NEW
Font size
WorksheetsUJI KOMPETENSI DISCHARGE MASTER SPBU SA Malang 2023
Total questions: 17
Worksheet time: 11mins
Tugas dan tanggung jawab Discharge Master - Foreman SPBU, kecuali:
Memasang rambu-rambu HSSE dan APAR di dekat mobil tangki yang sudah in position untuk bongkar di SPBU
Memeriksa surat jalan & memeriksa segel manhole, bottom loader, serta box MT apakah segel masih utuh/rusak
Meminta awak mobil tangki melakukan seluruh proses pembongkaran BBM di SPBU
Melakukan pemeriksaan tinggi cairan dari manhole MT berpatokan index baut tera yang sesuai dengan sertifikat tera
Bagaimana posisi APAR saat pengisian MT di filling shed dan saat pembongkaran BBM di SPBU:
Diturunkan di tempat yg mudah dijangkau
Dibiarkan pada tempatnya
Dikunci agar tidak dicuri
Disimpan di bengkel
Berapa nilai tolerasi dari transport loss pengiriman BBM ke SPBU:
0,15% per Mobil Tangki
0,15% per kompartemen
0,5% per SPBU
0,5% per kompartemen
Pada saat memasuki area terbatas, seluruh pekerja dilarang:
Merokok, membawa handphone, korek api, dan senjata berbahaya
Berjalan kaki
Membawa air mineral
Menggunakan APD
Yang dilakukan AMT setelah pembongkaran BBM selesai di SPBU antara lain, kecuali:
Jika ada klaim losses, buat BA melalui ODI Transport Loss
Minta tanda tangan & stempel surat jalan
Menyerahkan surat jalan sesuai ketentuan
Mampir di rumah kenalan untuk istirahat
Jika seorang AMT & Petugas Bongkar SPBU diketahui sedang merokok atau mengkonsumsi minuman keras di dalam area terbatas Pertamina atau SPBU, maka akan dikenakan sanksi paling berat berupa:
Pekerja dikembalikan ke perusahaannya dan tidak boleh lagi masuk ke Pertamina/SPBU
Diserahkan ke pihak berwajib
Dilaporkan kepada otoritas
Dimarahi dan diusir keluar
Apa fungsi dari Pressure Vaccum Valve (PV Valve) pada Mobil Tangki & Tangki Pendam SPBU:
Menjaga uap BBM yang terbuang agar tetap berada di tangki pendam
Sebagai alat pernafasan untuk menjaga kondisi tekanan dalam tangki sesuai dengan ketentuan
Mencegah pencemaran udara
Mencegah pemanasan global
Alat yang wajib dipasang saat pengisian dan pembongkaran BBM untuk menghindari terjadi kebakaran akibat listrik statis adalah:
Seat belt
Kabel arde
Quick coupling
APAR
Beberapa penyebab salah bongkar BBM di SPBU, kecuali:
Peletakan tutup pada dombak salah
Penerangan di dombak kurang terang
Pengecekan sebelum bongkar petugas SPBU kurang, khususnya pengetahuan tentang warna kode produk
Mengambil sampel BBM
Yang dilakukan apabila menemukan losses pada mobil tangki di SPBU melebihi toleransi adalah:
Lapor polisi
Meminta MT kembali ke Terminal BBM
Buat Berita Acara melalui ODI Transport Loss
Menahan MT tidak bongkar sampai besok
Seorang pekerja, awak mobil tangki dan tamu ketika memasuki area terbatas Pertamina, wajib:
Menggunakan APD standard
Menggunakan ID Card
Melapor kepada petugas sekuriti
Benar Semua
User dan password ODI (Online Delivery Info) SPBU menggunakan:
No. Pasword Verifikasi AMT
NIK KTP & Tanggal Lahir
No. SPBU & No. SMS Pelaporan MS2
No. Handphone AMT
Mobil tangki dengan kapasitas kompartemen 8.000 liter, memiliki ketinggian T2 pada sertifikat tera 1.755 mm, pada saat tiba di SPBU diukur menggunakan dip stick didapatkan ketinggian minyak pada tangki 1.751 mm. Berapa liter losses yang dapat diklaim SPBU jika :
- Kepekaan tangki : 4,6 liter/mm
- Toleransi losses : 0,15% (12 liter)
4,4 liter
5,4 liter
6,4 liter
7,4 liter
Mobil tangki dengan kapasitas kompartemen 8.000 liter, memiliki ketinggian T2 pada sertifikat tera 1.760 mm, pada saat tiba di SPBU diukur menggunakan dip stick didapatkan ketinggian minyak pada tangki 1.758 mm. Berapa liter losses yang dapat diklaim SPBU jika :
- Kepekaan tangki : 4,7 liter/mm
- Toleransi losses : 0,15%
4,9 liter
9,4 liter
0 liter
-2,6 liter
Mobil tangki dengan kapasitas kompartemen 4.000 liter, memiliki ketinggian T2 pada sertifikat tera 1.755 mm, pada saat tiba di SPBU diukur menggunakan dip stick didapatkan ketinggian minyak pada tangki 1.749 mm. Berapa liter losses yang dapat diklaim SPBU jika :
- Kepekaan tangki : 0,45 mm/liter
- Toleransi losses : 0,15%
7,3 liter
1,3 liter
3,1 liter
13,3 liter
Berikut adalah data yang wajib diisi pada aplikasi ODI Transport Loss :
Benar Semua
Ketinggian BBM sebelum bongkar menggunakan dip stick
Temperature dan density sesuai surat jalan
Password verifikasi AMT
Pada aplikasi ODI Transport Loss, setelah proses pengisian data selesai, untuk validasi yang dianggap telah disetujui oleh kedua pihak (Awak Mobil Tangki dan User SPBU), maka AMT perlu memasukkan password verifikasi menggunakan:
NIK KTP & Tanggal Lahir
No. NIP AMT
No. SPBU & No. SMS Pelaporan MS2
No. Handphone AMT
