NEW
Font size
WorksheetsUjian Sekolah Bahasa Indonesia Part. 2
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
.... Pukul 8.00 aku sudah berada di dalam kereta menuju Seoul. Aku memilih jalan-jalan di ibu kota negara tersebut sekaligus pergi ke kantor KBRI untuk mengurus beberapa dokumen negara serta mengunjungi Kafe Terima Kasih yang berada tepat di sebelah KBRI. Kafe tersebut menyediakan beberapa makanan Indonesia. Meski agak terasa berbeda karena keterbatasan bahan, tetapi paling tidak bisa sedikit memanjakan lidah yang rindu kulinerr ibu pertiwi. Tiba-tiba lamuanku buyar ketika seorang kondektur memintaku menunjukkan tiket kereta api.
Latar waktu dan tempat pada kutipan cerita tersebut adalah ....
A. Siang hari di Kafe Terima Kasih
B. Siang hari di sebelah KBRI
C. Sore hari dalam perjalanan
D. Pagi hari di dalam kereta
(1) Kelompok belajar ini terbentuk atas usulku. Dan teman-teman yang kupilih adalah teman-temanku. Rumah kami juga berdekatan. (2) Sebenarnya aku meniru Kak Ike, kakakku yang duduk di kelas satu SMA. Dan aku bermaksud mencobanya. (3) Ternyata dengan kelompok belajar itu kepandaian kami bertambah. (4) Hasil dari belajar kelompok itu, benar-benar di luar dugaan. Di kelas, nilai kami berada di atas rata-rata anak yang lain.
Bukti watak tokoh aku rajin belajar terdapat pada nomor ....
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
B. (2) dan (3)
A. (1) dan (2)
Seseorang akan diuji dengan apa yang dia miliki. Ketika memiliki ilmu, dian akan diuji dengan seberapa jauh kemampuannya memanfaatkan ilmu. Ketika mempunyai harta, dia akan diuji dengan keikhlasan mendistribusikan hartanya untuk orang lain. Di saat menduduki suatu jabatan, ia akan diuji dengan seberapa jauh kemampuannya mempertanggungjawabkan wewenang yang diembannya.
Ide pokok paragraf tersebut adalah...
A. Kebahagiaan keluarga
B. Ujian hidup seseorang
C. Tanggung jawab wewenang
D. Seseorang memiliki harta
(1) Serangan jantung merupakan pembunuh utama di dunia. (2) Banyak faktor yang membuat sesorang terkena serangan jantung. (3) Salah satu di antaranya adalah tingginya kolesterol dalam tubuh. (4) Jumlah lemak yang dikonsumsi juga menjadi salah satu dari beberapa pemicu kolesterol.
Kalimat utama paragraf tersebut ditandai dengan nomor ....
A. (4)
B. (3)
C. (2)
D. (1)
(1) Berkebun adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan. (2) Berkebun dapat menyalurkan kegemaran dalam berkreasi berbagai tanaman yang disukai. (3) Berkebun dapat membosankan jika hasilnya sangat mengecewakan. (4) Dengan berkebun, kita dapat mencipatakan lingkungan yang hijau, indah, dan asri. (5) Kebutuhan ini dapat dipenuhi apabila yang ditanam adalah berbagai macam tanaman sayur dan buah.
Kalimat yang tidak logis pada teks tersebut ditunjukkan kalimat ....
A. (5)
B. (4)
C. (3)
D. (2)
Kutipan I :
“Cepat naik!”
“Tidak. Biarkan aku sendiri!”
“Kamu jangan gila, ini tengah malam, kamu mau naik apa? Apakah kamu akan berjalan kaki sampai kos?”
Aku terus berjalan. Kurasakan air mataku berderai membasahi pipi. Hatiku sudah terlanjur sakit ....
Kutipan II :
Sebelum jam 5, Min sudah berkemas. Kira-kira setengah jam kemudian dia tampak seperti astronot siap ke angkasa. Jaket, helm, dan handuk kecil menjadi kostum resminya. Pukul 5.30, pelanggan ojek pertamanya adalah Rusmi, bakul sayuran di Pasar Legi. Hampir semua langganan ojeknya adalah pedagang sayur. Sekitar pukul 9.00, Min baru nongkrong di pangkalan ojek sampai sore.
Perbedaan pola pengembangan kedua kutipan cerita tersebut adalah dimulai dengan ....
