NEW
Font size
Worksheetsquizizz biologi
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
1. Wanita 35 th perdarahan hebat, shock setelah melahirkan anak ke-IV dan ditolong oleh bidan desa. Pasien tampak pucat, gelisah dan kesadaran mulai menurun. Di Puskesmas segera dilakukan pungsi vena. Bila pungsi dan kanulasi vena ekstremitas superior gagal, maka dilakukan....
Pada vena femoralis.
Pada arteri dorsum pedis
Pada vena ekstremitas inferior
Pada arteri femoralis
Pada vena regio patela
Prinsip etika secara umum dalam resusitasi adalah....
Autonomy: bertindak demi kebaikan orang lain > beneficence
Autonomy: menghindari mencederai orang lain > nonmaleficence
Justice: memperlakukan semua orang sama rata
Nonmaleficence: bertindak demi kebaikan orang lain > beneficence
Beneficience: menghormati hak dan kebebasan individu dalam menentukan pilihan yang dapat mempengaruhi hidupnya > autonomy
Ny. K datang ke tempat praktek anda mengaku sudah hamil trimester ketiga dan menanyakan usia kehamilan nya secara lebih detail. Cara yang kurang tepat digunakan sebagai dasar menilai umur gestasi prenatal adalah:
Pemeriksaan ultrasonografi
Ballard Score
Terdengar bunyi jantung pertama kali
Aktivitas janin pertama kali
HPHT
Inspeksi pada daerah mata yang benar :
Ptosis, kelopak mata tampak jatuh, fissura palpebrae menyempit, akibat kelumpuhan m.
Levator palpebrae
Pin point pupil atau midriasis akibat kerusakan saraf otak III > lesi daerah pontin (pons)
Bercak bitot pada lensa mata, tanda avitaminosis A (conjunctiva)
Katarak pada kornea mata, sering pada pasien diabetes mellitus (lensa)
Eksoftalmus, bola mata tertarik ke dalam, misalnya pada dehidrasi, sindrom horner
Pada resusitasi anak, berapakah ratio kompresi dan ventilasi pada 1 penolong?
30 : 1
30 : 2
15 :1
15 :2 → 2 penolong
3 : 1
Seorang anak usia 2 tahun dibawa ibunya karena anak tampak makin lemah sejak seminggu terakhir. Pada pemeriksaan fisik didapatkan anak tampak sangat kurus, wajah seperti orang tua, tampak jaringan lemak subkutan tidak ada. Anamnesis yang penting untuk mengetahui penyebab kelainan anak tersebut adalah:
Riwayat Imunisasi
Riwayat Tumbuh Kembang
Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat Penyakit Sekarang
Riwayat Nutrisi
By. A baru saja dilahirkan beberapa jam yang lalu. Anda sebagai dokter yang berjaga di ruangan ditugaskan untuk menilai tanda vital dari bayi tsb. Berikut ini merupakan pernyataan yang benar dalam menilai denyut jantung dan pernapasan By. A:
Pilih salah satu:
Frekuensi napas normal bayi adalah 70-90 kali per menit (40-60x)
Penilaian frekuensi napas harus dilakukan menggunakan stetoskop
Denyut jantung normal neonatus adalah 120-160 bpm dalam keadaan bangun (harusnya
