Font size
WorksheetsPeta Pemikiran Pendiri Bangsa & Kedudukan Pancasila X
Total questions: 34
Worksheet time: 33mins
Tokoh-tokoh Bangsa (searah jarum jam dari atas: Sukarno, H. Agus Salim, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Soepomo, M. Hatta) Sumber: M. Isnaini,
Siapakah tokoh Nomor 3.....
Soekarno
H. Agus Salim
Achmad Soebardjo
M. Yamin
Soepomo
Tokoh-tokoh Bangsa (searah jarum jam dari atas: Sukarno, H. Agus Salim, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Soepomo, M. Hatta) Sumber: M. Isnaini,
Siapakah tokoh Nomor 1.....
Soekarno
H. Agus Salim
Achmad Soebardjo
M. Yamin
Soepomo
Tokoh-tokoh Bangsa (searah jarum jam dari atas: Sukarno, H. Agus Salim, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Soepomo, M. Hatta)
Siapakah tokoh Nomor 4.....
Soekarno
H. Agus Salim
Achmad Soebardjo
M. Yamin
Soepomo
Tokoh-tokoh Bangsa (searah jarum jam dari atas: Sukarno, H. Agus Salim, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Soepomo, M. Hatta)
Siapakah tokoh Nomor 6.....
Soekarno
H. Agus Salim
Achmad Soebardjo
M. Yamin
M.Hatta
Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, 18 Agustus 1945, PPKI melaksanakan sidang. Dalam sidang inilah, peristiwa penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta terjadi. Mohammad Hatta adalah salah satu tokoh penting di balik ide penghapusan tujuh kata tersebut. Alasannya, sejumlah pihak “keberatan” dengan adanya tujuh kata tersebut sehingga berpotensi terjadi perpecahan. Diskusi dan lobi-lobi dilakukan kepada sejumlah tokoh yang selama ini mengusulkan Indonesia berasaskan Islam, seperti Ki Bagus Hadikusumo dan K.H.A. Wachid Hasjim. Para tokoh Islam itu berbesar hati dan mendahulukan kepentingan bersama, yakni menjaga keutuhan bangsa. Mereka pun sepakat dengan penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta tersebut. sikap moral apa yang dapat kita ambil dari para pendiri Bangsa dalam cerita diatas . . .
Egois
Mengedepankan kepentingan bersama
mengutamakan kepentingan golongan
mengutamakan kepentingan sendiri
Mengedepankan kepentingan kelompok
Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke
1
2
3
4
5
Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke
1
2
3
4
5
Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke
1
2
3
4
5
Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke
1
2
3
4
5
Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke
1
2
3
4
5
Sikap pelajar SMK N 1 Adiwerna yang sesuai dengan Pancasila dibawah ini adalah . . . .
Tawuran dengan sekolah lain
Berpacaran
Ke sekolah tidak tepat waktu
Sopan pada Bapak Ibu guru
Membuang sampah sembarang
Kita sering kebingungan ketika diminta untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila. Padahal, sebagaimana kata Soekarno, Pancasila bukan sesuatu yang asing bagi bangsa Indonesia. Sebaliknya, Pancasila digali dari nilai dan tradisi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Pancasila bukan sekedar dihafalkan. Logo Pancasila tidak cukup hanya dicantumkan di surat-surat resmi kenegaraan, atau buku-buku. Lambang Garuda tidak cukup hanya dipajang di kelas. Lebih dari itu, nilai-nilai Pancasila harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. contoh penerapan Pancasila adalah
Memanggil nama teman dengan nama orang tuanya
berteman dengan siswa yang sefrekuensi saja
berteman dengan siapa saja
Berteman dengan yang se agama saja
berteman dengan se agama, se suku dan se daerah saja
Semangat Kebangsaan dalam Sidang BPUPKI
Menurut catatan yang diberikan oleh Daradjadi dan Osa Kurniawan (2020), sekalipun para pendiri bangsa memberikan pandangan-pandangan yang berbeda di dalam sidang tersebut, semuanya menggarisbawahi tentang kehendak untuk merdeka secepat-cepatnya dan perlunya meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa untuk mencapai kemerdekaan tersebut. Dengan demikian, meskipun para anggota BPUPK terkadang memperlihatkan argumen untuk mendebat gagasan lain yang dimunculkan dalam sidang, mereka semua nampak memperhatikan betul sikap kebangsaan Indonesia yang mesti didasari pada rasa saling menghargai terhadap berbagai perbedaan yang ada.
