Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MFQ 1 KOTA BATU '23

Total questions: 49

Worksheet time: 1hrs 6mins

Name
Class
Date
1.

Menurut suatu riwayat bahwa Nabi Muhammad menerima ayat 7 dan 8 dari Q.S. al-Zalzalah yaitu:

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَه ٧ وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَه  ٨

yang merupakan bantahan atas anggapan bahwa amal baik yang kecil dan dosa kecil tidak akan mendapat balasan. Sebutkan prinsip apa yang terkandung dalam peristiwa tersebut!

a)

Prinsip Keadilan

b)

Prinsip Toleransi

c)

Prinsip Ketuhanan

d)

Prinsip Perdagangan

2.

Dalam suatu riwayat bahwa Rasulullah  menerima Q.S. al-Takatsur ayat 1-4 yaitu:

 اَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُ ١ حَتّٰى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ ٢ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ ٣ ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ ٤

Ayat itu berkenaan dengan adanya dua kabilah yang saling menyombongkan diri dengan kekayaan, keturunan, kedudukan dan kepahlawanannya. Sebutkan dua nama kabilah tersebut!

a)

Bani Haritsah dan Bani al-Haris

b)

Bani Lu'ay dan Amir

c)

Bani Ka'ab dan Bani 'Adi

d)

Bani Murrah dan Bani Kilab

3.

Menurut suatu riwayat, kata Ibnu Abī Ḥātim dari Ibnu ‘Abbās, bahwa ada dua orang Yahudi yang menghadap Rasulullah, meminta Rasul agar menjelaskan sifat-sifat Allah. Lalu turunlah Q. S. al-Ikhlas sebagai jawaban atas permintaan tersebut yaitu:

 قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ ١ اَللّٰهُ الصَّمَدُ ٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ ٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّه كُفُوًا اَحَدٌ ٤

Sebutkan dua nama orang dimaksud!

a)

Ka’ab bin al-Asyraf dan Huyay bin Akhthab

b)

Labīd bin al-A’sham al-Yahūdī

c)

Kholid bin Walid

d)

Zaid bib Harits

4.

Menurut suatu riwayat, kata al-Baihaqi dari Ibnu ‘Abbās, bahwa pada suatu pagi Rasulullah mengutus ‘Ammār bin Yasir dan kawan-kawannya menuju suatu sumur. Setibanya di sumur itu tampaklah airnya merah seperti air prem. Air itu ditimbanya dan diangkat batunya serta dikeluarkan gulungannya terus dibakar. Ternyata di dalam gulungan itu ada tali yang terdiri atas 11 (sebelas) simpul. Kemudian datanglah dua surat pendek yang berkenaan dengan peristiwa tersebut, yaitu surah al-Falaq dan al-Nas. Sebutkan nama pelaku sihir yang dimaksudkan dalam peristiwa tersebut!

a)

Ka’ab bin al-Asyraf dan Huyay bin Akhthab

b)

Labīd bin al-A’sham al-Yahūdī

c)

Kholid bin Walid

d)

Zaid bib Harits

5.

Jelaskan asbab al-nuzul dari surah al-Shaff 2-3:

يٰاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَ تَقُوْلُوْنَ مَا لَا تَفْعَلُوْنَ٢ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللّٰهِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا لَا تَفْعَلُوْنَ ٣

a)

Bahwa sebelum adanya kewajiban jihad di jalan Allah, banyak kaum mukminin menginginkan jika sekiranya Allah memerintahkan mereka untuk melakukan amalan yang paling dicintai-Nya, maka mereka berjanji akan melaksanakannya. Namun ketika disyariatkan kewajiban jihad di jalan Allah yang hal itu merupakan salah satu amalan yang paling Dia cintai,  mereka enggan dan merasa berat untuk melaksanakannya. Maka turunlah ayat tersebut.

b)

Imam al-Ḥākim menceritakan: Zayd bin Arqam mengatakan bahwa Nabi Muhammad tidak didatangi malaikat Jibril selama beberapa hari. Situasi ini diketahui oleh Ummu Jamil yang merupakan istri dari Abu Lahab. Ia berkata kepada Nabi: “sekarang kamu telah ditinggalkan oleh Jibril sahabatmu itu”.

