Font size
WorksheetsREMIDI TEKS DRAMA
Total questions: 25
Worksheet time: 22mins
Melihat Kardi kepayahan, lelaki di geladak itu, Salim, dengan tangkas melonal ke arah Kardi dan mengambil alih keranjang-keranjang yang dibawakan. Setumpuk keranjang yang kokoh itu memang terasa berat karena basah. Sampai di dinding perahu tubuh Kardi sudah hampir lunglai. Salim melemparkan tumpukan keranjang itu ke geladak lalu dengan kedua tangannya yang kekar dia mengangkat tubuhnya dan meloncat ke geladak. Kardi sudah tidak kuat mengangkat tubuhnya sendiri. Salim kembali membantunya, menarik tangan Kardi sampai berhasil naik ke geladak. "Pelaut macam apa kau! Baru begitu saja sudah mau pingsan," ejek Salim. Kardi hanya tersenyum pahit sambil terus merebahkan tubuhnya di pinggir geladak. Amanat yang bisa diambil dari kutipan cerita di atas adalah ...
Harus saling tolong menolong
Harus mengingatkan teman
Menolong dengan Ikhlas
Kalau Menolong Jangan Saling Mengejek
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru. Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain. (Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat). Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir) Guru : Bisa saja istri kamu, Ut. Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...
Santai
Seram
Haru
Tegang
Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama! Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk) Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup). Brilian : Periksa kantongnya!! Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong) Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot) Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95). Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan! Timmy : Siap, bos! Latar kutipan tersebut adalah ...
Sekolah
Rumah
Gudang
Kantor Polisi
Inu : “Tenang, Jati. Tidak ada apa-apa! Jati : “Enak saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis. Inu : “Jati, apakah setiap tangis itu duka? Jati : “Tetapi, dia jelas tampak menderita! Inu : “Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan? Dikutip dari: Tangis, P. Harianto Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…
Kekhawatiran
Ketakutan
Kesedihan
Kegembiraan
Waktu itu sudah hampir jam satu. Sekolahsudah usai. Bahwa Yanti belum pulang itulah yang menyebabkan Asdiarti terkejut. Asdiarti : Kau masih ada di sini, Yanti. Belum pulang? Yanti : (Tidak menjawab. Ia hanya menggeleng dan terus melanjutkan membaca.) Penggalan drama tersebut memuat latar....
Tempat
Waktu
Suasana
Tempat, Waktu, Suasana
Satilawati : Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum. Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku. Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah....
Pembual
Pemarah
Sombong
Pemberani
Ayu : Sudah malam lo Sis, kita harus segera pulang Siska : Sudahlah Yu, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai Ayu : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tentangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam. Siska : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini. Penggalan drama di atas mengandung nilai...
Budaya
Moral
Sosial
Pendidikan
Berikut ini termasuk unsur yang harus ada dalam pementasan drama, kecuali...
Penonton
Naskah
Panggung
Pemain
Sebuah cerita atau kisah yang menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku atau dialog disebut dengan....
Cerpen
Drama
Sendratari
Tablo
Ciri utama sebuah drama di bawah ini adalah ....
Diperankan dengan tarian, tidak berbentuk dialog
Berupa cerita, tidak berdialog, menggunakan gerakan
Tidak menggunakan naskah, berupa cerita, tidak dipentaskan
Berupa cerita, berbentuk dialog, dipentaskan
Inu : “Tenang, Jati. Tidak ada apa-apa!
Jati : “Enak saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis.
Inu : “Jati, apakah setiap tangis itu duka?
Jati : “Tetapi, dia jelas tampak menderita!
Inu : “Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan?
Dikutip dari: Tangis, P. Harianto
Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…
kekhawatiran
ketakutan
kesedihan
kegembiraan
Satilawati : Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum.
Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.
Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah....
pembual
pemarah
sombong
pemberani
Peristiwa mulai terjadinya permasalahan antartokoh sampai pada puncaknya disebut bagian....dalam alur drama.
komplikasi
klimaks
resolusi
amanat
Berikut ini termasuk unsur yang harus ada dalam pementasan drama, kecuali...
penonton
naskah
panggung
pemain
Unsur berikut yang termasuk yang termasuk struktur drama adalah . . . .
setting
plot
tema
epilog
Orang yang mengatur jalannya pentas teater disebut . . . .
penata rias
pelakon
sutradara
penata lampu
Gambaran tempat, ruang, waktu, dan suasana cerita disebut....
setting
plot
bloking
panggung
Tokoh baik yang selalu berada di pihak yang benar yang disegani penonton…
Trigonis
Figuran
Protagonis
Antagonis
Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama!
Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)
Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).
Brilian : Periksa kantongnya!!
Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)
Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)
Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).
Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!
Timmy : Siap, bos!
Latar kutipan tersebut adalah ...
sekolah
rumah
gudang
kantor polisi
Bagian drama yang berisi klimaks dan penyelesainnya, ditandai dengan meredanya masalah disebut...
resolusi
komplikasi
orientasi
epilog
Meski saat itu sangat terik, teman-teman Ani tetap datang.
Yuni dan Hani : (memberi salam bersama)
Ibu : (datang dari dapur) Teman-teman Ani, ya?
Yuni : Iya, Bu. Kami teman-teman Ani.
Ibu : Mari, masuk! Silakan duduk dulu! Ibu panggilkan Ani. Ani ...! Itu teman-teman kamu sudah datang.
Ani : Hai! Tuk, langsung saja kita mulai.
Yuni dan Hani : Ayo!
Mereka pun bersama-sama menuju ruang belajar Ani.
Latar kutipan naskah drama tersebut adalah ....
di kantor, sore hari
di rumah, siang hari
di rumah sakit, siang hari
di hotel, sore hari
Perhatikan kutipan naskah drama berikut!
Rina : Apa-apaan sih? Kok posterku disobek?
(menahan marah)
Aji : […]
Rina : Maaf..maaf enak saja!
Aji : (dengan amat menyesal)
Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?
Rina : Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.
Aji : (dengan tersenyum)
Oke, Bos!
Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah...
Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja.
Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja.
Begitu saja kok kamu marah, Rin.
Baiklah aku akan beli yang baru.
Perhatikan kutipan drama beriku!
Copet... Copet. (terdengar suara teriakan)
Polisi : He .. berhenti! Door (terdengar suara letusan)
Pencopet : Ampun Pak.
Penumpang : Periksa kantongnya. Hajar saja.
Pencopet : Ampun pak saya mencopet karena anak saya sedang sakit.
polisi : sekarang ikut saya ke kantor polisi.
Konflik pada kutipan drama tersebut adalah ...
Seorang pencopet diperiksa polisi
Seseorang mencopet karena anaknya sakit
seorang pencopet yang tertembak polisi
seorang pencopet yang dibawa ke pos polisi
Perhatikan kutipan drama berikut.
Kuki sedang tidur di atas ranjangnya. Ketika layar dibuka dan lampu
dinyalakan, suasana menggambarkan subuh menuju ke fajar. Cahaya semakin terang. Kuki semakin jelas
terbaring di atas ranjangnya.
Dalam drama, kutipan di atas merupakan tahap...
prolog
dialog
monolog
epilog
"Ah, sudahlah, semua usahaku sia-sia. Aku tak akan berhasil memperbaikinya."
Nada saat mengucapkan kutipan dialog di atas adalah ....
cemas
putus asa
lega
malas
