wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KUIS KEL. 9 SKB

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Bagaimana cara memasukkan unsur risiko ke dalam kriteria keputusan dengan menggunakan pendekatan Mean Standar Deviasi?

a)

a. Dengan menggunakan angka tunggal untuk setiap arus kas tahunan

b)

b. Dengan menghitung mean dari distribusi probabilitas untuk arus kas setiap tahunnya

c)

c. Dengan hanya mempertimbangkan arus kas yang paling dikehendaki

d)

d. Dengan mengurangi arus kas yang diharapkan menjadi arus kas yang pasti

2.

Apa yang dimaksud dengan pendekatan Ekuivalen Kepastian?

a)

a. Pendekatan yang menggunakan konsep nilai sekarang dan angka tunggal untuk setiap arus kas tahunan

b)

b. Pendekatan yang menggunakan distribusi probabilitas untuk arus kas setiap tahunnya

c)

c. Pendekatan yang mengurangi arus kas yang diharapkan menjadi arus kas yang pasti

d)

d. Pendekatan yang menggunakan tingkat diskonto bebas risiko

3.

Apa yang dimaksud dengan probabilitas dalam konteks analisis risiko investasi?

a)

a. Kemungkinan terjadinya suatu peristiwa di antara kejadian seluruhnya yang mungkin terjadi

b)

b. Besarnya penyebaran arus kas dari proyek investasi tersebut

c)

c. Perbandingan frekuensi kejadian dengan kejadian seluruhnya

d)

d. Variabilitas arus kas terhadap arus kas yang diharapkan

4.

Apa yang dimaksud dengan risiko dalam analisis investasi dengan menggunakan pendekatan Mean Standar Deviasi?

a)

a. Besarnya penyebaran arus kas dari proyek investasi tersebut

b)

b. Perbandingan frekuensi kejadian dengan kejadian seluruhnya

c)

c. Kemungkinan terjadinya suatu peristiwa di antara kejadian seluruhnya yang mungkin terjadi

d)

d. Variabilitas arus kas terhadap arus kas yang diharapkan

5.

Bagaimana analisis sensitivitas dapat membantu manajer keuangan dalam menilai kembali estimasi arus kas suatu proyek?

a)

a. Dengan menganalisis seberapa besar pengaruh perubahan variabel terhadap arus kas proyek.

b)

b. Dengan memperkecil NPV dari proyek yang merugikan.

c)

c. Dengan meningkatkan jumlah unit yang terjual pada proyek

d)

d. Dengan mengurangi perhatian pada variabel yang pengaruhnya besar terhadap perubahan arus kas

6.

Apa yang harus dilakukan jika suatu variabel memiliki pengaruh terhadap variabel lain dalam analisis sensitivitas?

a)

a. Mengabaikan pengaruh netonya terhadap arus kas.

b)

b. Meningkatkan harga jual per unit barang.

c)

c. Meningkatkan unit barang yang terjual.

d)

d. Menilai bagaimana pengaruh netonya terhadap arus kas dan NPV dari proyek

7.

Bagaimana pengaruh menurunnya kegiatan penjualan terhadap likuiditas perusahaan?

a)

a. Menurunnya kegiatan penjualan dapat meningkatkan likuiditas perusahaan karena perusahaan akan memperoleh lebih sedikit kas masuk.

b)

b. Menurunnya kegiatan penjualan dapat menurunkan likuiditas perusahaan karena perusahaan akan memperoleh lebih sedikit kas masuk sementara beban tetap masih sama

c)

c. Menurunnya kegiatan penjualan tidak berpengaruh pada likuiditas perusahaan.

d)

d. Menurunnya kegiatan penjualan hanya berpengaruh pada likuiditas perusahaan jika perusahaan tidak memiliki utang.

8.

Apa yang diperlukan dalam penanganan proyek dengan hubungan kontijensi?

a)

a. Modifikasi yang canggih

b)

b. Penghitungan nilai NPV, PI, dan IRR masing-masing proyek

c)

c. Penggunaan kriteria investasi yang berbeda untuk masing-masing proyek

d)

d. Integrasi data kas keluar dan kas masuk dari proyek-proyek yang terkait

9.