Ini membuktikan bahwasanya semangat kebangsaan Indonesia yang diikrarkan dalam Kongres Pemuda II Tahun 1928 telah meresap ke dalam setiap cara pandang anggota BPUPK. Pandangan para pendiri bangsa ini sangat penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Mereka berusaha keras untuk mencapai kemerdekaan dengan cara yang secepat-cepatnya, namun tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Peran Daradjadi dan Osa Kurniawan dalam mencatat peristiwa ini sangat penting untuk memahami dinamika sidang BPUPKI. Mereka memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana perbedaan pendapat di antara para anggota tidak menghalangi tujuan bersama untuk merdeka. Ini menunjukkan bahwa semangat kebangsaan dan rasa saling menghargai adalah kunci dalam mencapai kemerdekaan Indonesia.
Apa yang ditekankan oleh para pendiri bangsa dalam sidang BPUPKI?
Kehendak untuk merdeka secepat-cepatnya dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa
Perlunya memperdebatkan gagasan lain
Menjaga perbedaan pendapat
Mencapai kemerdekaan dengan cara apapun
Apa yang diikrarkan dalam Kongres Pemuda II Tahun 1928?
Semangat kebangsaan Indonesia
Perbedaan pendapat
Kehendak untuk merdeka
Persatuan dan kesatuan bangsa
Siapa yang mencatat peristiwa penting dalam sidang BPUPKI?
Daradjadi dan Osa Kurniawan
Para pendiri bangsa
Anggota BPUPK
Kongres Pemuda II
Apa yang menjadi kunci dalam mencapai kemerdekaan Indonesia menurut catatan Daradjadi dan Osa Kurniawan?
Semangat kebangsaan dan rasa saling menghargai
Perbedaan pendapat
Kehendak untuk merdeka
Persatuan dan kesatuan bangsa
Apa yang diperlihatkan oleh para anggota BPUPK dalam sidang?
Argumen untuk mendebat gagasan lain
Kehendak untuk merdeka
Rasa saling menghargai
Persatuan dan kesatuan bangsa
Peran Panitia Sembilan dalam Pembentukan Dasar Negara
Panitia Sembilan membuat teks yang lebih pendek untuk rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar. Setelah selesai, Sukarno menamakan rancangan tersebut dengan nama 'Mukadimah'. Soekiman menamainya 'Gentlemen’s Agreement' dan Mohammad Yamin menamainya 'Piagam Jakarta'. Dalam 'Piagam Jakarta', Pancasila sebagai dasar negara memiliki rumusan yang berbeda.
Rumusan Pancasila dalam 'Piagam Jakarta' adalah sebagai berikut: Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya; Kemanusiaan yang adil dan beradab; Persatuan Indonesia; Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan; dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Peran Sukarno sangat penting dalam proses ini.
Panitia Sembilan berperan besar dalam merumuskan dasar negara Indonesia. Mereka bekerja keras untuk menyusun teks yang dapat diterima oleh semua pihak. Sukarno, sebagai salah satu tokoh utama, memberikan nama 'Mukadimah' untuk rancangan tersebut. Nama-nama lain seperti 'Gentlemen’s Agreement' dan 'Piagam Jakarta' juga muncul dari anggota panitia lainnya. Semua ini menunjukkan betapa pentingnya peran Panitia Sembilan dalam sejarah Indonesia.
Apa nama yang diberikan Sukarno untuk rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar?
Mukadimah
Gentlemen’s Agreement
Piagam Jakarta
Proklamasi
Siapa yang menamakan rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar sebagai 'Gentlemen’s Agreement'?
Soekiman
Mohammad Yamin
Sukarno
Hatta
Apa rumusan pertama Pancasila dalam 'Piagam Jakarta'?
Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Siapa yang memberikan nama 'Piagam Jakarta' untuk rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar?
Mohammad Yamin
Sukarno
Soekiman
Hatta
Apa peran utama Panitia Sembilan dalam pembentukan dasar negara?
