Font size
WorksheetsPAT Kelas 7 2023
Total questions: 35
Worksheet time: 23mins
Bacalah pantun di bawah ini!
Air surut memungut bayam,
Sayur diisi ke dalam kantung;
Jangan diikuti tabiat ayam,
Bertelur sebiji riuh sekampung.
Berdasarkan pantun di atas, larik kedua yang merupakan sampiran adalah ….
Air surut memungut bayam
Jangan diikuti tabiat ayam,
Sayur diisi ke dalam kantung;
Bertelur sebiji riuh sekampung
Perhatikan pantun berikut!
Baik bergalas baik tidak,
Buli-buli bertali benang
[…] (1)
[…] (2)
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah …
Baik berbudi baik tidak,
Asal sama-sama berbaik hati.
Baik berbalas tidak apa-apa,
Asal sama mendulang emas.
Baik berbuat untuk bertindak,
Budi baik akan mendapat.
Baik berbalas baik tidak,
Asal budi sama dikenang.
Bacalah ilustrasi di bawah ini!
Jika ingin melihat perilaku orang itu baik atau tidak, lihatlah ketika dia bersama orang lain atau banyak orang. karena disitu kita bisa melihat perbuatan yang dilakukan ke orang lain apakah sama dengan yang ia lakukan kepada diri kita sendiri. cara berbicara, sopan santun, etika.
Gurindam yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah . . .
Cahari olehmu akan sahabat, yang boleh dijadikan obat.
Cahari olehmu akan guru, yang boleh tahukan tiap seteru.
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.
Jika hendak mengenal orang berbangsa,
Lihat kepada budi dan bahasa.
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
Sangat memeliharakan yang sia-sia.
Bacalah syair di bawah ini!
Inilah gerangan suatu madah
Mengarangkan syair terlalu indah
Membetuli jalan tempat berpindah
Di sanalah iktikat diperbetuli sudah
Makna syair di atas adalah . . .
Disaat kita ada dalam kegelapan dan kita sadar, terus kita mau berubah atau membetulkannya, pasti ada tempat untuk berubah.
Disaat yang indah dapat merubah dirinya sadar akan jalan hidupnya sehingga tidak terulang lagi keslahannya.
Sebagai anak muda kita harus mengenal diri sendiri bahwa hidup seperti perahu yang tidak akan hidup selamanya dan tujuan akhir dari hidup adalah akhirat.
Wahai para pemuda yang bijaksana, jadilah para pemimpin yang mampu membimbing orang lain. Kemampuan serta keahlian dirimu harus terus kau kembangkan dan tingkatkan
Bacalah pantun di bawah ini!
Enak rasanya bubur yang hangat,
Enak dimakan bersama kerupuk;
Hidup memang harus semangat,
Janganlah mudah kita terpuruk.
Makna kata yang bergaris miring adalah . . . .
terpengaruh
jatuh
menyerah
terperosok
Perhatikan ciri-ciri puisi rakyat di bawah ini!
(1) Bersajak a-a-a-a
(2) Jumlah kata tiap baris bebas
(3) Semua larik adalah isi
(4) Tiap bait terdiri dari 8 sampai 10 suku kata
Ciri-ciri syair ditandai oleh nomor . . . .
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(1) dan (3)
(1) dan (4)
Perhatikan gambar berikut!
Gambar di atas merupakan bentuk cerita . . . .
fantasi
narasi
eksposisi
fabel
Bacalah teks berikut!
Suatu hari di sebuah kebun anggur, tinggalah sebuah keluarga Semut dengan anggota jumlahnya yang sangat banyak.Semut ini membuat sarangnya dari daun-daun lalu mereka tempel menggunakan cairan seperti lem yang mereka keluarkan dari mulutnya. Para Semut melihat bahwa musim gugur akan segera berlalu dan akan segera datang musim dingin yang cukup panjang. Ketika musim dingin makanan akan sangat sulit untuk didapatkan, maka para Semut itu segera mencari berbagai macam makanan untuk mereka kumpulkan sebagai bahan persediaan ketika musim dingin telah tiba.
