NEW
Font size
WorksheetsLATIHAN SOAL SEMESTER GENAP KELAS 7
Total questions: 20
Worksheet time: 16mins
Bahasa yang digunakan dalam surat pribadi adalah bahasa yang ....
Baku
Resmi
Formal
Santai
Berikut ini bagian yang hanya ada dalam surat dinas, kecuali ....
Nama instansi
Alamat surat
Logo
Tembusan surat
Cermatilah kutipan surat pribadi berikut!
Oh ya, Ana, bagaimana kegiatan ekstrakurikuler di sekolahmu? Apakah kamu ikut? Kalau aku masih seperti dulu, masih aktif dalam pramuka.
[...]
Salam manis,
Lia
Kalimat penutup surat yang tepat agar Ana segera membalas surat Lia adalah ....
Atas perhatiannya, kuucapkan terima kasih. Aku bangga bersahabat denganmu
An, sampai di sini dulu surat dariku. Balasan surat darimu selalu kutunggu.
Demikianlah surat dariku An, semoga tidak mengganggu belajarmu.
Kiranya surat dariku cukup sampai di sini, An, kapan-kapan kusambung lagi.
Perhatikan surat undangan berikut!
Dengan ini, kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri rapat rutin awal tahunpelajaran 2019/2020 yang akan diselenggarakan pada:
hari, tanggal : Sabtu, 6 Agustus 2019
waktu : 9.00 – 11.00 WIB
tempat : Aula MTsN 7 Tulungagung
acara : Rapat Persiapan HUT RI
[...]
Kalimat penutup suratundangan tersebut yang tepat adalah ....
Atas kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.
Atas izin yang diberikan, kami ucapkan terima kasih.
Atas dikabulkannya permohonan ini kami sampaikan terima kasih.
Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Kalimat penutup surat undangan di bawah ini yang tepat adalah ....
Atas kehadirannya kami sampaikan terima kasih.
Atas kehadiran Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Atas kehadiran Bapak dan Ibu, diucapkan banyak terima kasih.
Atas kehadirannya, saya ucapkan banyak terima kasih.
Perhatikan pantun berikut!
................................................
................................................
Badan menangis di liang kubur
Teringat badan tak sembahyang
Sampiran yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
Sandar menyandar di pohon pisang
Timpa menimpa di batang padi
Kalau tuan pergi ke tanjung
Kirim sahaya sehelai baju
Kedondong batang sumpitan
Batang padi sahaya larutkan
Duduk berbaris dengan teratur
Sambil memegang layang-layang
Bacalah pantun berikut!
Panjanglah rumput di pematang
Disabit orang di Indragiri
Disangka panas sampai ...
Kiranya hujan di tengah hari
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun yang rumpang tersebut adalah kata "petang".
BENAR
SALAH
Bahasa dalam fabel sering ditandai dengan penggunaan kata keterangan yang digunakan untuk menggambarkan ...
Penampilan fisik dan watak tokoh
Peristiwa yang dialami tokoh
Latar waktu, tempat, dan suasana
Pesan moral dan nilai budi pekerti
Cermati pantun berikut!
Pergi ke kota membeli buku
Jangan lupa membawa uang
Hormat dan patuh kepada ibu
[. . .]
Larik yang tepat untuk melengkapi bagian isi pantun tersebut adalah . . .
Sebab kasih sayang ibu tak pernah lekang
Di situlah jalan masuk surga
Itulah jalan membetuli insan
Nasihat kebajikan ayahanda beri
Cermati kutipan syair berikut!
Baiklah perahu engkau perteguh
Hasilkan pendapat dengan tali sauh
Anginnya keras ombaknya cabuh
Pulaunya jauh tempat berlabuh
Diksi perahu dalam syair tersebut bermakna . . .
perahu yang sesungguhnya
lambang kehidupan
lambang pencarian nafkah
lambang perdamaian
Cermati kutipan fabel berikut!