saat berbaring) (mungkin di sini bangun artinya sadar/gak tidur)
Denyut jantung diperiksa selama 20 detik, kemudian hasil dikalikan 3 selama 1 menit penuh, pada NLS 6 detik x 10)
Bradikardi pada neonatus pasti bukan merupakan kondisi normal (kalo lagi tidur sih ya nor
Seorang anak usia 1 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan muntah sejak kemarin. Muntah tiap minum. Kencing tampak berkurang. Dokter memeriksa anak dengan mencubit dinding perut, dinding perut k
Tunos otot
Turgor
kadar lemak
Elastisitas kulit
Tingkat kesadaran
Metode debridement yang paling sensitif pada perawatan luka modern adalah:
Surgical
Biological
Autolitik
Enzymatik
Mekanikal
Seorang laki-laki 25 th datang ke IRD dengan keluhan mimisan dari hidung kanan. Pemeriksaan THT apa yang harus dilakukan :
Faringoskopi
Rinoskopi anterior
Laringoskopi indirek
Transiluminasi
Rinoskopi posterior
Dimanakah lokasi mengecek nadi pada anak di bawah usia 1 tahun
Arteri Ulnaris
Arteri Temporalis
Arteri brachialis atau femoralis
Arteri Carotis
Arteri Dorsalis Pedis
Perempuan usia 24 tahun, UG 28 minggu, TBJ 1000 gram, KPP<18 jam, bayi lahir tidak menangis, tonus jelek, apa langkah yang dilakukan saat bayi premature ini lahir:
Diberikan Epinefrin larutan 1:10.000, Intratekal, 0,1-0,3 ml/kgBB
Dilakukan kompresi dada koordinasi VTP
Dilakukan langkah awal kemudian dievaluasi bila menangis dan merintih diberikan CPAP
PEEP 7 FiO2 30-40% → tetep langkah awal duluu
Dilakukan ventilasi tekanan positif 20-30x/30 detik
Lakukan perawatan rutin
Pemasangan pipa nasogastrik pada pasien tidak sadar adalah:
Bisa hanya dengan NG tube saja
Kadang memerlukan bantuan laringoskop dan forceps magill
Lebih mudah dibandingkan pada pasien yang sadar
Tidak berbeda dengan pemasangan pada pasien yang sadar
Harus di suction sebelum NG tube dipasang
Pengukuran suhu bayi dapat dilakukan melalui:
Rektal dan Axilla
Telinga
Rektal
Dahi
Axilla
Seorang anak usia 3 tahun dibawa ke UGD karena anak mengalami kejang saat di rumah. Kejang seluruh tubuh didahului demam sebelumnya. Saat diperiksa di UGD, anak membuka mata dengan rangsangan nyeri, anak merintih, saat diberikan rangsangan nyeri anak melokalisir nyeri. Berapa kesadaran anak ini?
GCS 334
GCS 344
GCS 224
GCS 235
GCS 234
Wanita 35 th perdarahan hebat, shock setelah melahirkan anak ke-IV dan ditolong oleh bidan desa. Pasien tampak pucat, gelisah dan kesadaran mulai menurun. Di Puskesmas segera dilakukan pungsi vena. Yang merupakan tujuan pungsi vena pada kasus ini adalah:
Darah vena digunakan untuk penentuan golongan darah
Mengambil darah vena
Memasukkan obat atau cairan infus
Mengetahui area pembuluh darah yang terbuntu
Darah vena digunakan untuk tes laboratorium.
