Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Materi 1

Total questions: 10

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Seorang apoteker akan melakukan pengadaan obat amoksisilin 500 mg. Kebutuhan obat selama1 tahun yaitu 12.000 tablet. Dalam 1 box terdiri dari 30 tablet. Maksimal 1 kali pengadaanadalahsebanyak 500 box. Berapa kali frekuensi pengadaan yang dilakukan?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

2.

Kebutuhan obat X Apotek Tuntas CBT adalah 300 box per bulan. Lead time 9 hari. Jikadiasumsikan 1 bulan adalah 30 hari. Berapa box yang dibutuhkan untuk mengisi kekosongan selama waktu tunggu?

a)

30

b)

60

c)

70

d)

90

e)

120

3.

Seorang Apoteker di apotek sedang menghitung kebutuhan obat amlodipine. Rata-rata penjualan amlodipine di apotek tiap bulannya (30 hari) adalah sebanyak 900 tablet. Waktu tunggu yang dibutuhkan untuk sekali pemesanan adalah 2 hari. Apoteker harus memastikan tidak terjadi kekosongan obat ini di apotek. Berapakah stok pengaman yang dibutuhkan agar ketersediaan obat tersebut tetap terjaga?

a)

30

b)

60

c)

40

d)

70

e)

50

4.

Seorang apoteker di Instalasi Farmasi suatu Rumah Sakit sedang membuat evaluasi perencanaan pengadaan Cotrimoxazole 400/80 mg tablet. Selama periode 6 bulan yang lalu, penggunaan obat ini adalah 81.000 tablet dan terdapat kekosongan obat selama 1 bulan. Apoteker melakukan perhitungan perencanaan menggunakan metode konsumsi. Berapakah rata-rata penggunaan per bulan untuk obat tersebut?

a)

13.500 Tablet

b)

27.000 Tablet

c)

16.200 Tablet

d)

81.000 Tablet

e)

20.250 Tablet

5.

Apoteker di sebuah apotek melaporkan bahwa apoteknya pada akhir tahun lalu memiliki stok opname sebesar Rp. 40.000.000. Sepanjang tahun ini, apoteknya melakukan pengadaanobat dan alat kesehatan sebesar Rp. 375.000.000 dan pada akhir tahun ini, hasil stok opname yang dilakukan sebesar Rp. 80.000.000. Berapakah Turn Over Ratio dari apotek yang dikelola oleh Apoteker tersebut?

a)

5,58 kali/tahun

b)

3,00 kali/tahun

c)

3,50 kali/tahun

d)

6,25 kali/tahun

e)

7,5 kali/tahun

6.

Seorang apoteker di suatu klinik membuat reorder point pada pengadaan sirup parasetamol untuk bulan Nopember 2022. Data penjualan selama 3 bulan (90 hari kerja) berturut-turut adalah sebagai berikut : Safety stock yang ditetapkan adalah adalah 30 botol dan lead time pengiriman obat adalah 4 hari. Berapakah reorder point yang tepat untuk pengadaan obat tersebut?

a)

55

b)

56

c)

58

d)

60

e)

62

7.

Seorang apoteker di apotek membeli siprofloksasin kapsul sebanyak 1 box (isi 10 blister) kesebuah PBF dengan harga Rp 97.000,00 (sudah termasuk PPN 10 %). Indeks penjualanyangditetapkan untuk obat tersebut adalah 1,15. Berapakah harga jual obat tersebut tiap 1 blister?

a)

Rp. 11.000

b)

Rp. 12.400

c)

Rp. 11.200

d)

Rp. 12.500

e)

12.100

8.

Harga beli obat X harga Rp. 20.000,00/tablet (sudah termasuk PPN). Mark up yang dinginginkan 25 %. Biaya embalase dan pelayanan Rp. 7.500,00. Jika pasien ingin menebus 10 obat X, berapa biaya yang harus dibayarkan?

a)

Rp. 200.000

b)

Rp. 250.000

c)

Rp. 257.500

d)

Rp. 255.700

e)

Rp. 260.000

9.

Seorang apoteker di apotek hendak merencanakan pengadaan sefadroksil 500 mg untuk kebutuhan bulan depan. Pemakaian sefadroksil 500 mg perbulan adalah 1.000 kapsul. Sisa stok sefadroksil 500 mg adalah sebanyak 400 kapsul. Apoteker tidak menginginkan terjadi kekosongan obat, sehingga ditetapkan jumlah stok pengaman sebanyak 100 kapsul. Berapakah jumlah obat yang tepat untuk pengadaan sefadroksil 500 mg bulan depan?

a)

600

b)

700

c)

800

d)

900

e)

1000

10.

Perusahaan farmasi membuat sediaan enema. Dalam satu bulan, diperoleh omzet sebesar 250 juta, Dengn modal awal 50 juta. Diketahui harga obat yaitu 200 juta dan biaya produksi 20juta. Berapa % ROI?

a)

30%

b)

40%

c)

50%

d)

60%

e)

70%