WorksheetsDemokrasi terpimpin
Total questions: 69
Worksheet time: 2hrs 32mins
Perhatikan informasi berikut!
1. Pengiriman Pasukan Garuda untuk bergabung dengan DK PBB
2. Pidato Presiden dikukuhkan sebagai GBHN
3. Pembubaran DPR hasil pemilu oleh Presiden
4. Indonesia menjadi salah satu pelopor berdirinya GNB
Contoh konkret pelaksanaan Demokrasi Terpimpin yang tidak sesuai dengan UUD 1945 diantaranya adalah...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Perhatikan Pernyataan berikut ini:
1. Menetapkan pembubaran konstituante
2. Membentuk zaken kabinet
3. Pengembalian Irian Barat
4. Menetapkan kembali UUD 1945
5. Pembentukan MPRS dan DPAS
Berdasarkan data diatas yang termasuk dalam dekret presiden 1959 adalah …
1-2-3
1-4-5
1-3-4
3-4-5
2-3-4
Konsep pemikiran Soekarno pada masa Demokrasi Terpimpin adalah mempersatukan masyarakat Indonesia dari berbagai golongan baik Nasionalis, Komunis dan golongan agama, konsep penyatuan ini dikenal dengan istilah...
OLDEFO
NEFO
NASAKOM
USDEK
MANIKEBU
Demokrasi Terpimpin diawali dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, berikut ini yang mendasari dikeluarkannya Dekrit Presiden, kecuali...
Dewan Konstituante gagal membuat Undang-Undang Dasar baru.
Persidangan Dewan Konstituante selalu diwarnai pertentangan antar partai.
Dewan Konstituante melakukan reses untuk waktu yang tidak ditentukan.
Dewan Konstituante menyerahkan keputusan kepada presiden
Sejak tahun 1956-1958 Dewan Konstituante belum berhasil merumuskan UUD yang diharapkan
Dewan Konstituante yang dibentuk berdasarkan hasil pemilu yang pertama tahun 1955 mempunyai tugas .....
Menetapkan undang-undang yang telah disusun oleh pemerintah
Mengadakan pengawasan terhadap jalannya pemerintah
Menyusun dan menetapkan Undang-Undang Dasar Sementara
Menjalankan roda pemerintahan
Menyusun Undang-Undang Dasar yang baru
Alasan pembubaran DPR hasil Pemilu 1955 adalah ….
Penolakan DPR atas Rencana Anggaran Belanja Negara yang diajukan pemerintah
Penolakan DPR untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum
Anggota DPR terindikasi sebagai simpatisan Partai Komunis Indonesia
Terbentuknya Dewan Pertimbangan Agung Sementara
Pembentukan DPR-GR
Dalam rangka merebut kembali Irian Barat, Presiden Soekarno yang didirnya mengatasnamakan “penyambung lidah rakyat” telah menyerukan “komando rakyat’-nya yang dikenal dengan sebutan ………
Dwi Komando Rakyat.
Tri tuntutan Rakyat.
Tri Komando Rakyat.
Hati Nurani Rakyat.
Komando Gabungan Rakyat.
Latar belakang dikeluarkannya Komando Trikora Oleh Presiden Soekarno adalah ………
Dipindahkannya ibukota dari Jakarta ke Yogyakarta
Diadakannya Long March Jakarta – Yogyakarta
Perebutan kembali Irian Barat dari tangan Belanda
Memperbaiki kehidupan ekonomi rakyat
Pemulihan keamanan dalam negeri
Sistem demokrasi terpimpin yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia merupakan sistem demokrasi yang dipimpin oleh....
Presiden
Parlemen
MPRS
DPRS
Perdana menteri
Dalam hubungan luar negeri Indonesia membagi kekuatan dunia menjadi oldefos dan nefos. Adapun yang dimaksud dengan oldefos adalah....
Negara-negara berkembang
Negara-negara asia-afrika yang menginginkan kebebasan
Negara-negara yang pernah mengalami penjajahan bangsa Eropa
Negara-negara barat yang dianggap kapitalis dan imperialis
Negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia II
Salah satu faktor yang mendorong pemerintah Indonesia memilih keluar sebagai anggota PBB pada 7 Januari 1965 adalah....