Merumuskan teks yang dapat diterima oleh semua pihak
Menyusun proklamasi kemerdekaan
Membentuk kabinet pertama
Mengatur pemilihan umum
Dengan melihat keseluruhan proses kelahiran dan perumusan Pancasila menjadi dasar negara, kalian pasti paham bahwa proses kesejarahan tersebut diawali dengan kelahirannya pada 1 Juni 1945, lalu diikuti oleh perumusan pada 22 Juni 1945 dan disahkan kemudian oleh sidang PPKI yang berlangsung pada 18 Agustus 1945. Pada hari pengesahannya itu, para pahlawan pendiri bangsa Indonesia bermufakat bahwa Pancasila adalah Dasar Negara Indonesia yang terdiri dari: 1) Ketuhanan Yang Maha Esa 2) Kemanusiaan yang adil dan beradab 3) Persatuan Indonesia 4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan 5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Kapan pancasila disahkan sebagai dasar negara . . . .
18 Agustus 1945
1 Juni 1945
22 Juni 1945
20 Juni 1945
17 Agustus 1945
Pancasila memiliki beberapa kedudukan, yaitu: (1) Pancasila sebagai dasar negara, (2) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, dan (3) Pancasila sebagai ideologi negara, dibawah ini manakah pernyataan yang tepat
sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
Pancasila sebagai Dasar Negara
sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
Pancasila sebagai ideologi negara
seperangkat pemikiran yang berasal dari pengalaman kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya lantaran mampu menjaga kehidupan bangsa.
Pancasila sebagai Dasar Negara
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
Pancasila memiliki beberapa kedudukan, yaitu: (1) Pancasila sebagai dasar negara, (2) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, dan (3) Pancasila sebagai ideologi negara, dibawah ini manakah pernyataan yang tepat
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
Sebuah pedoman hidup yang mengikat dan memandu berbagai komponen bangsa Indonesia agar tetap hidup dari generasi ke generasi
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
seperangkat pemikiran yang berasal dari pengalaman kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya lantaran mampu menjaga kehidupan bangsa.
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
Pancasila sebagai ideologi negara
Sebuah pedoman hidup yang mengikat dan memandu berbagai komponen bangsa Indonesia agar tetap hidup dari generasi ke generasi
Pancasila sebagai ideologi negara
sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
Pancasila memiliki beberapa kedudukan, yaitu: (1) Pancasila sebagai dasar negara, (2) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, dan (3) Pancasila sebagai ideologi negara, dibawah ini manakah pernyataan yang tepat
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
seperangkat pemikiran yang berasal dari pengalaman kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya lantaran mampu menjaga kehidupan bangsa.
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
Pancasila sebagai ideologi negara
seperangkat pemikiran yang berasal dari pengalaman kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya lantaran mampu menjaga kehidupan bangsa.
Pancasila sebagai ideologi negara
sumber dari segala sumber hukum di Indonesia
Pancasila sebagai filsafat dasar negara dapat kita pahami sebagai sistem pemikiran yang berisi nilai-nilai atau prinsip yang membuat negara Indonesia dapat berdiri. Jika . . . . Maka . . . .
Jika Pancasila sebagai dasar negara rusak, akan baik pula negara Indonesia.
Jika Pancasila sebagai dasar negara baik, akan rusak pula negara Indonesia.
Jika Belanda pergi maka Indonesia merdeka
Jika Indonesia merdeka maka Belanda telah pergi
Istilah filosofische grondslag atau filsafat dasar negara dapat dimaknai sebagai
Alasan dari didirikannya sebuah negara
Negara Republik Indonesia
Filsafat atau norma umum
Dasar berdirinya negara lain
Dasar pemicu pergerakannasional
Istilah filosofische grondslag berasal dari bahasa Belanda. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti
filsafat atau pemikiran yang menjadi norma dasar
Filsafat umum
Filsafat atau norma umum
Dasar berdirinya negara lain
Dasar pemicu pergerakannasional
Keberadaan Pancasila sebagai filosofische grondslag dapat dimaknai sebagai sebuah fondasi atau dasar yang di atasnya berdiri negara Indonesia. Jika Negara ini diartikan seperti sebuah bangunan maka, Pernyataan yang benar dibawah ini
Makin kokoh fondasi rumah tersebut, akan makin kuat bagunan di atasnya
Makin Rapuh fondasi rumah tersebut, akan makin kuat bagunan di atasnya
Makin kokoh fondasi rumah tersebut, akan makin rapuh bagunan di atasnya
Makin banyak kepala
Jika Indonesia merdeka maka Belanda telah pergi
Sebuah dasar yang berisi pemikiran dan semangat yang membuat negara Indonesia dapat merdeka dari penjajahan, memiliki bangsa yang bersatu, berdaulat, serta bercita-cita merealisasikan masyarakat Indonesia....
