wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Drama

Total questions: 20

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini adalah ciri-ciri umum drama, kecuali ...

a)

Adanya dialog

b)

Terdapat tokoh/pelaku

c)

Latar hampir mirip dengan kehidupan sebenarnya

d)

Tidak terdapat konflik

2.

Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.

Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.

(Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat).

Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)

Guru : Bisa saja istri kamu, Ut.


Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...

a)

Santai

b)

Seram

c)

Haru

d)

Tegang

3.

Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.

Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.

(Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat).

Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)

Guru : Bisa saja istri kamu, Ut.


Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...

a)

Santai

b)

Seram

c)

Haru

d)

Tegang

4.

Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama!


Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)

Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).

Brilian : Periksa kantongnya!!

Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)

Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)

Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).

Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!

Timmy : Siap, bos!


Latar kutipan tersebut adalah ...

a)

sekolah

b)

rumah

c)

gudang

d)

kantor polisi

5.

Dahlan: Kamis malam Jumat. Jumat apa?

Rosana : Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?

Dahlan : Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya.

Rosana : Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna

Dahlan : Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?

Rosana : Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?

Dahlan : Apa? Bapak rasa tidak ada! (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)

Rosana : Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!

Dahlan : Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!


Pesan atau amanat yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah....

a)

sifat serakah dan suka berjudi membuat orang hancur

b)

nasib manusia ditentukan oleh Tuhan

c)

sifat buruk menurun pada anak

d)

anak harus patuh pada orang tua

6.

Waktu itu sudah hampir jam satu. Sekolahsudah usai. Bahwa Yanti belum pulang itulah yang menyebabkan Asdiarti terkejut.

Asdiarti : Kau masih ada di sini, Yanti. Belum pulang?

Yanti : (Tidak menjawab. Ia hanya menggeleng dan terus melanjutkan membaca.)


Penggalan drama tersebut memuat latar....

a)

tempat

b)

waktu

c)

suasana

d)

tempa, waktu, suasana

7.

Satilawati : Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum.

Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.


Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah....

a)

pembual

b)

pemarah

c)

sombong

d)

pemberani

8.

Samin : Fred, jangan cepat-cepat bahaya!

Fredi : Alaa, malam begini sepi, tak apa! (Samin menyusul dan menariknya mundur.)

Samin : Kita berhenti dulu!

Fredi : Ah! Lebih cepat sampai ke alamatnya kan lebih baik!

Samin : Ingat yang aku bawa surat penting!

Fredi : Justru itu!

Samin : Pokoknya berhenti, Fred!Aku tidak mau ambil risiko tertangkap Belanda.

Fredi : Baik, Min! Kau yagn pegang komando.


Konflik yang terdapat dalam penggalan drama di atas adalah....

a)

terjadinya pertengkaran antara Sarmin dan Fred

b)

Keinginan berhenti untuk beristirahat

c)

perebutan pemegang komando tugas

d)

kekhawatiran akan keselamatan surat penting

9.

"Ah, sudahlah, semua usahaku sia-sia. Aku tak akan berhasil memperbaikinya."


Nada saat mengucapkan kutipan dialog di atas adalah ....

a)

cemas

b)

putus asa

c)

lega

d)

malas

10.

Struktur Drama adalah ....

a)

Prolog - Dialog - Monolog

b)

Prolog - Epilog - Dialog

c)

Dialog - Monolog - Prolog

d)

Epilog - Prolog - Monolog

e)

Prolog - Dialog - Epilog

11.

Jenis drama yang menggabungkan cerita sedih dan lucu disebut ...

a)

Tragedi

b)

Komedi

c)

Melodrama

d)

Tragikomedi

e)

Dagelan

12.

Bcalah penggalan teks drama berikut!

Jupri : Teman-teman bolehkah aku bergabung bersama kalian?

Lenih: Oh, tentu saja mari sini!

Jupri: Kalian sedang apa?

Wilda: Kami sedang mengumpulkan baju-baju bekas untuk disumbangkan ke komunitas anak jalanan.

Jupri: Waaah, kebetulan! Aku punya banyak sekali pakaian bekas. Boleh aku sumbangkan?

Leni: Tentu boleh.


Watak Wilda dalam penggalan teks di atas adalah ...

a)

sombong

b)

pemurah

c)

pendendam

d)

peduli

e)

suka pamer

13.

Bacalah penggalan drama berikut ini!

Bu Ida : Terima kasih, Fa

Rifa: Sebentar, BU. Saya ambilkan uang kembaliannya.

Bu Ida: Sudah, ambil saja untukmu.

Rifa: Ah, yang benar Bu?

Bu Ida: Ya, saya suka cara kamu melayani konsumen di kantin sekolah ini.

Rifa: Makasih Bu


Isi naskah drama di atas adalah ...

a)

Pelayanan petugas kantin sekolah

b)

Kantin sebagai tempat berlatih berdagang

c)

Kujujuran menjadi pendorong prestasi kerja

d)

Hubungan antara guru dan siswa di sekolah

e)

Penghargaan konsumen kepada pelayan kantin

14.

