wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PANCASILA X

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Pindah tangan penjajahan atas Indonesia dari Belanda kepada Jepang disepakati melalui perjanjian Kalijati. Setelah penyerahan kekuasaan ini, Jepang mampu menarik hati rakyat Indonesia. Bahkan, rakyat pun sempat menyambut gembira dengan adanya
Kehadiran Jepang di Indonesia yang tujuanya sebenarnya adalah untuk mendirikan Persemakmuran Asia Timur Raya. Dikutip dari buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah) oleh Nana Supriatna, dkk pada 5 Maret 1942, Jepang berhasil menduduki Kota Jakarta dan membuat tentara Belanda kewalahan. Mereka dipukul mundur hingga menuju Subang, Jawa Barat.
Hingga akhirnya di daerah Kalijati, Subang tentara Belanda menyerah tanpa syarat kepada tentara Jepang yakni pada tanggal ....

a)

5 Maret 1942

b)

8 Maret 1942

c)

10 Maret 1942

d)

25 Maret 1942

e)

1 Maret 1942

2.

Jepang menggunakan data-data intelijen untuk membuat propaganda yang bisa menarik simpati rakyat. Akibatnya mereka dengan cepat mengerti budaya lokal dan menghubungkan segala peristiwa sebagai dampak dari hal-hal yang bersifat metafisis.
Propaganda yang terkenal untuk menarik simpati rakyat Indonesia ketika Jepang menyebut diri mereka sebagai saudara tua bagi Indonesia. Berikut semboyan yang dipakai oleh pemerintah jepang untuk menarik simpati masyarakat Indonesia saat itu adalah....

a)

Jepang Cahaya Asia

b)

Jepang Sahabat Asia

c)

Jepang Teman Asia

d)

Jepang Adalah Kita

e)

Jepang Pelindung Semua

3.

Dalam sejarahnya, Jepang juga menarik perhatian para pemuda di Indonesia dengan bergabung ke dalam pasukan pembela tanah air (PETA), yang dibentuk untuk melawan Sekutu selama Perang Dunia II.
Setelah memperkuat posisinya di Indonesia, Jepang mulai melakukan penjajahan yang sebenarnya. Karena tujuan awal Jepang menduduki wilayah Indonesia karena ingin ....

a)

Mencari kawan baru untuk membantu melawan sekutu

b)

Melakukan explorasi alam

c)

Mencari bahan baku industri
Indonesia penuh dengan kekayaan alam dan bahan mentah seperti minyak bumi

d)

Mencerdaskan anak bangsa dan menjadi pusat dari segala bidang pengetahuan

e)

Mendapatkan kekuasaan baru

4.

Untuk mencapai tujuan dari cita-cita imperialismenya, selain menggunakan kekuatan militer Jepang juga memanfaatkan teknik propaganda. Teknik propaganda ini dibawa oleh sejumlah sastrawan dan seniman yang dikirimkan ke daerah pendudukan Jepang dan dilibatkan sebagai anggota departemen propaganda. Mereka menguasai media massa seperti majalah, Koran, radio dan lain sebagainya. Di Indonesia, salah satu media masa yang dijadikan ajang propaganda Jepang adalah majalah ....

a)

Djawa Baroe

b)

Baroe Djawa

c)

Djakarta Batavia

d)

philosophische grondslag

e)

weltanschauung.

5.

Pemerintahan militer Jepang yang diwakili komando AD Ke-16 dan Ke-25 menyetujui pembentukan Badan Penyelidikan Upaya Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada 1 Maret 1945. Karena kedua komando ini berwenang atas daerah Jawa (termasuk Madura) dan Sumatra. BPUPKI hanya dibentuk untuk kedua wilayah tersebut, sedangkan di wilayah Kalimantan dan Indonesia Timur yang dikuasai komando AL Jepang tidak dibentuk badan serupa. Pendirian badan ini sudah diumumkan oleh Kumakichi Harada pada tanggal 1 Maret 1945, tetapi badan ini baru benar-benar diresmikan pada tanggal

a)

15 Agustus 1945

b)

1 Juni 1945

c)

11 Maret 1945

d)

1 Maret 1945

e)

29 April 1945

6.