c)

Bahwa suatu ketika Nabi Muhammad menceritakan tentang kesalehan seorang bani Israel yang berjuang di jalan Allah selama 1000 bulan. Para sahabat merasa tercengang dan iri atas amal saleh orang tersebut. Maka turunlah surah al-Qadr  

d)

‘Abd al-Razzāq menerima keterangan dari Wahb bahwa tokoh kafir Quraisy mengajukan kesepakatan agar selama satu tahun Nabi Muhammad menyembah berhala dan selama satu tahun pula mereka bersedia menyembah Allah, dan demikian seterusnya secara bergiliran. Maka sebagai jawabannya turunlah surah al-Kāfirūn.

6.

Jelaskan latar belakang turunnya surah al-Ḍuḥā!

a)

Bahwa sebelum adanya kewajiban jihad di jalan Allah, banyak kaum mukminin menginginkan jika sekiranya Allah memerintahkan mereka untuk melakukan amalan yang paling dicintai-Nya, maka mereka berjanji akan melaksanakannya. Namun ketika disyariatkan kewajiban jihad di jalan Allah yang hal itu merupakan salah satu amalan yang paling Dia cintai,  mereka enggan dan merasa berat untuk melaksanakannya. Maka turunlah ayat tersebut.

b)

Imam al-Ḥākim menceritakan: Zayd bin Arqam mengatakan bahwa Nabi Muhammad tidak didatangi malaikat Jibril selama beberapa hari. Situasi ini diketahui oleh Ummu Jamil yang merupakan istri dari Abu Lahab. Ia berkata kepada Nabi: “sekarang kamu telah ditinggalkan oleh Jibril sahabatmu itu”.

c)

Bahwa suatu ketika Nabi Muhammad menceritakan tentang kesalehan seorang bani Israel yang berjuang di jalan Allah selama 1000 bulan. Para sahabat merasa tercengang dan iri atas amal saleh orang tersebut. Maka turunlah surah al-Qadr  

d)

‘Abd al-Razzāq menerima keterangan dari Wahb bahwa tokoh kafir Quraisy mengajukan kesepakatan agar selama satu tahun Nabi Muhammad menyembah berhala dan selama satu tahun pula mereka bersedia menyembah Allah, dan demikian seterusnya secara bergiliran. Maka sebagai jawabannya turunlah surah al-Kāfirūn.

7.

Sebutkan latar belakang turunnya surah al-Qadr!

a)

Bahwa sebelum adanya kewajiban jihad di jalan Allah, banyak kaum mukminin menginginkan jika sekiranya Allah memerintahkan mereka untuk melakukan amalan yang paling dicintai-Nya, maka mereka berjanji akan melaksanakannya. Namun ketika disyariatkan kewajiban jihad di jalan Allah yang hal itu merupakan salah satu amalan yang paling Dia cintai,  mereka enggan dan merasa berat untuk melaksanakannya. Maka turunlah ayat tersebut.

b)

Imam al-Ḥākim menceritakan: Zayd bin Arqam mengatakan bahwa Nabi Muhammad tidak didatangi malaikat Jibril selama beberapa hari. Situasi ini diketahui oleh Ummu Jamil yang merupakan istri dari Abu Lahab. Ia berkata kepada Nabi: “sekarang kamu telah ditinggalkan oleh Jibril sahabatmu itu”.

c)

Bahwa suatu ketika Nabi Muhammad menceritakan tentang kesalehan seorang bani Israel yang berjuang di jalan Allah selama 1000 bulan. Para sahabat merasa tercengang dan iri atas amal saleh orang tersebut. Maka turunlah surah al-Qadr  

d)

‘Abd al-Razzāq menerima keterangan dari Wahb bahwa tokoh kafir Quraisy mengajukan kesepakatan agar selama satu tahun Nabi Muhammad menyembah berhala dan selama satu tahun pula mereka bersedia menyembah Allah, dan demikian seterusnya secara bergiliran. Maka sebagai jawabannya turunlah surah al-Kāfirūn.

