Font size
WorksheetsKelas 5 - IPS Tema 7 Poin B
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Alasan perlawanan : Upaya VOC untuk menguasai pelabuhan Somba Opu
Nama tokoh: ................
Pattimura
Pangeran Antasari
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Alasan perlawanan : Hasutan VOC terhadap Sultan Haji untuk merebut Tahta Kesultanan Banten
Nama tokoh: ................
Sultan Agung Hanyakrakusuma
Pangeran Antasari
Sultan Hasanuddin
Sultan Ageng Tirtayasa
Bentuk perlawanan: Merebut Benteng Pengaron, mengambil alih tambang Nassau Oranje
Nama tokoh: .........................
Silas Papare
Pangeran Antasari
Sultan Hasanuddin
Tuanku Imam Bonjol
Alasan perlawanan : Upaya Kristenisasi yang dikuatirkan dapat menghilangkan tatanan tradisional dan bentuk kesatuan negeri yang ada secara turun temurun
Nama tokoh: ................
Sisingamangaraja XII
Pangeran Diponegoro
Sultan Hasanuddin
Tuanku Imam Bonjol
Alasan perlawanan : VOC menangkap dan merusak perahu-perahu orang Bugis, Makassar, dan lain-lain
Nama tokoh: ................
Sultan Agung Hanyakrakusuma
Pangeran Antasari
Sultan Hasanuddin
Sultan Ageng Tirtayasa
Bentuk perlawanan: mempersiapkan benteng pertahanan di sepanjang pantai, melakukan kerjasama dengan sekutu untuk melawan VOC
Nama tokoh: .........................
Sultan Hasanuddin
Pangeran Antasari
Sultan Ageng Tirtayasa
Tuanku Imam Bonjol
Bentuk perlawanan: menjadikan Goa Selarong sebagai basis dalam menentukan setiap perlawanan perang gerilya
Nama tokoh: .........................
Pangeran Diponegoro
Pangeran Antasari
Sultan Ageng Tirtayasa
Tuanku Imam Bonjol
Bentuk perlawanan: memobilisasi para bandit profesional untuk ikut melakukan perlawanan
Nama tokoh: .........................
Pangeran Diponegoro
Pangeran Antasari
Sultan Ageng Tirtayasa
Tuanku Imam Bonjol
Berikut adalah pos-pos Belanda yang diserang oleh Pangeran Antasari, kecuali:
Riam Kanan, Tabalong
Tanah laut, Bangkal dan Jabok
Sepanjang sungai Barito sampai Puruk Cahu
Martapura, Hulu Sungai
Pangeran Antasari melakukan penyerangan ke Gunung Jabok, Kalangan dan Bangkal. Tempat apakah ketiga lokasi itu?
Pertambangan batu mulia
Perkebunan
Sawah dan tambak
Pertambangan batu bara
Peristiwa apakah yang terjadi pada tanggal 25 April 1859?
P. Antasari bersama 300 prajurit membakar tambang batu bara dan perumahan milik Belanda
Dibentuknya VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie)
Imam Bonjol ditangkap dan ditawan
P. Diponegoro ditangkap di Magelang, diasingkan di Manado, kemudian dipindah ke Makassar hingga akhir hayatnya
Kerajaan Bali berhak merampas dan menyita barang serta kapal yang terdampar di Pulau Bali merupakan isi dari .....
Hukum Klungkung
Hukum Nusantara
Hukum Kalangan Bangkal
Hukum Tawan Karang
Berikut adalah tempat Pattimura melakukan sejumlah pertemuan rahasia dalam melawan Belanda, kecuali
Tanah Laut
Hutan Kayu Putih
Pulau Saparua
Pulau Haruku
Alasan perlawanan : VOC melakukan taktik adu domba (devide et impera)
Nama tokoh: ................
Sultan Agung Hanyakrakusuma
Pangeran Antasari
Sultan Hasanuddin
Sultan Ageng Tirtayasa
Pemimpin Rakyat Bali yang terkenal adalah
Raja Buleleng dan Gusti Ketut Jelantik
Puputan Badung dan Klungkung
Puputan Margarana dan Badung
Tawan Karang
Pemimpin pasukan Padri sebelum Tuanku Imam Bonjol adalah
Sisingamangaraja XII
Datok Bandaro
Sultan Hasanuddin
Kyai Mojo
Berikut adalah tahun - tahun dimana Belanda melakukan penyerangan ke Bali, kecuali ....
1849
1845
1848
1846
Hasil perlawanan: Mengalami kegagalan, harus mengikuti Perjanjian Bongaya di tahun 1667
Nama tokoh: .....
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Pangeran Antasari
Pangeran Diponegoro
Siapakah tokoh nasional yang lahir di Kayu Tangi, tahun 1797?
