Font size
Worksheetsbahasa
Total questions: 56
Worksheet time: 1hrs 24mins
Drama yang mengisahkan peristiwa duka disebut....
Komedi
Trakhis
Tragedi
Tragedi Komedi
Traumatis
Dahlan : "Kamis malam Jumat. Jumat apa?"
Rosana : "Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?"
Dahlan : "Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya."
Rosana : "Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna"
Dahlan : "Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?"
Rosana : "Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?"
Dahlan : "Apa? Bapak rasa tidak ada!" (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)
Rosana : "Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!"
Dahlan : "Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!"
Pesan atau amanat yang dapat diambil dari penggalan naskah drama di atas adalah ....
Nasib manusia sudah ditentukan oleh Tuhan YME.
Berusahalah sekeras mungkin agar hidup tidak jatuh miskin.
Sifat serakah dan kebiasaan berjudi bisa menghancurkan orang.
Baik dan buruknya sifat anak tergantung dari kebiasaan dan didikan orang tua
Jadilah orang yang mengakui kesalahan agar hidup lebih tenang.
Akhirnya, keluarga mengetahui maksud Otong berbohong adalah agar tidak disuruh mencangkul sawah. Kesal betul ayah dan ibunya dibohongi hingga panik kesana kemari. Setelah puas memarahi Otong, merekapun pergi meninggalkan Otong yang termenung malu meratapi kemalasannya yang merepotkan.
Paragraf di atas merupakan naskah drama bagian ....
Epilog
Resolusi
Konflik
Prolog
Dialog
Sukro : Sudahlah, Min! Suatu saat pasti berhasil. Jangan mudah putus asa!
Tasmin : Tapi, saya sudah keluar modal banyak. Kapan sepeda motorku bisa kembali?
Watak tokoh Sukro berdasarkan dialog di atas adalah ....
Pesimis
Pemarah
Optimis
Kritis
Penyabar
Romeo : "Petunjuk cinta yang gaib telah mempersatukan aku ke hadapanmu. Dan untuk cinta yang kudapatkan akan kutaruhkan segalanya. Tapi, aku seorang Montague..."
Juliet : "Dan aku seorang Capulet. Mengapa kita punya nama? Biarlah aku menjadi bukan Capulet dan kau bukan Montague, Romeo!"
Berdasarkan dialog di atas, tema yang tersirat adalah ....
Kekuasaan
Percintaan
Persahabatan
Pendidikan
Keluarga
Watak atau karakter tokoh dalam drama dapat dilihat dari beberapa hal di bawah ini, kecuali ....
Ekspresi
Dialog
Mimik
Bloking
Gerak
Antagonis adalah peran tokoh dalam drama yang memiliki watak ....
Tidak baik
Tidak mengalami perubahan
Baik
Tersakiti
Penambah suasana
Ciri utama yang membedakan drama dengan karya sastra lainnya adalah ....
Bahasanya indah
Memiliki bait yag terdiri dari empat baris
Terdiri dari dialog antar tokoh
Terdiri dari konflik antar tokohnya
Bahasanya konotatif
Cermati kutipan drama berikut!
Maskun: Kau mesti peringatkan Suhita! Anak itu kian hari kian menjadi,Mar.
Mardilah: Ada apa dengan Suhita, Pak? Tadi pun dia mengeluh karena katanya kau marahi lagi. Sudah selayaknya kau berdamai dengan dia.
Maskun: Dia yang harus berdamai dengan aku.
Mardilah: mengapa kau berperasaan demikian ?
Maskun: Tak tahu aku. Mulut anak itu semakin berbau racun. Barusan tadi dia berkata. Rumah ini rumah penjara. Dan akulah kepala penjaranya.
Mardilah: Adakah sesuatu yang salah engkau tidak tenang? Adakah yang salah?
Maskun: Aku bukan orang yang lemah! Aku kuat! Kalau kau bisa melarang Suhita bercampur gaul dengan kawan-kawannya yang sok tahu politik itu, nah, baru tidak ada yang salah.