8.

Sebutkan latar belakang turunnya surah al-Kāfirūn!

a)

Bahwa sebelum adanya kewajiban jihad di jalan Allah, banyak kaum mukminin menginginkan jika sekiranya Allah memerintahkan mereka untuk melakukan amalan yang paling dicintai-Nya, maka mereka berjanji akan melaksanakannya. Namun ketika disyariatkan kewajiban jihad di jalan Allah yang hal itu merupakan salah satu amalan yang paling Dia cintai,  mereka enggan dan merasa berat untuk melaksanakannya. Maka turunlah ayat tersebut.

b)

Imam al-Ḥākim menceritakan: Zayd bin Arqam mengatakan bahwa Nabi Muhammad tidak didatangi malaikat Jibril selama beberapa hari. Situasi ini diketahui oleh Ummu Jamil yang merupakan istri dari Abu Lahab. Ia berkata kepada Nabi: “sekarang kamu telah ditinggalkan oleh Jibril sahabatmu itu”.

c)

Bahwa suatu ketika Nabi Muhammad menceritakan tentang kesalehan seorang bani Israel yang berjuang di jalan Allah selama 1000 bulan. Para sahabat merasa tercengang dan iri atas amal saleh orang tersebut. Maka turunlah surah al-Qadr  

d)

‘Abd al-Razzāq menerima keterangan dari Wahb bahwa tokoh kafir Quraisy mengajukan kesepakatan agar selama satu tahun Nabi Muhammad menyembah berhala dan selama satu tahun pula mereka bersedia menyembah Allah, dan demikian seterusnya secara bergiliran. Maka sebagai jawabannya turunlah surah al-Kāfirūn.

9.

Negeri ini memerlukan orang jujur, baik dalam perkataan maupun dalam perbuatan. Oleh karena itu, kita harus menepati perjanjian apabila berjanji dengan pihak lain. Orang yang tidak menepati janji oleh Al-Qur’an diumpamakan seperti orang yang menguraikan benangnya setelah dipintal dengan kuat, yang akhirnya menjadi cerai berai kembali. Bacakan ayatnya!

a)

ayat 90

b)

ayat 8

c)

ayat 58

d)

10.

Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemanusian yang adil dan beradab, seharusnya kita menegakkan keadilan, kebaikan, menyantuni karib kerabat, menjauhi kemungkaran dan kesesatan. Selain itu juga harus memenuhi janji dan menegakkannya. Janganlah kita seperti orang yang menenun kain yang ditata rapi, lalu dikacaukan dan dirusakkannya. Hal demikian itu dipesankan dalam Al-Qur’an. Bacakan ayatnya!

a)

ayat 90

b)

ayat 8

c)

ayat 58

d)

11.

Warga negara Indonesia mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan keadilan di hadapan hukum, dan mempunyai kewajiban yang sama untuk mewujudkan keadilan itu. Pemerintah berkewajiban menciptakan keadilan tersebut. Oleh karena itu, para pemimpin dan pejabat harus menunaikan amanah dan berlaku adil kepada segenap rakyat. Bacakan ayatnya!

a)

ayat 90

b)

ayat 8

c)

ayat 58

d)

12.

Penegakan hukum harus dilakukan dengan benar dan seadil-adilnya. Allah memerintahkan manusia agar menyampaikan amanah itu kepada yang berhak, dan menegakkan hukum seadil-adilnya. Bacakan ayat tentang perintah menunaikan amanah kepada yang berhak dan penerapan hukum kepada manusia secara adil!

a)

ayat 90

b)

ayat 8

c)

ayat 58

d)

13.

Keadilan adalah poros masalah kemasyarakatan. Negara akan hancur bila dihuni penduduk negeri yang tidak menegakkan keadilan dan kebenaran. Dalam menegakkan keadilan hukum, para aparat hukum hendaknya benarbenar obyektif, tidak boleh menetapkan hukum karena dilandasi rasa benci, takut, segan atau senang. Allah memperingatkan kita untuk berbuat adil, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Bacakan ayat yang menyatakan hal tersebut!

a)

ayat 90

b)

ayat 8

c)

ayat 58

d)

14.