Pembentukan BPUPK juga untuk menyelidiki, mempelajari dan memepersiapakan hal-hal penting lainnya yang terkait dengan masalah tata pemerintahan guna mendirikan suatu negara Indonesia merdeka. BPUPK juga untuk menyelidiki, mempelajari dan memepersiapakan hal-hal penting lainnya yang terkait dengan masalah tata pemerintahan guna mendirikan suatu negara Indonesia merdeka yang di ketuai oleh ....

a)

Radjiman Wedyodiningrat

b)

Raden Pandji Seoroso

c)

Ichibangase Yoshio

d)

Abdul Gafar Pringgodigdo

e)

AA. Maramis

7.

Propaganda yang dilakukan oleh pemerintah pendudukan Jepang di Indonesia semasa Perang Dunia II sebagai instrumen propagandanya ke tengah masyarakat Indonesia yang dimana tujuanya adalah untuk ....

a)

Mengulas pemanfaatkan jamu-jamu tradisional Jawa

b)

Memberikan nasihat-nasihat Jepang diberikan kepada masyarakat Indonesia agar berhemat, menabung, jujur, optimistis dan rajin bekerja

c)

menyatakan bahwa Jepang sebagai saudara tua bangsa Indonesia

d)

Membantu Indonesia Merdeka

e)

Mendukung Jepang dalam perang di Asia-Pasifik.

8.

Dokuritsu Junbi Coosakai terdiri dari Badan Perundingan dan Kantor Tata Usaha. Tokoh yang menjabat sebagai Kepala Kantor Tata Usaha adalah ....

a)

Hirohito

b)

Toyohito Masuda

c)

R. P. Suroso

d)

Ichibangase Yosio

e)

Rajiman Wedyodiningrat

9.

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. Untuk mendapatkan pengesa-han secara konstitusional, perumusan pancasila sebagai dasar negara membu-tuhkan proses yang cukup panjang. Pancasila sebagai dasar negara di sahkan secara konstitusional pada tanggal....

a)

31 Mei 1945

b)

29 Mei 1945

c)

1 Juni 1945

d)

17 Agustus 1945

e)

18 Agustus 1945

10.

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (disingkat "BPUPK"), adalah sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan balatentara Jepang di Jawa. Pemerintahan militer Jepang yang diwakili komando AD Ke-16 dan Ke-25 menyetujui pembentukan Badan Penyelidikan Upaya Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada 1 Maret 1945. BPUPK itu sendiri memiliki tugas yaitu ....

a)

Membantu jepang mengalahkan sekutu

b)

Membuat rumusan dasar negara

c)

Mencari informasi tentang keberadaan kelemahan sekutu

d)

Mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang penting yang berhubungan dengan berbagai hal yang menyangkut pembentukan Negara Indonesia merdeka

e)

Membuat informasi yang digunakan membantu kemerdekaan Indonesia

11.

Nama resmi badan ini dalam bahasa Indonesia adalah "Badan untuk Menyelidiki Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan", tetapi nama yang lebih umum digunakan adalah "Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan". Dalam banyak sumber-sumber sejarah berbahasa Indonesia, sering kali badan ini disebut "Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia" atau "BPUPK", tetapi sebenarnya nama asli lembaga ini tidak mencakup "Indonesia", Dibawah ini alasan tidak disertakanya Imbuhan Indonesia pada Istilah BPUPK yang benar adalah, kecuali....

a)

Badan ini dibentuk oleh komando Angkatan Darat ke-16 Jepang yang hanya memiliki wewenang di Jawa. Komando Angkatan Darat ke-25 Jepang yang memiliki wewenang di Sumatra baru mengizinkan pendirian BPUPK untuk Sumatra pada 25 Juli 1945. Sementara itu, wilayah Kalimantan dan Indonesia Timur berada di bawah wewenang kaigun (Angkatan Laut) Jepang dan mereka tidak mengizinkan pendirian lembaga persiapan kemerdekaan

b)

Untuk mengimbangi kesimpulan yang disampaikan AB Kusuma tersebut yang mana beliau berpendapat bahwa bahwa sebagai terjemahan dari nama asli lembaga dalam bahasa Jepang, yakni Dokuritsu Zyunbi Tyosakai (DZT)

c)

Bahasa

Jepang badan ini bernama

(Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai)

yang berarti Badan Penyelidik

Usaha-usaha Persiapan

Kemerdekaan.

d)

Pada

saat itu belum ada kesepakatan

soal nama negara yang akan

merdeka tersebut

e)

Badan ini dibentuk sebagai upaya mendapatkan dukungan dari bangsa Indonesia dengan menjanjikan bahwa Jepang akan membantu proses kemerdekaan Indonesia

12.