Konflik yang ada pada kutipan drama tersebut adalah ....
Pertengkaran Mardilah dan Suhita tentang kegiatan Maskun
Maskun tidak disenangi Suhita karena tindakannya yang otoriter
Maskun dan Mardilah tidak suka kawan-kawan Suhita
Maskun marah kepada Mardilah karena Suhita ikut pergerakan politik
Suhita marah karena Mardilah membela Maskun
Cermati kutipan drama berikut!
Setilawati: Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Kau sudah maklum.
Ishak: (sambil menunjuk keluar) Pergi daripadaku! Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.
Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama tersebut adalah ....
Pemarah
pembual
pemberani
tidak bertangung jawab
sombong
Cermatilah penggalan drama berikut!
Hendra: “Terima kasih, Dik.”
Didik: “Sebenarnya sudah lama aku ingin mengajakmu ke luar kota, tetapi mengingat ibumu sakit, ya kutunda sampai hari ini.”
Hendra: “Ya, itulah Dik, maka aku belum mau melangkah ke luar kota. Tapi, sekarang ibuku sudah sehat dan sudah mulai bekerja lagi. Kalau begitu, kapan kita berangkat?”
Didik: “Bagimana kalau minggu depan?”
Hendra: “Baiklah, aku akan minta izin kepada ibuku dulu.”
Penggalan drama tersebut menceritakan ....
Ibu Hendra sakit dan Hendra harus menungguinya.
Didik ingin mengajak Hendra ke luar kota
Hendra merasa kecewa karena ibunya sakit
Didik menengok Hendra yang sedang sakit
Hendra harus minta izin kepada ibunya
Perhatikan kutipan naskah drama berikut!
Ibu: Jangan mondar-mandir begitu, Adang!
Adang: Apa kata ibu?
Ibu: Jangan mondar-mandir, kubilang!
Adang: (adang memandang ibu dengan tak senang ia meneruskan langkah-langkahnya sebagai menantang)
Ibu: Adang!
Adang: Jadi, aku mesti bagaimana
Ibu: Jangan seperti orang linglung. Berbuatlah apa-apa
Adang: Aku sedang berbuat apa-apa sekarang. (ia mondar-mandir lagi dengan lebih tidak peduli)
Ibu: Dengar, Adang. Pergi kau tidur sekarang, atau pergilah ke mana saja, asal pergi dari sini. Bisa gila aku melihatmu begitu!
Adang: Apa salahnya aku mondar-mandir! (tapi dengan kesal ia duduk juga di kursi) ibu benci melihatku, tidak? (tapi ibu mengacuhkannya) Aku perlu hadir di sini)
(Titik-titik hitam, nasjah djamin)
Masalah yang tidak diungkapkan dalam kutipan naskah drama tersebut adalah ....
Adang tidak suka kepada ibu yang memintanya diam
Ibu tidak senang melihat Adang melihat Adang mondar-mandir
Adang menentang ibu karena semua keinginannya dilarang ibu
Ibu melarang Adang berjalan mondar-mandir
Ibu ingin Adang tidur dan beristirahat, tetapi Adang menolaknya
Perhatikan kutipan naskah drama berikut!
Ibu: Jangan mondar-mandir begitu, Adang!
Adang: Apa kata ibu?
Ibu: Jangan mondar-mandir, kubilang!
Adang: (adang memandang ibu dengan tak senang ia meneruskan langkah-langkahnya sebagai menantang)
Ibu: Adang!
Adang: Jadi, aku mesti bagaimana
Ibu: Jangan seperti orang linglung. Berbuatlah apa-apa
Adang: Aku sedang berbuat apa-apa sekarang. (ia mondar-mandir lagi dengan lebih tidak peduli)
Ibu: Dengar, Adang. Pergi kau tidur sekarang, atau pergilah ke mana saja, asal pergi dari sini. Bisa gila aku melihatmu begitu!