Pemimpin merupakan kebutuhan demi tertibnya masyarakat. Al-Qur’an memerintahkan kita untuk menaati pemimpin setelah ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Jika terjadi perselisihan maka hendaknya dikembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya. Bacakan ayat yang dimaksud!

a)

ayat 90

b)

ayat 8

c)

ayat 58

d)

ayat 89

15.

Jelaskan pengertian tajwīd baik secara bahasa maupun istilah!

a)

Secara bahasa tajwīd adalah memperbagus atau memperindah. Sedangkan menurut istilah adalah menyempurnakan hak-hak huruf, mengucapkannya sesuai dengan makhraj, dan memperlembut pengucapannya secara sempurna, tanpa berlebihan, serampangan, tergesa-gesa dan dipaksakan

b)

Secara bahasa tajwīd adalah memperbagus atau memperindah. Sedangkan menurut istilah adalah menyempurnakan sifatul huruf, mengucapkannya sesuai dengan makhraj, dan memperlembut pengucapannya secara sempurna, tanpa berlebihan, serampangan, tergesa-gesa dan dipaksakan

c)

Secara bahasa tajwīd adalah memperbagus atau memperindah. Sedangkan menurut istilah adalah menyempurnakan makhorijul huruf, mengucapkannya sesuai dengan makhraj, dan memperlembut pengucapannya secara sempurna, tanpa berlebihan, serampangan, tergesa-gesa dan dipaksakan

16.

Dalam mendefinisikan tajwīd, sebagian ulama membagi tajwīd menjadi dua, yaitu tajwīd ‘ilmy dan tajwīd ‘amaly. Apa yang dimaksud dengan tajwīd ilmy?

a)

Mengetahui kaidah dan aturan yang ditetapkan oleh ulama tajwīd berupa makhraj dan sifat huruf, hukum nun mati dan mim mati, ahkām al-mad, dan lain sebagainya.

b)

Memperbagus pengucapan huruf dan memperindah kalimatnya dengan cara mengucapkannya sesuai dengan makhraj dan memberikan hak dan mustahaqnya.

17.

Dalam mendefinisikan tajwīd, sebagian ulama membagi tajwīd menjadi dua, yaitu tajwīd ‘ilmy dan tajwīd ‘amaly. Apa yang dimaksud dengan tajwīd ‘amaly?

a)

Mengetahui kaidah dan aturan yang ditetapkan oleh ulama tajwīd berupa makhraj dan sifat huruf, hukum nun mati dan mim mati, ahkām al-mad, dan lain sebagainya.

b)

Memperbagus pengucapan huruf dan memperindah kalimatnya dengan cara mengucapkannya sesuai dengan makhraj dan memberikan hak dan mustahaqnya.

18.

Apa yang dimaksud dengan mustahaq hurūf?

a)

Sifat-sifat baru yang muncul dari sifat dzātīyah masing-masing huruf, seperti menebalkan huruf isti’la, menipiskan huruf istifāl, izhhār, idghām, iqlāb, ihkfā’, dan lain sebagainya.

b)

Sifat-sifat yang muncul dari sifat dzātīyah masing-masing huruf, seperti menebalkan huruf isti’la, menipiskan huruf istifāl, izhhār, idghām, iqlāb, ihkfā’, dan lain sebagainya.

19.

Sebutkan salah satu ayat Al-Qur’an yang menjadi dalil wajibnya belajar tajwīd!

a)

اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

b)

نِّصْفَهٗٓ اَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيْلًاۙ

20.

Jelaskan pendapat Sayyidinā Alī Ibn Abī Thālib tentang maksud kata tartīl dalam ayat

وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

a)

تجويد الحروف ومعرفة الوقوف

Memperbagus pengucapan huruf dan mengetahui tempat-tempat waqaf

b)

جوده تجويدا

Perbaguslah bacaan Al-Qur’an dengan benar-benar bagus

21.

Jelaskan penafsiran Imām Baidlāwī tentang kata tartīl dalam ayat berikut!

وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

a)

تجويد الحروف ومعرفة الوقوف

Memperbagus pengucapan huruf dan mengetahui tempat-tempat waqaf

b)

جوده تجويدا

Perbaguslah bacaan Al-Qur’an dengan benar-benar bagus

22.

Selain surah al-Muzammil ayat 4, ada ayat lain yang menjelaskan tentang ketentuan membaca Al-Qur’an dengan tartīl. Bacakan ayat dimaksud!

a)

Surah al-Furqān ayat 32

وَقَالَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْاٰنُ جُمْلَةً وَّاحِدَةً ۛ كَذٰلِكَ ۛ لِنُثَبِّتَ بِهٖ فُؤَادَكَ وَرَتَّلْنٰهُ تَرْتِيْلًا

b)

Surah al-Furqan ayat 1

تَبٰرَكَ الَّذِيْ نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلٰى عَبْدِهٖ لِيَكُوْنَ لِلْعٰلَمِيْنَ نَذِيْرًا ۙ

23.

Secara praktek membaca Al-Qur’an dengan tajwīd berasal dari Rasulullah. Tetapi secara teori berupa kaidah-kaidah dan persoalan ilmiahnya bukan dari Rasulullah. Tentang siapa peletak dasar teori ilmu tajwīd tersebut, ulama masih berbeda pendapat. Berikut adalah tokoh yang oleh ulama dianggap sebagai peletak dasar teori ilmu tajwīd, kecuali ...

a)

Abū āl-aswad al-Duālī

b)

Al-Khalīl bin Ahmad

c)

Abū al-Qāsim Ubaid bin Salām

d)

Imam Qiraat

e)

Imam Sibaweh

24.

Sebutkan perbedaan mendasar objek kajian ilmu tajwīd dan ilmu qiraat!

a)

Ilmu tajwīd objeknya adalah huruf-huruf Al-Qur’an, sedangkan ilmu qiraat objeknya adalah kalimah-kalimah Al-Qur’an.

b)

Ilmu qiraat objeknya adalah huruf-huruf Al-Qur’an, sedangkan ilmu tajwid objeknya adalah kalimah-kalimah Al-Qur’an.

25.

Dalam pembelajaran Al-Qur’an, setiap ragam jenis bacaan Al-Qur’an harus disandarkan kepada orang yang meriwayatkan, baik langsung kepada imam qiraat atau perawi. Apa nama bacaan Al-Qur’an yang disandarkan kepada imam qiraat?

a)

Qiraat

b)

Riwayat

26.

Dalam pembelajaran Al-Qur’an, setiap ragam jenis bacaan Al-Qur’an harus disandarkan kepada orang yang meriwayatkan baik langsung kepada ( 3 ) imam qiraat atau perawi. Apa nama bacaan Al-Qur’an yang disandarkan kepada perawi?

a)

Qiraat

b)

Riwayat

27.

Ada berapakah hukum nun sukun atau tanwin ketika bertemu dengan huruf hijaiyyah? Sebutkan!

a)

Lima Hukum, yaitu

1. Izhhār,

2. Ikhfā’’,

3. Idghām bilā ghunnah,

4. Idghām ma'al-ghunnah,

5. Iqlāb

b)

Tiga Hukum, yaitu :

  1. 1. Idgham Mtsli

  2. 2. Ikhfa' Syafawi

  3. 3. Idzhar Syafawi

28.

Ada berapakah hukum mim sukun ketika bertemu dengan huruf hijaiyyah? Sebutkan!

a)

Lima Hukum, yaitu

1. Izhhār,

2. Ikhfā’’,

3. Idghām bilā ghunnah,

4. Idghām ma'al-ghunnah,

5. Iqlāb

b)

Tiga Hukum, yaitu :

  1. 1. Idgham Mtsli

  2. 2. Ikhfa' Syafawi

  3. 3. Idzhar Syafawi

29.

