WorksheetsBahasa Indonesia
Total questions: 10
Worksheet time: 7mins
Unsur pembangun karya sastra dari dalam adalah ?
Unsur Intrinsik
Unsur ekstrinsik
Alur
Tema
Ide yang mendasari pengembangan sebuah cerita adalah
Alur
Sudut Pandang
Tema
Amanat
Gambaran situasi, tempat dan kondisi mengenai sebuah peristiwa yang terjadi dalam cerita adalah
Tema
Penokohan
Amanat
Latar
Rangkaian peristiwa yang membangun sebuah cerita adalah
Latar
Tema
Penokohan
Alur
Pesan yang ingin disampaikan penulis melalui cerita adalah
Penokohan
Amanat
Tema
Sudut Pandang
Setibanya pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, larasati segera memulai pembicaraan.
“sebelum membicarakan soal Diah, saya perlu menjelaskan menggapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin saya bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaan, bukan kedinasan”,
“maksud ibu apa?”
“saya khawatir , keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatin terhadap diah. Dia anak yang lemah pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya.”
Sifat tokoh larasati berdasarklan kutipan di atas adalah?
Sabar dan penyayang
Angkuh dan disiplin
Penakut
Penuh perhatian dan tegas
Setibanya pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, larasati segera memulai pembicaraan.
“sebelum membicarakan soal Diah, saya perlu menjelaskan menggapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin saya bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaan, bukan kedinasan”,
“maksud ibu apa?”
“saya khawatir , keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatin terhadap diah. Dia anak yang lemah pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya.”
Karakter tokoh pak Usman dalam kutipan cerpen di atas memiliki sifat…..
Pendendam
keras kepala dan mudah marah
Tidak bisa membedakan urusan dinas dan pribadi
Ingin menang sendiri
Kang, kita harus benar-benar pergi dari sini?” Tanya Siti Halimah di sela tangisnya.
“Tentu saja. Seperkasa apa pun perlawanan kita, ternyata tetap kalah melawan yang berkuasa. Kita ini hanya wong cilik, orang iskin,” sahut Karjan sembari melihat rumah Lik Paijan yang siap diruntuhkan.
Teriakan Lik Paijan masuh terdengar menyayat hati. Lelaki tua itu merebut tali yang mengikat seekor sapi miliknya. Wajahnya memerah seperti nyaris terbakar, suaranya melengking-lengking menolak pengosongan rumahnya. Tetapi, pelawanan Lik Paijan pun percuma saja. Beberapa petugas berbadan tegap mengangkat tubuhnya. Melihat itu, tangis Siti Halimah semakin pecah. Dia mendekap Satriya Piningit lebih erat.
“Akhirnya kita harus pergi dari rumah kita sendiri, Kang. Pergi dari kampong yang membesarkan kita,” ucap Siti Halimah getir.
“Iya, mau tak mau kita harus mengalah. Gusti Allah tidak tidur, Bune. Di tempat lain, semoga kita mendapat ladang rezeki yang lebih baik lagi,” ujar Karjan.
Tema yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….
Sosial
Politik
Agama
Ekonomi
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
Orang Pertama Pelaku Utama
Orang ketiga pelaku utama
Orang ketiga pelaku sampingan
Orang pertama dan ketiga
salah satu jenis karya sastra yang berupa karangan fiktif yang mengisahkan sebagian kisah kehidupan seseorang (hanya satu peristiwa/konflik tunggal) yang diceritakan secara ringkas, yaitu kurang dari 10.000 kata, yang berfokus pada satu orang saja, dan biasanya selesai dalam satu kali baca
Cerpen
Novel
Puisi
Pantun