PBB tidak membantu bangsa Indonesia menyelesaikan masalah Irian Barat
PBB dianggap lebih berpihak kepada Belanda
Keanggotaan PBB lebih banyak diisi oleh kekuatan oldefos
PBB belum menunjukkan hasil kerja yang maksimal dalam menciptakan perdamaian dunia
Malaysia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB
Pada masa sistem Demokrasi Terpimpin yang berlangsung di Indonesia pada tahun 1959 sampai 1965, politik luar negeri Indonesia adalah ... .
politik luar negeri yang bebas dan aktif
politik luar negeri dapat menguntungkan Indonesia
politik luar negeri memihak Blok Barat
politik luar negeri memihak pada Blok Timur
politik luar negeri memihak Blok Timur Tengah
Penyimpangan kebijakan politik luar negeri yang pernah terjadi pada masa Demokrasi Terpimpin adalah…
Terbentuknya Poros Jakarta–Peking menunjukkan Indonesia memihak blok Timur
Indonesia mengirimkan pasukan perdamaian di daerah konflik
Menjadi tuan rumah dari penyelenggaraan KAA di Bandung, Jawa Barat
Membantu Timor-Timur meraih kemerdekaan
Munculnya gagasan Nefo dan Old defo oleh Presiden Soekarno dan memunculkan politik mercisuar. Bagi Sukarno politik mercusuar merupakan ...
upaya Soekarno mendekatkan diri pada blok Barat
cara bangsa Indonesia menjauhkan diri dari pengaruh komunisme
langkah bangsa Indonesia menyamai kekuatan Blok Barat dan Blok Timur
unsur menerangi jalan negara-negara Nefo
respon atas terjadinya Perang dingin yang dianggap mengganggu bangsa Indonesia
Masa Demokrasi Terpimpin merupakan masa yang penuh dengan konfrontasi. Presiden Soekarno menganggap perjalanan revolusi Indonesia belumlah selesai. Hal ini tercermin dalam salah satu pidatonya yang dijadikan Manifesto Politik Republik Indonesia yaitu:
“Nawakarsa”
“Indonesia Menggugat”
“Jalannya Revolusi Kita”
“To Build The World a New”
penemuan kembali revolusi kita
Masa demokrasi terpimpin dimulai dengan berlakunya ....
Ketetapan MPRS Nomor 1 / MPRS / 1960
Pembubaran DPR dan pembentukan DPR GR
Pembentukan Front nasional
Pembentukan kabinet kerja
Dektrit presiden 5 juli 1959
Pada tanggal 5 Juli 1959 Presiden Soekarno melalui sebuah pidato singkat membacakan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang berisi 3 ketentuan pokok, yaiti:
1) Pembubaran Konstituante
2) Tidak berlakunya UUDS 1950 dan berlakunya kembali UUD 1945
3) Membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) yang terdiri atas anggota DPR ditambah utusan daerah dan golongan serta Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS)
Merujuk dari isi Dekret Presiden 5 Juli 1959 diatas, salah satu latar belakang dikeluarkannya dekret tersebut adalah…
Kegagalan Dewan Konstituante menyusun UUD baru bagi Republik Indonesia
Demokrasi Liberal dianggap tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia
Adanya tawaran konsepsi baru dari tokoh politik dan tokoh militer
Keinginan Presiden Soekarno untuk menyederhanakan partai politik di Indonesia
Munculnya beberapa pemberontakan di daerah yang mengancam kesatuan NKRI
Setelah dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 secara resmi Indonesia telah menganut sistem Demokrasi Terpimpin. Demokrasi terpimpin merupakan reaksi terhadap demokrasi liberal/parlemeneter karena pada masa Demokrasi Parlementer kekuasaan presiden hanya terbatas sebagai kepala negara, sedangkan kekuasaan pemerintahan dilaksanakan oleh partai. Melihat dari penamaan Demokrasi terpimpin merujuk pada….
