wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Peta Pemikiran Pendiri Bangsa & Kedudukan Pancasila X

Total questions: 34

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Tokoh-tokoh Bangsa (searah jarum jam dari atas: Sukarno, H. Agus Salim, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Soepomo, M. Hatta) Sumber: M. Isnaini,

Siapakah tokoh Nomor 3.....

a)

Soekarno

b)

H. Agus Salim

c)

Achmad Soebardjo

d)

M. Yamin

e)

Soepomo

2.

Tokoh-tokoh Bangsa (searah jarum jam dari atas: Sukarno, H. Agus Salim, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Soepomo, M. Hatta) Sumber: M. Isnaini,

Siapakah tokoh Nomor 1.....

a)

Soekarno

b)

H. Agus Salim

c)

Achmad Soebardjo

d)

M. Yamin

e)

Soepomo

3.

Tokoh-tokoh Bangsa (searah jarum jam dari atas: Sukarno, H. Agus Salim, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Soepomo, M. Hatta)

Siapakah tokoh Nomor 4.....

a)

Soekarno

b)

H. Agus Salim

c)

Achmad Soebardjo

d)

M. Yamin

e)

Soepomo

4.

Tokoh-tokoh Bangsa (searah jarum jam dari atas: Sukarno, H. Agus Salim, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Soepomo, M. Hatta)

Siapakah tokoh Nomor 6.....

a)

Soekarno

b)

H. Agus Salim

c)

Achmad Soebardjo

d)

M. Yamin

e)

M.Hatta

5.
Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Dalam sidang BPUPK tanggal 1 Juni 1945 mengemukakan gagasan tentang dasar negara yang disebutnya Pancasila. Dalam sidang PPKI, 18 Agustus 1945, terpilih secara aklamasi sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama. Berhasil merumuskan Pancasila yang kemudian menjadi dasar (ideologi) Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berupaya mempersatukan nusantara. Berusaha menghimpun bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin melalui Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955 yang kemudian berkembang menjadi Gerakan Non Blok.
a)
Soekarno
b)
Soepomo
c)
Yamin
d)
Hatta
e)
Radjiman
6.
Kebangsaan Indonesia. Internasionalisme, atau peri-kemanusiaan, Mufakat, atau demokrasi. Kesedjahteraan social,Ketuhanan yang berkebudayaan, Usulan dasar negara Indonesia merdeka diatas di usulkan oleh . . .
a)
Soekarno
b)
Soepomo
c)
Yamin
d)
Hatta
e)
Radjiman
7.
Pokok-pokok pikiran yang muncul dalam sidang BPUPK itu kemudian dikaji secara mendalam oleh Panitia Sembilan. Salah satu topik dari sembilan pokok bahasan yang sangat alot pembahasannya adalah soal hubungan agama dan negara. Lobi-lobi di antara anggota Panitia Sembilan dilakukan. Usulan sejumlah anggota untuk menjadikan Islam sebagai dasar negara mendapat sanggahan dari anggota lainnya. Dengan mengacu kepada seluruh masukan para anggota BPUPK, terutama pidato Soekarno yang secara gamblang menjelaskan dasar negara, akhirnya disepakatinya rancangan asas atau dasar Indonesia Merdeka, yang diberi nama oleh Soekarno sebagai Mukadimah isinya sebagai berikut: 1. Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya; 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab; 3. Persatuan Indonesia; 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan; 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Naskah diatas merupakan rancangan dasar negara yang disebut dengan …..
a)
Piagam Jakarta
b)
Piagam Madinah
c)
Piagam Indonesia merdeka
d)
Piagam HAM
e)
Piagam PBB
8.
Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, 18 Agustus 1945, PPKI melaksanakan sidang. Dalam sidang inilah, peristiwa penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta terjadi. Mohammad Hatta adalah salah satu tokoh penting di balik ide penghapusan tujuh kata tersebut. Alasannya, sejumlah pihak “keberatan” dengan adanya tujuh kata tersebut sehingga berpotensi terjadi perpecahan. Diskusi dan lobi-lobi dilakukan kepada sejumlah tokoh yang selama ini mengusulkan Indonesia berasaskan Islam, seperti Ki Bagus Hadikusumo dan K.H.A. Wachid Hasjim. Para tokoh Islam itu berbesar hati dan mendahulukan kepentingan bersama, yakni menjaga keutuhan bangsa. Mereka pun sepakat dengan penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta tersebut. Peristiwa diatas yang membuat rumusan Pancasila menjadi seperti hari, peristiwa saling beradu pendapat, menghormati pendapat orang lain untuk mendapat hasil yang terbaik merupakan contoh penerapan sila. . .
a)
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaa dalam permusyawartan / perwakilan
b)
Ketuhanan yang maha esa
c)
Kemanusiaan yang adil dan beradab
d)
Persatuan indonesia
e)
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
9.

Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, 18 Agustus 1945, PPKI melaksanakan sidang. Dalam sidang inilah, peristiwa penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta terjadi. Mohammad Hatta adalah salah satu tokoh penting di balik ide penghapusan tujuh kata tersebut. Alasannya, sejumlah pihak “keberatan” dengan adanya tujuh kata tersebut sehingga berpotensi terjadi perpecahan. Diskusi dan lobi-lobi dilakukan kepada sejumlah tokoh yang selama ini mengusulkan Indonesia berasaskan Islam, seperti Ki Bagus Hadikusumo dan K.H.A. Wachid Hasjim. Para tokoh Islam itu berbesar hati dan mendahulukan kepentingan bersama, yakni menjaga keutuhan bangsa. Mereka pun sepakat dengan penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta tersebut. sikap moral apa yang dapat kita ambil dari para pendiri Bangsa dalam cerita diatas . . .

a)

Egois

b)

Mengedepankan kepentingan bersama

c)

mengutamakan kepentingan golongan

d)

mengutamakan kepentingan sendiri

e)

Mengedepankan kepentingan kelompok

10.

Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

11.

Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

12.

Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

13.

Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

14.

Gambar disamping adalah lambang Pancasila sila ke

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

15.

Sikap pelajar SMK N 1 Adiwerna yang sesuai dengan Pancasila dibawah ini adalah . . . .

a)

Tawuran dengan sekolah lain

b)

Berpacaran

c)

Ke sekolah tidak tepat waktu

d)

Sopan pada Bapak Ibu guru

e)

Membuang sampah sembarang

16.

Kita sering kebingungan ketika diminta untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila. Padahal, sebagaimana kata Soekarno, Pancasila bukan sesuatu yang asing bagi bangsa Indonesia. Sebaliknya, Pancasila digali dari nilai dan tradisi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Pancasila bukan sekedar dihafalkan. Logo Pancasila tidak cukup hanya dicantumkan di surat-surat resmi kenegaraan, atau buku-buku. Lambang Garuda tidak cukup hanya dipajang di kelas. Lebih dari itu, nilai-nilai Pancasila harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. contoh penerapan Pancasila adalah

a)

Memanggil nama teman dengan nama orang tuanya

b)

berteman dengan siswa yang sefrekuensi saja

c)

berteman dengan siapa saja

d)

Berteman dengan yang se agama saja

e)

berteman dengan se agama, se suku dan se daerah saja

17-21.

Semangat Kebangsaan dalam Sidang BPUPKI

Menurut catatan yang diberikan oleh Daradjadi dan Osa Kurniawan (2020), sekalipun para pendiri bangsa memberikan pandangan-pandangan yang berbeda di dalam sidang tersebut, semuanya menggarisbawahi tentang kehendak untuk merdeka secepat-cepatnya dan perlunya meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa untuk mencapai kemerdekaan tersebut. Dengan demikian, meskipun para anggota BPUPK terkadang memperlihatkan argumen untuk mendebat gagasan lain yang dimunculkan dalam sidang, mereka semua nampak memperhatikan betul sikap kebangsaan Indonesia yang mesti didasari pada rasa saling menghargai terhadap berbagai perbedaan yang ada.

Ini membuktikan bahwasanya semangat kebangsaan Indonesia yang diikrarkan dalam Kongres Pemuda II Tahun 1928 telah meresap ke dalam setiap cara pandang anggota BPUPK. Pandangan para pendiri bangsa ini sangat penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Mereka berusaha keras untuk mencapai kemerdekaan dengan cara yang secepat-cepatnya, namun tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peran Daradjadi dan Osa Kurniawan dalam mencatat peristiwa ini sangat penting untuk memahami dinamika sidang BPUPKI. Mereka memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana perbedaan pendapat di antara para anggota tidak menghalangi tujuan bersama untuk merdeka. Ini menunjukkan bahwa semangat kebangsaan dan rasa saling menghargai adalah kunci dalam mencapai kemerdekaan Indonesia.

17.

