NEW
Font size
WorksheetsKerajaan Hindu-Budha di Nusantara
Total questions: 15
Worksheet time: 11mins
Dibawah ini yang bukan termasuk "Teori" masuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia
Teori Brahmana
Teori Waisya
Teori Sudra
Teori Persia
Agama Hindu-Buddha di Nusantara disebarakan oleh para pedagang. Teori ini disebut dengan
Teori Brahmana
Teori Ksatria
Teori Waisya
Teori Arus Balik
Kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang tertua di Indonesia adalah
Kerajaan Majapahit
Kerjaan Kutai
Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Tarumanegara
Prasasti disamping merupakan "Prasasti Ciaruteun" yang merupakan peninggalan dari Kerajaan
Kerajaan Tarumanegara
Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Kalingga
Kerajaan Kutai
Ratu Sima merupakan seorang pemimpin yang sangat terkenal dengan sikap adil dan bijaksananya. Mempin kerajaan apakah Ratu Sima
Kerajaan Majapahit
Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Kalingga
Kerajaan Mataram Kuno
Kerajaan Majapahit mencapai puncak ke emasannya pada masa raja
Raden Wijaya
Tribhuwana
Hayam Wuruk
Prabu Brawijaya I
Dalam salah satu Yupa Prasasti Kutai tertera tentang silsilah raja-raja Kerajaan Kutai. Berdasarkan keterangan tersebut, maka dapat disimpulkan pendiri Kerajaan Kutai adalah
Kudungga
Mulawarman
Aswawarman
Purnawarman
Raja yang paling terkenal dari Kerajaan Singhasari adalah
Mulawarman
Ken Arok
Ratu Sima
Hayam Wuruk
Sumpah Palapa diucapkan oleh
Mahapatih Gajah Mada
Hayam Wuruk
Raden Wijaya
Prabu Brawijaya I
gambar disamping merupakan Candi Prambanan peninggalan dari Kerajaan
Kediri
Singhasari
Mataram Kuno
Majapahit
Siapa raja yang paling terkenal dari Kerajaan Singhasari
Ken Arok
Hayam Wuruk
Kudungga
Ratu Sima
Gambar disamping adalah "Yupa" yang merupakan peninggalan dari Kerajaan
Majapahit
Mataram Kuno
Kalingga
Kutai
Gambar disamping merupakan "Prasasti Canggal" yang menjadi peninggalan dari Kerajaan
Kediri
Mataram Kuno
Kutai
Singhasari
Kerajaan Maritim merupakan sebutan bagi kerajaan
Sriwijaya
Tarumanegara
Singhasari
Kalingga
Siapakah raja yang mengadakan uapacara korban emas dan menghadiahkan 20.000 ekor sapi untuk golongan Brahmana
Kudungga
Asmawarman
Mulawarman
Hayam Wuruk