Mengadopsi sistem pemerintahan dari negara lain yang dianggap sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia
Di Indonesia pada masa tersebut sangat mengandalkan pada kepemimpinan Presiden Soekarno
Merujuk pada konsep sebagai sebuah negara yang bersifat sentralistik
Berpijak pada satu konstitusi yang diterapkan yaitu UUD 1945
Keputusan sistem pemerintahan yang disepakati oleh tokoh politik dan tokoh militer
Pada masa Demokrasi Terpimpin Indonesia memilih untuk melakukan konfrontasi yang diarahkan pada negara-negara Barat. Sikap Indonesia tersebut ditunjukkan dengan kebijakan politik luar negeri berikut ini…
Ikut memprakarsai berdirinya Gerakan Non-Blok
Dilaksanakannya Konferensi Asia-Afrika
Diselenggarakannya Asian Games ke IV di Indonesia
Mengirim pasukan Garuda II ke Kongo
Melakukan konfrontasi terhadap Malaysia
Arah politik luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin terjadi penyimpangan-penyimpangan dari prinsip politik luar negeri bebas aktif sebab condong pada salah satu bporos yaitu Blok Timur. hal tersebut terwujud dari kebijakan berikut ini…
Mengirim pasukan Garuda II ke Kongo
Pidato Presiden Soekarno dalam sidang umum PBB dengan judul To Build the World a New
Memprakarsai berdirinya GNB
Membentuk poros Jakarta-Peking dan Jakarta Phnom Penh-Hanoi-Peking-Pyongyang
Menyelenggaran Asian Games IV di Jakarta
Kabinet yang terbentuk setelah keluarnya Dekret Presiden 5 Juli 1959 adalah:
Kabinet Karya
Kabinet Kerja
Zaken Kabinet
Kabinet Gotong Royong
Kabinet Dwikora
Dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang mengawali terbentuknya
pemerintahan orde lama salah satunya didorong oleh faktor.....
keinginan Presiden untuk kembali menjalankan pemerintahan
kegagalan badan konstituante merumuskan UUD baru
ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah masa demokrasi liberal
keinginan rakyat untuk mengembalikan kekuasaan Presiden sebagai kepala
pemerintahan
tuntutan rakyat agar pelaksanaan pemerintahan dikembalikan seperti yang
diatur dalam UUD 1945 pasal 4 dan pasal 17
Masa demokrasi terpimpin dimulai dengan berlakunya:
Ketetapan MPRS Nomor 1 / MPRS / 1960
pembubaran DPR dan pembentukan DPR GR
pembentukan Front nasional
Dekrit presiden 5 Juli 1959
pembentukan kabinet kerja
Pada peringatan kemerdekaan indonesia tanggal 17 agustus 1959, Soekarno menyampaikan pidato, apakah judul dari pidato presiden tersebut ?
membentuk Dewan Nasional
penemuan kembali revolusi kita
manipol
usdek
demokrasi terpimpin
Lahirnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah akumulasi dari berbagai krisis yang
terjadi pada Jaman Demokrasi Liberal , Berikut ini adalah berbagai krisis yang
mendorong dikeluarkannya Dekrit Presiden 1959, kecuali ....
kondisi politik yang tidak stabil akibat pergantian kabinet yang cepat.
perubahan sistem Pemerintahan Presidential menjadi Parlementer
kegagalan Badan Konstituante merumuskan UUD baru sebagai ganti UUD’ 1950
terjadinya gerakan gerakan Separatis di daerah daerah mengancam keutuhan
NKRI
Negara Indonesia dalam keadaan bahaya
Pada masa Demokrasi Terpimpin kondisi perekonomian Indonesia mengalami
stagnasi dan keterpurukan akibat kebijakan ekonomi pada masa ini mengalami
banyak kendala , salah satu kendalanya adalah ... .