Laki2 25 th datang di UGD kiriman dari Puskesmas Pucang dengan dugaan peritonitis karena usus buntu yang pecah. Pasien dalam keadaan lemah, tonus otot menurun, mata cowong dan bibir kering. Cairan pilihan saudara untuk pemasangan infus pada saat pasien datang adalah: > dehidrasi
Cairan Ringer Laktat
Transfusi darah
Cairan Dextrose 5% (hipertonic)
Cairan Ringer Dextrose (hipertonic)
Cairan Natrium 3% (0.9%)
Wanita 35 th perdarahan hebat, shock setelah melahirkan anak ke-IV dan ditolong oleh bidan desa. Pasien tampak pucat, gelisah dan kesadaran mulai menurun. Di Puskesmas segera dilakukan pungsi vena yang dilanjutkan dengan pemasangan kanulasi intra vena dengan tujuan utama:
Dipasang infus untuk monitoring hemodinamik
Dipasang infus untuk pemberian transfusi darah
Dipasang infus untuk memasukkan obat
Dipasang infus untuk pemberian nutrisi
Dipasang infus cairan untuk mengatasi shock
By. A baru saja dilahirkan beberapa jam yang lalu. Anda sebagai dokter yang berjaga di ruangan ditugaskan untuk menilai tanda vital dari bayi tsb. Berikut yang harus dilakukan adalah:
Pada bayi yang stabil, tanda vital bayi dinilai setiap setiap jam
Memastikan suhu normal bayi adalah 36.5-37.5oC
Tekanan darah sebaiknya diukur pada kedua tangan dan kedua kaki menggunakan alat pengukur tekanan darah pada setiap bayi
Tanda vital bayi sehat yang dinilai meliputi suhu, detak jantung, frekuensi napas, dan tekanan darah dinilai dengna pemasangan bed side monitor
Tanda vital bayi yang tidak stabil dan menggunakan bantuan pernapasan dinilai setiap 15-30 menit. → setiap 1 - 2 jam
Pada prosedur resusitasi neonatus, setelah pemberian cairan volume darah kita harapkan
Hipotensi
Laju denyut jantung meningkat
Saturasi diusia 10 menit 50%
Frekuensi jantung menurun
Warna kulit biru
Jenis obat dosis dan cara pemberian untuk resusitasi pada neonatus: Pilih salah satu:
NaCl 9 %, bolus kecepatan 10-30 menit, 10 ml/kgBB
Ringer asetat, bolus kecepatan 10-30 menit, 10 ml/kgBB
Epinefrin larutan 1:1000, Intratekal, 0,1-0,3 ml/kgBB
Epinefrin larutan 1:10.000, IV, 0,1-0,3 ml/kgBB
Epinefrin larutan 1:10.000, Intratekal, 0,1-0,3 ml/kgBB
Bila anak tidak respons dan tidak bernapas, tim code blue telah aktif, dan nadi anak teraba, apa yang harus segera dilakukan?
Penilaian secara keseluruhan dari kepala hingga kaki
Lakukan CPR : jika nadi tidak teraba
Buka jalan napas dan berikan oksigenasi dan ventilasi adekuat
Berikan epinefrin 1 mg iv cepat
Tempatkan anak pada posisi recovery
Resiko tambahan resusitasi pada bayi prematur yang sering terjadi
Lebih tahan kehilangan panas
Gangguan nafas karena imaturitas paru dan susunan saraf
olume darah cukup, lebih rentan hipotensi
Sering terjadi cephal hematoma
Sistem imunitas lebih baik dari bayi aterm
Kapan dilakukan ventilasi tekanan positif pada resusitasi bayi baru lahir?
Bila nafas gasping
Bila nafas apnea
Denyut jantung < 100 x/menit
Pasien tampak sianosis
Semua jawaban benar
Perempuan usia 35 tahun, datang dengan luka pada lengan kiri yang tidak sembuh setelah tersiram air panas 16 hari lalu. Pemeriksaan Fisik : Keadaan umum cukup, tanda vital stabil. Status lokal : Regio Ekstremitas Superior S. Luka: ± 6 x 6 cm2, merah, basah, mudah berdarah, permukaan tidak rata di beberapa tepi luka sudah kering. Penanganan kasus ini adalah > granulasi
Kontrol bakteri
Debridement
Antibiotik
Absorbent dressing
Hidrogel
Berikut ini merupakan indikasi pemasangan pipa naso gastrik, KECUALI:
Pembilasan/kumbah; lambung
Pengosongan lambung
Pemberian obat
Pemberian nutrisi
Biopsi lambung
Berapa frekuensi napas bantuan yang harus diberikan pada saat CPR ketika nadi anak telah teraba di atas 60 x/menit?
