wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

RnD Apoteker

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Suatu industri farmasi akan melakukan produksi suatu obat copy. Diketahui obat copy yang akan dibuat adalah amoxicillin 500 mg. Dalam produksi obat copy amoxicillin tersebut diprediksi bahwa disolusi dari obat copy lebih rendah dibandingkan obat yang telah beredar dipasaran. Maka dilakukan pengujian antara obat standar dengan obat copy tersebut adalah ....

a)

Uji bioekivalensi

b)

Uji Bioavailabilitas

c)

Uji disolusi terbanding

d)

Uji kelarutan

e)

Uji farmakologi

2.

Industri farmasi akan memproduksi Tablet rosuvastatin. Pembuatan tablet rosuvastatin diproduksi oleh apoteker di ruangan multi produksi. Namun hal ini akan meningkatka resiko kontaminasi silang terhadap produk lainnya, maka untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang yang harus dilakukan adalah ....

a)

Pengaturan suhu ruang produksi

b)

Pengaturan kelembapan diruang

produksi

c)

Pengaturan tekanan udara diruang

produksi

d)

Perubahan ruangan produksi

e)

Perubahan zat aktif rosuvastatin

3.

Sebuah distributor farmasi membeli bahan baku paracetamol. Bahan baku tersebut diterima dengan sertifikat analisis (CoA). Pada CoA hasil analisis kadar bahan baku tertulis 100% dengan persyaratan Farmakope Indonesia edisi IV adalah 99-101%. Pada bagian QC memeriksa kembali kadar bahan baku tersebut dan hasil yang didapat yaitu 99%. Apakah bahan baku tersebut dapat diluluskan?

a)

Dapat, karena validasi zat aktif

b)

Dapat, karena memenuhi standard

yang sesuai pada Farmakope

Indonesia

c)

Tidak, karena tidak memenuhi hasil analisis kadar yang 100%

d)

Tidak, karena berpatokan pada kadar

di CoA

e)

Tidak, karena dapat merubah

farmakologi dari bahan baku

4.

Sebuah industri farmasi mengembangkan formula baru sediaan cefixime 200 mg bermerek dan generiknya. Dilakukan perbandingan terhadap parameter bioavailabilitas dari tablet cefixime 200 mg dengan sediaan patennya yang berbentuk injeksi IV cefixime 100 mg. Berapakah nilai bioavailabiliats absolut cefixime?

a)

100

b)

90

c)

75

d)

57

e)

42

5.

Suatu industry farmasi dalam proses pengembangan beberapa sediaan oral yang merupakan produk “copy”. Sediaan oral yang sedang dikembangkan yakni Nifedipin SR, sirup asam valproate 120 mL, Rifampicin 450 mg, Ambroksol 30 mg tablet, tablet aspirin 80 mg.

Produk yang wajib untuk uji bioekuivalensi in vivo yaitu, kecuali ....

a)

Nifedipin SR

b)

Sirup Asam Valproat 120 mL

c)

Tablet Rifampicin 450 mg

d)

Tablet Ambroksol 30 mg

e)

Tablet Aspirin 80 mg

6.

Industri Farmasi FFUHO akan memproduksi Glimepirid dalam bentuk tablet. Berdasarkan hasil uji kelarutan dan permeasi menggunakan hewan uji diketahui glimepirid memiliki kelarutan yang buruk dalam air namun memiliki permeabilitas yang baik.

Termasuk dalam BCS kelas manakah obat tersebut?

a)

Kelas I

b)

Kelas II

c)

Kelas III

d)

Kelas IV

e)

Kelas V

7.

Suatu industri farmasi obat tradisional ingin mengembangkan sediaan obat herbal terstandar yang berisikan ekstrak Phyllantus niruri. Untuk keperluan analisi kadar bahan aktif dalam ekstrak, diperlukan adanya senyawa pembanding (marker).

Apakah senyawa marker yang tepat untuk kandungan dalam ekstrak tersebut?

a)

Filantin

b)

Curcumin

c)

Andrografolid

d)

Piperin

e)

Apigenin

8.

Seorang apoteker di bagian riset dan

pengembangan suatu industri farmasi merancang formula tablet Terbinafin yang merupakan BCS kelas II. Agar bioavailabilitas lebih baik maka Tindakan apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki sifat obat tersebut?

a)

Menurunkan permeabilitas

b)

Menurunkan kelarutan

c)

Membuat dalam bentuk garam

d)

Meningkatkan stabilitas

e)

Meningkatkan permeabilitas

9.

