WorksheetsUTS KIMIA ANALISIS I
Total questions: 32
Worksheet time: 48mins
Name
Class
Date
1.
Name
4 lines
2.
KELAS/NIM
4 lines
3.
Dalam suatu reaksi, logam besi direaksikan dengan ion klorin membentuk senyawa besi(III) klorida. Reaksi ini adalah contoh dari:
a)
Reduksi
b)
Oksidasi
c)
Reaksi redoks
d)
Reaksi asam-basa
e)
Reaksi netralisasi
4.
Dalam analisis iodometri, jika larutan yang mengandung ion iodida ditambahkan dengan larutan yang mengandung ion perak (Ag+), maka akan terbentuk endapan:
a)
Perak iodida (AgI)
b)
Perak bromida (AgBr)
c)
Perak klorida (AgCl)
d)
Perak oksida (Ag2O)
e)
Perak sulfida (Ag2S)
5.
Reaksi diazotasi nitrimetri melibatkan pembentukan senyawa antara gugus nitroso (-NO) dengan:
a)
Amina primer
b)
Amina sekunder
c)
Amina tersier
d)
Alkohol
e)
Asam karboksilat
6.
Perhatikan reaksi berikut,
Reaksi diatas terjadi pada titrasi
a)
Redoks
b)
Asam-basa
c)
Argentometri
d)
Nitrimetri
e)
Iodometri
7.
Metode Fajans digunakan dalam titrasi untuk menentukan konsentrasi ion:
a)
Hidrogen (H+)
b)
Klorida (Cl-)
c)
Perak (Ag+)
d)
Sulfat (SO4^2-)
e)
Natrium (Na+)
8.
Dalam titrasi argentometri, 50 mL larutan sampel yang mengandung ion perak (Ag+) dititrasi dengan larutan standar natrium klorida (NaCl) 0,1 M. Jika volume titran yang diperlukan adalah 25 mL, maka konsentrasi ion perak dalam larutan sampel adalah:
a)
0,05 M
b)
0,10 M
c)
0,20 M
d)
0,25 M
e)
0,50 M
9.
Dalam titrasi argentometri, 25 mL larutan sampel mengandung ion perak (Ag+) dititrasi dengan larutan standar natrium klorida (NaCl) 0,05 M. Jika volume titran yang diperlukan adalah 15 mL, maka konsentrasi ion perak dalam larutan sampel adalah:
a)
0,01 M
b)
0,025 M
c)
0,030 M
d)
0,050 M
e)
0,075 M
10.
Dalam titrasi asam basa, larutan standar yang umum digunakan sebagai titran adalah:
a)
Natrium klorida (NaCl)
b)
Natrium hidroksida (NaOH)
c)
Asam asetat (CH3COOH)
d)
Asam klorida (HCl)
e)
Asam sulfat (H2SO4)
11.
Sebuah larutan asam sulfat (H2SO4) 0,1 M dititrasi dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) 0,2 M. Jika volume titran yang diperlukan adalah 20 mL, maka volume larutan asam yang dititrasi adalah:
a)
10 mL
b)
20 mL
c)
30 mL
d)
40 mL
e)
50 mL
12.
Dalam titrasi oksidi-reduktometri, larutan standar yang umum digunakan sebagai titran adalah:
a)
Kalium hidroksida (KOH)
b)
Natrium hidroksida (NaOH)
c)
Asam sulfat (H2SO4)
d)
Kalium permanganat (KMnO4)
e)
Asam klorida (HCl)
13.
Pada titrasi argentometri, perubahan titik akhir titrasi ditandai dengan:
a)
Option 1Perubahan warna indikator
b)
Perubahan suhu larutan
c)
Pembentukan endapan
d)
Pergeseran pH larutan
e)
Peningkatan volume larutan
14.
Prinsip dasar metode Volhard adalah:
a)
Reaksi antara ion logam dengan kompleks pembentuk
b)
Pengukuran panjang gelombang cahaya yang diserap
c)
Perubahan warna yang terjadi saat terjadi titrasi
d)
Reaksi antara ion logam dengan larutan standar
e)
Perubahan suhu yang terjadi saat terjadi titrasi
15.
Dalam reaksi antara kalium permanganat dan asam oksalat, berapa banyak ion permanganat (MnO4-) yang dibutuhkan untuk mengoksidasi 1 mol asam oksalat (C2H2O4) menjadi karbon dioksida dan air?
a)
1 mol
b)
2 mol
c)
3 mol
d)
4 mol
e)
5 mol
16.
Dalam iodometri, ion iodida (I-) bertindak sebagai
a)
Oksidator
b)
Reduktor
c)
Indikator
d)
Penyangga
e)
Larutan elektrolit
17.