Rangkaian peristiwa yang terdapat pada cerita di atas adalah . . .
Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut.
Belalang kelaparan dan lari ke rumah Semut.
Semut pergi ke gua-gua untuk mengumpulkan makanan.
Sang Belalang sembah heran dengan apa yang dilakukan semut.
Perhatikan teks fabel berikut ini dengan cermat untuk menjawab soal nomor 9 –13!
Burung Hantu dan Belalang
Burung hantu selalu tidur di siang hari.Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.
Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga.Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.
“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut.“Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya.“Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.
Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak berada di tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini.Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.
“Tuan Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda.Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus.Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya,” sanjung Burung Hantu Tua.
Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua.Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.
Watak tokoh Belalang dalam kutipan teks fabel di atas adalah….
bijaksana
keras kepala
pendendam
rendah hati
Burung Hantu dan Belalang
Burung hantu selalu tidur di siang hari.Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.
Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga.Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.
“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut.“Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya.“Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.
Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak berada di tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini.Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.
“Tuan Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda.Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus.Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya,” sanjung Burung Hantu Tua.
Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua.Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.
Latar waktu terjadinya peristiwa dalam teks cerita di atas adalah….
pada pagi hari
pada siang hari
pada malam hari
pada sore hari
Perhatikan teks fabel berikut ini dengan cermat
Burung Hantu dan Belalang
Burung hantu selalu tidur di siang hari.Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.
Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga.Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.
“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut.“Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya.“Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.
Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak berada di tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini.Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.
“Tuan Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda.Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus.Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya,” sanjung Burung Hantu Tua.
Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua.Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.
Kalimat yang menyatakan keterangan tempat berikut ini adalah….
Belalang melihat pohon tua yang ada di hadapannya.
Belalang merapikan sarangnya setiap bangun tidur.
Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua.
Burung Hantu Tua melirik ke arah belalang yang tak menghiraukannya.
Perhatikan teks fabel berikut ini dengan cermat untuk menjawab soal nomor 9 –13!
Burung Hantu dan Belalang
Burung hantu selalu tidur di siang hari.Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.
Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga.Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.
“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut.“Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya.“Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.
Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak berada di tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini.Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.
“Tuan Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda.Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus.Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya,” sanjung Burung Hantu Tua.
Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua.Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.
Pesan moral yang tersirat dalam kutipan teks fabel tersebut adalah….
Ikutilah nasihat seorang sahabat agar tidak salah jalan.
Jangan mudah terhanyut oleh sanjungan orang lain.
Tak ada gunanya berbuat baik dengan orang yang keras kepala.
Jangan suka menyakiti orang lain jika ingin hidup bahagia.
Perhatikan teks fabel berikut ini dengan cermat !
Burung Hantu dan Belalang
Burung hantu selalu tidur di siang hari.Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.
Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga.Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.
“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut.“Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya.“Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.
Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak berada di tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini.Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.
“Tuan Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda.Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus.Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya,” sanjung Burung Hantu Tua.
Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua.Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya
Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan isi kutipan teks fabel di atas adalah….
Belalang terhanyut oleh sanjungan Burung Hantu Tua.
Akhirnya, Sang Belalang diterkam dan dimakan Si Burung Hantu Tua.
Belalang mendengarkan teguran Burung Hantu Tua dengan lapang dada.
Burung Hantu Tua menyanjung Belalang dengan pujian.
Peristiwa awal menyebabkan kejadian berikutnya sehingga mencapai puncak dan akhir cerita adalah . .
setting
alur mundur
amanat
alur maju
Simaklah kutipan surat berikut
PEMERINTAH KABUPATEN BOALEMO
DINAS PENDIDIKAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA
SMP NEGERI 2 PAGUYAMAN
Jln. Trans Sulawesi Desa Bongo Nol, Kec. Paguyaman KP. 96260
Nomor : 420/SMPN1PAG/IV/2023 1) ……., ……………
Lampiran : -
Perihal : Undangan
Yth. Para Guru dan Karyawan
SMPN 2 Paguyaman
di Sosial
Dengan hormat,
(2) ———————————————————————————————
————————————————————————————————-
————————————————————————————————-
Demikian surat undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.
