WorksheetsTes Formatif Teks Drama
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Romeo : Petunjuk cinta yang gaib telah mempersatukan aku ke hadapanmu. Dan untuk cinta yang kudapatkan akan kutaruhkan segalanya. Tapi......aku seorang Montague.....
Juliet : Dan aku seorang Capulet. Mengapa kita punya nama? Biarlah aku menjadi bukan Capulet dan kau bukan Montague, Romeo!
Tema yang tersirat dari penggalan drama di atas adalah....
kepercayaan
persahabatan
permusuhan
percintaan
Dahlan: Kamis malam Jumat. Jumat apa?
Rosana : Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?
Dahlan : Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya.
Rosana : Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna
Dahlan : Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?
Rosana : Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?
Dahlan : Apa? Bapak rasa tidak ada! (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)
Rosana : Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!
Dahlan : Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!
Pesan atau amanat yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah....
sifat serakah dan suka berjudi membuat orang hancur
nasib manusia ditentukan oleh Tuhan
sifat buruk menurun pada anak
manusia berusaha untuk sempurna
Satilawati : Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum.
Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.
Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah....
pemarah
pembual
pemberani
sombong
Fenita : Kamu harus menentukan sikap. Pilih aku atau dia, sekarang juga!
Verri : Beri aku kesempatan sekali lagi....
Fenita : Tidak perlu basa-basi, kalau tidak aku yang memutuskan, titik!
Penggalan dialog di atas menunjukkan drama sampai pada bagian....
konflik
klimaks
resolusi
penyelesaian
Ayu : Sudah malam lo Sis, kita harus segera pulang
Siska : Sudahlah Yu, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai
Ayu : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tentangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam.
Siska : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini.
Penggalan drama di atas mengandung nilai...
sosial
moral
budaya
agama
Narasi di awal cerita, kata-kata pembuka, pengantar, ataupun latar belakang cerita yang biasanya disampaikan oleh narator atau dalang disebut ...
Dialog
Epilog
Resolusi
Prolog
Bcalah penggalan teks drama berikut!
Jupri : Teman-teman bolehkah aku bergabung bersama kalian?
Lenih: Oh, tentu saja mari sini!
Jupri: Kalian sedang apa?
Wilda: Kami sedang mengumpulkan baju-baju bekas untuk disumbangkan ke komunitas anak jalanan.
Jupri: Waaah, kebetulan! Aku punya banyak sekali pakaian bekas. Boleh aku sumbangkan?
Leni: Tentu boleh.
Watak Wilda dalam penggalan teks di atas adalah ...
peduli
pemurah
pendendam
suka pamer
Bacalah penggalan drama berikut ini!
Bu Ida : Terima kasih, Fa
Rifa: Sebentar, BU. Saya ambilkan uang kembaliannya.
Bu Ida: Sudah, ambil saja untukmu.
Rifa: Ah, yang benar Bu?
Bu Ida: Ya, saya suka cara kamu melayani konsumen di kantin sekolah ini.
Rifa: Makasih Bu
Isi naskah drama di atas adalah ...
Pelayanan petugas kantin sekolah
Kantin sebagai tempat berlatih berdagang
Hubungan antara guru dan siswa di sekolah
Penghargaan konsumen kepada pelayan kantin
Semuanya telah terlambat bagi Cantika. Ibu Narti hanya terdiam. Akhirnya seluruh tubuh cantika berubah menjadi batu.
Kutipan drama di atas merupakan bagian...
Dialog
Epilog
Prolog
Monolog
Pohon itu tinggi sekali sampai batangnya mencapai sebelas meter. Kalimat tersebut adalah...
kalimat tunggal
kalimat majemuk setara
kalimat majemuk bertingkat
Kalimat majemuk campuran
Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama kemudian kerjakan dua soal berikut:
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.
(Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat).
Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)
Guru : Bisa saja istri kamu, Ut.
Latar tempat kutipan drama tersebut adalah ....
rumah guru
rumah Masut
ruang kerja
ruang kelas
Bacalah cuplikan drama berikut dengan saksama!
Ohim : (membungkus badannya dengan sarung menyerupai ninja. Ia bergerak mirip ninja sambil mendekati anak-anak
perempuan.)
Anak-anak perempuan : Hi hi. (berlarian)
Ivon : Hantu pocong, hantu pocoong! (Sambil menjauhi Ohim)
Kata-kata yang ada di dalam kurung dinamakan . . . .
prolog
epilog
wawancara
kramagung
Bagian drama yang berisi klimaks dan penyelesainnya, ditandai dengan meredanya masalah disebut...
resolusi
komplikasi
orientasi
epilog
Penulisan kalimat langsung yang benar adalah...
"Saya rasa, Anda memang tidak tahu diri, ya?". Kata Pak Ikmal.
Bu Silmi berujar. "Lain kali, sedia payung sebelum hujan".
"Adakah yang bersedia membantuku? tanya Kak Salwa".
Pak Fajri bertanya, "Siapa yang meminum kopiku semalam?"
Rina : Apa-apaan sih? Kok posterku disobek?
(menahan marah)
Aji : [….....................]
Rina : Maaf..maaf enak saja!
Aji : (dengan amat menyesal)
Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?
Rina : Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.
Aji : (dengan tersenyum)
Oke, Bos!
Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah...
Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja.
Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja.
Begitu saja kok kamu marah, Rin.
Baiklah aku akan beli yang baru.