Apa yang ditekankan oleh para pendiri bangsa dalam sidang BPUPKI?

a)

Kehendak untuk merdeka secepat-cepatnya dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa

b)

Perlunya memperdebatkan gagasan lain

c)

Menjaga perbedaan pendapat

d)

Mencapai kemerdekaan dengan cara apapun

18.

Apa yang diikrarkan dalam Kongres Pemuda II Tahun 1928?

a)

Semangat kebangsaan Indonesia

b)

Perbedaan pendapat

c)

Kehendak untuk merdeka

d)

Persatuan dan kesatuan bangsa

19.

Siapa yang mencatat peristiwa penting dalam sidang BPUPKI?

a)

Daradjadi dan Osa Kurniawan

b)

Para pendiri bangsa

c)

Anggota BPUPK

d)

Kongres Pemuda II

20.

Apa yang menjadi kunci dalam mencapai kemerdekaan Indonesia menurut catatan Daradjadi dan Osa Kurniawan?

a)

Semangat kebangsaan dan rasa saling menghargai

b)

Perbedaan pendapat

c)

Kehendak untuk merdeka

d)

Persatuan dan kesatuan bangsa

21.

Apa yang diperlihatkan oleh para anggota BPUPK dalam sidang?

a)

Argumen untuk mendebat gagasan lain

b)

Kehendak untuk merdeka

c)

Rasa saling menghargai

d)

Persatuan dan kesatuan bangsa

22-26.

Peran Panitia Sembilan dalam Pembentukan Dasar Negara

Panitia Sembilan membuat teks yang lebih pendek untuk rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar. Setelah selesai, Sukarno menamakan rancangan tersebut dengan nama 'Mukadimah'. Soekiman menamainya 'Gentlemen’s Agreement' dan Mohammad Yamin menamainya 'Piagam Jakarta'. Dalam 'Piagam Jakarta', Pancasila sebagai dasar negara memiliki rumusan yang berbeda.

Rumusan Pancasila dalam 'Piagam Jakarta' adalah sebagai berikut: Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya; Kemanusiaan yang adil dan beradab; Persatuan Indonesia; Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan; dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Peran Sukarno sangat penting dalam proses ini.

Panitia Sembilan berperan besar dalam merumuskan dasar negara Indonesia. Mereka bekerja keras untuk menyusun teks yang dapat diterima oleh semua pihak. Sukarno, sebagai salah satu tokoh utama, memberikan nama 'Mukadimah' untuk rancangan tersebut. Nama-nama lain seperti 'Gentlemen’s Agreement' dan 'Piagam Jakarta' juga muncul dari anggota panitia lainnya. Semua ini menunjukkan betapa pentingnya peran Panitia Sembilan dalam sejarah Indonesia.

22.

Apa nama yang diberikan Sukarno untuk rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar?

a)

Mukadimah

b)

Gentlemen’s Agreement

c)

Piagam Jakarta

d)

Proklamasi

23.

Siapa yang menamakan rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar sebagai 'Gentlemen’s Agreement'?

a)

Soekiman

b)

Mohammad Yamin

c)

Sukarno

d)

Hatta

24.

Apa rumusan pertama Pancasila dalam 'Piagam Jakarta'?

a)

Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya

b)

Kemanusiaan yang adil dan beradab

c)

Persatuan Indonesia

d)

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

25.

Siapa yang memberikan nama 'Piagam Jakarta' untuk rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar?

a)

Mohammad Yamin

b)

Sukarno

c)

Soekiman

d)

Hatta

26.

Apa peran utama Panitia Sembilan dalam pembentukan dasar negara?

a)

Merumuskan teks yang dapat diterima oleh semua pihak

b)

Menyusun proklamasi kemerdekaan

c)

Membentuk kabinet pertama

d)

Mengatur pemilihan umum

27.

Dengan melihat keseluruhan proses kelahiran dan perumusan Pancasila menjadi dasar negara, kalian pasti paham bahwa proses kesejarahan tersebut diawali dengan kelahirannya pada 1 Juni 1945, lalu diikuti oleh perumusan pada 22 Juni 1945 dan disahkan kemudian oleh sidang PPKI yang berlangsung pada 18 Agustus 1945. Pada hari pengesahannya itu, para pahlawan pendiri bangsa Indonesia bermufakat bahwa Pancasila adalah Dasar Negara Indonesia yang terdiri dari: 1) Ketuhanan Yang Maha Esa 2) Kemanusiaan yang adil dan beradab 3) Persatuan Indonesia 4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan 5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Kapan pancasila disahkan sebagai dasar negara . . . .

a)

18 Agustus 1945

b)

1 Juni 1945

c)

22 Juni 1945

d)

20 Juni 1945

e)

17 Agustus 1945

28.