kebijakan ekonomi didasarkan oleh kepentingan politik Presiden terutama dalam
pelaksanaan politik mercusuar
masih terdapat campurtangan Sekutu dan Belanda dalam penentuan kebijakan
ekonomi
terdapat campur tangan negara negara komunis dalam penetuan kebijakan
ekonomi
terjadinya gerakan gerakan separatis menyedot banyak dana untuk
penanggulangannya
pengaruh komunis yang besar dalam pelaksanaan sistem ekonomi terpimpin
Masa Demokrasi Terpimpin Presiden Soekarno melakukan penyimpangan
terhadap UUD 45, salah satu bentuk penyimpangan tersebut adalah:
pebredelan surat kabar yang menolak ideology Manipol-USDEK
penetapan Manipol-USDEK sebagai haluan Negara
pembubaran DPR hasil Pemilu 1955
pembatasan kegiatan partai politik
pembentukan Front Nasional
Perhatikan informasi berikut ini :
Dalam menghadapi konfrontasi dengan Belanda mengenai masalah Irian, Presiden
Sukarno mengeluarkan Tri Komando Rakyat ( Trikora )
1. memperkuat ketahan revolusi Indonesia di Irian
2. gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda
3. meminta dukungan Uni Soviet untuk membebaskan Irian
4. perjuangan total untuk pembebasan Irian
5. bersiap untuk mobilisasi umum di Irian
6. kibarkan sang merah putih di Irian
Berikut ini yang termasuk isi Trikora ditunjukan oleh nomor ...
1), 2) dan 3)
1), 3) dan 5)
1), 4) dan 5)
2), 4) dan 6)
2), 5) dan 6)
Pada 24 Juni 1960 Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955.
Pembubaran tersebut dilakukan karena:
DPR menolak ajaran Resopim yang dicetuskan Presiden Soekarno
anggota DPR tidak berasal dari partai politik pedukung
anggota DPR didominasi oleh kader PKI
DPR menolak RAPBN tahun 1960
DPR menolak Ideologi Nasakom
Salah satu ajaran yang muncul pada masa Demokrasi terpimpin adalah Revolusi,
Sosialisme Indonesia dan pimpinan nasional (Resopim). Ajaran tersebut
bertujuan:
memperkuat kedudukan Presiden Soekarno
mempertegas arah politik luar negari Indonesia
menempatkan AD sebagai kekuatan politik pemerintah
menyatukan tiga ideologis besar yaitu, komunis, nasionalis dan agama
mengkritik Pnyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)
gerakan Benteng
Pemerintah Indonesia berupaya memperjuangkan wilayah Irian barat melalui
Sidang Umum PBB tahun 1954-1957. Akan tetapi, upaya terrsebut mengalami
kegagalan karena:
pemerintah Indonesia memutus hubungan diplomatic dengan Belanda
dua pertiga peserta sidang menolak pengajuan masalah Irian Barat
masalah Irian Barat tidak didukung peserta Konferensi Asia-Afrika
Indonesia melakukan agresi militer terhadap wilayah Irian Barat
Irian Barat telah ditetapkan sebagai bagian Kerajaan Belanda.
Pada 19 Desember 1961 Presiden Soekarno mengumumkan Tri Komando Rakyat
(Trikora) yang bertujuan:
menggerakan rakyat sebagai pendukung usaha pengembalian Irian Barat
mengadakan agresi militer sebagai usaha pengembalian Irian Barat
mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa Indonesia
mengusahakan persenjataan ke Negara-negara blok komunis
membentuk pemerintahan sementara di Irian Barat.
Untuk meningkatkan perekonomian Indonesia , pemerintah Orde Lama
mengeluarkan beberapa kebijakan ekonomi salah satunya adalah pemembentukan
Dewan Perancang Nasional ( Deppernas ) Tugas Deppernas adalah ... .
mempersiapkan rancangan Undang Undang Pembangunan yang berencana
merumuskan program program ekonomi yang mengarah pada kemandirian
melaksanakan program program ekonomi yang telah disusun oleh Presiden
Sukarno
merencanakan program pembangunan jangka Panjang dan jangka pendek
menyusun prioritas pembangunan terutama di Pulau Jawa
Pembangunan proyek proyek Mercusuar pada masa Orde Lama telah menyedot
biaya banyak sehingga negara beberapa kali mengalami defisit maka salah satu
langkah kebijakan ekonomi yang ditempuh oleh pemerintah Orde lama untuk
mengatasi kondisi tersebut adalah ....