Adang: Apa salahnya aku mondar-mandir! (tapi dengan kesal ia duduk juga di kursi) ibu benci melihatku, tidak? (tapi ibu mengacuhkannya) Aku perlu hadir di sini)
(Titik-titik hitam, nasjah djamin)
Amanat yang terdapat dalam kutipan drama tersebut adalah ....
Hargai pendapat dan kebiasaan orang lain
Jika tidak suka melihat kebiasaan orang lain jangan melihatnya
Orang harus menghargai apa yang dilakukan orang lain
Sampaikan pendapat dengan bahasa yang sopan agar tidak menyinggung orang lain
Jangan memaksa orang lain melakukan perbuatan yang tidak dia suka.
Bacalah teks drama berikut ini !
Tampak Ken Arok tidur di suatu tempat yang agak tinggi, sesuatu yang dapat dibayangkan penonton sebagai batu besar atau cabang pohon dan sebangsanya. Tita, sahabat, dan pembantu Ken Arok berdiri di suatu tempat sambil mengamati ke arah rombongan pedagang yang akan datang. Beberapa orang, antara tiga sampai lima orang pendekar, berada di dekatnya juga tampak mengawasi dan gelisah.
Pendekar 1 : “Tita, bisakah dia tidur seperti itu?”
Tita : (tersenyum) “Apa salahnya dia tidur?”
Pendekar 1 : “Ya, tidak ada salahnya. Tapi, rasanya tidak pantas saja. Orang lain sedang gelisah dan tegang, tetapi dia enak tidur”
Tita : “ Kalau kau takut, kami tidak memaksamu ikut perjalanan ini.”
Pendekar 1 : “Asal kau tahu saja, aku tidak takut.”
Tita : “Barangkali, kau tidak mempercayainya?”
Pendekar 1 : (ragu-ragu) “Tidak. Dia begitu terkenal, tidak mungkin dia bersikap sembrono.”
Tita : (tersenyum) “Kau mungkin tidak akan pernah bisa memahaminya. Dia bukan manusia. Sekarang, tenanglah dan kembali berjaga.”
Latar tempat dari cerita dalam naskah drama tersebut adalah . . .
Hutan
Rumah
Gunung
Kamar
Jalan
Pesan yang disampaikan kepada penonton dikenal dengan istilah .....
Setting
Memo
Latar
Tema
Amanat
Ucapan dan lakukan pemain secara spontan karena tidak tertuang pada teks di sebut....
Impromtu
Spontanitas
Pendukung
Kramagung
Improvisasi
Percakapan yang dilakukan seorang diri dalam pementasan drama disebut....
Dialog
Epilog
Monolog
Prolog
Wawancang
Hubungan peristiwa satu dengan lainnya sangat erat, padu sehingga tidak mungkin ada bagian cerita yang dapat diambil. Pernyataan tersebut disebut ....
Plot erat
Plot Longgar
Plot Tunggal
Plot ganda
Plot campuran
Kegiatan drama di atas panggung meliputi hal-hal berikut, kecuali .....
berdialog
bermonolog
berekspresi
bergairah
kompetisi
Perhatikan cuplikan drama berikut!
lbu : Vian, mandi dulu, masa bagun tidur nyisir sih. Vian iya, Bu (seraya menuju kamar mandi)
lbu : [ ... J (1)
Vian : Eh iya, sudah nggak sabar pengen ketemu bu guru baru.
lbu : Jangan lupa handuknya.
Vian : [ ... J (2)
Dialog yang tepat untuk melengkapi naskah drama tersebut adalah ....
(1) Jangan lupa sikat gigi
(2) Tentu aku tak mau basah
(1) Jangan lupa sarapan pagi
(2) Tentu aku akan sarapan
(1) Jangan lupa Shalat Subuh
(2) Tentu aku akan simpan
(1) Jangan lupa susun buku
(2) lya ibuku tersayang
Unsur-unsur dalam dialog drama adalah...
Tokoh, dialog, dan drama
Drama, musik, dan prolog
Prolog, dialog, dan epilog
Tokoh, wawancang, dan kramagung
Perhatikan teks drama berikut ini !