Adil dan Makmur
Sengsara dan menderita
Kaya dan Miskin
Pintar dan bodoh
Senang dan bahagia
Setiap sendi-sendi ketatanegaraan di negara Indonesia harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.
Peraturan Pemerintah
Peraturan Presiden
Pancasila sebagai Dasar Negara
Pancasila sebagai Ideologi Negara
Pancasila sebagai Pandangan Hidup
Seperangkat pemikiran yang bersumber dari pengalaman di dalam kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya karena mampu menjaga keberlanjutan kehidupan bangsa Indonesia
Peraturan Pemerintah
Peraturan Presiden
Pancasila sebagai Dasar Negara
Pancasila sebagai Ideologi Negara
Pancasila sebagai Pandangan Hidup
Sebuah tata nilai yang berfungsi seperti halnya budaya atau norma yang telah hidup turun-temurun di tengah-tengah masyarakat
Peraturan Pemerintah
Peraturan Presiden
Pancasila sebagai Dasar Negara
Pancasila sebagai Ideologi Negara
Pancasila sebagai Pandangan Hidup
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara bersifat terbuka. Artinya...
menerima pengaruh asing sebagai suatu keharusan
menerima pengaruh dan budaya asing dengan selektif
menerimamasuknya ajaran dan pandangan ideologi yang lain
menyaring budaya dan iptek dengan penuh kewaspadaan
Perhatikan nilai-nilai semangat tokoh bangsa berikut! (1) Memiliki semangat dalam berjuang memerdekakan negara (2) Mengutamakan persatuan dan kesatuan (3) Rela berkorban jiwa raga untuk mencapai kemerdekaan (4) pasif mencapai cita-cita bangsa (5) bekerja sama dengan negara yang pernah menjajah. Nilai-nilai semangat para tokoh perumus dasar negara dan patut kita teladani ditunjukkan nomor . . .
1,2,3
3,4,5
1,2,5
2,3,5
1,3,5
Perubahan Kalimat dalam Pembukaan UUD 1945
Dalam sidang tersebut juga terjadi pembahasan penting berkenaan dengan keberatan dari para pemeluk agama selain Islam terhadap kalimat di dalam rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar yang berbunyi, Ketoehanan, dengan kewadjiban mendjalankan sjariat Islam bagi pemeloek-pemeloeknja. Keberatan tersebut disampaikan oleh seorang perwira Angkatan Laut Jepang kepada Mohammad Hatta pada sore hari, 17 Agustus 1945. Mohammad Hatta mendapati bahwa para pemeluk agama selain Islam di Indonesia bagian timur, salah satunya Johannes Latuharhary, merasa didiskriminasi dengan adanya kalimat di atas. Dikatakan bahwa saudara-saudara di Indonesia bagian timur lebih memilih untuk berdiri di luar Republik Indonesia yang baru merdeka jika kalimat tersebut tidak diubah.
Mohammad Hatta sebagai wakil ketua PPKI lantas mengajak para tokoh Islam mengadakan rapat kecil pada pagi hari tanggal 18 Agustus 1945 sebelum sidang pertama dimulai untuk membahas kalimat, Ketoehanan, dengan kewajiban mendjalankan sjariat Islam bagi pemeloek-pemeloeknja yang masih terdapat dalam rancangan Pembukaan UUD NRI 1945. Sejarah mencatat, rapat tersebut berlangsung selama lima belas menit dengan kesepakatan penting, yaitu mengubah kalimat tersebut menjadi Ketoehanan Jang Maha Esa. Perubahan ini dilakukan untuk mengakomodasi keberagaman agama di Indonesia dan mencegah diskriminasi terhadap pemeluk agama selain Islam.
Peran agama dalam UUD sangat penting karena mencerminkan pluralisme dalam masyarakat Indonesia. Pengaruh agama terhadap hukum juga menjadi topik diskusi antaragama di Indonesia. Dengan perubahan kalimat tersebut, diharapkan semua pemeluk agama dapat merasa dihargai dan tidak ada yang merasa didiskriminasi. Hal ini menunjukkan komitmen para pendiri bangsa untuk menciptakan negara yang inklusif dan menghormati keberagaman.