P. Antasari
Silas Papare
Sultan Hasanuddin
Tuanku Imam Bonjol
Ada dua Pahlawan Nasional yang sebaya, namun melakukan perlawanan di dua lokasi yang berbeda, yaitu di .... dan .....
Banjar dan Banten
Gowa dan Maluku
Gowa dan Banten
Banten dan Mataram
Berikut adalah tokoh-tokoh nasional yang melakukan perang gerilya dalam melawan Belanda, kecuali ....
Sultan Hasanuddin
Pangeran Antasari
Pangeran Diponegoro
Sultan Ageng Tirtayasa
Bentuk perlawanan: Melakukan kampanye keliling daerah untuk menghimbau agar masyarakat mengusir para zending
Nama tokoh: .........................
Pangeran Diponegoro
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
Tuanku Imam Bonjol
Bentuk perlawanan: Melakukan perlawanan di Bahal Batu
Nama tokoh: .........................
Pangeran Diponegoro
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
Tuanku Imam Bonjol
Bentuk perlawanan: Melakukan perlawanan di hutan Puong bulan Juli 1889
Nama tokoh: .........................
Pangeran Diponegoro
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
Tuanku Imam Bonjol
Bentuk perlawanan: Mempersiapkan benteng pertahanan berupa benteng alam di dataran tinggi Toba dan Silindung
Nama tokoh: .........................
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
Tuanku Imam Bonjol
Bentuk perlawanan: Mengepung istana Surosowan di tahun 1682
Nama tokoh: .........................
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
Tuanku Imam Bonjol
Bentuk perlawanan: Mengundang pedagang Eropa (Inggris, Perancis, Denmark, Portugis) dan mengembangkan hubungan dagang dengan negara-negara Asia (Persia, Benggala, Siam, Tonkin, China)
Nama tokoh: .........................
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
Sultan Agung Hanyakrakusuma
Bentuk perlawanan: Menentukan taktik dan strategi perang dengan sebaik mungkin berdasarkan informasi tentang kekuatan musuk, jarak tempuh dan waktu, kondisi medan serta curah hujan, yang dibantu oleh mata-mata dan kurir
Nama tokoh: .........................
Pangeran Antasari
Pangeran Diponegoro
Sultan Ageng Tirtayasa
Sultan Agung Hanyakrakusuma
Berikut adalah tokoh-tokoh yang membantu Pangeran Diponegoro dalam melawan Belanda. Hubungan antara nama dan jabatan yang tepat ditunjukkan pada no .......
1. Pangeran Mangkuumi - panglima perang
2. Pangeran Ngabehi Jawakusuma - panglima
3. Sentot Alibasyah Prawiradirja - penasihat
4. Kyai Mojo - guru spiritual pemberontakan
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
P. Diponegoro ditangkap pada tanggal
25 Oktober 1930
28 Maret 1830
20 Maret 1602
11 November 1785
Alasan perlawanan : Kaum bangsawan dirugikan karena sebagian besar sumber penghasilannya diambil alih oleh Belanda
Nama tokoh: ................
Sultan Agung Hanyakrakusuma
Pangeran Antasari
Pangeran Diponegoro
Sultan Ageng Tirtayasa
Kapankah terjadinya perang Puputan Margarana?
Setelah Buleleng ditaklukkan tahun 1849
Saat perang Bali pertama tahun 1846
20 November 1946
Saat hukum Tawan Karang dihapuskan
Apa yang terjadi setelah Buleleng ditaklukan?
Raja Buleleng melakukan Perang Puputan Buleleng pada tahun 1849
Perang Puputan Badung tahun 1906
Tahun 1628 dan 1629 Mataram melakukan serangan terhadap VOC di Batavia
Perang Puputan Kusumba pecah di tahun 1908
Pada tahun 1833 terjadi pertempuran hebat di daerah .....
Agam
Buleleng
Bangkal
Kalangan
Bentuk perlawanan: membentuk Kompi Irian untuk mempersiapkan perang terbuka
Nama tokoh: .........................
Silas Papare
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
P. Diponegoro
Bentuk perlawanan: melakukan perang gerilya dan serangan besar-besaran saat hujan tiba supaya senjata api Belanda berkurang kemampuannya.
Nama tokoh: .........................
Silas Papare
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
P. Diponegoro
Bentuk perlawanan: mengobarkan semangat anti VOC
Nama tokoh: .........................
Silas Papare
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
P. Diponegoro
Bentuk perlawanan: merusak kebun tebu VOC
Nama tokoh: .........................
Silas Papare
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
P. Diponegoro
Bentuk perlawanan: mengirimkan pasukannya untuk mengganggu kapal VOC
Nama tokoh: .........................
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
P. Diponegoro
Selain Sultan Ageng Tirtayasa dan Pangeran Diponegoro, tokoh berikut juga melakukan perang gerilya di Sumatera Barat.
