NEW
Font size
WorksheetsPAS DPPHP SEM GENAP
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Secara umum bahan pangan tergolong ke dalam jenis bahan yang mudah rusak atau sering disebut …
Browning
Enzimatis
Perishable
Rehidrasi
Dehidrasi
Bahan tambahan pangan yang dapat mencegah atau menghambat proses fermentasi, pengasaman, atau penguraian lain terhadap makanan yang disebabkan oleh mikroorganisme merupakan pengertian dari …
Bahan tambahan pangan
Bahan pengawet
Bahan pengental
Pencampuran
Homogenisasi
1. Menghambat pertumbuhan mikroba pembusuk pada pangan baik yang bersifat patogen maupun tidak patogen.
2. Memperpanjang umur simpan pangan.
3. Tidak menurunkan kualitas gizi, warna, cita rasa, dan bau bahan pangan yang diawetkan.
4. Tidak digunakan umtuk menyembunyikan kerusakan pangan.
Pernyataan di atas merupakan …
Pengertian pengawetan
Fungsi pengawetan
Tujuan pengawetan
Pengertian homogenisasi
Tujuan homogenisasi
Pengawetan pangan secara garis besar dapat dikelompokan menjadi beberapa bagian yaitu …
Fisik & koagulasi
Fisik & biologi
Koagulasi & kimia
Koagulasi & biologi
Kimia, fisik & biologi
Proses keawetan bahan dapat tercapai dalam konsentrasi gula yang tinggi, karena gula dengan konsentrasi yang tinggi mempunyai efek untuk mkenurunkan water activity (aW) dari bahan pangan sampai suatu keadaan dimana pertumbuhan mikroorganisme akan terhambat. Pernyataan tersebut merupakan fungsi dan prinsip penggulaan sebagai …
Zat penambah cita rasa
Zat untuk memperbaiki tekstur
Zat pengental
Zat pemanis
Zat pengawet
Reaksi yang dapat terjadi pada proses pemanasan gula adalah …
Maillard
Karamelisasi
Iradiasi
Pengkristalan
Browning
Proses pembuatan pickle/acar menggunakan prinsip dasar …
Penggulaan
Pengasaman
Pengairan
Pengasinan
Penggaraman
Proses tertariknya cairan sel keluar, akibat adanya tekanan osmotic yang lebih tinggi pada cairan di luar sel daripada cairan sel. Proses ini disebut dengan …
Plasmolisis
Enzimatis
Kareolisis
Maillard
Rehidrasi
Bahan tambahan makanan dikenal dengan istilah BTM atau BTP (bahan tambahan pangan) adalah bahan atau campuran bahan secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, tetapi ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan agar lebih berkualitas dan lebih menarik. Tujuan penggunaan BTM adalah...
Untuk mempertahankan mutu atau kestabilan makanan
Menyembunyikan pengolahan yang tidak baik
Memberi kesan baik pada makanan yang dibuat dari bahan yang kurang baik mutunya
Mengurangi nilai gizi pada makanan
Membuat produk menyimpang dari sifat alamiahnya
Teknik pengawetan yang sering di terapkan pada bahan pangan daging, ikan & sayur adalah ...
Penggaraman
Pengasapan
Penggulaan
Exshausting
Penggulaan
Nama alat pada gambar berikut adalah …
Hand Mixer
Stand Mixer
Planetary Mixer
Mixer Spiral
Food Processor
Alat yang tepat untuk mengemas minuman dalam gelas/cup adalah ...
Alat berikut memiliki fungsi sebagai ...
Penggiling bumbu
Pemisah minyak
Penggiling biji kopi
Pencampur bahan
Fermentasi bahan
Proses pengawetan yang dilakukan pada manisan buah salak atau pala adalah ...
proses penggulaan dengan cara perendaman
proses penggulaan dengan cara larutan
proses penggulaan dengan cara penaburan
proses penggulaan dengan cara pencampuran
proses penggulaan dengan cara pemanasan
Pengawetan makanan pada hakekatnya merupakan suatu tindakan atau usaha yang dilakukan agar bahan makanan menjadi...
Segar dan Bergizi
Lezat dan enak
Awet dan tahan lama
Kering dan renyah
Basah dan legit
Pengawetan bahan makanan dengan cara memanaskan hingga 70oC – 90oC selama kurang lebih setengah jam disebut...
Sterilisasi
Pengeringan
Destirilisasi
Pasteurisasi
Freezerisasi
Contoh makanan awetan yang diolah dengan cara pasteurisasi adalah …
Yakult
Dendeng
Sarden
Cornet
Ikan asin
Pengawetan dengan suhu dingin berfungsi untuk …
Menghambat kerusakan, menjaga kesegaran
Mematikan mikroorganisme
Menjaga kelembaban
Menjaga kesegaran, memperkuat rasa
Mengaktifkan enzim
Syarat kemasan makanan yang baik adalah …
Mudah terpengaruh udara
Melindungi mutu dalam waktu lama
Mengubah warna dan rasa
Mengisap air dan lemak
Mudah terkikis
Berikut ini adalah jenis kemasan makanan berdasarkan bahan pembuatnya. Manakah bahan kemas yang sesuai untuk mengemas selai?
Plastik LDPE
Kaleng alumunium
Jar kaca
Kertas
Kayu
Kode jenis plastik pada gambar di atas adalah …
Berbahaya
Beracun
Sekali pakai
Sulit didaur ulang
Pilihan terbaik untuk penyimpanan makanan dan minuman
Manakah jenis plastik dari kode di bawah ini yang sering digunakan untuk mengemas air mineral?
Telur asin merupakan produk pengawetan dengan teknik …
Penggulaan
Karamelisasi
Penggaraman
Pengasaman
Fermentasi
pH merupakan derajat keasaman yang menjadi faktor penting pada pengolahan pangan. Semakin rendah nilai pH, maka nilai makanan tersebut akan semakin …
Basa
Pahit
Asam
Manis
Tawar
Cara memilih makanan awetan yang baik adalah …
Tanpa batas kadaluarsa
Waktu kadaluarsa dekat
Kemasan dan etiketnya baik
Warna kaleng berubah
Kemasannya bergelembung
Higiene atau kebersihan pangan diperlukan untuk menjamin …
Produk pangan yang lezat
Produk pangan yang aman
Produk pangan yang murah
Produk pangan yang menarik
Produk pangan yang bernilai tinggi
Berikut ini adalah sumber kontaminasi produk pada industri pangan, kecuali …
Peralatan yang berkontak langsung dengan makanan
Air pengolahan makanan
Debu dan kotoran
Alat pelindung diri
Pekerja
Kegiatan atau upaya menjaga higiene seluruh permukaan (alat, pekerja, dan lingkungan kerja) untuk mempertahankan kondisi pangan yang sehat dan higienis yang terhindari dari kontaminasi baik secara biologi, fisik, dan kimia adalah pengertian dari …
Higiene pangan
Sanitasi pangan
Penyimpanan pangan
Sterilisasi pangan
Pembersihan pangan
GMP merupakan istilah dari CPPB (Cara Produksi Pangan yang Baik) dan merupakan kependekan dari ….
Good Manufacturing Practices
Good Manufacture Process
Good Manufacturing Process
Good Manufacture Plan
Good Manufacturing Plan
Analisis bahaya dan titik kritis sebagai usaha pencegahan pada setiap alur produksi yang dilakukan secara sistematis untuk menjaga keamanan pangan dari bahaya kontaminasi adalah tujuan diterapkannya …. pada industri pangan.
Good Manufacturing Practices (GMP)
Sanitasi Industri
Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3)
Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)
Food Preservation