mengadakan pemotongan nilai Rupiah menjadi setengahnya ( shanering )
melakukan devaluasi nilai mata uang yaitu mata uang Rp 1000 menjadi Rp 1.
mengeluarkan mata uang Oeang Republik Indonesia ( ORI )
menghimpun dana masyarakat melalui program pinjaman nasional
meningkatkan pinjaman luar negeri
Pada 1964 Presiden Soekarno menerapkan kebijakan Dana Revolusi yang
digunakan untuk membiayai proyek-proyek mandataris presiden. Kebijakan
tersebut berdampak pada:
menurunnya nilai tukar rupiah
menurunnya tingkat inflasi
menurunnya pendapatan Negara
meningkatnya cadangan devisa negara
meningkatnya utang-utang Negara
Berikut ini yang bukan mendasari dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah ....
pemungutan suara Dewan Konstituante secara aklamasi menghendaki untuk kembali ke UUD 1945
Dewan Konstituante gagal untuk merumuskan UUD baru
Dewan Konstituante tidak mampu untuk memutuskan kembali ke UUD 1945
Dalam setiap persidangan Dewan Konstituante selalu diwarnai pertentangan antarpartai politik
Penyimpangan kebijakan politik luar negeri yang pernah terjadi pada masa Demokrasi Terpimpin adalah…
Terbentuknya Poros Jakarta–Peking menunjukkan Indonesia memihak blok Timur
Indonesia mengirimkan pasukan perdamaian di daerah konflik
Menjadi tuan rumah dari penyelenggaraan KAA di Bandung, Jawa Barat
Membantu Timor-Timur meraih kemerdekaan
Konsep pemikiran Presiden Soekarno masa Demokrasi Terpimpin dimasa beliau mempersatukan masyarakat Indonesia dari berbagai golongan nasionalis, agama dan komunis, dikenal dengan istilah....
OLDEFO
NEFO
NASAKOM
USDDEK
Tujuan Presiden Soekarno menerapkan sistem Demokrasi Terpimpin Adalah Untuk . . .
Menciptakan Stabilitas politik luar negeri
Menciptakan Stabilitas politik dalam negeri
Meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia
Meningkatkan kewaspadaan terhadap segala gangguan
Suatu politik yang mengagungkan kemegahan Indonesia di mata dunia luar disebut . . .
Politik aktif
Politik bebas
Politik mercusuar
Politik propaganda
Dwi Komando Rakyat (DWI KORA) dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam rangka . .
Meruntuhkan orde baru
Konfrontasi dengan Malaysia
Perjuangan Pembebasan Irian Barat
Melawan pemberontakan G 30 S/PKI
Pada Demokrasi Terpimpin PKI selalu menempel dengan Presiden Soekarno. Cara PKI menarik Presiden Soekarno agar lebih dekat dengan PKI adalah….
Mengubah tujuan perjuangan partai
Selalu mendukung gagasan Soekarno
Bekerja sama dengan pihak TNI – AD
Tidak mengganggu partai politik lain
Perhatikan informasi berikut;
1. Perhebat pertahanan revolusi kita
2. Gagalkan pembentukan “Negara Papua” bikinan kolonial Belanda
3. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat
4. Bantu rakyat Papua membebaskan diri dari Nekolim
5. Bersiaplah untuk mobilisasi umum
Dari informasi di atas, yang termasuk isi “Tri Kora” adalah... .
1, 2, 3
1, 3, 5
2, 3, 4
2, 3, 5
Perhatikan Pernyataan berikut ini:
1. Menetapkan pembubaran konstituante
2. Membentuk zaken kabinet
3. Pengembalian Irian Barat
4. Menetapkan kembali UUD 1945
5. Pembentukan MPRS dan DPAS
Berdasarkan data diatas yang termasuk dalam dekret presiden 1959 adalah …
1-2-3
2-3-4
3-4-5
1-3-4
1-4-5
Sebagai pengganti Dewan Konsituante yang bubar, di masa Demokrasi Terpimpin Presiden membentuk ….