Tuanku Imam Bonjol
Teuku Umar
Cut Nyak Dien
Sisingamangaraja XII
Berawal dari pertentangan antara kaum adat melawan kaum agama.
Perang Diponegoro
Perang Buleleng
Perang Padri
Perang Puputan Margarana
Tujuan Silas Papare mendirikan PKII adalah
Supaya bisa bergabung dengan Republik Indonesia di New York
Untuk mempersiapkan perang terbuka dengan Mabes AD
Agar Irian Barat bebas dari penjajahan Indonesia
Agar Irian Barat bebas dari penjajahan Belanda dan bergabung dengan Indonesia
Alasan perlawanan : Irian Barat masih dalam penjajahan Belanda, padahal Indonesia sudah menyatakan kemerdekaannya
Nama tokoh: ................
Sultan Agung Hanyakrakusuma
Pangeran Antasari
Silas Papare
Sultan Ageng Tirtayasa
Apakah yang didirikan Silas Papare pada Bulan Oktober 1949?
PKII
PNI
Badan Perjuangan Irian
Kompi Irian di Mabes Angkatan Darat
Berikut yang menyebabkan perang Bali adalah (pilih semua jawaban yang tepat)
Belanda ingin menghapus hukum tawan karang
Belanda menyebabkan Perang Puputan Buleleng
Belanda memaksa raja Bali mengakui kedaulatan Belanda di Bali
Kapal Belanda yang terdampar di Bali bisa dirampas oleh raja Bali
Sultan Agung Hanyakrakusuma berasal dari ....
Kerajaan Banten
Kerajaan Majapahit
Kerajaan Singasari
Kerajaan Mataram Islam Yogyakarta
Alasan perlawanan : Rakyat makin menderita karena banyaknya pajak yang harus dibayar kepada Belanda
Nama tokoh: ................
Sisingamangaraja XII
Pangeran Diponegoro
Silas Papare
Sultan Ageng Tirtayasa
Bentuk perlawanan: melakukan perang gerilya dan membuat kerajaan yang disertai benteng di pedalaman
Nama tokoh: .........................
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
P. Antasari
Bentuk perlawanan: melakukan penyelundupan senjata untuk mempersenjatai pasukannya
Nama tokoh: .........................
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
P. Antasari
Alasan perlawanan : Pemecatan guru dengan dalih penghematan
Nama tokoh: ................
Pattimura
Pangeran Diponegoro
Silas Papare
Sultan Ageng Tirtayasa
Bentuk perlawanan: mempersiapkan benteng pertahanan berupa benteng buatan di perkampungan
Nama tokoh: .........................
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
P. Antasari
Bentuk perlawanan: mengusir para zending, dan menyerbu serta membakar pos-pos zending
Nama tokoh: .........................
Sultan Hasanuddin
Sisingamangaraja XII
Sultan Ageng Tirtayasa
P. Antasari
Sisingamangaraja XII bersama Patuan Nagari dan Patuan Anggi melakukan perlawanan terakhir di
Aik Sibulbulon, Dairi
Dataran tinggi Toba dan Silindung
Benteng Duurstede
Benteng Victoria
Penyerangan terhadap benteng ini oleh Pattimura berakhir dengan kegagalan.
Benteng Duurstede, Pulau Saparua
Benteng Duurstede, Pulau Haruku
Benteng Zeelandia, Pulau Haruku
Benteng Zeelandia, Pulau Saparua
Jenazah tokoh ini dimakamkan di Tarutung, kemudian dipindahkan ke Balige
Raja Buleleng
Sisingamangaraja XII
Sultan Hasanuddin
Pattimura
Yang mendapatkan tekanan beban psikologis yang berat akibat istrinya ditangkap Belanda adalah ....
Sisingamangaraja XII
Pangeran Antasari
Sultan Ageng Tirtayasa
Pangeran Diponegoro
Alasan perlawanan : Pembajakan kapal yang pulang dari Jawa Timur oleh Belanda
Nama tokoh: ................
Pattimura
Pangeran Diponegoro
Silas Papare
Sultan Ageng Tirtayasa
Alasan perlawanan : Persaingan dagang dengan VOC, karena VOC membangun bandar perdagangan di Batavia
Nama tokoh: ................
Pattimura
Pangeran Diponegoro
Silas Papare
Sultan Ageng Tirtayasa
Walaupun hasil perlawanannya berimbang, Sultan Ageng Tirtayasa berhasil ditangkap VOC pada tahun
1843
1689
1683
1692
Berikut adalah para tokoh yang diajak untuk berkoordinasi dalam perang Diponegoro kecuali
Pakubuwono VI
Kyai Mojo
Raden Tumenggung Prawirodigdoyo
Sultan Agung Hanyakrakusuma