Jelaskan pengertian Izhhār baik secara bahasa maupun istilah!

a)

Izhhār secara bahasa berarti menyingkap dan memperjelas. Sedangkan menurut istilah adalah memperjelas hakikat huruf dengan mengucapkannya sesuai makhraj dan sifatnya yang asli tanpa disertai dengung. Bacaan ini terjadi ketika nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu dari huruf :

أ– ه–ع-ح-غ-خ

(Taufīq al-raḥmān fī tajwīd Al-Qur’an : 79)

b)

Izhhār secara bahasa berarti menyingkap dan memperjelas. Sedangkan menurut istilah adalah menyamarkan huruf dengan mengucapkannya sesuai makhraj dan sifatnya yang asli tanpa disertai dengung. Bacaan ini terjadi ketika nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu dari huruf :

أ– ه–ع-ح-غ-خ

(Taufīq al-raḥmān fī tajwīd Al-Qur’an : 79)

30.

Secara bahasa ‘aqīdah berarti ikatan, kokoh, atau keyakinan yang kuat. Sedangkan menurut istilah adalah sesuatu yang diyakini dengan mantap tanpa keraguan sedikitpun

a)

benar

b)

salah

31.

Secara bahasa, kata ‘aqīdah merupakan derivatif dari kata ‘aqada. Penggunaan kata ‘aqada atau derivatifnya banyak ditemukan dalam Al-Qur’an, termasuk di antaranya dalam surah al-Nisā’: 33. Bacakan ayat dimaksud!

a)

وَلِكُلٍّ جَعَلْنَا مَوَالِيَ مِمَّا تَرَكَ الْوَالِدٰنِ وَالْاَقْرَبُوْنَ ۗ وَالَّذِيْنَ عَقَدَتْ اَيْمَانُكُمْ فَاٰتُوْهُمْ نَصِيْبَهُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيْدًا ࣖ

b)

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍ ۗ لِلرِّجَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْا ۗ وَلِلنِّسَاۤءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ ۗوَسْـَٔلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا

32.

Ilmu Tauhid adalah Ilmu yang digunakan untuk mengokohkan ‘aqīdah dīnīyah islāmīyah yang diperoleh dari dalil-dalil yang meyakinkan.

(Tuḥfat al-murīd: 9)

a)

Benar

b)

Salah

33.

Ilmu Tauhid adalah Ilmu yang digunakan untuk tata cara ibadah yang diperoleh dari dalil-dalil yang meyakinkan.

(Tuḥfat al-murīd: 9)

a)

Benar

b)

Salah

34.

‘Aqīdah Islam juga disebut dengan ilmu kalām. Apa yang dimaksud dengan ilmu kalām menurut Imam Abu Hanifah dan Muhammad Abduh?

a)

Ilmu yang membahas tentang sifat Allah dan Rasul-Nya, baik sifat yang wajib, muhal, maupun yang jaiz

b)

Ilmu yang membahas tentang firman Allah yang disampaikan kepada para Rasul

35.

Jodohkan pokok pembahasan ilmu kalam berikut!

a)

ilāhīyāt

1.

Masalah yang berhubungan dengan ketuhana

b)

nabawīyāt

2.

Masalah yang berhubungan dengan kenabian

c)

sam’īyāt

3.

Masalah yang hanya bisa diketahui melalu

36.

Kelompokkan antara tujuan dan bagian ilmu tauhid!

Categorize the following

Mengenal Allah dengan berdasarkan bukti-bukti yang qaţ’i

Mengenal para Rasul dengan ajaran-ajaran yang dibawanya

Memperoleh kebahagiaan yang abadi

Agar tetap berpegang teguh pada petunjuk yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis

Agar manusia dapat terbimbing ke jalan yang diridhai Allah

Agar dapat mengantisipasi pendangkalan akidah

ilāhīyāt

nabawīyāt

sam’īyāt

Tujuan Belajar Ilmu Aqidah
Bagian Ilmu Aqidah
37.

Apa yang disebut dengan dālil naqlī?

a)

Dalil-dalil yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis

b)

Dalil- dalil yang berdasarkan pada pertimbangan akal atau rasio.

38.

Apa yang disebut dengan dālil aqlī?

a)

Dalil-dalil yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis

b)

Dalil- dalil yang berdasarkan pada pertimbangan akal atau rasio.