Setiap 10 - 12 detik (5 -6 napas permenit)
Setiap 6 - 8 detik (8 -10 napas permenit)
Setiap 12 - 14 detik (3 -4 napas permenit)
4 - 5 detik (12 -15 napas permenit)
Setiap 3 - 5 detik (12 -20 napas permenit)
Wanita 35 th perdarahan hebat, shock setelah melahirkan anak ke-IV dan ditolong oleh bidan desa. Pasien tampak pucat, gelisah dan kesadaran mulai menurun. Di Puskesmas segera dilakukan pungsi vena. Tindakan pungsi vena merupakan tindakan invasif yang dapat mengundang kuman untuk masuk ke aliran darah karena itu harus dilakukan secara aseptis agar kuman tidak masuk tubuh. Untuk kulit sterilisasi dapat dilakukan dengan desinfektan
Tinctura jodium 2%, tunggu 30 detik, tidak perlu dibilas dengan alkohol
Etil Alkohol 70% , tunggu 60 detik, biarkan yang keringy
Povidon-iodine 5%, dioleskan 2x, tunggu 30 detik, harus dibilas dengan alkohol
Tinctura jodium 5%, tunggu 30 detik, tidak perlu dibilas dengan alkohol
Pungsi dapat segera dilakukan tidak perlu menunggu desinfektan menjadi kering.
Perempuan, 70 tahun, dirawat di bangsal saraf dengan tidak sadarkan diri akibat gangguan neurologis berat. Pada perawatan didapatkan luka didaerah sacrum ukuran 5 x 4 x 3 cm dengan dasar fasia. Didapatkan rongga yang lebih besar dibawah kulit yang merupakan kelanjutan dari luka yang tampak. Luka banyak mengeluarkan cairan. Pada kasus ini
Perlu preparasi bed luka
Diupayakan penyembuhan sekunder
Perlu dilakukan penutupan luka segera dengan flap
Perlu pemberian antibiotik
Tidak perlu tindakan apa-apa karena kondisinya buruk.
Seorang anak usia 2 tahun dibawa ke dokter karena tampak bercak di kulit kaki sejak 2 minggu. Pada pemeriksaan fisik tampak anak rewel, BB 8 kg, rambut tipis kemerahan mudah dicabut, wajah full moon face, ada edema di kedua kaki. Pemeriksaan lokalis tampak bercak merah muda yang meluas, sebagian berubah warna menjadi coklat kehitaman dan terkelupas. Lesi kulit tersebut disebut
Psoriasis
Candidiasis cutis
Crazy pavement dermatosis
Dermatitis atopi
Eksema
Anda diminta oleh PPDS jaga untuk mengukur pertumbuhan bayi yang sedang dirawat di ruang rawat bayi. Pernyataan mengenai pertumbuhan bayi pada bulan 1 kehidupan adalah:
Berat badan bayi bisa berkurang hingga 20% dalam 1 minggu pertama secara nomal -- harusnya 10%
Kenaikan berat badan normal < 10 gram/kg/hari -- harusnya 10-20g/kg/hari
Pengukuran lingkar kepala dilakukan di bagian paling menonjol di tulang oksiput dan dahi
Pengukuran panjang badan diukur mulai dari dahi hingga tumit dengan kondisi telentang dan sendi lutut dan panggul terekstensi penuh. -- harusnya dari ubun2
Lingkar kepala bayi diharapkan meningkat > 1 cm/minggu -- harusnya 0,5 cm
Penggunaan nasal dekongestan pada pemasangan NG-tube (pipa naso gastrik) adalah bertujuan untuk:
Vasodilatasi pembuluh darah hidung
Mencegah perdarahan hidung
Sebagai pelicin
Sebagai analgesi
Kenyamanan pasien
Bayi baru lahir dilakukan intubasi endotracheal bila...
Sangat prematur
Hernia diafrgamatika
VTP berkepanjangan
Ketiga jawaban benar
Tidak ada jawaban yang benar.