Pada titrasi iodometri, penentuan kadar zat yang akan dititrasi menggunakan larutan standar:
a)
Iodida
b)
Iodin
c)
Natrium tiosulfat
d)
Kalium permanganat
e)
Asam sulfat
18.
Pada titrasi argentometri, perubahan titik akhir titrasi ditandai dengan:
a)
Perubahan warna indikator
b)
Perubahan suhu larutan
c)
Pembentukan endapan
d)
Pergeseran pH larutan
e)
Peningkatan volume larutan
19.
Prinsip dasar metode Volhard adalah:
a)
Reaksi antara ion logam dengan kompleks pembentuk
b)
Pengukuran panjang gelombang cahaya yang diserap
c)
Perubahan warna yang terjadi saat terjadi titrasi
d)
Reaksi antara ion logam dengan larutan standar
e)
Perubahan suhu yang terjadi saat terjadi titrasi
20.
Salah satu titrasi argentometri yang umum dilakukan adalah titrasi terhadap senyawa klorida menggunakan larutan perak nitrat. Reaksi yang terjadi adalah...
a)
AgNO3 + NaCl → AgCl + NaNO3
b)
AgNO3 + HCl → AgCl + HNO3
c)
AgNO3 + KCl → AgCl + KNO3
d)
AgNO3 + CaCl2 → AgCl + Ca(NO3)2
e)
AgNO3 + MgCl2 → AgCl + Mg(NO3)2
21.
Berikut ini yang bukan merupakan indikator dalam argentometri adalah...
a)
Kromatografi
b)
Potensiometri
c)
Kolorimetri
d)
Termometri
e)
Amperometri
22.
Potensiometri digunakan untuk mengukur konsentrasi suatu zat berdasarkan:
a)
Perbedaan massa
b)
Perubahan suhu
c)
Perubahan warna
d)
Perubahan pH
e)
Perbedaan tekanan
23.
Kerugian utama dari metode Mohr dalam argentometri adalah:
a)
Ketidakakuratan dalam pengukuran volume larutan
b)
Pengaruh interferensi zat lain dalam larutan
c)
Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan analisis
d)
Ketergantungan pada reaksi oksidasi-reduksi
e)
Tidak dapat digunakan untuk mengukur konsentrasi ion logam
24.
Kerugian metode Mohr dalam argentometri dapat diatasi dengan menggunakan metode analisis alternatif seperti:
a)
Metode Volhard
b)
Metode Folin-Ciocalteu
c)
Metode Kjeldahl
d)
Metode Gravimetri
e)
Metode Karl Fischer
25.
Hal yang perlu diperhatikan dalam reaksi diazotasi adalah:
a)
Waktu reaksi
b)
Suhu reaksi
c)
pH larutan
d)
Kecepatan pengadukan
e)
Keberadaan katalis
26.
Pada reaksi diazotasi, suhu yang tinggi dapat menyebabkan:
a)
Pembentukan senyawa nitrat
b)
Kehilangan nitrogen
c)
Pembentukan senyawa ammonium
d)
Pembentukan senyawa nitrit
e)
Terjadinya reaksi samping
27.
Pada iodimetri, natrium tiosulfat digunakan sebagai:
a)
Zat reduktor
b)
Zat oksidator
c)
Indikator
d)
Zat pembawa
e)
Zat kompleks
28.
Dalam suatu analisis iodimetri, 30 mL larutan iodin 0,02 M direaksikan dengan senyawa reduktor. Jika jumlah mol senyawa reduktor yang teroksidasi adalah 0,015 mol, berapa konsentrasi mol senyawa reduktor tersebut?
a)
0,02 M
b)
0,03 M
c)
0,04 M
d)
0,05 M
e)
0,06 M
29.
Sebuah larutan iodin 0,02 M direaksikan dengan larutan natrium tiosulfat 0,04 M. Jika dibutuhkan 25 mL larutan natrium tiosulfat untuk mencapai titik akhir titrasi, berapa volume larutan iodin yang digunakan?
a)
10 mL
b)
20 mL
c)
25 mL
d)
40 mL
e)
50 mL
30.
Obat antasid sering digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan yang disebabkan oleh kelebihan asam lambung. Obat antasid bertindak sebagai:
a)
Asam kuat
b)
Basa kuat
c)
Asam lemah
d)
Basa lemah
e)
Garam netral
31.
Reaksi antara asam dan basa dalam sistem obat dapat menghasilkan garam dan:
a)
Air
b)
Gas
c)
Kristal
d)
Minyak
e)
Zat padat
32.
Sifat obat yang bersifat asam dapat diketahui berdasarkan adanya:
a)
Grup amino
b)
Grup hidroksil
c)
Grup karboksilat
d)
Grup metil
e)
Grup etil
100 %