A. Kutipan I: latar cerita, Kutipan II: aksi tokoh
B. Kutipan I: aksi tokoh, Kutipan II: garis besar cerita
C. Kutipan I: garis besar cerita, Kutipan II: aksi tokoh
D. Kutipan I: aksi tokoh, Kutipan II: masalah yang harus diselesaikan
Sepanjang perjalanan pulang, pikiran saya tidak pernah lepas dari sahabat saya yang baik itu. Saya malu. Sebagai sahabat, saya merasa belum pernah berbuat baik padanya. Saya juga tidak yakin akan mampu melakukan seperti yang dilakukannya untuk menolong saya di malam itu. Dia telah membuktikan bahwa keberanian dan rasa tanggung jawab yang besar bisa timbul dari sebuah persahabatan yang tulus.
Mata saya kemudian melirik seragam dinas yang tersampir di sandaran jok belakang. Sebagai jaksa ynag baru saja menangani satu kasus perdana, seragam itu belum bisa membuat saya bangga. Nilainya jelas jauh lebih kecil dibanding nilai persahabatan yang saya dapatkan dari seragam cokelat Pramuka. Namun dia tidak tahu, dengan seragam dinas itu, sayalah yang akan mengeksekusi pengosongan tanah dan rumahnya.
Makna simbol kata seragam dinas pada kutipan cerita tersebut adalah..
A. Kedudukan
B. Pakaian
C. Persahabatan
D. Baju kehormatan
Kutipan 1
“Berapa luas sawah yang kau garap, Mbok?”
“Oalah, Nak aku tak mempunyai sawah sedikit pun. Biasanya aku menggarap sawah tetangga, tetapi musim ini tidak. Aky tak menggarap sawah. Semoga musim tanam tahun depan aku bisa menggarap sawah lagi. Karena hanya dari situ aku mencari makan.”
Kutipan 2
Kami sekeluarga tinggal berteduh di dalam rumah kardus. Akan tetapi, rumah kardus tidak bertahan lama. Kalau musim penghujan kardus-kardus akan benyek. Itu tidak seberapa dibandingkan kalau air kanal meluap banjir. Rumah kami bisa terseret. Untung kalau tidak menyeret kami sekalian.
Perbedaan latar sosial pada kedua kutipan novel tersebut adalah ....
A. Kutipan 1: lingkungan pengusaha, Kutipan 2: lingkungan terpelajar
B. Kutipan 1: masyarakat petani, Kutipan 2: masyarakat miskin
C. Kutipan 1: lingkungan terpelajar, Kutipan 2: lingkungan pengusaha
D. Kutipan 1: masyarakat pengusaha, Kutipan 2: masyarakat petani
“Namaku Aini,” Aini mengulurkan tangan sambil menyebut namanya.
“O, iya,” jawabnya gadis yang belakangan diketahui bernama Deswita itu. Tampaknya anak baru itu agak malas menyambut perkenalan Aini.
“Jika kamu butuh informasi tentang sekolah ini, aku bisa bantu, kok,” lanjut Aini.
“Maaf, deh. Aku tahu dengan siapa aku harus berteman di kelas baruku ini,” Deswita menjawab sambil menaikkan sedikit alis matanya.
Cara pengarang menggambarkan watak tokoh Deswita pada kutipan ceita tersebut adalah ....
A. Diceritakan tokoh lain
B. Dialog antartokoh
C. Penggambaran fisik
D. Tingkah laku tokoh
(1) Kalau tidak, tentu telah berkurang satu lowongan kerja untuk tukang kebun keliling seperti dia. (2) Dua hari yang lalu kukemas pakaian bekas anak-anak yang sudah tidak muat lagi mereka kenakan. (3) Aku yang menyisihkan pakaian-pakaian tua miliku, begitu juga milik istriku. (4) Pakaian-pakaian bekas itu kuberikan kepadanya, di samping upah yang dia terima. (5) Kami sebenarnya bukanlah orang yang mampu. (6) Akan tetapi, kebiasaan seperti itu telah ditanamkan orang tuaku sejak aku masih kecil.
Amanat yang sesuai kutipan cerita tersebut adalah ....
A. Kita harus menghormati orang lain
B. Harus berbagi rezeki dengan orang lain
C. Jangan berprasangka buruk pada orang lain
D. Haruslah tolong-menolong dalam hidup
