WorksheetsPre-test Pengembangan Digital usaha koperasi
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Apa yang membedakan koperasi dengan bentuk usaha lainnya?
Koperasi berorientasi laba.
Koperasi memiliki anggota aktif.
Koperasi tidak terikat oleh hukum.
Koperasi hanya melayani anggota dalam satu wilayah.
Undang-Undang Koperasi No. 25 Tahun 1992 mengatur tentang:
Pembentukan koperasi di wilayah Malang.
Pembentukan asosiasi koperasi di Indonesia.
Pengembangan koperasi di tingkat nasional.
Regulasi dan tata kelola koperasi di Indonesia.
Manfaat ketaatan terhadap hukum dalam koperasi antara lain:
Menciptakan kompetisi yang sehat.
Meningkatkan hubungan dengan pesaing.
Membangun citra koperasi yang baik.
Mengurangi keuntungan anggota.
Struktur organisasi koperasi terdiri dari:
Anggota dan manajemen.
Anggota, pengurus, dan komite.
Pemegang saham dan dewan direksi.
Pengurus dan direktur.
Analisis SWOT digunakan untuk:
Menilai kinerja keuangan koperasi.
Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan koperasi.
Menentukan strategi pemasaran produk.
Menghitung tingkat pertumbuhan anggota.
Salah satu strategi pemasaran yang efektif untuk koperasi adalah:
Mengabaikan promosi dan iklan.
Menggunakan teknologi informasi secara minimal.
Membangun hubungan baik dengan pelanggan.
Fokus pada pemasaran offline.
Manajemen keuangan koperasi meliputi:
Pengelolaan arus kas dan pembelian saham.
Penggunaan dana anggota tanpa pertimbangan.
Pemanfaatan laporan keuangan untuk pengambilan keputusan.
Penyimpanan dana keuntungan dalam rekening pribadi pengurus.
Diversifikasi usaha koperasi dilakukan untuk:
Meningkatkan tanggung jawab sosial koperasi.
Memperluas portofolio bisnis koperasi.
Mengurangi jumlah anggota koperasi.
Memperluas jangkauan geografis koperasi.
Bagaimana peran teknologi dalam pengembangan usaha koperasi?
Memperkuat hubungan dengan pesaing.
Meningkatkan risiko keamanan data.
Meningkatkan efisiensi operasional koperasi.
Menurunkan kualitas layanan untuk anggota.
Apa yang dimaksud dengan tanggung jawab sosial koperasi?
Koperasi hanya bertanggung jawab kepada anggota aktif.
Koperasi harus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Tanggung jawab sosial tidak relevan dengan koperasi.
Tanggung jawab sosial koperasi hanya terkait dengan aspek lingkungan.
Berikut adalah metode yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja koperasi, kecuali:
Analisis SWOT.
KPI (Key Performance Indicators).
Evaluasi rencana bisnis.
Penilaian kinerja anggota.
Apa yang harus dilakukan koperasi untuk melindungi data anggota dan transaksi dari ancaman kejahatan siber?
Mengabaikan masalah keamanan data
Menggunakan password yang mudah ditebak
Mengimplementasikan prinsip keamanan siber dan tindakan pencegahan
Tidak perlu melindungi data karena sudah aman
Apa yang harus dilakukan koperasi setelah menerapkan digitalisasi?
Mengabaikan hasil implementasi
Terus melakukan perubahan tanpa evaluasi
Menyusun rencana aksi lanjutan dan perbaikan berkelanjutan
Tidak perlu melakukan evaluasi
Apa manfaat penggunaan aplikasi dan perangkat lunak untuk koperasi?
Menghambat produktivitas koperasi
Meningkatkan biaya operasional
Mempermudah pengelolaan keuangan, persediaan, dan anggota
Mengurangi interaksi dengan anggota koperasi
Apa yang dimaksud dengan digitalisasi dalam konteks koperasi?
Mengelola data secara manual
Menerapkan teknologi digital dalam operasional koperasi
Meningkatkan produksi barang secara tradisional
Menyediakan layanan penjualan secara langsung