Pada suatu hari, ada tiga ekor ikan yang hidup dalam sebuah kolam yang cukup besar. Ketiga ikan tersebut bersahabat. Namun, memiliki sifat yang sangat berbeda. Ikan pertama memiliki sifat yang sangat bijaksana. Ia akan berpikir terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu. Ikan kedua sangat pintar. Ia mampu membuat keputusan sangat cepat apabila sedang dibutuhkan. Sedangkan, ikan yang ketiga memiliki sifat pasrah. Ia percaya dengan nasib.
Variasi pengungkapan orientasi pada teks fabel tersebut adalah. . .
diawali dengan deskripsi latar dan watak tokoh
diawali dengan deskripsi latar dan kegiatan tokoh
diawali dengan kegiatan tokoh
diawali dengan latar di masa lalu
Cermati kalimat-kalimat berikut!
Musim panas yang membuatnya(1) ceria sudah akan berganti(2) ke musim dingin, di mana hujan(3) akan turun dengan lebat(4) disertai suhu udara yang sangat rendah(5).
Kata sifat pada kalimat tersebut ditandai nomor . . .
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
Cermati kutipan fabel berikut!
Seekor bangau sedang menikmati mentari pagi yang menghangatkan. Bulunya yang putih bersih terlihat berkilau jika terkena sinar matahari. Sang Bangau memang sangat membanggakan bulunya yang bersih. Setelah beberapa lama, ia melangkah kea rah sungai. Pada saat-saat seperti ini, ikan-ikan masih sering muncul ke permukaan dan berenang di air dangkal. Beruntung sekali bangau itu jika mencari makan sekarang. Hanya saja, ia terlalu pemilih.
“Ah, ikan-ikan ini terlalu kecil. Tidak mungkin bangau yang anggun sepertiku ini memakan ikan-ikan itu. Mereka tak mengenyangkan, juga tak bergizi,” gumamnya sendiri. Bangau pun melanjutkan menyusuri sungai. Seekor ikan yang sedikit lebih besar berenang di dekatnya. Akan tetapi, Bangau justru melewatkannya.
“Bukankah ikan itu terlalu besar untukku? Bisa-bisa paruhku retak jika kupaksa memakannya,” kata Bangau semakin pilih-pilih.
Sepanjang jalan ia hanya memilih-milih saja. Sampai tak terasa matahari meninggi, ikan-ikan itu mulai berenang ke tempat yang lebih dalam dan dingin. Menyadari hal itu, Bangau pun harus menerima kenyataan bahwa dirinya sudah sangat lapar. Lebih parahnya, taka da lagi ikan yang berenang di dekatnya. Akhirnya, ia hanya dapat memakan siput-siput kecil di pinggir sungai itu.
Pesan moral yang tersirat dalam kutipan teks fabel tersebut adalah . . .
Rezeki yang ada tidak boleh ditolak.
Pilihlah makanan yang paling disukai.
Bersikaplah sabar dalam menghadapi suatu keadaan.
Bersikaplah rendah hati dan menerima rezeki yang ada dengan rasa syukur.
Cermati kutipan fabel berikut!
(1) Ia berpikir keras. (2) Tiba-tiba kancil dilempar kulit pisang. (3) Ia bermaksud lari, takut kepada Pak Tani. (4) Ketika ia mendongak ke atas tahulah pelemparnya si Kera nakal. (5) “Sialan ternyata kau kera!! Dasar kera jelek dan bodoh!!!”
Penggunaan kata sandang dalam kutipan fabel tersebut terdapat pada kalimat nomor . . .
1
2
3
4
5
Cermati kutipan fabel berikut!
(1) Merpati merasa jatah jagungnya lebih sedikit dibandingkan dengan Tekukur. (2) Merpati menganggap pemiliknya sudah tak menyayanginya lagi. (3) “Oh, ternyata pemilikku lebih sayang Tekukur,” keluh Merpati. (4) Didalam kandangnya ia selalu murung.
Penulisan kata depan yang salah terdapat pada kalimat bernomor . . .
1
2
3
4
Cermati kalimat berikut!
Bagi semua siswa-siswa baru diharapkan segera berkumpul di lapangan upacara.