Bu Mulyono : "Pak, sebenarnya apa dosa kita sampai anak kita menderita seperti ini? Saya sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi."
Pak Mulyono : "Bersabarlah, Bu. Pasti Yang Mahakuasa akan memberikan jalan.
Drama tersebut menunjukkan sebuah suasana ....
Penuh suka
Gembira
Jenuh
Haru
Perhatikan drama berikut!
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.
(Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat).
Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)
Guru : Bisa saja istri kamu, Ut.
Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...
Santai
Tegang
Haru
Seram
Badi: “Aku minta jawaban nomor 15 sampai 20 Bud!”
Budi: “Tidak Bisa Ban,”
Bandi: “Kenapa? Kita sahabat bud, kita harus kerjasama”
Andini: “Iya Bud, kita harus kerja sama”
Adit: “Iya, kamu kan yang paling pintar disini bud”
Budi: “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman”
Ita: “Kenapa memang Bud? Hanya 5 soal saja!”
isi cuplikan drama tersebut adalah...
Budi memberikan sontekan kepada sahabatnya
Budi bersikap teguh pendirian tidak akan bekerja sama dalam hal yang salah
Ita dan Budi mengerjakan soal latihan dengan cara bekerja sama
sekelompok siswa sedang mengerjakan soal-soal latihan
Buku yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
Buku test
Buku fiksi
Buku non fiksi
Buku cerita
Buku nonfiksi dibuat berdasarkan...., realita, atau hal-hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
Opini
Pendapat
Pandangan orang
Fakta
Salah satu contoh dari buku nonfiksi adalah....
Fabel
Biografi
Novel
Puisi
Ada banyak jenis buku di Indonesia. Mulai dari buku fiksi yang menghibur hingga buku nonfiksi yang banyak memberikan .... bagi para pembacanya.
Pengetahuan
Hikmah
Pelajaran hidup
Motuvasi
Buku fiksi selain sebagai sarana hiburan selalu ada amanat yang tersirat di dalamnya. Contoh amanat tersebut adalah
Suatu hari di sebuah hutan yang indah hiduplah berbagai macam hewan yang dipimpin oleh seekor Harimau yang bijaksana.
"Kenapa kau tidak mendengar nasehat ku?", tanya Bobi kepada Bani yang menundukan kepala memikirkan permasalahan yg terjadi
Semenjak itu si kelinci tak lagi meremehkan hewan yang lain. Dan ia meminta maaf kepada kura-kura. Akhirnya mereka bersahabat
Ir Soekarno lahir di Blitar. Beliau lahir dari seorang ibu yang berasal dari Bali. Ayahnya keturunan Jawa.
Indonesia kaya dengan kisah-kisah turun temurun yang disampaikan dari mulut ke mulut yang dikenal dengan...
Dongeng
Cerita rakyat
Legenda
Hikayat
Makna cerita jenaka adalah..
Cerita Hikayat yang penuh hikmah
Jalan hidup seseorang untuk diambil pelajaran
Cerita lucu untuk hiburan
Karya sastra dalam lingkungan istana
Mencatat informasi dengan membuat peta pikiran bertujuan untuk . . .
memudahkan kita menyalin sebuah teks
memudahkan kita menemukan ide pokok dari teks
membuat pikiran kita bercabang-cabang
membuat tulisan kita lebih bagus
Perhatikan daftar buku berikut!
-Cerpen
-Novel
-Komik
- Biografi
- Pidato
-Mitos
- Buku pelajaran
Kelompokkan buku-buku tersebut yang termasuk kategori nonfiksi !
cerpen, novel, dan komik
Biografi, Pidato, dan Buku Pelajaran
Novel, biografi dan mitos
Pidato, mitos, buku pelajaran
3.Perhatikan beberapa kriteria buku berikut.
(1) Memiliki ide yang ditulis secara jelas, logis, dan sistematis.
(2) Mengandung informasi yang sesuai dengan fakta/data.
(3) Menyajikan temuan baru atau penyempurnaan temuan yang sudah ada.
