WorksheetsEvaluasi Teks Narasi kelas 4 Rencana Aksi 2
Total questions: 10
Worksheet time: 6mins
Rima adalah seorang siswa yang sangat antusias sekali untuk sekolah. Setiap malam Rima tak lupa belajar terlebih dahulu untuk mempersiapkan pembelajaran esok hari. Rima selalu siap belajar dengan baik.
Pesan yang terdapat pada teks diatas adalah ….
Rima anak yang rajin belajar di sekolah
Selalu semangat untuk belajar
Belajar harus di sekolah
Rima anak yang lebih dahulu datang ke sekolah
Perhatikanlah pernyataan-pernyataan berikut ini!
1) Memiliki tokoh utama yang sakti
2) Memiliki cerita yang nyata
3) Ide ceritanya futuristik
4) Adanya penggunaan latar lintas ruang dan suasana
5) Pilihan katanya monoton
6)Mengandung keanehan atau misteri atau keajaiban
Yang merupakan ciri dari cerita imajinasi ditunjukan oleh angka ....
1, 2, 3
1, 2, 4
2, 3, 6
1, 3, 6
“Kamu harus kembali ke hutan tersebut untuk meminta maaf pada penjaganya!” Zelda menjelaskan. Aku yang mendengarkan bisa merasakan keringat dingin kembali mengalir di badanku. Baru saja kami lolos dari terkaman monster di hutan yang gelap dan seram itu lalu harus kembali ke sana?
Suasana yang tergambar dalam paragraf di atas adalah…
Tegang
Penuh inspirasi
Sedih
Menyentuh
Bacalah penggalan teks narasi berikut ini!
Terdengar bunyi pintu dibuka secara paksa. Dalam hitungan detik tanpa diketahui beberapa polisi dan petugas pengamanan istana sudah mengepung kamar hotel yang tengah diidentifikasi sang detektif.
Latar tempat pada penggalan cerita di atas adalah…
Di kebun
Di sekolah
Di sungai
Di hotel
Indahnya Negriku
Negriku...
Indonesiaku...
Kau sungguh indah, menawan hatiku
Emas, intan, berlian...
Gunung, sawah, dan lautan
Semua ciptaan Tuhan
Kesimpulan dari isi puisi diatas adalah ….
Kepedulian orang Indonesia terhadap pelestarian sumber daya alam.
Kekaguman seseorang terhadap keindahan alam negeri Indonesia.
Kecintaan warga negara Indonesia terhadap kekayaan alam yang melimpah.
Kebanggaan orang Indonesia pada keindahan lukisan ciptaan Tuhan
Jika bumi mulai bergetar
Cepat-cepat kita keluar
Jika goncangan semakin kuat
Berlindunglah selagi dapat
Gempa bumi ada
Kita harus waspada
Agar tidak celaka
Judul yang tepat terkait puisi diatas adalah ….
Tanah longsor
Gempa bumi
Banjir
Tsunami
Ibu
Begitu besar kasihmu
Kau curahkan padaku
Kau asuh aku
Kau didik aku
Tanpa mengenal waktu
Tapi Ibu...maafkan aku
Bila baktiku padamu
Tak sebesar kasihmu
Pesan yang tepat terkait puisi diatas adalah ...
Kasih ibu hanya untuk anaknya seorang.
Seorang anak meminta maaf pada ibunya.
Kasih ibu sangat besar pada anaknya.
Seorang ibu mencurahkan kasih sayangnya.
Kutipan cerita berikut yang merupakan struktur resolusi dalam cerita fantasi atau fiksi adalah….
Tiga rumah bergaya kerucut menyambut mataku. Ketika aku memandang satu persatu, ternyata rumah itu memiliki model yang sama. Hanya satu yang membedakan ketiga rumah itu, yaitu warna pintunya.
Pak Raden mengambil cangkul yang ada di sampingnya, dan mengarahkan kepada harimau itu. Lalu tembuslah cangkul itu di perut harimau, kemudian harimau itupun mati. Setelah berhasil membunuh harimau itu, Pak Raden mengangkat bayi itu dan membawanya pulang bersamanya untuk diurus dan di angkat menjadi anaknya
Alien itu berhidung mancung. Dengan hidungnya yang menjulang ia mengendus sekeliling. Sepertinya ia bingung dan mencoba mengenali tempat itu. Matanya yang sebesar biji kemiri berkedip-kedip memamerkan cahaya kehijauan.