Apa yang menjadi keberatan para pemeluk agama selain Islam terhadap kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945?
Kalimat tersebut mengandung kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya.
Kalimat tersebut tidak mencerminkan pluralisme.
Kalimat tersebut terlalu panjang.
Kalimat tersebut tidak mencantumkan nama Tuhan.
Siapa yang menyampaikan keberatan tersebut kepada Mohammad Hatta?
Seorang perwira Angkatan Laut Jepang
Johannes Latuharhary
Para tokoh Islam
Pemeluk agama selain Islam di Indonesia bagian timur
Kapan rapat kecil untuk membahas perubahan kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 diadakan?
Pagi hari tanggal 18 Agustus 1945
Sore hari tanggal 17 Agustus 1945
Siang hari tanggal 18 Agustus 1945
Malam hari tanggal 17 Agustus 1945
Apa hasil kesepakatan dari rapat kecil yang diadakan pada pagi hari tanggal 18 Agustus 1945?
Mengubah kalimat menjadi Ketoehanan Jang Maha Esa
Menghapus kalimat tersebut
Menambahkan kalimat baru
Tidak ada perubahan
Mengapa perubahan kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 dilakukan?
Untuk mengakomodasi keberagaman agama di Indonesia
Untuk mencerminkan pluralisme dalam masyarakat Indonesia
Untuk menghormati pemeluk agama selain Islam
Untuk mencegah diskriminasi terhadap pemeluk agama selain Islam
Impian Indonesia 2015-2085
Impian Indonesia 2015-2085 mencakup beberapa aspek penting yang diharapkan dapat terwujud. Pertama, sumber daya manusia Indonesia diharapkan memiliki kecerdasan yang mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia. Kedua, masyarakat Indonesia diharapkan menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Ketiga, Indonesia diharapkan menjadi pusat pendidikan, teknologi, dan peradaban dunia.
Keempat, masyarakat dan aparatur pemerintah diharapkan bebas dari perilaku korupsi. Kelima, terbangunnya infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia menjadi salah satu impian besar. Keenam, Indonesia diharapkan menjadi negara yang mandiri dan paling berpengaruh di Asia Pasifik. Ketujuh, Indonesia diharapkan menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia.
Kecerdasan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mencapai impian ini. Pendidikan berkualitas sangat diperlukan untuk mencetak generasi yang cerdas dan kompetitif. Selain itu, nilai-nilai etika dan budaya Indonesia harus terus dijaga dan dikembangkan. Religiusitas juga menjadi aspek penting dalam membentuk karakter bangsa.
Pluralisme dalam masyarakat Indonesia harus dijaga agar tercipta kerukunan dan keharmonisan. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara lain dalam hal toleransi dan keberagaman. Semua impian ini memerlukan kerja keras dan komitmen dari seluruh elemen bangsa. Mari kita wujudkan impian Indonesia 2015-2085 bersama-sama.
Apa yang diharapkan dari sumber daya manusia Indonesia pada tahun 2015-2085?
Memiliki kecerdasan yang mengungguli bangsa lain
Menjadi pusat peradaban dunia
Bebas dari perilaku korupsi
Menjunjung tinggi pluralisme
Apa yang menjadi kunci utama dalam mencapai impian Indonesia 2015-2085?
Kecerdasan sumber daya manusia
Infrastruktur yang merata
Menjunjung tinggi nilai-nilai etika
Religiusitas
Apa yang diharapkan dari masyarakat dan aparatur pemerintah Indonesia?
Bebas dari perilaku korupsi
Menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia
Menjunjung tinggi pluralisme
Menjadi negara paling berpengaruh di Asia Pasifik
Apa yang harus dijaga untuk menciptakan kerukunan dan keharmonisan di Indonesia?
Pluralisme
Pendidikan berkualitas
Infrastruktur yang merata
Religiusitas
Apa yang diharapkan dari Indonesia dalam hal ekonomi pada tahun 2015-2085?
Menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia
Menjadi pusat pendidikan
Menjunjung tinggi nilai-nilai etika
Bebas dari perilaku korupsi