Tanggal surat yang tepat untuk mengisi nomor (1) pada surat tersebut adalah ….
12 – 4 – 2023
Paguyaman, 12 April 2023
12 April 2023
12/04/2023
PEMERINTAH KABUPATEN BOALEMO
DINAS PENDIDIKAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA
SMP NEGERI 2 PAGUYAMAN
Jln. Trans Sulawesi Desa Bongo Nol, Kec. Paguyaman KP. 96260
Nomor : 420/SMPN1PAG/IV/2023 1) ……., ……………
Lampiran : -
Perihal : Undangan
Yth. Para Guru dan Karyawan
SMPN 1 Paguyaman
di Sosial
Dengan hormat,
(2) ———————————————————————————————
————————————————————————————————-
————————————————————————————————-
Demikian surat undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.
Isi surat yang tepat untuk mengisi bagian rumpang (2) pada surat tersebut adalah…
Sehubungan dengan pelaksanaan Lomba Sekolah Sehat Tahun 2023, kami mengharap izin Bapak /Ibu pada
hari, tanggal : Sabtu , 14 April 2023
waktu : Pukul 08.00
tempat : Ruang Guru
acara : Persiapan Lomba
Sehubungan dengan pelaksanaan Lomba Sekolah Sehat Tahun 2023, kami mengharap kehadiran Bapak /Ibu pada
hari, tanggal : Sabtu , 14 April 2023
waktu : Pukul 08.00
tempat : Ruang Guru SMP Negeri 2 Paguyaman
acara : Persiapan Lomba
Sehubungan dengan pelaksanaan Lomba Sekolah Sehat Tahun 2023, kami mengharap bantuan Bapak /Ibu pada
hari, tanggal : Sabtu , 14 April 2023
waktu : Pukul 20.00
tempat : Lapangan SMP Negeri 2 Paguyaman
acara : Evaluasi Hasil Lomba
Sehubungan dengan pelaksanaan Lomba Sekolah Sehat Tahun 2023, kami mengharap sambutan Bapak /Ibu pada
hari, tanggal : Sabtu , 14 April 2023
waktu : Pukul 08.00
tempat : Ruang Guru SMP Negeri 2 Paguyaman
acara : Evaluasi Kegiata
Urutkanlah kalimat-kalimat berikut ini agar menjadi sebuah fabel yang utuh!
a) Kelinci tertidur dan akhirnya kura-kura menang
b) Kelinci yang sombong mengejek kura-kura yang jalannya lambat
c) Ketika lomba di mulai kelinci lari dengan cepat dan jauh meninggalkan kura-kura
d) Kura-kura menantang kelinci untuk lomba lari
e) Kelinci yang sombong yakin kalau dia pasti menang
f) Karena kelinci merasa kura-kura sangat jauh ia beristirahat di bawah pohon
(a)
Bacalah penggalan teks cerita berikut ini!
Suatu pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungi kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.
“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa kepada Ibu Pip. Kemarin, keponakanku mengunjungiku.Dia membawakan oleh-oleh yang cukup banyak.Aku ingin membaginya untuk para sahabatku.Ini kacang kenari spesial untuk keluargamu.”
“Terima kasih, Pak Tua Rusa,” ucap Ibu Pip.
Sepeninggal Pak Tua Rusa, Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil anak-anaknya. “Anak-anak, lihat kita punya apa? Kalian harus membaginya sama rata ,ya.
” Asyiiik,” girang Pip dan adik-adiknya.
“Ibu taruh sini, ya.”
Setelah itu, ibu tupai mengurus rumah kediamannya. Sementara itu adik-adik Pip ingin mencicipi kacang itu.
Tulislah tokoh yang terdapat pada cerita di atas!
(a)
Bacalah pantun berikut!
Sarang garuda di pohon beringin
Buah kemuning di dalam puan
Sepucuk surat dilayangkan angin
Putih kuning sambutlah Tuan
Berapa banyak jumlah suku kata baris ketiga pantun di atas?