Setelah dilahirkan secara prematur, bayi Ny.X dengan segera diselimuti menggunakan plastic tanpa mengeringkannya terlebih dahulu. Selimut plastik pada kasus ini mencegah kehilangan panas tubuh bayi secara
Evaporasi dan konveksi
Radiasi dan konduksi
Konveksi dan radiasi
Evaporasi dan konduksi
Konduksi dan konveksi
Seorang anak usia 3 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri tenggorokan. Dari pemeriksaan fisik ditemukan tandanya membrane keabu-abuan yang mencurigai adanya difteri. Anamnesis yang paling penting pada penyakit tersebut adalah:
Riwayat Kehamilan
Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat Kelahiran
Riwayat Imunisasi
Riwayat Sosial ekonomi
Perempuan, 27 tahun, datang ke Poliklinik dengan luka pada lengan setelah jatuh dari sepeda motor 1 minggu lalu. Pemeriksaan Fisik: Keadaan umum: cukup, tanda vital stabil. Status lokal: Regio Antebrachii terdapat luka lecet 4 X 4 cm2; sebagian besar lesi berwarna merah muda kering, sedikit bagian tengah agak basah. Penanganan kasus diatas yang paling tepat adalah (Luka epitelisasi)
Cuci luka, keringkan, transparan dressing
Cuci luka, tutup dengan kasa kering steril
Cuci luka, autolytic debridement
Cuci luka, enzymatic debridement
Cuci luka, skin grafting untuk penutupan luka terbuka
Setelah mengevaluasi anak tidak ada nadi, apa yang harus segera dilakukan:
Mulai CPR
Berikan infus
Panggil bantuan
Berikan 2 kali nafas efektif
Berikan 5 kali nafas efektif
Beberapa hal di bawah ini adalah kejadiaan saat bayi baru lahir, kecuali..
Cairan dalam alveoli digantikan oleh udara
Cairan alveoli diserap
Bernafas melalui plasenta
Ductus arteriosus tidak lagi dialiri darah
Aliran darah paru meningkat
Apa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan palpasi sinus maksila?
Penekanan dilakukan pada dinding anterolateral sinus maksila, menghindari foramen infraorbita. (medio-superior)
Penekanan dilakukan secara bergantian kanan dan kiri serta dikorelasikan dengan gejala dan tanda klinis yang lain. → bareng
Penekanan dilakukan pada cekungan di atas kanina, menghindari foramen infraorbita.
Jika penekanan menimbulkan rasa sakit pada kedua sinus maksila, maka disimpulkan kelainan pada kedua sinus maksila.
Penekanan dilakukan pada dinding anterior sinus maksila, menghindari foramen supraorbita dan infraorbita.
Laki2 25 th datang di UGD kiriman dari Puskesmas Pucang dengan dugaan peritonitis karena usus buntu yang pecah. Pasien dalam keadaan lemah, tonus otot menurun, mata cowong dan bibir kering. Jumlah tetesan infus disesuaikan dengan yang tersebut dibawah ini:
Penetes dewasa 1 ml = 30 tetes, anak 1 ml = 60 tetes
Waktu pemberian (24 jam, 12 jam, 6 jam, dll)
Ukuran kanula vena yang digunakan
Volume cairan infus keseluruhan selama 48 jam
Jenis cairan infus
Cara mengetahui naso gastrik sudah masuk lambung adalah:
Ada udara lewat pipa ketika pipa masuk lambung
Ada cairan lambung keluar lewat pipa
Pipa sudah masuk sebatas ukuran yang telah ditentukan
Semua pernyataan benar
Dengan meniupkan udara lewat pipa naso gastrik dan didengarkan di epigastrium
Wanita 35 th perdarahan hebat, shock setelah melahirkan anak ke-IV dan ditolong oleh bidan desa. Pasien tampak pucat, gelisah dan kesadaran mulai menurun. Di Puskesmas segera dilakukan pungsi vena. Pada kasus tersebut, pilihan ukuran kanula vena (iv-catheter) yang sesuai dengan tujuan tindakan adalah sebagai berikut:
20-G
16-G
22-G
18-G
24-G
Seorang pasien laki - laki berusia 70 th mengeluh anggota gerak kanan lemah mendadak saat bangun tidur. Pada pemeriksaan didapatkan hemiparese dekstra tipe UMN. Pada pemeriksaan reflek kemungkinan didapatkan