DPRS
DPAS
BPK
MPRS
KPK
Alasan pembubaran DPR hasil Pemilu 1955 adalah ….
Penolakan DPR atas Rencana Anggaran Belanja Negara yang diajukan pemerintah
Penolakan DPR untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum
Anggota DPR terindikasi sebagai simpatisan Partai Komunis Indonesia
Terbentuknya Dewan Pertimbangan Agung Sementara
Pembentukan DPR-GR
Kebijakan politik Indonesia untuk mundur dari keanggotaan PBB dilakukan setelah PBB menerima anggota baru di organisasinya. Anggota baru yang dimaksud ialah ….
Belanda
Jepang
India
Portugis
Malaysia
Dalam rangka merebut kembali Irian Barat, Presiden Soekarno yang didirnya mengatasnamakan “penyambung lidah rakyat” telah menyerukan “komando rakyat’-nya yang dikenal dengan sebutan ………
Dwi Komando Rakyat.
Tri tuntutan Rakyat.
Tri Komando Rakyat.
Hati Nurani Rakyat.
Komando Gabungan Rakyat.
Latar belakang dikeluarkannya Komando Trikora Oleh Presiden Soekarno adalah ………
Dipindahkannya ibukota dari Jakarta ke Yogyakarta
Diadakannya Long March Jakarta – Yogyakarta
Perebutan kembali Irian Barat dari tangan Belanda
Memperbaiki kehidupan ekonomi rakyat
Pemulihan keamanan dalam negeri
Sistem demokrasi terpimpin yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia merupakan sistem demokrasi yang dipimpin oleh....
Pemimpin besar revolusi
Parlemen
MPRS
DPRS
Kabinet
Konstituante hasil pemilu 1955 tidak berhasil menyusun undang-undang dasar yang baru setelah sekian lama bekerja.salah satu penyebab kegagalan konstituante dalam menyusun undang-undang dasar yang baru tersebut adalah....
Konstituante tidak mendapat dukungan dari pemerintah
Konstituante mengalami kesulitan dalam merumuskan undang-undang dasar yang baru
Konstituante sering mengalami masa reses akibat kebuntuan sidang yang terlalu mementingkan kelompoknya
Gangguan keamanan sering kali membuat sidang terhenti
Pengaruh komunis yang semakin kuat di dalam sidang menyebabkan pertengkaran sesama anggota konstituante
Dalam hubungan luar negeri Indonesia membagi kekuatan dunia menjadi oldefos dan nefos. Adapun yang dimaksud dengan oldefos adalah....
Negara-negara berkembang
Negara-negara asia-afrika yang menginginkan kebebasan
Negara-negara yang pernah mengalami penjajahan bangsa Eropa
Negara-negara barat yang dianggap kapitalis dan imperialis
Negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia II
Nasakom merupakan kepanjangan dari....
Nasionalis, agama, dan komunis
Nasionalis, anti sosial ,dan komunis
Nasionalis, anti liberal ,dan komunis
Nasionalis, anti komunis, dan kooperatif
Nasionalis, agresif, dan kooperatif
Konsep pemikiran Presiden Soekarno masa Demokrasi Terpimpin dimasa beliau mempersatukan masyarakat Indonesia dari berbagai golongan nasionalis, agama dan komunis, dikenal dengan istilah....
OLDEFO
MANIKEBU
UCDEC
NEFO
NASAKOM
Pada masa sistem Demokrasi Terpimpin yang berlangsung di Indonesia pada tahun 1959 sampai 1965, politik luar negeri Indonesia adalah ... .
politik luar negeri yang bebas dan aktif
politik luar negeri dapat menguntungkan Indonesia
politik luar negeri memihak Blok Barat
politik luar negeri memihak pada Blok Timur
politik luar negeri memihak Blok Timur Tengah
Tokoh bangsa yang menjadi Perdana Menteri pertama pada masa Demokrasi Liberal II adalah ….
M. Natsir
Sukiman
Wilopo
Ali Sastroamidjoyo
Burhanudin Harahap
Tokoh pemberontakan PKI pada tahun 1965 pada masa Demokrasi Terpimpin, yaitu ...