Pasukan terdepan dari binatang-binatang hutan segera mengepung para serigala dengan lemparan bola api. Pasukan serigala sempat kaget tak percaya, karena korban berjatuhan di pihak mereka karena lemparan bola api. Namun pemimpin pasukan serigala kembali mengatur siasat pada posisi menyerang.
Pada suatu masa ada seekor kucing yang sangat awas dan sigap. Tikus-tikus takut memperlihatkan dirinya karena takut dimangsa oleh sang kucing, sehingga sang kucing harus mencari akal untuk menangkap mereka.
Suatu hari sang kucing naik ke atas rak. Ia menggantungkan diri dengan satu kakinya pada tali, dengan kepala menghadap ke bawah, seolah-olah telah mati. Saat tikus-tikus melihat posisi kucing seperti itu, mereka menyangka bahwa sang kucing telah melakukan kesalahan. Dengan hati-hati para tikus mengeluarkan kepalanya dari sarang dan mengendus-endus ke sana ke mari. Karena tidak terjadi apa-apa, mereka melompat ke luar dari sarang seraya menari-nari untuk merayakan kebebasan mereka.
Saat itulah sang kucing tiba-tiba melepaskan tali pegangan pada tali, dan sebelum tikus-tikus itu tersadar sang kucing telah menangkap tiga ekor tikus.
Bagian yang menceritakan kecerdasan tokoh kucing, terkait kutipan cerita tersebut adalah ….
Tokoh kucing mengendus-endus ingin memangsa tikus yang berkeliaran mencari makan.
Kucing dengan lincah dapat dapat menerkam tikus-tikus yang suka berkeliaran mencari tikus-tikus.
Kucing selalu siap siaga dengan cakarnya menerkam tikus-tikus yang berkeliaran mencari makan.
Kucing menggantungkan dirinya dengan satu kaki pada tali, dengan kepala ke bawah seolah olah dia telah mati
Cermati ilustrasi berikut!
1) Tikus lapar menemukan keranjang yang penuh jagung.
2) Tikus masuk ke dalam keranjang melalui celah sempit.
3) Tikus makan jagung dengan sangat rakus hingga perutnya tiga kali lebih besar.
4) Tikus tidak dapat keluar dari keranjang dan mengerang-erang minta tolong.
5) Seekor musang lewat dan mengetahui kejadian yang menimpa tikus.
6) Musang menyatakan jika tikus akan keluar harus menunggu badannya kempes seperti semula.
Pembuatan cerita nonfiksi berdasarkan ilustrasi tersebut adalah ….
Seekor tikus lapar menemukan sebuah keranjang yang penuh jagung. Ia masuk ke dalam keranjang melalui celah sempit. Jagung itu dimakannya dengan rakus sampai perutnya tiga kali lipat besarnya. Tikus itu tidak dapat keluar dari keranjang jagung. Ia mengerang-ngerang minta tolong ke luar. Muncullah musang dan mengatakan pada tikus, jika mau keluar harus menunggu sampai perutnya kempes seperti semula.
Seekor tikus rakus menemukan sekeranjang jagung. Ia melahap jagung hingga puas dan kekenyangan. Akibatnya perutnya berubah menjadi tiga kali lipat. Ia tidak bias keluar karena celah dalam keranjang terlalu sempit. Tidak lama kemudian musang lewat. Ia merasa iba melihat kejadian itu. Kemudian, musang menolong tikus yang malang itu.
Ada sekeranjang jagung di suatu tempat. Seekor tikus sangat gembira karena mendapatkan banyak makanan. Ia ingin segera makan jagung itu. Akan tetapi celah keranjang itu sempit. Tikus dengan susah payah berusaha masuk dalam keranjang. Ia kekenyangan menyantap jagung itu. Tiba-tiba musang dating dan melihat tikus dengan rakus makan jagung itu.
Ada sekeranjang jagung makanan kesukaan tikus. Tikus telah memakannya dengan rakus. Perut tikus menjadi tiga kali lipat besarnya. Ia meminta tolong kepada musang yang sedang lewat. Musang segera menolong sahabatnya itu. Jagung itu masih tersisa banyak. Musang lalu memakan jagung itu hingga kenyang.