Bagaimana penggunaan utang dapat memengaruhi kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban finansial tepat pada waktunya?

a)

a. Semakin banyak utang yang digunakan, semakin mudah bagi perusahaan untuk membayar kewajiban finansial tepat pada waktunya.

b)

b. Penggunaan utang tidak berpengaruh pada kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban finansial tepat pada waktunya.

c)

c. Semakin banyak utang yang digunakan, semakin sulit bagi perusahaan untuk membayar kewajiban finansial tepat pada waktunya.

d)

d. Penggunaan utang hanya berpengaruh pada kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban finansial jika terjadi krisis ekonomi.

10.

Apa yang tidak relevan untuk dasar pengambilan keputusan manajemen pada proyek dengan hubungan kontijensi?

a)

a. Nilai NPV, PI, dan IRR masing-masing proyek

b)

b. Besarnya NPV, PI, dan IRR gabungan

c)

c. Modifikasi yang canggih

d)

d. Kriteria investasi yang tersedia

11.

Mengapa dua atau lebih proyek disebut memiliki hubungan saling meniadakan (mutually exclusive)?

a)

A. Karena terpilihnya salah satu usulan proyek yang tersedia menyebabkan tidak dapat dipilihnya sisa usulan proyek yang lain.

b)

B. Karena semua usulan proyek membutuhkan modal yang sama.

c)

C. Karena manajemen hanya memilih satu proyek tanpa mempertimbangkan faktor lain.

d)

D. Karena semua usulan proyek memiliki manfaat dan biaya yang sama.

12.

Bagaimana cara menghitung MIRR untuk proyek yang memiliki hubungan saling meniadakan?

a)

a. Hitung besarnya IRR untuk semua proyek, kemudian pilih proyek dengan IRR tertinggi

b)

b. Pisahkan antara proyek mana yang memiliki IRR lebih besar dari biaya modal (k) dan proyek yang memiliki IRR lebih kecil dari k.

c)

c. Urutkan proyek-proyek yang memiliki IRR lebih besar dari k berdasarkan besarnya dana yang dibutuhkan dan pilih proyek dengan nomor urut terendah.

d)

d. Hitung besarnya MIRR atas dasar besarnya kebutuhan dana marginal dan pilih proyek dengan MIRR tertinggi.

13.

Mengapa perlu dilakukan analisis MIRR untuk proyek yang memiliki hubungan saling meniadakan?

a)

a. Karena IRR tidak dapat digunakan untuk memilih proyek yang saling meniadakan

b)

b. Karena MIRR memberikan informasi yang lebih lengkap tentang pengembalian investasi proyek.

c)

c. Karena analisis MIRR mempertimbangkan faktor-faktor eksternal yang memengaruhi keputusan investasi.

d)

d. Karena analisis MIRR lebih mudah dilakukan daripada analisis NPV atau IRR.

14.

Bagaimana cara menentukan proyek mana yang harus ditunda dalam situasi capital budget constrain?

a)

a. Proyek yang memiliki NPV terbesar.

b)

b. Proyek yang memiliki IRR terkecil.

c)

c. Proyek yang memiliki selisih PI antara tahun sekarang dan tahun yang akan datang terkecil

d)

d. Proyek yang memiliki payback period terpanjang.

15.

Mengapa kombinasi usulan proyek yang memilki NPV terbesar dipilih sebagai kombinasi proyek yang paling layak dalam situasi capital budget constrain?

a)

a. Karena kombinasi tersebut akan memberikan keuntungan finansial terbesar bagi perusahaan.

b)

b. Karena kombinasi tersebut memiliki IRR yang lebih besar daripada kombinasi lainnya.

c)

c. Karena kombinasi tersebut memiliki payback period yang lebih singkat daripada kombinasi lainnya.

d)

d. Karena kombinasi tersebut memiliki risiko yang lebih rendah daripada kombinasi lainnya.