39.

Apa yang disebut dengan mustahīl aqlī?

a)

Sesuatu yang adanya tidak dapat dibenarkan oleh akal sehat (sesuatu yang pasti tidak ada, sehingga akal tidak akan membenarkan jika dikatakan ada)

b)

Sesuatu yang ada atau tidak adanya sama-sama dapat dibenarkan oleh akal sehat (sesuatu yang bersifat mungkin, mungkin ada atau mungkin tidak ada)

40.

Apa yang disebut dengan jaiz aqlī?

a)

Sesuatu yang adanya tidak dapat dibenarkan oleh akal sehat (sesuatu yang pasti tidak ada, sehingga akal tidak akan membenarkan jika dikatakan ada)

b)

Sesuatu yang ada atau tidak adanya sama-sama dapat dibenarkan oleh akal sehat (sesuatu yang bersifat mungkin, mungkin ada atau mungkin tidak ada)

41.

Pernyataan tersebut adalah merupakan pengertian dari istilah apa?

a)

Iman menurut syara’

b)

Iman menurut bahasa

42.

Sekitar bulan Oktober tahun 2010 Indonesia menjadi tuan rumah muktamar ke-11 organisasi pemuda Islam sedunia, WAMY. Apa kepanjangan dari WAMY ini?

a)

World Assembly of Muslim Youth

b)

World Asean of Muslim Youth

43.

Pada bulan maret 2010, ormas keagamaan terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, telah melaksanakan muktamar di Makassar. Pada muktamar itu telah terpilih ketua umum PBNU yang baru periode 2010-2021. Siapakah ketua umum PBNU terpilih saat itu?

a)

KH. Said Agil Siraj

b)

KH. Yahya Cholil Staquf

44.

Pada akhir tahun 2021, ormas keagamaan terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, telah melaksanakan muktamar di Lampung. Pada muktamar itu telah terpilih ketua umum PBNU yang baru periode 2022 - 2027. Siapakah ketua umum PBNU terpilih saat itu?

a)

KH. Said Agil Siraj

b)

KH. Yahya Cholil Staquf

45.

Ide pembentukan organisasi ini diawali dari sebuah diskusi sekelompok mahasiswa di suatu masjid kampus. Mereka merasa prihatin terhadap kondisi umat Islam, terutama para intelektualnya yang sibuk dengan kelompoknya sendiri. Melalui diskusi itulah muncul gagasan untuk mempertemukan para intelektual tersebut dalam sebuah simposium. Sebutkan nama organisasi Islam tersebut?

a)

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)

b)

Ikatan Dai Indonesia (Ikadi)

46.

Peranan Mohammad Natsir (Ketua Umum Partai Masyumi pada 1949-1958 dan Perdana Menteri RI pada 1950-1951) sangat besar dalam pembentukan organisasi yang berdiri pada tanggal 26 Februari 1967 ini. Sebutkan nama organisasi tersebut

a)

Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia

b)

Lembaga Dakwah Indonesia

47.

Pada tanggal 12 September 1937 pernah didirikan Perkumpulan dari organisasi Islam di Surabaya. Apa nama organisasi tersebut

a)

Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI)

b)

Majelis Islam Indonesia (MII)

48.

Pada tahun 1925 berdiri sebuah organisasi kepemudaan Islam di Indonesia yang dipelopori oleh Ketua Umum Kongres VI Jong Java Tahun 1923. Apa nama organisasi kepemudaan itu dan siapa pelopornya?

a)

Jong Islamieten Bond (JIB). Pelopornya Raden Syamsurrijal

b)

Jong Islam Bond (JIB). Pelopornya Raden Syamsurrijal

49.

Pada tanggal 1 Januari 1925 didirikan Perkumpulan Pemuda Islam di Jakarta, untuk mengikat persaudaraan Pemuda Islam di daerah-daerah seperti Jong Java, Jong Sumatra, dan lain-lain. Sebutkan nama Perkumpulan Pemuda Islam itu ?

a)

Jong Islamieten Bond (JIB)

b)

Jong Islam Bond (JIB)