Pancasila memiliki beberapa kedudukan, yaitu: (1) Pancasila sebagai dasar negara, (2) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, dan (3) Pancasila sebagai ideologi negara, dibawah ini manakah pernyataan yang tepat

a)


sumber dari segala sumber hukum di Indonesia


Pancasila sebagai Dasar Negara

b)

sumber dari segala sumber hukum di Indonesia


Pancasila sebagai ideologi negara

c)

seperangkat pemikiran yang berasal dari pengalaman kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya lantaran mampu menjaga kehidupan bangsa.


Pancasila sebagai Dasar Negara

d)

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa


sumber dari segala sumber hukum di Indonesia

29.

Pancasila memiliki beberapa kedudukan, yaitu: (1) Pancasila sebagai dasar negara, (2) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, dan (3) Pancasila sebagai ideologi negara, dibawah ini manakah pernyataan yang tepat

a)

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa


Sebuah pedoman hidup yang mengikat dan memandu berbagai komponen bangsa Indonesia agar tetap hidup dari generasi ke generasi

b)

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa


seperangkat pemikiran yang berasal dari pengalaman kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya lantaran mampu menjaga kehidupan bangsa.

c)

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa


sumber dari segala sumber hukum di Indonesia

d)

Pancasila sebagai ideologi negara


Sebuah pedoman hidup yang mengikat dan memandu berbagai komponen bangsa Indonesia agar tetap hidup dari generasi ke generasi

e)

Pancasila sebagai ideologi negara


sumber dari segala sumber hukum di Indonesia

30.

Pancasila memiliki beberapa kedudukan, yaitu: (1) Pancasila sebagai dasar negara, (2) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, dan (3) Pancasila sebagai ideologi negara, dibawah ini manakah pernyataan yang tepat

a)

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa


sumber dari segala sumber hukum di Indonesia

b)

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa


seperangkat pemikiran yang berasal dari pengalaman kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya lantaran mampu menjaga kehidupan bangsa.

c)

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa


sumber dari segala sumber hukum di Indonesia

d)

Pancasila sebagai ideologi negara


seperangkat pemikiran yang berasal dari pengalaman kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya lantaran mampu menjaga kehidupan bangsa.

e)

Pancasila sebagai ideologi negara


sumber dari segala sumber hukum di Indonesia

31.

Pancasila sebagai filsafat dasar negara dapat kita pahami sebagai sistem pemikiran yang berisi nilai-nilai atau prinsip yang membuat negara Indonesia dapat berdiri. Jika . . . . Maka . . . .

a)
Jika Pancasila sebagai dasar negara rusak, akan rusak pula negara Indonesia.
b)

Jika Pancasila sebagai dasar negara rusak, akan baik pula negara Indonesia.

c)

Jika Pancasila sebagai dasar negara baik, akan rusak pula negara Indonesia.

d)

Jika Belanda pergi maka Indonesia merdeka

e)

Jika Indonesia merdeka maka Belanda telah pergi

32.

Istilah filosofische grondslag atau filsafat dasar negara dapat dimaknai sebagai

a)

Alasan dari didirikannya sebuah negara

b)

Negara Republik Indonesia

c)

Filsafat atau norma umum

d)

Dasar berdirinya negara lain

e)

Dasar pemicu pergerakannasional

33.

Istilah filosofische grondslag berasal dari bahasa Belanda. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti

a)

filsafat atau pemikiran yang menjadi norma dasar

b)

Filsafat umum

c)

Filsafat atau norma umum

d)

Dasar berdirinya negara lain

e)

Dasar pemicu pergerakannasional

34.

Keberadaan Pancasila sebagai filosofische grondslag dapat dimaknai sebagai sebuah fondasi atau dasar yang di atasnya berdiri negara Indonesia. Jika Negara ini diartikan seperti sebuah bangunan maka, Pernyataan yang benar dibawah ini

a)

Makin kokoh fondasi rumah tersebut, akan makin kuat bagunan di atasnya

b)

Makin Rapuh fondasi rumah tersebut, akan makin kuat bagunan di atasnya

c)

Makin kokoh fondasi rumah tersebut, akan makin rapuh bagunan di atasnya

d)

Makin banyak kepala

e)

Jika Indonesia merdeka maka Belanda telah pergi

35.

