WorksheetsPost Test Pelatihan Dispensing Steril
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Dispensing sediaan steril sesuai PMK no.72 tahun 2016 masuk dalam standar pelayanan kefarmasian ?
Farmasi Komunitas
Farmasi Rumah Sakit
Farmasi Klinik
Farmasi Industri
Obat yang sudah disiapkan diberi etiket yang meliputi identitas pasien, nama obat, dosis atau konsentrasi, cara pemakaian, waktu pemberian, tanggal dispensing dan tanggal kedaluwarsa/beyond use date
(BUD). Ada dalam PKPO berapa di standar akreditasi Kemenkes (STARKES) ?
PKPO 5 EP 7
PKPO 3 EP 1
PKPO 4 EP 2
PKPO 5.1 EP 1
Siapa saja yang akan diwawancara oleh surveyor pada saat akreditasi standar PKPO 5 ?
Kepala Instalasi Farmasi
Tenaga Teknis Kefarmasian
Apoteker
Semua Benar
Apa saja elemen penilaian PKPO 5, Kecuali ?
Telah memiliki sistem
distribusi dan dispensing yang
sama/seragam diterapkan di
rumah sakit sesuai peraturan
perundang-undangan.
Tersedia fasilitas dispensing sesuai standar praktik kefarmasian.
Telah melaksanakan penyerahan obat dalam bentuk yang siap diberikan untuk pasien rawat inap.
Staf yang melakukan pemberian obat kompeten dan berwenang dengan pembatasan yang ditetapkan
Apa alasan yang mendasari pelayanan aseptic dispensing dilakukan oleh instalasi farmasi ?
Menjamin sterilitas larutan
Semua Benar
Menjamin kompatibilitas dan stabilitas
Menghindari pemaparan zat berbahaya
Prinsip “ SAFETY” pada pelayanan aseptic dispensing, kecuali ?
Safety pasien
Safety petugas
Safety lingkungan
Safety manajemen
Pernyataan yang benar untuk perbedaan tekanan ruang IV admixture/ TPN
Semakin kedalam tekanan ruangan semakin negatif
Semakin kedalam tekanan ruangan semakin positif
Di ruang antara suhu dingin
Semakin kedalam tekanan ruangan semakin baik
Pernyataan yang benar untuk perbedaan tekanan ruang sitostatika adalah
Semakin kedalam tekanan ruangan semakin negatif
Semakin kedalam tekanan ruangan semakin positif
Di ruang antara suhu dingin
Semakin kedalam suhu ruangan semakin stabil
Bagian yang merupakan "Critical point" pada syringe adalah :
Sepanjang Needle
Rubber top
Semua bagian syringe
Tip dan Plunger
Dimanakah sebaiknya pencampuran sediaan steril dan pengambilan cairan dari ampul/vial ke dalam spuit dilakukan?
Di meja perawat
Di depan pasien
Di ruangan aseptic
Di troli emergency
Sampai kapan sediaan serbuk steril yang telah dilarutkan dapat disimpan dan dipergunakan lagi?
Selama tidak terjadi perubahan warna
Selama tidak muncul endapan / keruh
Selama batas waktu stabilitas tidak terlampaui
Semua benar
Bagaimana cara perlakuan sisa obat dalam ampul yang sudah diambil sebagian?
Diplester dan disimpan dalam lemari pendingin
Dimasukkan dalam spuit dan digunakan sebelum 24 jam
Dibuang
Diretur ke bagian farmasi
Jika sediaan serbuk Cefotaxim 1g dilarutkan dengan 4ml aqua pro inj. Kemudian diambil sebanyak 200mg untuk diinjeksikan kepada pasien. Maka berapa ml larutan Cefotaxim yang harus diambil?
0,6 ml
0,8 ml
1,0 ml
1,2 ml
suatu prosedur kerja yang minimalisir mikroorganisme disebut
sterilitas
kontaminasi
aseptik dispensing
semua benar
Apa yang di maksud dengan BUD
Beyond-Use Date
Bay Use Dispensing
Beyond Use Dispensing
Bay Use Date
APD minimal apa saja yang di gunakan untuk melakukan Handling Aseptik
masker
handscoond
semua benar
semua salah
Apa saja titik kritis pada saat meracik obat suntik
Syiringe
Jarum
Ampul yang terbuka
semua benar
keadaan bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit di sebut
aseptik
anti sepsis
semua benar
semua salah
Pada Label Etiket Obat Suntik untuk pasien harus mencantumkan
Nama pasien, No RM, Nama Obat, tanggal peracikan, BUD
Nama Dokter, tanggal lahir pasien, tanggal pasien di rawat
Nama pasien, Nama Dokter, , Nama Obat, tanggal peracikan, BUD
Nama Obat, ruangan pasien, tanggal peracikan, tanggal kadaluarsa
Tujuan dari pencampuran obat dengan teknik aseptik dispensing adalah:
mencampur obat atau sediaan obat di dalam kondisi steril dengan meminimalkan kontaminasi dari luar
mencampur obat atau sediaan obat di dalam kondisi bersih sehingga kontaminasi hanya timbul dari dalam
mencampur obat agar obat larut dan tercampur sehingga pasien dapat di suntikkan.
petugas tidak terkontaminasi dengan obatnya tetapi terkontaminasi dengan lingkungannya
Tugas siapakah menjaga kesterilan obat suntik yang di berikan kepada pasien
Tugas Apoteker dan farmasi
Tugas farmasi, perawat, bidan dan dokter
Tugas dokter saja
Tugas perawat dan bidan
Yang diperbolehkan untuk melakukan aseptik dispensing menurut Permenkes No 72 tahun 2016 adalah:
Apoteker, Dokter, Perawat, Bidan
Apoteker dan Asisten apoteker (TTK)
Perawat dan Bidan terlatih
Apoteker dan TTK yang sudah mendapatkan pelatihan tentang teknik aseptik dispensing
Tujuan dari Teknik aseptik dispensing dilakukan di farmasi adalah
Terjaminnya sterilitas obat, karena pencampuran obat dilakukan dengan teknik aseptik dalam laminaria airflow di ruangan bersih yang memenuhi syarat
Meringankan beban kerja perawat karena obat sudah dalam bentuk sediaan yang siap diberikan kepasien sehingga waktu perawat tidak tersita untuk mencampur obat suntik dengan demikian perawat lebih fokus dalam perawatan pasien
Menghemat biaya penggunaan obat, penghematan di dapat dari sharing obat/komponen nutrisi parenteral dan dari hasil pengemasan kembali (repacking)
Semua benar
Bila disuatu rumah sakit tenaga kefarmasian tidak mencukupi untuk melakukan teknik penyiapan dan penyerahan obat untuk pasien rawat inap. Maka, hal apa yang harus dilakukan ?
Segera membuat pendelegasian terkait pelayanan kefarmasian untuk rawat inap
Melakukan Sosialisasi tekait teknik penyiapan dan penyerahan sediaan farmasi
Memberi Pelatihan - Pelatihan terkait teknik penyiapan dan penyerahan
Semua Benar
Setelah perbekalan farmasi di siapkan selanjutnya
diperiksa kesesuaian antar sediaan farmasi yang telah disiapkan dengan resep atau instruksi pengobatan
langsung memberikan ke pasien
dilakukan doublecheck untuk sediaan farmasi hight alert
dibiarkan saja