D.N. Aidit
Muso
Amir Syarifudin
Amir Fatah
S.M. Kartosuwiryo
Preseden Soekarno mengeluarkan kebijakan membubarkan DPR pada masa awal pemerintahan di Demokrasi Terpimpin. Latar Belakang dibubarkannya DPR adalah .....
DPR menolak RAPN yang diajukan oleh Presiden Sukarno
DPR melakukan tindak pidana Korupsi
DPR tidak menuntaskan pekerjaannya utama yaitu membuat UUD mengganti UUDS 1950
anggota DPR terlalu mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bangsa
DPR menolak pengangkatan Presiden SUkarno sebagai presiden Seumur hidup
Pada masa pemerintahan kabinet Djuanda memiliki beberpa program diantaranya....
zaken kabinet
pengambilalihan Irian Barat
Rencana Soemitro
Gerakan Ekonomi Benteng
Indonesia masuk PBB
Deklarasi Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957 mempertegas batas wilayahlaut Teritorial Indonesia sepanjang ....
3 mil dari lepas pantai
12 mil dari lepas pantai
24 mil dari lepas pantai
200 mil dari lepas pantai
20 mil dari lepas pantai
Pesta Demokrasi atau pemilu pertama kali dilaksanakan oleh bangsa Indonesia pada tahun 1955 pada masa pemerintahan....
Sukiman
Wilopo
M. Hatta
Djuanda
Burhanudin Harahap
Tokoh pendiri Konferensi Asia Afrika yang berasal dari India adalah ....
Mahatma Gandhi
Jawaharlal Nehru
U nu
Thanat Khoman
M. Ali Jinnah
Pada masa pemerintahan cabinet Sukiman berkuasa berhasil melakukan nasionalisasi De Javashe Bank menjadi Bank Indonesia, tetapi dikemudian hari Sukiman dijatuhkan dengan mosi tidak percaya atas kasus..
Pembentukan DPRD di seluruh Indonesia
Adanya Petisi Sutarjo
Peristiwa 17 Oktober 1952
bantuan militer dari USSR
Bantuan MSA dari Amerika
Pada masa awal pemerintahan Presiden Sukarno di Demokrasi Terpimpin mengeluarkan beberpa kebijakan diantaranya ....
membubarkan DPR
membentuk MPR
Membentuk Konstituante
Mengangkat M. Hatta sebagai Perdana Menteri
memperebutkan Malaysia dengan Inggris
Perhatikan informasi berikut;
1. Perhebat pertahanan revolusi kita
2. Gagalkan pembentukan “Negara Papua” bikinan kolonial Belanda
3. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat
4. Bantu rakyat Papua membebaskan diri dari Nekolim
5. Bersiaplah untuk mobilisasi umum
Dari informasi di atas, yang termasuk isi “Tri Kora” adalah... .
1, 2, 3
1, 3, 5
2, 3, 4
2, 3, 5
Suatu politik yang mengagungkan kemegahan Indonesia di mata dunia luar disebut . . .
Politik aktif
Politik bebas
Politik mercusuar
Politik propaganda
Dwi Komando Rakyat (DWI KORA) dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam rangka . .
Meruntuhkan orde baru
Konfrontasi dengan Malaysia
Perjuangan Pembebasan Irian Barat
Melawan pemberontakan G 30 S/PKI
Tujuan Presiden Soekarno menerapkan sistem Demokrasi Terpimpin Adalah Untuk . . .
Menciptakan Stabilitas politik luar negeri
Menciptakan Stabilitas politik dalam negeri
Meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia
Meningkatkan kewaspadaan terhadap segala gangguan
Operasi yang direncanakan Komando Mandala di Irian Barat dibagi dalam 3 fase, yaitu berturut-turut....
infiltrasi, eksploitasi, konsolidasi
eksploitasi, infiltrasi, konsolidasi
konsolidasi, eksploitasi, infiltrasi
agresi, diplomasi, konsolidasi
diplomasi, infoltrasi, agresi