Sebuah dasar yang berisi pemikiran dan semangat yang membuat negara Indonesia dapat merdeka dari penjajahan, memiliki bangsa yang bersatu, berdaulat, serta bercita-cita merealisasikan masyarakat Indonesia....

a)

Adil dan Makmur

b)

Sengsara dan menderita

c)

Kaya dan Miskin

d)

Pintar dan bodoh

e)

Senang dan bahagia

36.

Setiap sendi-sendi ketatanegaraan di negara Indonesia harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.

a)

Peraturan Pemerintah

b)

Peraturan Presiden

c)

Pancasila sebagai Dasar Negara

d)

Pancasila sebagai Ideologi Negara

e)

Pancasila sebagai Pandangan Hidup

37.

Seperangkat pemikiran yang bersumber dari pengalaman di dalam kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya karena mampu menjaga keberlanjutan kehidupan bangsa Indonesia

a)

Peraturan Pemerintah

b)

Peraturan Presiden

c)

Pancasila sebagai Dasar Negara

d)

Pancasila sebagai Ideologi Negara

e)

Pancasila sebagai Pandangan Hidup

38.

Sebuah tata nilai yang berfungsi seperti halnya budaya atau norma yang telah hidup turun-temurun di tengah-tengah masyarakat

a)

Peraturan Pemerintah

b)

Peraturan Presiden

c)

Pancasila sebagai Dasar Negara

d)

Pancasila sebagai Ideologi Negara

e)

Pancasila sebagai Pandangan Hidup

39.

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara bersifat terbuka. Artinya...

a)

menerima pengaruh asing sebagai suatu keharusan

b)

menerima pengaruh dan budaya asing dengan selektif

c)

menerimamasuknya ajaran dan pandangan ideologi yang lain

d)

menyaring budaya dan iptek dengan penuh kewaspadaan

40.

Perhatikan nilai-nilai semangat tokoh bangsa berikut! (1) Memiliki semangat dalam berjuang memerdekakan negara (2) Mengutamakan persatuan dan kesatuan (3) Rela berkorban jiwa raga untuk mencapai kemerdekaan (4) pasif mencapai cita-cita bangsa (5) bekerja sama dengan negara yang pernah menjajah. Nilai-nilai semangat para tokoh perumus dasar negara dan patut kita teladani ditunjukkan nomor . . .

a)

1,2,3

b)

3,4,5

c)

1,2,5

d)

2,3,5

e)

1,3,5

41-45.

Perubahan Kalimat dalam Pembukaan UUD 1945

Dalam sidang tersebut juga terjadi pembahasan penting berkenaan dengan keberatan dari para pemeluk agama selain Islam terhadap kalimat di dalam rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar yang berbunyi, Ketoehanan, dengan kewadjiban mendjalankan sjariat Islam bagi pemeloek-pemeloeknja. Keberatan tersebut disampaikan oleh seorang perwira Angkatan Laut Jepang kepada Mohammad Hatta pada sore hari, 17 Agustus 1945. Mohammad Hatta mendapati bahwa para pemeluk agama selain Islam di Indonesia bagian timur, salah satunya Johannes Latuharhary, merasa didiskriminasi dengan adanya kalimat di atas. Dikatakan bahwa saudara-saudara di Indonesia bagian timur lebih memilih untuk berdiri di luar Republik Indonesia yang baru merdeka jika kalimat tersebut tidak diubah.

Mohammad Hatta sebagai wakil ketua PPKI lantas mengajak para tokoh Islam mengadakan rapat kecil pada pagi hari tanggal 18 Agustus 1945 sebelum sidang pertama dimulai untuk membahas kalimat, Ketoehanan, dengan kewajiban mendjalankan sjariat Islam bagi pemeloek-pemeloeknja yang masih terdapat dalam rancangan Pembukaan UUD NRI 1945. Sejarah mencatat, rapat tersebut berlangsung selama lima belas menit dengan kesepakatan penting, yaitu mengubah kalimat tersebut menjadi Ketoehanan Jang Maha Esa. Perubahan ini dilakukan untuk mengakomodasi keberagaman agama di Indonesia dan mencegah diskriminasi terhadap pemeluk agama selain Islam.

Peran agama dalam UUD sangat penting karena mencerminkan pluralisme dalam masyarakat Indonesia. Pengaruh agama terhadap hukum juga menjadi topik diskusi antaragama di Indonesia. Dengan perubahan kalimat tersebut, diharapkan semua pemeluk agama dapat merasa dihargai dan tidak ada yang merasa didiskriminasi. Hal ini menunjukkan komitmen para pendiri bangsa untuk menciptakan negara yang inklusif dan menghormati keberagaman.

