wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL PAT BAHASA INDONESIA _ KELAS 7

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah puisi rakyat gurindam berikut ini!

Dengan anak janganlah lalai

Supaya boleh naik ke tengah balai

Kata lalai bermakna ….

a)

lengah

b)

santai

c)

malas

d)

lemah

2.

Bacalah pusi rakyat berikut ini!

Jika hendak mengenal orang mulia

Lihatlah kepada kelakuan dia

Maksud isi gurindam tersebut adalah ....

a)

Kemuliaan seseorang bergantung pada derajat sosialnya.

b)

Lihatlah kelakuan sehari-hari orang mulia yang kita kenal dari derajatnya.

c)

Kenalilah kemuliaan seseorang dari kehidupanya setiap hari.

d)

Kemuliaan dan derajat seseorang terlihat dari kelakuannya sehari-hari.

3.

Perhatikan larik-larik pantun berikut!

1).Mendapat kawan senang rasanya

2).Ikan laut enak rasanya

3).Bila dimasak dan dimakan

4).Tentu boleh kita berkenalan

Susunlah larik pantun di atas dengan benar . . 

a)

4 – 3 – 2 – 1            

b)

1 – 3 – 2 – 4            

c)

4 – 2 – 1 – 3

d)

2 – 3 – 1 – 4

4.

Bacalah kutipan syair di bawah ini!

Carilah ilmu bermanfaat

Janganlah menyerah sampai kau dapat

Gunakanlah ilmu secara tepat

Agar berguna bagi masyarakat

Apakah pesan yang terkandung dalam syair tersebut ….

a)

terus belajar supaya mendapat ilmu bermanfaat bagi masyarakat

b)

tak ada kata menyerah untuk mencari ilmu sampai akhir hayat

c)

carilah ilmu sampai ke liang lahat supaya dikenang masyarakat

d)

gunakanlah ilmu untuk mencari kekayaan yang banyak

5.

1.     Perhatikan gurindam rumpang berikut ini!

…………………………………..

Kalau tidak beramal pada sesama

 

Kalimat yang tepat untuk melengkapi gurindam di atas adalah ….

a)

Saya senang jadi orang kaya raya

b)

Percuma jadi orang punya harta

c)

Bahagia punya banyak teman

d)

Siang hari makan buah papaya

6.

Topik berikut yang tepat untuk menulis surat resmi adalah ....

a)

kisah pengalaman selama berlibur ke Bali

b)

undangan rapat sosialisasi ujian sekolah

c)

menanyakan kabar ayah di perantauan

d)

permohonan seorang anak kepada ibunya

7.

Kalimat penutup surat dinas yang paling tepat dan efektif adalah ....

a)

Atas kehadiran Bapak-Bapak Ibu-Ibu semua, kami ucapkan terima kasih.

b)

Atas kehadiran Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

c)

Atas kehadiran para Bapak dan para Ibu, kami ucapkan terima kasih.

d)

Atas kehadiran Bapak/Ibu, kamu haturkan banyak-banyak terima kasih.

8.

Dalam rangka Kegiatan Perkemahan Sabtu Malam Minggu (Persami) yang akan dilaksanakan Pramuka SMP Taruna Bakti pada tanggal 3-4 Juni 2023 di halaman sekolah, kami mohon Bapak/Ibu mengizinkan putra/putrinya untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Berdasarkan bahasanya, surat di atas termasuk jenis surat ….

a)

pribadi    

b)

dinas 

c)

tidak resmi

d)

lamaran kerja

9.

Penulisan tempat dan tanggal pada surat pribadi adalah ….

a)

Malang, 1 Mei 2023

b)

Malang, 1 MEI 2023

 

c)

MALANG, 1 mei 2023

d)

malang, 1 - 5 - 2023

10.

Ilmu jangan hanya dihafalkan, Namun juga harus diamalkan.

Isi gurindam tersebut untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari jangan sekadar hafalan.

a)

BENAR

b)

SALAH

11.

Pantun berikut termasuk pantun teka-teki.

Beli sabun di sebuah warung

Warung baru milik Lukman

Diam-diam menutup hidung

Bau kentut penuhi ruangan

a)

BENAR

b)

SALAH

12.

Bagian struktur surat resmi kop surat terdiri dari nomor, hal, dan lampiran.

a)

BENAR

b)

SALAH

13.

Salam persahabatan, salah satu salam yang digunakan dalam surat pribadi.

a)

BENAR

b)

SALAH

14.

Puisi rakyat yang memiliki empat baris dan rima a-a-a-a termasuk syarat apa?

a)

Gurindam

b)

Pantun

c)

Syair

15.

Percuma punya banyak teman,

Jika tidak berbuat kebaikan.

Puisi rakyat tersebut termasuk jenis apa?

a)

Gurindam

b)

Pantun

c)

Syair

16.

Dengan hormat, salah satu salam dalam pada teks apa?

a)

Surat resmi/dinas

b)

Surat pribadi

17.

Naila, aku ingin memberitahukanmu bahwa liburan semester nanti aku akan pergi berlibur ke Jakarta. Tunggu kedatanganku, ya.

Kalimat tersebut termasuk bagian isi dari apa?

a)

Surat resmi/dinas

b)

Surat pribadi

18.

Bagian surat dinas yang terletak paling atas dan terdapat logo lembaga dinamakan ....

a)

tanda tangan

b)

kop surat

c)

stempel

19.