Refleks superfisialis kremaster kiri negatip
Refleks patologis Gordon kanan negatip
Refleks patella (KPR) kedua sisi menurun
Refleks patologis Babinski kiri positip
Refleks ankle (APR) sisi kiri meningkat
Kontra indikasi mutlak untuk pemasangan NG-tube (pipa naso gastrik) adalah:
Fraktur basis cranii
Pasien tidak sadar
Kehamilan aterm
Luka bakar luas, > 60%
Post operasi laparotomi
Apakah yang dimaksud perawatan rutin bayi baru lahir adalah di bawah ini, kecuali? Pilih salah satu:
Keringkan
Jaga Suhu tubuh
Hangatkan
Rangsangan menyusu dini
Hisap secret bila perlu
Untuk auskultasi katub pulmonal, stetoskop diletakkan di daerah:
ICS II linea para sternal kiri
ICS IV linea parasternal kanan
ICS II linea para sternal kanan > aorta
ICS V linea mid clavicular kiri > mitral, apex
ICS IV linea parasternal kiri > tricuspid
Pada resusitasi anak, ketika memberikan CPR dengan dua penolong, setelah berapa siklus peran penolong berganti?
Setelah setiap siklus CPR
Setelah setiap 10 siklus CPR
Setelah setiap 2 siklus CPR
Setelah setiap 5 siklus CPR
Setelah tidak ada respons
Laki2 25 th datang di UGD kiriman dari Puskesmas Pucang dengan dugaan peritonitis karena usus buntu yang pecah. Pasien dalam keadaan lemah, tonus otot menurun, mata cowong dan bibir kering Bila berat badan pasien adalah 60 kg, maka kecepatan pemberian cairan tersebut diatas adalah sebagai berikut:
20 tetes per-menit
Tergantung tekanan darah
Diguyur, 20-40 cc/kg BB/ menit
Cukup asal infus menetes
40 tetes per-menit
Tanda bahwa pipa naso gastrik masuk ke trakhea:
Terasa aliran udara lewat pipa naso gastrik yang sesuai napas
Terdengar suara stridor inspirasi
Pasien batuk-batuk
Terasa aliran udara lewat pipa naso gastrik yang sesuai napas, pasien batuk-batuk,
terdengar suara stridor inspirasi
Terasa aliran udara lewat pipa naso gastrik yang sesuai napas, pasien batuk-batuk
Seorang pasien laki-laki berusia 39 tahun jatuh dengan lengan kanan tertimpa beban berat 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan kekuatan otot, didapatkan kekuatan M. Deltoid (middle fibers) dan M. Supraspinatus 3, Interpretasi hasil pemeriksaan kekuatan otot pada pasien tersebut adalah
Tidak mampu mengangkat lengan ke depan (2)
Mampu mengangkat lengan ke samping tanpa tahanan (dpt lawan gravitasi)
Mampu mengangkat lengan ke depan dengan tahanan ringan (4)
Tidak mampu mengangkat lengan ke samping (1)
Mampu mengangkat lengan ke depan dengan tahanan ringan (4)
Laki-laki, 17 tahun, datang dengan luka pada kaki kanan, setelah 1 minggu sebelumnya terserempet sepeda motor. Penderita berobat jalan di poliklinik. Saat ini penderita kontrol didapatkan, pemeriksaan fisik: keadaan umum: sedang, . Status lokal : luka di dorsum pedis dekstra 5 x 8 cm2; pus +, merah, bengkak, nyeri
Penderita ini mengalami:
Luka granulasi
Luka slough
Luka infeksi
Luka akut
Luka gangren
Laki-laki 30 tahun, dirawat dengan luka pada kepala setelah tersetrum listrik 1 minggu lalu. Pemeriksaan Fisik : Keadaan umum: lemah; fibrilasi atrial +. Status lokal: Regio Parieto-oksipital. Jaringan berwarna kehitaman seluas 7 x 6 cm2, kering, tidak nyeri. Penderita ini menderita luka :
Luka granulasi
Luka infeksi
Luka nekrotik
Luka gangren
Luka slough
Setelah pemasangan pipa naso gastrik perlu di waspadai adanya:
Sinusitis
Epistaksis
Esofagitis
Gastritis
Semua jawaban benar
Data antropometrik yang jarang digunakan pada penentuan status nutrisi pada anak sehari-hari adalah
Lingkar badan
Lingkar perut
Lingkar kepala
Berat badan
Tinggi/ panjang badan
Manakah pernyataan yang benar tentang pengukuran tekanan vena jugularis ?