(4) Membuat motivasi, rancangan, dan pelaksanaan penelitian yang tertuang jelas.
(5) Penulis memberikan analisisi dari data yang dipaparkan dalam tulisannya.
(6) Pemilihan kata dan gaya penulisan sangat baku/formal.
Kriteria-kriteria tersebut merupakan kriteria buku....
pengayaan yang tergolong nonfiksi.
pelajaran yang tergolong buku wajib
pelajaran yang tergolong buku penunjang
pengayaan yang tergolong buku penunjang
nonfiksi yang dipakai insidental
Cermati bagian buku berikut ini untuk menjawab soal berikut!
Judul Buku : Di Bawah Lindungan Ka'bah
Penulis : Prof. Dr. (Buya) Hamka
Penerbit : PT Bulan Bintang
Tahun Terbit : Jumadil Awal 1422 / Agustus 2001
Catatan Ke- : 25
Tebal Buku : 80 Halaman
Bagian buku tersebut tergolong ....
identitas
kelebihan dan kekurangan
ulasan
memo
Cermati kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal!
. . .
Ya. Dageraad memang selalu memanggil Galuh dengan sebutan Diamant yang berarti intan. Karena dalam budaya pendulang di tanah banjar, intan disebut dengan Galuh sebagai sapaan penghormatan sekaligus lambang kasih sayang seorang ayah kepada putrinya.
Sepuluh tahun menginjak tanah banjar nyatanya cukup memengaruhi banyak sisi kehidupan dalam diri seorang Dageraad Van Dallen, marinir angkatan darat Walanda itu.
Termasuk tentang hatinya.
. . .
(Sumber: "Geheugen Galery", disarikan dari Kompas, Minggu, 27 Maret 2016, Miranda Seftiana)
Nilai yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah nilai . . . .
budaya
pendidikan
sosial
agama
Berikut ini yang bukan merupakan jenis buku fiksi adalah...
Kumpulan cerpen
Drama
Ensiklopedia
Puisi
Berikut ini yang merupakan ciri dari buku fiksi adalah....
Berisi ide baru atau penyempurnaan dari ide yang telah ada sebelumnya
Gaya bahasa menggunakan majas
Berdasarkan informasi faktual
Menggunakan bahasa formal
Resensi adalah kegiatan untuk mengulas atau menilai sebuah ...
Keterampilan
Karya
Kerajinan
Nilai
Perhatikan kutipan berikut !
Kisah Totto Chan dimulai ketika dia terus membuka dan menutup meja sekolahnya karena dia senang dengan itu.
Semua yang dilakukannya membuat guru sekolahnya membenci tindakan Totto Chan.
Mereka mengira Totto Chan adalah anak yang nakal dan sulit diatur, sehingga Totto Chan dikeluarkan dari sekolah umum. Bahkan, mereka tidak mengerti bagaimana memperlakukan anak-anak seperti Totto Chan. Pihak sekolah itu tidak memberlakukan Totto Chan seperti Sang ibu yang sangat memahami Totto Chan. Setelah mencari, akhirnya Sang Ibu menemukan sekolah baru untuk Totto Chan.
Kutipan cerita di atas termasuk jenis teks ....
biografi
fiksi
dongeng
non fiksi
Perbedaan buku biografi dan autobiografi terletak pada ....
penulisnya
cover
sistematika buku
bahasa
Suatu penilaian terhadap sebuah karya disebut ....
presensi
resensi
edukasi
laporan
(a) adalah seni yang berupa pembicaraan dan dilakukan dengan diri sendiri.
adalah sbeuah bentuk dari drama yang dimana akan melakukan pengutamaan daripada gerak.