Industri farmasi melakukan uji waktu hancur terhadap formula tablet konvensional Amlodipin 10 mg yang masih dalam proses optimasi formula. Komposisi formula dari tablet amlodipin tersebut adalah Avicel PH 102, Magnesium Stearat, Talk, Laktosa Anhidrat dan Amylum solani. Setelah dilakukan uji waktu hancur didapatkan waktu hancur selama 28 menit. Bagaimanakah solusi dari rancangan formula tersebut?

a)

Mengurangi jumlah Avicel PH 102

b)

Menambahkan jumlah Avicel PH 102

c)

Mengurangi jumlah Laktosa Anhidrat

d)

Menambahkan jumlah Laktosa

Anhidrat

e)

Menghilangkan Avicel PH102

10.

Sebuah industri bagian produksi akan mengscaleup hydrocortisone cream. Dalam tube 5 gram terdapat hydrocortisone 1% dan basis sampai 100%. Dalam sekali produksi menghasilkan 10 bacth dan setiap bacth terdiri dari 10.000 tube.

Berapa gram hydrocortisone yang harus ditimbang untuk sekali produksi?

a)

5

b)

50

c)

500

d)

5.000

e)

50.000

11.

Apoteker bagian riset dan pengembangan disuatu industri farmasi akan membuat asetosal suppositoria 300mg. Bobot tiap suppositoria adalah 2 gram dan diketahui nilai density factor asetosal adalah 1,1. jumlah suppositoria yang akan dibuat adalah sebanyak 12 suppositoria, apabila basis yang digunakan adalah oleum cacao. berapakah jumlah oleom cacao yang digunakan?

a)

12,45

b)

16,45

c)

22,45

d)

28,54

e)

30,54

12.

Bagian Riset dan Pengembangan suatu indutri farmasi akan membuat Fast Dissolving Tablets (FDT) loratadine 10 mg. Menurut literatur untuk formulasi FDT menggunakan bahan tambahan berupa superdisintegrants agar tablet tersebut dapat larut dengan kecepatan kurang dari 60 detik.

Superdisintegrants apakah yang dapat digunakan pada formula tersebut?

a)

Cross-linked PVP

b)

Amylum Manihot

c)

Avicel PH 102

d)

Starch 1500

e)

Gelatin

13.

Suatu industri farmasi mengembangkan formula tablet natrium diclofenak. Tablet konfensional natrium diclofenak memiliki efek samping berupa iritasi lambung, mual dan muntah. Maka natrium diclofenak akan dibuat dalam bentuk tablet salut enterik.

Apakah polimer yang cocok untuk membuat tablet tersebut?

a)

Polietilenglikol 400

b)

Metilselulosa

c)

Natrium karboksimetilselulosa

d)

Akrilat

e)

Gummi arabicum

14.

Industri farmasi bagian riset dan pengembangan akan memformulasi tablet salut enterik ketoprofen 100mg. Pada proses pembuatan tablet tersebut akan dipilih beberapa penyalut yang sesuai dan dan tablet inti akan dibuat dengan metode granulasi basah.

Penyalut apakah yang cocok untuk formula tablet diatas?

a)

Cellulose acetate phthalate

b)

Avicel PH 102

c)

Laktosa Anhidrat

d)

Titanium Oksida

e)

Cross-linked PVP

15.

Suatu Industri farmasi memproduksi sediaan yang mengandung parasetamol 500 mg dengan komposisi bahan tambahan PEG 6000, Potasium sitrat monohidrat, aspartam, natrium

bikarbonat, asam sitrat monohidrat, manitol, sorbitol, povidone k-30 dan perasa strawberry. Sediaan apakah yang akan dibuat oleh industri tersebut?

a)

Tablet Konvensional

b)

Tablet Salut enterik

c)

Tablet Salut Gula

d)

Tablet Effervescent

e)

Tablet Isap

16.

Sebuah industri farmasi akan memproduksi chlorhexidine 0,1% untuk larutan irigasi. Untuk pelarut sediaan tersebut adalah air.

Air apakah yang digunakan untuk sediaan tersebut?

a)

Water for Irrigation

b)

Water for Injection

c)

Sterile water for injection

d)

Purified Water

e)

Aqua destilata

17.

Seorang formulator memiliki zat aktif ampisilin an hidrat dan ampisilin trihidrat, formulator telah melakukan uji disolusi terhadap tablet ampisilin trihidrat. Komposisi bahan tambahan obat tersebut adalah amylum manihot, avicel PH 102, mg. Stearat, talkum dan laktosa. Hasil uji disolusi tidak seuai yang diharapkan. Apakah yang harus dilakukan formulator tersebut?

a)

Meningkatkan jumlah desintegran

b)

Menurunkan binder

c)

Mengganti zat aktif dengan ampisilin

anhidrat

d)

Mengurangi pelincir

e)

Merubah formula

18.