41.

Apa yang menjadi keberatan para pemeluk agama selain Islam terhadap kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945?

a)

Kalimat tersebut mengandung kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya.

b)

Kalimat tersebut tidak mencerminkan pluralisme.

c)

Kalimat tersebut terlalu panjang.

d)

Kalimat tersebut tidak mencantumkan nama Tuhan.

42.

Siapa yang menyampaikan keberatan tersebut kepada Mohammad Hatta?

a)

Seorang perwira Angkatan Laut Jepang

b)

Johannes Latuharhary

c)

Para tokoh Islam

d)

Pemeluk agama selain Islam di Indonesia bagian timur

43.

Kapan rapat kecil untuk membahas perubahan kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 diadakan?

a)

Pagi hari tanggal 18 Agustus 1945

b)

Sore hari tanggal 17 Agustus 1945

c)

Siang hari tanggal 18 Agustus 1945

d)

Malam hari tanggal 17 Agustus 1945

44.

Apa hasil kesepakatan dari rapat kecil yang diadakan pada pagi hari tanggal 18 Agustus 1945?

a)

Mengubah kalimat menjadi Ketoehanan Jang Maha Esa

b)

Menghapus kalimat tersebut

c)

Menambahkan kalimat baru

d)

Tidak ada perubahan

45.

Mengapa perubahan kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 dilakukan?

a)

Untuk mengakomodasi keberagaman agama di Indonesia

b)

Untuk mencerminkan pluralisme dalam masyarakat Indonesia

c)

Untuk menghormati pemeluk agama selain Islam

d)

Untuk mencegah diskriminasi terhadap pemeluk agama selain Islam

46-50.

Impian Indonesia 2015-2085

Impian Indonesia 2015-2085 mencakup beberapa aspek penting yang diharapkan dapat terwujud. Pertama, sumber daya manusia Indonesia diharapkan memiliki kecerdasan yang mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia. Kedua, masyarakat Indonesia diharapkan menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Ketiga, Indonesia diharapkan menjadi pusat pendidikan, teknologi, dan peradaban dunia.

Keempat, masyarakat dan aparatur pemerintah diharapkan bebas dari perilaku korupsi. Kelima, terbangunnya infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia menjadi salah satu impian besar. Keenam, Indonesia diharapkan menjadi negara yang mandiri dan paling berpengaruh di Asia Pasifik. Ketujuh, Indonesia diharapkan menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia.

Kecerdasan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mencapai impian ini. Pendidikan berkualitas sangat diperlukan untuk mencetak generasi yang cerdas dan kompetitif. Selain itu, nilai-nilai etika dan budaya Indonesia harus terus dijaga dan dikembangkan. Religiusitas juga menjadi aspek penting dalam membentuk karakter bangsa.

Pluralisme dalam masyarakat Indonesia harus dijaga agar tercipta kerukunan dan keharmonisan. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara lain dalam hal toleransi dan keberagaman. Semua impian ini memerlukan kerja keras dan komitmen dari seluruh elemen bangsa. Mari kita wujudkan impian Indonesia 2015-2085 bersama-sama.

46.

Apa yang diharapkan dari sumber daya manusia Indonesia pada tahun 2015-2085?

a)

Memiliki kecerdasan yang mengungguli bangsa lain

b)

Menjadi pusat peradaban dunia

c)

Bebas dari perilaku korupsi

d)

Menjunjung tinggi pluralisme

47.

Apa yang menjadi kunci utama dalam mencapai impian Indonesia 2015-2085?

a)

Kecerdasan sumber daya manusia

b)

Infrastruktur yang merata

c)

Menjunjung tinggi nilai-nilai etika

d)

Religiusitas

48.

Apa yang diharapkan dari masyarakat dan aparatur pemerintah Indonesia?

a)

Bebas dari perilaku korupsi

b)

Menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia

c)

Menjunjung tinggi pluralisme

d)

Menjadi negara paling berpengaruh di Asia Pasifik

49.

Apa yang harus dijaga untuk menciptakan kerukunan dan keharmonisan di Indonesia?

a)

Pluralisme

b)

Pendidikan berkualitas

c)

Infrastruktur yang merata

d)

Religiusitas

50.

Apa yang diharapkan dari Indonesia dalam hal ekonomi pada tahun 2015-2085?

a)

Menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia

b)

Menjadi pusat pendidikan

c)

Menjunjung tinggi nilai-nilai etika

d)

Bebas dari perilaku korupsi