Dokuritsu Junbi Coosakai terdiri dari Badan Perundingan dan Kantor Tata Usaha. Tokoh yang menjabat sebagai Kepala Kantor Tata Usaha adalah ....

a)

Hirohito

b)

Toyohito Masuda

c)

R. P. Suroso

d)

Ichibangase Yosio

e)

Rajiman Wedyodiningrat

13.

Dilansir dari laman resmi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Gedung yang beralamat di Jalan Pejambon 6 Jakarta Pusat itu kini lebih dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila. Dinamakan gedung Pancasila karena di gedung inilah Presiden Soekarno pertama kali mengemukakan istilah Pancasila. Adapun gedung yang dimaksud pada pernyataan tersebut dulunya bernama gedung ....

a)

Gedung Chuo Sangi In

b)

Gedung JW Marriot

c)

Gedung Kemerdekaan

d)

Gedung Perjuangan

e)

Gedung Indonesia Merdeka

14.

Pandangan tiga tokoh penting dalam sejarah Indonesia, yaitu Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno, terhadap konsep negara merdeka memiliki perspektif yang unik dan beragam. Meskipun mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu kemerdekaan Indonesia, perbedaan dalam pendekatan dan penekanan terhadap aspek-aspek tertentu menjadi jelas. Menurut yang disampaikan Moh. Yamin dalam membentuk dasar-dasar negara merdeka Indonesia dilatarbelakangi pandangan tentang ....

a)

Struktur pemerintahan yang efektif

b)

Visi nasional dan peran global

c)

Bahasa dan identitas nasional

d)

Ideologi Bangsa

e)

Sruktur perundangan-udangan

15.

Dalam proses pendirian negara Indonesia, beberapa tokoh pun menyampaikan pemikiran dan pandangannya demi masa depan bangsa. Waktu, tenaga, pikiran pun dikontribusikan untuk kemajuan dan sempurnanya rumusan dasar negara. Tokoh-tokoh yang terlibat salah satunya adalah Moh Yamin. Ia adalah tokoh nasional yang banyak berkontribusi dalam sejarah tanah air. Moh Yamin mengusulkan dasar negara yang disampaikan pada sidang dengan para tokoh lainya, Berikut salah satu dari kelima usulan dasar negara yang disampaikan oleh Moh. Yamin adalah ....

a)

Persatuan

b)

Kebangsaan Indonesia

c)

Musyawarah

d)

Kebangsaan Indonesia

e)

Peri Kebangsaan

16.

Pada akhir Sidang Pertama BPUPK, Ketua BPUPK membuat Panitia Kecil atau Panitia Delapan. Anggota Panitia Delapan terdiri dari ....

a)

Penduduk pribumi dan tentara Jepang

b)

Penduduk Pribumi dan Pasukan Sekutu

c)

Golongan Kebangsaan dan Golongan Keagamaan

d)

Kaum terdidik dan rakyat biasa

e)

Penduduk pribumi dan tentara Jepang

17.

Pancasila merupakan dasar Negara Indonesia, Untuk mendapatkan pengesahan secara konstitusional, perumusan Pancasila sebagai dasar negara membutuhkan proses yang cukup panjang. Pancasila sebagai dasar negara disahkan secara konstitusional pada tanggal ....

a)

29 Mei 1945

b)

31 Mei 1945

c)

1 Juni 1945

d)

17 Agustus 1945

e)

18 Agustus 1945

18.

Pernyataan yang tidak termasuk klasifikasi usulan yang ditampung oleh Panitia Delapan adalah usulan terkait ....

a)

Bentuk negara

b)

Pembelaan

c)

Perdagangan

d)

Warga negara

e)

Dasar negara

19.