Pada pengukuran tekanan vena jugularis, posisi kepala dan leher pasien tidak boleh lemas
Vena jugularis dapat digunakan sebagai pengganti manometer, sehingga pengukuran
dapat dilakukan secara tidak langsung
Titik nol adalah bidang horizontal melalui tempat sambungan iga ke-2 (titik acuan)
Pengukuran cara langsung menggunakan titik acuan di manubirum sterni (atrium kanan)
Pemeriksaan ini dilakukan karena vena jugularis eksterna kanan berhubungan langsung dengan atrium kanan (karna langsung pada VC superior)
Seorang anak perempuan usia 3 tahun dibawa ke dokter karena tampak kecil dibadningkan teman-teman sebayanya. Hasil pengukuran antropometri menunjukkan BB/PB < -3SD. Hasil pengkuran antrometri tersebut menunjukkan status nutrisi anak
Obesitas
Gizi buruk (severely wasted)
Gizi baik
Gizi kurang (wasted)
Overweight
By. C dengan usia 3 hari baru saja MRS dengan keluhan bayi lemas. Pemeriksaan yang tidak perlu dinilai?
Evaluasi tingkat kesadaran
Evaluasi refleks primitive seperti moro, palmar grasp, dan tonik neck
Evaluasi refleks fisiologis seperti KPR dan BPR
Evaluasi tonus segmental
Evaluasi tonus axial
Bayi baru lahir dengan kondisi: cukup bulan, tonus otot kuat, bayi menangis kuat. Tindakan apa yang tidak perlu dilakukan?
Hisap mulut kemudian hidung
Stimulasi taktil
Hangatkan
Perawatan rutin
Posisikan "sniffing"
Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri punggung setelah mengangkat benda berat. Dokter akan melakukan pemeriksaan tulang belakang (spine) pasien. Jika pasien normal, Keadaan tulang belakang pasien pada inspeksi lateral view adalah
Kiposis servikal, lordosis torakal dan kiposis lumbal
Kiposis servikal, kiposis torakal dan lordosis lumbal
Kiposis servikal, lordosis torakal dan lordosis lumbal
Lordosis servikal, kiposis torakal dan lordosis lumbal
Lordosis servikal, lordosis torakal dan kiposis lumbal
Laki-laki 30 tahun, dirawat dengan luka pada kepala setelah tersetrum listrik 1 minggu lalu. Pemeriksaan Fisik : Keadaan umum: lemah; fibrilasi atrial +. Status lokal: Regio Parieto-oksipital. Jaringan berwarna kehitaman seluas 7 x 6 cm2, kering, tidak nyeri. Pada kasus tersebut dilakukan penanganan :
Kontrol bakteri
Mengelola eksudat
Absorbent dressing
Skin grafting
Debridement
