
· Biaya variabel untuk sekali produksi Rp. 1.150.000
· Biaya tetap untuk sekali produksi Rp. 350.000
Berapa harga jual produk kerajinan tersebut, jika laba yang diinginkan 20% dari HPP, harga jual produk tersebut adalah ….
Rp. 9.000
Rp. 11.200
Rp. 10.200
Rp. 11.500
Rp. 10.500