“Aku ingin makan ayam goreng,” kata Sapta. Kalimat tersebut termasuk jenis kalimat apa?

a)

kalimat langsung

b)

kalimat tidak langsung

20.

Unsur teks berita disebut ADIKSIMBA

a)

BENAR

b)

SALAH

21.

Unsur berita yang menanyakan alasan, yaitu ...

a)

apa

b)

di mana

c)

kapan

d)

mengapa

22.

Unsur berita yang menanyakan waktu terjadinya peristiwa, yaitu ...

a)

apa

b)

di mana

c)

kapan

d)

mengapa

23.

Unsur berita yang menanyakan hal/peristiwa yang terjadi, yaitu ...

a)

apa

b)

di mana

c)

kapan

d)

mengapa

24.

Unsur berita yang menanyakan tempat terjadinya peristiwa, yaitu ...

a)

apa

b)

di mana

c)

kapan

d)

mengapa

25.

Unsur berita yang menanyakan proses terjadinya peristiwa, yaitu ...

a)

apa

b)

mengapa

c)

bagaimana

d)

di mana

26.

Bacalah teks berikut ini dengan saksama!

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Keluarkan Letusan Setinggi 800 Meter 

Liputan6.com, Surabaya - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa Timur kembali erupsi dengan letusan setinggi 800 meter di atas puncak pada Senin malam 6 Mei 2024.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 6 Mei 2024, pukul 22.07 WIB," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Ghufron Alwi. Menurut dia, tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 162 detik," tuturnya.

 

Sebelumnya gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu erupsi pada Senin pagi pukul 05.43 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau sekitar 4.376 mdpl.

Gunung Semeru masih berstatus Siaga atau Level III, sehingga pihak PVMBG memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. Kemudian warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

 

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sumber berita: https://www.liputan6.com/

Kapan Gunung Semeru terakhir kali mengalami erupsi sebelum letusan pada Senin malam, 6 Mei 2024?

a)

Pada Senin pagi pukul 05.43 WIB

b)

Pada Senin malam pukul 22.07 WIB

c)

Pada Selasa pagi pukul 06.00 WIB

d)

Pada Minggu malam pukul 20.00 WIB

27.

Bacalah teks berikut ini dengan saksama!

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Keluarkan Letusan Setinggi 800 Meter 

Liputan6.com, Surabaya - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa Timur kembali erupsi dengan letusan setinggi 800 meter di atas puncak pada Senin malam 6 Mei 2024.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 6 Mei 2024, pukul 22.07 WIB," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Ghufron Alwi. Menurut dia, tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 162 detik," tuturnya.

 

Sebelumnya gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu erupsi pada Senin pagi pukul 05.43 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau sekitar 4.376 mdpl.

Gunung Semeru masih berstatus Siaga atau Level III, sehingga pihak PVMBG memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. Kemudian warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

 

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sumber berita: https://www.liputan6.com/

 Berapa tinggi kolom letusan Gunung Semeru pada Senin malam, 6 Mei 2024?

a)

600 meter di atas puncak

b)

700 meter di atas puncak

c)

800 meter di atas puncak

d)

900 meter di atas puncak

28.

Bacalah teks berikut ini dengan saksama!

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Keluarkan Letusan Setinggi 800 Meter 

Liputan6.com, Surabaya - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa Timur kembali erupsi dengan letusan setinggi 800 meter di atas puncak pada Senin malam 6 Mei 2024.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 6 Mei 2024, pukul 22.07 WIB," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Ghufron Alwi. Menurut dia, tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 162 detik," tuturnya.

 

Sebelumnya gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu erupsi pada Senin pagi pukul 05.43 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau sekitar 4.376 mdpl.

Gunung Semeru masih berstatus Siaga atau Level III, sehingga pihak PVMBG memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. Kemudian warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

 

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sumber berita: https://www.liputan6.com/

Apa status Gunung Semeru setelah terjadi erupsi pada Senin malam, 6 Mei 2024?

a)

Waspada

b)

Normal

c)

Siaga

d)

Awas

29.

Bacalah teks berikut ini dengan saksama!

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Keluarkan Letusan Setinggi 800 Meter 

Liputan6.com, Surabaya - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dengan Malang, Jawa Timur kembali erupsi dengan letusan setinggi 800 meter di atas puncak pada Senin malam 6 Mei 2024.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 6 Mei 2024, pukul 22.07 WIB," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Ghufron Alwi. Menurut dia, tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 162 detik," tuturnya.

 

Sebelumnya gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu erupsi pada Senin pagi pukul 05.43 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau sekitar 4.376 mdpl.

Gunung Semeru masih berstatus Siaga atau Level III, sehingga pihak PVMBG memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. Kemudian warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

 

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sumber berita: https://www.liputan6.com/

Berapa jarak yang dilarang untuk dilakukan aktivitas oleh masyarakat dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan?

a)

10 km

b)

13 km

c)

15 km

d)

17 km

30.

Di bawah ini yang bisa dikembangkan menjadi teks berita adalah ....

a)

Berlibur ke Rumah Nenek yang Ada Desa

b)

Penghargaan Desa Terbaik di Banyuwangi

c)

Fadil Menulis Surat untuk Temannya yang di Luar Kota

d)

Audi dan Sadina Betemu Saat Sedang Liburan ke Jatim Park