WorksheetsPeran bangsa setelah kemerdekaan II
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Tekanan terhadap kepemimpinan Soeharto menjelang kejatuhan Orde Baru berasal dari
Ketua PBB
MA
Mahasiswa dan kaum intelektual
DPR
Tuntutan reformasi membawa korban tertembaknya empat mahasiswa Trisakti pada tanggal
10 Mei 1998
11 Mei 1998
12 Mei 1998
13 Mei 1998
Berikut yang bukan menjadi sebab tuntutan masyarakat terhadap perubahan kebijakan politik, ekonomi, dan hukum adalah
Keberadaan partai politik dianggap tidak mampu memenuhi aspirasi politik masyarakat
Kebijakan ekonomi telah menimbulkan ketimpangan ekonomi
Terjadinya monopoli terhadap kelompok tertentu
Kebebasan pers untuk mengkritisi pemerintah dibuka seluas-luasnya
Peristiwa Semanggi terjadi pada tanggal
10 Mei 1998
12 Mei 1998
13 Mei 1998
15 Mei 1998
Presiden Soeharto mengumumkan pemberhentian dirinya pada
13 Mei 1998
14 Mei 1998
17 Mei 1998
21 Mei 1998
Mundurnya Presiden Soeharto membawa Habbie menggantikan menjadi presiden. Dasar yang digunakan dalam hal ini adalah
Keputusan presiden
Instruksi presiden
Ketetapan MPR
Pasal 8 UUD 1945
Di bawah ini merupakan dampak negatif di bidang sosial pada masa akhir pemerintahan Orde Baru, kecuali
Kebaktian sosial
Kesenjangan sosial
Kecemburuan sosial
Disintegrasi sosial
Usaha Presiden Soeharto membentuk Kabinet Reformasi tidak berhasil. Hal ini terjadi karena
Tidak sesuai dengan keinginan mahasiswa
Pembentukan Kabinet Reformasi waktunya tidak tepat
Tokoh-tokoh yang akan ditunjuk menjadi anggota banyak yang menolak
Program Kabinet Reformasi kurang jelas
Sebab runtuhnya Orde Baru adalah seperti tersebut di bawah ini, kecuali
Kehidupan ekonomi rakyat semakin membaik
Krisis ekonomi yang melanda masyarakat
Meningkatnya angka pengangguran
Terkuaknya praktik KKN di kalangan pejabat pemerintah
Berikut ini mahasiswa Trisakti yang gugur dalam aksi demonstrasi menuntut reformasi, kecuali
Elang Mulya Lesmana
Soe Hok Gie
Heri Hartanto
Hendriawan Sie
Usaha Presiden B. J. Habibie mereformasi perekonomian Indonesia dengan membentuk
Bappenas
BPPN
BKKBN
BLBI
Perbaikan dalam bidan politik, antara lain dengan dikeluarkannya UU No. 2 Tahun 1999 tentang
Partai politik
Pemilihan umum
Susduk DPR/MPR
Pemerintahan yang bebas KKN
Pada tanggal 20 Mei 1998, Presiden Suharto mengundang tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh nasional untuk dimintai pertimbangan dalam membentuk
Dewan Nasional
Dewan Pertimbangan
Dewan Reformasi
Dewan Penyelamat Negara
Peristiwa yang disebut Malapetaka 15 Januari atau Malari terjadi karena
protes mahasiswa terhadap masuknya modal asing ke Indonesia
pembubaran secara paksa demonstrasi yang dilakukan mahasiswa
adanya sentimen keagamaan dalam tubuh partai politik
terjadinya krisis politik dan ekonomi yang melanda di Indonesia
Berikut ini adalah beberapa alasan penolakan terhadap kepemimpinan B.J. Habibie, kecuali
secara hukum formal pengangkatan B.J. Habibie tidak konstitusional
kepemimpinan B.J. Habibie merupakan bagian dari rezim Orde Baru
B.J. Habibie mengucapkan sumpah dan janji di depan Mahkamah Agung
B.J. Habibie telah melakukan kudeta terhadap kekuasaan Suharto
Tahanan politik dari kaum buruh yang dibebaskan pada masa pemerintahan B.J. Habibie, yaitu
Budiman Sujatmiko
Muchtar Pakpahan
Sri Bintang Pamungkas
Umar Dhani
Akibat dari peristiwa Malari 1974 bagi mahasiswa adalah
berlakunya NKK/BKK
mahasiswa lebih pro aktif terhadap kebijakan pemerintah
mahasiswa rantau dilarang belajar ke luar kota
menghilangkan organisasi ekstra kampus
Menjelang keruntuhan Orde Baru, banyak investor asing yang menarik investasinya di Indonesia yang disebabkan
pelanggaran HAM di Timor Timur
Indonesia tidak memiliki cadangan SDA yang mencukupi
IGGI dianggap dalang kemunduran Orba
investor asing lebih memilih Malaysia
Menjelang keruntuhan Orde Baru, muncul golongan cendikiawan yang menolak pemerintahan Orde Baru, salah satunya ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) yang diketuai oleh
Megawati Soekarno Putri
Amien Rais
Abdurahman Wahid
Hamengkubuwono IX
Krisis sosial yang mendorong terjadinya reformasi adalah
hutang luar negeri Indonesia yang jatuh tempo
tewasnya 4 mahasiswa Tri Sakti
terpilihnya BJ Habibie sebagai wakil presiden tahun 1997
terbaginya masyarakat menjadi 2 kelompok masyarakat elit dan rakyat kecil
Pada tanggal 21 mei 1998 Soeharto menyampaikan pidato pengunduran dirinya sekaligus memberikan mandat kepada penggatinya, yaitu
BJ Habibie
Megawati Soekarnoputri
Abdurachman Wahid
Soesilo Bambang Yudhoyono
Reformasi telah berlangsung selama 21 tahun dan masih menyimpan agenda reformasi yang terus menerus diperjuangkan ketercapaiannya. Agenda reformasi yang sama sekali belum tercapai pada masa kini adalah
Adili Soeharto dan kroni-kroninya
Amendemen UUD 1945
Hapuskan Dwi Fungsi ABRI
Otonomi daerah yang seluas-luasnya
Berikut ini yang bukan merupakan faktor yang mendorong berakhirnya pemerintahan Orde Baru, yaitu
terjadinya krisis moneter
tidak meratanya hasil pembangunan
lemahnya penegakan hukum
pelaksanaan program P4
Maksud dan tujuan diadakannya reformasi adalah
memberdayakan lembaga tinggi negara
mengembalikan harta kekayaan para pejabat Orde Baru
mengembalikan fungsi kontrol masyarakat rezim Orde Baru
memperbaharui tatanan berbangsa dan bernegara
Presiden yang memimpin Indonesia pada masa Reformasi secara berurutan antara lain
SBY, Gusdur, Megawati, BJ Habibie
BJ Habibie, Megawati, Gusdur, SBY
Megawati, Gusdur, BJ Habibie, SBY
BJ Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati, SBY