(a)
Tuliskan Unsur-unsur Surat Pribadi
1. Buku yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
A. Buku Tes
B. Buku cerita
C. Buku fiksi
D. Buku non fiksi
2. Berdasarkan gambar di samping, jenis buku pada gambar tersebut adalah
A. Buku dongeng
B. Buku fiksi
C. Buku non fiksi
D. Buku Novel
4. Dibawah ini yang tidak termasuk unsur buku non fiksi adalah...
A. Cover buku
B. SUB Bab
C. Alur
D. Bahasa
5. Dibawah ini yang tidak termasuk unsur buku fiksi adalah...
A.cover buku
B. Tokoh dan penokohan
C. Tema
D. Sistematika
Tentukanlah Kalimat utama dan jenis paragraf dibawah ini...
Siswa kelas tiga lebih giat belajar untuk menghadapi ujian dua bulan yang akan datang. Mereka sangat berkonsentrasi pada pelajaran yang diberikan oleh ibu dan bapak guru. Tampak situasi kelas mereka lebih tenang. Ketenangan mereka bukan berarti sunyi dan sepi, tetapi suasana kelas mereka hidup, yaitu timbulnya tanya jawab tentang pelajaran yang sedang dibahas. Suasana yang hidup itu benar-benar membangkitkan semangat guru alam menyajikan materi pelajaran. Juga, suasana yang hidup itu menimbulkan kesungguhan para siswa dalam belajar. Suasana giat belajar itu dilakukan dan diciptakan siswa kelas tiga dalam menghadapi ujian yang menuju ke ambang pintu.
Berikut ini contoh sampul buku non fiksi yang benar adalah ... .
Perhatikan daftar buku berikut!
-Cerpen
-Novel
-Komik
- Biografi
- Pidato
-Mitos
- Buku pelajaran
Kelompokkan buku-buku tersebut yang termasuk kategori nonfiksi !
cerpen, novel, dan komik
Biografi, Pidato, dan Buku Pelajaran
Novel, biografi dan mitos
Pidato, mitos, buku pelajaran
Karakter atau watak yang melekat dalam diri tokoh adalah
Latar
Penokohan
Amanat
Alur
Pesan yang ingin disampaikan pengarang disebut dengan
Tema
Latar
Amanat
Alur
Berikut ini yang merupakan salam pembuka surat pribadi adalah….
Apa kabar Najwa?
Salam sayang untuk Bunda.
Hormat saya,
Bunda, Elana merindukan Bunda.
Perhatikan kutipan kalimat berikut!
1) Dengan hormat
2) Dengan ini kami beritahukan
3) Gimana Kabarmu
4) datanglah ke tempatku
5) Sehubungan dengan kegiatan tersebut
6) salam rindu
7) hormat saya
Kutipan kalimat yang tepat dalam surat dinas terdapat pada nomor ….
2, 4, dan 7
1, 3, dan 4
1, 2, dan 5
4, 5, dan 6
Perhatikan ilustrasi berikut!
Sehubungan dengan akan di adakannya kegiatan Pameran Akhir Tahun yang rencananya Insya Allah akan diselenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Minggu, 26 April 2020
Waktu : 09.00 WIB sampai selesai
Tempat : Aula SMP N 13 Semarang
Maka kami selaku panitia pelaksana kegiatan bermaksud memohon izin untuk mengadakan kegiatan di tempat tersebut....
Undangan
Permohonan dana
Peminjaman tempat
Permohonan pemateri
surat tersebut termasuk ke dalam jenis surat ….
resmi
pribadi
niaga
resmi
Unsur yang dimiliki oleh surat dinas, namun tidak dimiliki oleh surat pribadi adalah...
Kop surat
Tanggal Surat
Salam pembuka
Salam penutup
Kalimat penutup surat yang tepat agar Tati segera membalas surat Dora adalah...
Tat sampai di sini dulu ya surat dariku. Balasan surat darimu selalu aku tunggu.
Sampai di sini dulu ya Tat. Aku bangga memiliki sahabat sepertimu.
Demikian surat dariku, Dora. Semoga tidak mengganggu belajarmu.
Kiranya suratku sampai di sini dulu. Kita sambung lain kali.