Bagi semua siswa-siswa baru diharapkan segera berkumpul di lapangan upacara.
Agar efektif, kalimat tersebut harus diubah menjadi . . .
Bagi seluruh siswa-siswa baru diharapkan segera berkumpul di lapangan upacara.
Bagi setiap siswa-siswa baru harap segera berkumpul di lapangan upacara.
Siswa baru diharapkan segera berkumpul di lapangan upacara.
Para siswa baru diharapkan dengan segera berkumpul di lapangan upacara.
Cermati kalimat berikut!
Musik di Indonesia sangat beragam [ … ] banyaknya jumlah suku di Indonesia.
Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang dalam paragraf tersebut adalah . . .
dan
walaupun
sehingga
karena
Cermati kutipan buku nonfiksi berikut!
Rendang merupakan makanan tradisional yang belum terstandarisasi cara pembuatan dan bumbu yang digunakan. Cara pembuatan rendang sangat beragam tergantung produsennya. Keragaman tersebut tentu akan berpengaruh terhadap cita rasa dan komposisi nilai gizi rendang yang dihasilkan.
Keragaman rasa rendang terjadi karena keragaman jenis dan komposisi bumbu yang umumnya dipakai terdiri atas cabai merah, bawang putih, bawang merah, lengkuas, jahe, kunyit, daun kunyit, daun salam, serai, kemiri, garam, asam kandis, dan gula. Bumbu rendang tersebut dapat dibuat sendiri di rumah atau dibeli di pasar tradisional. Pada saat ini, bumbu rendang instan juga sudah banyak dijual di toko-toko makanan dan di supermarket.
Informasi yang terdapat dalam kutipan teks tersebut adalah ...
Rendang memiliki standarisasi dalam cara pembuatan dan bumbu yang digunakan.
Rendang merupakan makanan tradisional dari Sumatra.
Keragaman cara pembuatan rendang berpengaruh pada cita rasa dan komposisi nilai gizi rendang.
Bumbu rendang instan lebih nikmat hasilnya daripada bumbu rendang yang dibuat sendiri.
Cermati kutipan buku nonfiksi berikut!
Rendang merupakan makanan tradisional yang belum terstandarisasi cara pembuatan dan bumbu yang digunakan. Cara pembuatan rendang sangat beragam tergantung produsennya. Keragaman tersebut tentu akan berpengaruh terhadap cita rasa dan komposisi nilai gizi rendang yang dihasilkan.
Keragaman rasa rendang terjadi karena keragaman jenis dan komposisi bumbu yang umumnya dipakai terdiri atas cabai merah, bawang putih, bawang merah, lengkuas, jahe, kunyit, daun kunyit, daun salam, serai, kemiri, garam, asam kandis, dan gula. Bumbu rendang tersebut dapat dibuat sendiri di rumah atau dibeli di pasar tradisional. Pada saat ini, bumbu rendang instan juga sudah banyak dijual di toko-toko makanan dan di supermarket.
Ringkasan yang sesuai dengan teks tersebut adalah . . .
Rendang merupakan makanan trdisional yang memiliki keragaman dalam jenis dan komposisi bumbu yang digunakan.
Makanan rendang belum terstandarisasi secara nasional dalam hal pembuatannya.
Keragaman jenis bumbu yang digunakan dalam membuat rendang yang memiliki pengaruh dalam nilai gizi yang disajikan.
Rendang terdiri dari berbagai macam bumbu-bumbu rempah-rempah yang dapat dibuat sendiri di rumah atau dibeli dalam bentuk bumbu instan.
Cermati kutipan buku fiksi berikut!
Sebelum duduk di bawah tugu, sebagai orang tua sejati aku beberkan saputanganku ke rumput biar pantalon tropikal yang kupakai tidak kotor. Kemudian, aku memandang pada makam sambil menyalakan sigaret lagi. Di sekitar tempat rindang itu matahari memanas terik.
Sudut pandang kutipan cerita tersebut adalah orang ketiga sebagai pencerita.
BENAR
SALAH