(a)
pertunjukan teater tanpa kata-kata atau dialog yang penampilannya lebih mengandalkan pada gerak tubuh, ekspresi wajah, dan biasanya diiringi dengan musik pendukung disebut (a)
drama yang lakonnya selalu bertingkah pola jenaka merangsang gelak tawa penonton adalah
(a)
seni pertunjukan yang memadukan musik, vokal, tari, dan dialog disebut (a)
1. Letusan Merapi meluluhlantakkan kawasan sekitar.
2. Caitlyn dan Calvin sedang menyanyikan lagu perfect di panggung.
3. Kapal perang Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) merapat ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu 8 Mei 2019
(isi dengan format contoh : transitif, intransitif, transitif, dll..)
(a)
sebutkan majas yang terkait pada masing-masing kalimat dibawah ini!
1. Dengan lihainya penulis itu berimajinasi dengan pena yang menari-nari di atas kertas.
2. Si jago merah melahap habis puluhan toko di pasar baru.
3. Ibu dan anak itu sangatlah mirip selayaknya pinang dibelah dua.
4. Kejutan ulang tahun kali ini hampir membuatku terkena serangan jantung.
5. Hidup itu seperti roda berputar, kadang di atas, kadang pula di bawah.
6. Yoga memajukan mobilnya ke depan untuk menghindari tubrukan.
7. Alfredo pergi makan sederhana dengan teman-temannya.
8. Walau hanya dengan satu tangan, tuna daksa itu tetap semangat berkerja.
9. Perjuangan kami hanya setitik air dalam luas samudra.
Saya sedang mengerjakan tugas . . . paman datang.
Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah
setelah
ketika
belum
jika
Menyaksikan guyuran dari bawah lindungan halte bus, aku merasa tak berdaya. Aku hanya bisa memandang entah apa, tanpa pernah berbuat lain kecuali diam. Jauh di atas sana, langit kelabu, bertanda hujan akan cukup betah menyaksikanku. Andai aku tadi tidak terlambat, aku pasti sudah di bus bahkan mungkin sudah tidur nyenyak di kamar.
Sudut pandang yang digunakan pengarang pada kutipan cerita di atas adalah...
Orang ketiga
Orang ketiga pengamat
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama bukan pelaku utama
Pemandangan kamar Yuli cukup indah. Hiasan dinding dan poster-poster dipasang menarik. Tempat tidur selalu dibersihkan dan tertata rapi. Di samping tempat tidur, terdapat meja belajar yang diberi hiasan keramik. Setiap pagi pintu kamar selalu dibuka sehingga udara segar masuk ke kamar, membuat suasana kamar sejuk.
Sudut pandang pengarang cuplikan cerita tersebut adalah...
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga sebagai pengamat
Orang ketiga serba tahu.
Aku bangga dengan teman baikku yaitu Maya, dia sangat cerdas dalam berbagai mata kuliah yang di kampus. Kadang aku merasa iri dengannya, karena dia lebih pintar dibanding dengan aku. Namun dia selalu membantuku jika aku berada dalam kesulitan. Selain itu dia selalu menemaniku saat bermain dan jalan-jalan.
Sudut pandang yang digunakan dalam penggalan teks di atas adalah ...
Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan
Sudut pandang orang pertama pelaku utama
Sudut pandang orang ke-tiga serba tahu
Sudut pandang orang ke-tiga Pengamat
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Entah apa yang telah terjadi dengannya. Pada saat datang, ia langsung marah. Memang kelihatannya ia mempunyai banyak masalah.
Kutipan teks cerpen tersebut memiliki sudut pandang ….
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang ketiga serbatahu
orang ketiga pengamat
orang kedua
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Sudah genap 1 bulan dia menjadi pendatang baru di perumahan ini. Tetapi, dia juga belum satu kali pun terlihat keluar rumah hanya untuk sekedar beramah-tamah dengan tetangga yang lain.
Kutipan cerpen tersebut memiliki sudut pandang ….
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang ketiga serbatahu
orang ketiga pengamat
orang kedua
(penggalan lagu majas)
Sekarang alegori,
perasaanku kau jadikan juri
kau ungkapkan aku bunga desa
kau bilang ku memabukkan, kau butuh Antimo
Bulan bersembunyi melihat
Cantikku, katamu
kau rela jadi pramuwismaku