Bacalah teks drama berikut!

Cindua Mato : Raja Mudo adik Bundo Kandung sendiri. Kalau terjadi pertengkaran lalu menimbulkan peperangan, siapa yang akan malu? perang saudara itu tidak akan pernah selesai turun-temurun.

Bundo Kandung: Aku sudah berada di balik semua. Jika kau takut, katakan saja. Perang bukan barang baru bagi kerajaan.

Cindua Mato: Mengapa Bundo Kandung sampai hati ingin mengacaukan perkawinan Putri Bungsu? Bukankah yang kawin itu anak Bundo Kandung juga? Jika perang dilaksanakan, kemudian salah seorang mati terbunuh,a pakah kita tega? Dan bagaimana kata ayahnya nanti, jika kedua anaknya saling berbunuhan? Aku ingin membuka sedikit selubung hati kita yang tertutup selama ini.


Watak tokoh Cindua Mato pada penggalan teks tersebut adalah ...

a)

pendendam dan emosional

b)

emosional dan penyayang

c)

penyayang dan sabar

d)

sabar dan emosional

e)

sabar dan bijaksana

15.

Romeo : Petunjuk cinta yang gaib telah mempersatukan aku ke hadapanmu. Dan untuk cinta yang kudapatkan akan kutaruhkan segalanya. Tapi......aku seorang Montague.....

Juliet : Dan aku seorang Capulet. Mengapa kita punya nama? Biarlah aku menjadi bukan Capulet dan kau bukan Montague, Romeo!


Tema yang tersirat dari penggalan drama di atas adalah....

a)

kepercayaan

b)

persahabatan

c)

permusuhan

d)

percintaan

16.

Dahlan: Kamis malam Jumat. Jumat apa?

Rosana : Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?

Dahlan : Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya.

Rosana : Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna

Dahlan : Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?

Rosana : Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?

Dahlan : Apa? Bapak rasa tidak ada! (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)

Rosana : Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!

Dahlan : Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!


Pesan atau amanat yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah....

a)

sifat serakah dan suka berjudi membuat orang hancur

b)

nasib manusia ditentukan oleh Tuhan

c)

sifat buruk menurun pada anak

d)

manusia berusaha untuk sempurna

17.

Perhatikan kutipan naskah drama berikut!

Rina : Apa-apaan sih? Kok posterku disobek?

(menahan marah)

Aji : […]

Rina : Maaf..maaf enak saja!

Aji : (dengan amat menyesal)

Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?

Rina : Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.

Aji : (dengan tersenyum)

Oke, Bos!


Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah...

a)

Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja.

b)

Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja.

c)

Begitu saja kok kamu marah, Rin.

d)

Baiklah aku akan beli yang baru.

18.

Perhatikan penggalan drama di bawah ini !

"Dari mana saja kau, Badrun? Hari sudah petang tapi kau baru pulang." Tanya ayah sambil berkacak pinggang.

Dialog di atas diucapkan dengan nada ....

a)

keras sambil bercanda

b)

marah dan serius

c)

Rendah dan penuh tanya

d)

merasa dendam

19.

Perhatikan cuplikan drama berikut!

lbu : Vian, mandi dulu, masa bagun tidur nyisir sih. Vian iya, Bu (seraya menuju kamar mandi)

lbu : [ ... J (1)

Vian : Eh iya, sudah nggak sabar pengen ketemu bu guru baru.

lbu : Jangan lupa handuknya.

Vian : [ ... J (2)

Dialog yang tepat untuk melengkapi naskah drama tersebut adalah ....

a)

(1) Jangan lupa sikat gigi

(2) Tentu aku tak mau basah

b)

(1) Jangan lupa sarapan pagi

(2) Tentu aku akan sarapan

c)

(1) Jangan lupa Shalat Subuh

(2) Tentu aku akan simpan

d)

(1) Jangan lupa susun buku

(2) lya ibuku tersayang

20.

Ibu : Pak Gi ini benar-benar seorang pejuang yang tak pernah melupakan cita-citanya.

Anak : Cita-cita yang mana, Bu?

Ibu : Bahwa yang tak kalah penting dengan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Lha ini semua kan bukti keberhasilan beliau melawan kemiskinan?

Anak : Ibu sendiri kenapa tidak mengikuti jejak Pak Gi?

Ibu : Sebagai mantan bagian dapur umum, saya tetap berjuang terus, lho! Melawan kelaparan …”

Kado Istimewa, Jujur Prananto


Penggambaran watak Pak Gi yang diungkapkan pengarang pada penggalan di atas melalui ….

a)

Ciri-ciri fisik tokoh

b)

Lingkungan sekitar tokoh

c)

Perbincangan tokoh lain

d)

reaksi tokoh-tokoh lain