Konsep negara yang didasarkan pada gagasan Spinoza, Hegel, dan Adam Muller disampaikan dalam sidang BPUPK yang pertama oleh ....

a)

Supomo

b)

Soekarno

c)

Moh. Yamin

d)

R. P Suroso

e)

Moh. Hatta

20.

Pada tanggal 1 Juni 1945, berlangsung rapat terakhir persidangan pertama BPUPK. Pada kesempatan itu, Soekarno memberi masukan mengenai dasar Negara Indonesia. Pidato Soekarno kemudian dikenal sebagai "Lahirnya Pancasila". Saat ini, setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Di awal pidatonya, Soekarno menegaskan dasar negara adalah Philosophilsche Grondslag yang diartikan sebagai ....

a)

Golongan yang hidup dengan keendak bersatu

b)

Pendirian Negara Indonesia Merdeka yang harus menuju pula kepada kekeluargaan bangsa-bangsa

c)

Proses dalam pendirian bangsa dan negara dengan mengerahkan segenap tenaga, pikiran dan materi

d)

Perayaan atas apa yang sudah dicapai dengan membuat propaganda pada semua warga masyarakat negara

e)

Fondasi, Filsafat, atau pikiran yang sedalam-dalamnya yang menjadi dasar untuk mendirikan Negara Indonesia

21.

Piagam Jakarta adalah rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945). Rancangan ini dirumuskan oleh Panitia Sembilan Badan Penyelidikan Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) di Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945. Piagam ini mengandung lima sila yang menjadi bagian dari ideologi Pancasila, tetapi pada sila pertama juga tercantum frasa "dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya". Frasa ini, yang juga dikenal dengan sebutan "tujuh kata", pada akhirnya dihapus dari Pembukaan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, yaitu badan yang ditugaskan untuk mengesahkan UUD 1945. Tujuh kata ini dihilangkan atas prakarsa ....

a)

Ir. Soekarno

b)

Moh. Hatta

c)

Rajiman Wedyodiningrat

d)

A.A Maramis

e)

M. Sutarjo Kartohadikusumo

22.

Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan merumuskan naskah usulan Mukadimah Undang-Undang Dasar Indonesia, yang kemudian diberi julukan "Piagam Jakarta" oleh ....

a)

Ir. Soekarno

b)

Soepomo

c)

Moh. Yamin

d)

Ahmad Subarjo

e)

Sukiman Wiryosanjoyo

23.

Negara integralistik, negara kekeluargaan, integralisme, konsep negara integralistik, atau paham negara integralistik adalah gagasan integralisme yang dikemukakan oleh salah satu perancang Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yakni oleh ....

a)

Ir. Soekarno

b)

Moh. Yamin

c)

A. A Maramis

d)

Soepomo

e)

Rajiman Wedyodiningrat

24.

Panitia Sembilan adalah kelompok yang dibentuk pada tanggal 1 Juni 1945, diambil dari suatu Panitia Kecil ketika sidang pertama BPUPKI. Panitia Sembilan dibentuk setelah Ir. Soekarno memberikan rumusan Pancasila. Setelah melakukan kompromi antara 4 orang dari kaum kebangsaan (nasionalisme) dan 4 orang dari pihak Islam, Panitia Sembilan menghasilkan rumusan dasar negara yang dikenal dengan

a)

Super Semar

b)

Dekrit Presiden

c)

Djawa Baroe

d)

Indonesia Merdeka

e)

Piagam Jakarta (Jakarta Charter)

25.

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang bersidang sesudah Proklamasi Kemerdekaan, menjadikan Piagam Jakarta sebagai Pendahuluan bagi Undang-Undang Dasar 1945, dengan mencoret bagian kalimat dengan kewajiban menjalankan syari'at Islam bagi pemeluk-pemeluknya". Alasannya Untuk ....

a)

Mengupayakan persatuan dan kesatuan

b)

Menjadikan Indonesia segera merdeka

c)

Menghindari perpecahan kembali

d)

Menjaga persatuan dan kesatuan karena ada keberatan oleh pihak lain yang tidak beragama Islam

e)

Bersikap toleransi dengan pemeluk agama lainya