Seorang Apoteker yang bekerja pada bagian riset dan pengembangan suatu produksi industri farmasi akan mengembangkan sediaan kloramfenikol untuk pengobatan infeksi pneumonia. Obat ini diketahui bersifat sukar larut dalam air, kompresibilitasnya buruk dan rasanya yang sangat pahit. Sementara itu tersedia bahan lain berupa kloramfenikol palmiat yang memiliki bau lemah dan hampir tidak berasa.

Apakah bentuk sediaan yang tepat untuk dikembangkan oleh Apoteker tersebut?

a)

Kapsul kloramfenikol

b)

Kapsul kloramfenikol palmiat

c)

Tablet kloramfenikol palmiat

d)

Suspensi kloramfenikol

e)

Suspensi kloramfenikol palmiat

19.

Seorang formulator sedang mengevaluasi suatu formula yang dikembangkan untuk obat copy yang mengandung parasetamol. Komposisi formula amylum manihot, avicel PH 102, magnesum stearat, talkum dan laktosa anhidrat. Hasil evaluasi komposisi bahan bahawa bahan yang digunakan sudah mendung untuk formula tersebut cepat terdisolusi. Tetapi kenyataannya pada uji disolusi tablet tersebut tidak cepat terdisolusi.

Apa yang harus dilakukan formula tersbut agar formua yang diinginkan memenuhi syarat?

a)

Meningkatkan jumlah desintegran

b)

Menurunkan binder

c)

Mengganti zat aktif

d)

Mengurangi lubricant

e)

Mengurangi Glidan

20.

BagianRnDsebuahindustrifarmasiingin mengembangkan sediaan tablet lepas lambat natrium diklofenak 50 mg menggunakan ekspien baru yang diekstrak dari buah pisang yang diketahui mengandung kadar amilopektin yang tinggi. Eksipien lain yang digunakan antara lain adalah aquadest, PVP, laktosa dan mg stearat.

Apakah fungsi dari eksipien baru tersebut?

a)

Pelarut

b)

Pengikat

c)

Pengisi

d)

Pelincir

e)

Matriks lepas lambat

21.

Bagian QC industri farmasi sedang melakukan pengujian terhadap sediaan suspensi dengan zat aktif dan bahan tambahan sebagai berikut: Mg Hidroksida, Al. Hidroksida, talk, PGA, gliserin, sirup simplex dan aquades. Hasil pengujian menunjukkan nilai kecepatan sedimentasi yang cukup sebesar dengan volume sedimentasi 0,554 dan redispersibilitas sebesar 50%.

Eksipien manakah yang harus dievaluasi?

a)

Talk

b)

PGA

c)

Gliserin

d)

Sirup simplex

e)

Aquades

22.

Apoteker bagian RnD mengembangkan sediaan steril dengan formula sebagai berikut: Morfin HCl 3 (Δtf1%: 0,026o) Nikotinamida 4 (Δtf1%:: 0,16o) Aqua pro injection ad 200 ml Jika diketahui NaCl digunakan sebagai agen pengisotonis. Berapa gram NaCl yang harus di tambahkan?

a)

0, 45

b)

0,55

c)

0,65

d)

0,75

e)

0,85

23.

Apoteker bagian produksi industri farmasi akan memproduksi tablet cetirizine dengan formula baru menggunakan cetirizine HCl (BM 461,8 g/mol) yang setara dengan cetirizin 10 mg (BM 388,9 g/mol). Sebelum dilakukan produksi skala industri, terlebih dahulu dilakukan produksi skala pilot sejumlah 5.000 tablet. Berapa gram zat aktif yang harus ditimbang?

a)

4,2

b)

5,9

c)

42,1

d)

50

e)

59,4

24.

Apoteker bagian RnD sedang mengembangkan bentuk sediaan baru non-invasif dari senyawa Ibuprofen, berdasarkan literatur diketahui Iburofen mengalami metabolisme hati yang ekstensif (90%) dan menyebabkan iritasi lambung. Sifat fisika kimia Ibuprofen yang dipertimbangkan adalah berat molekul (206,29 g/mol), nilai log P (3,97) dan titik leleh (76°C).

Apakah bentuk sediaan yang dimaksud?

a)

Tablet Oral

b)

Suspensi Oral

c)

Gel Topikal

d)

Larutan Injeksi

e)

Gel Transdermal

25.

Bagian RnD industri farmasi melakukan pengembangan sediaan gel luka bakar dengan komposisi tea tree oil, centella asiatica, aloe vera dan eksipien karbopol, TEA, propilen glikol, DMDM hydantoin, phenoxyethanol. Hasil evaluasi menunjukkan sediaan memiliki pH 5, viskositas 1800 cps, dan daya sebar 4 cm. Eksipien apa yang perlu dievaluasi?

a)

Karbopol

b)

TEA

c)

Propilen glikol

d)

DMDM Hydantoin

e)

Phenoxyethanol