wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL AKM LITERASI SMP

Total questions: 30

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

MENUJU INDONESIA YANG LEBIH BAIK DENGAN MOBIL LISTRIK

Di Indonesia, polusi udara masih menjadi masalah besar. Menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, kendaraan bermotor menjadi penyebab terbesarnya. Hal tersebut tidaklah mengherankan karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2017), jumlah kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 138,56 juta unit.

Namun, menanggapi hal tersebut, pemerintah tak tinggal diam. Selain terus membangun infrastruktur kendaraan umum seperti MRT dan LRT, pemerintah juga menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Dalam peraturan itu, disebutkan bahwa perlu adanya pengaturan yang mendukung percepatan program kendaraan bermotor listrik untuk memberikan arah, landasan, dan kepastian hukum dalam pelaksanaan percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan.

Selain menerbitkan peraturan itu, sejumlah peraturan lain juga turut diterbitkan untuk mendukung akselerasi mobil listrik di Indonesia. Sebagai contoh, dalam PP Nomor 73 tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor (PpnBM), pengenaan pajak kendaraan bermotor akan dihitung berdasarkan emisi gas buang. Artinya, semakin besar emisi sebuah kendaraan, pajak yang dikenakan akan semakin besar pula.

Tak hanya itu, Kementerian Perhubungan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Kementerian Perindustrian juga turut mengeluarkan peraturan yang menyokong keberadaan mobil listrik di Indonesia. Dengan segala dukungan tersebut, Kementerian ESDM memperkirakan akan terjadi tren mobil listrik di Indonesia. Pada 2021, diperkirakan akan ada 125 ribu unit mobil listrik. Sementara, pada 2030, diperkirakan jumlah mobil listrik akan menyentuh angka 2,2 juta unit.

Meski jumlahnya besar—dan diasumsikan akan mengurangi penggunaan mobil berbahan bakar fosil—kendaraan listrik ini justru bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 9,44 juta kiloliter per tahun. Pemerintah juga mempunyai target panjang untuk menghadirkan 2 juta unit mobil listrik pada 2030, yang bersama motor listrik diharapkan bisa menurunkan sebanyak 11,1 juta ton serta menghemat devisa hingga 1,8 miliar dolar karena pengurangan impor BBM. 

Sumber: Advertorial. 2021. “Menuju Indonesia Lebih Baik dengan Mobil Listrik”, Tirto.id. Diakses 9 Februari 2021. https://tirto.id/menuju-indonesia-lebih-baik-dengan-mobil-listrik-f943

Pasangkanlah empat hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi polusi di Indonesia?

a)

1.
  1. Pembangunan infrastruktur kendaraan umum

b)

2.
  1. Perpres Nomor 55 ttg mobil listrik

c)

3.
  1. Penggunaan mobil listrik

d)

4.

PP Nomor 73 tahun 2019 ttg PPnBM

2.

SAUDARA TAK SAMA

Karya: Aulika Nur Fathia


Langit dan Angin adalah dua burung pemangsa yang bersaudara. Mereka pun selalu dibanding-bandingkan satu sama lain. Langit adalah burung elang yang sangat terkenal dengan badan gagah dan kekuatan yang tidak terkalahkan. Di kalangan burung pemangsa, Langit sangat terkenal akan kehebatannya. Salah satu kehebatannya yang paling terkenal adalah ia dapat memangsa seekor serigala dan membawa serigala itu ke tempat persembunyiannya di Tebing Alkana. Tak heran, Langit terkenal dengan sebutan “sang Penakluk” di kalangan burung pemangsa. Akan tetapi, dengan segala kehebatannya, Langit tidak pernah merasa angkuh. Ia selalu rendah hati kepada siapa pun, termasuk kepada Angin, saudaranya sendiri.

Angin juga tak kalah hebat dari Langit. Angin adalah burung alap-alap yang terkenal dengan kecepatannya. Ia memiliki kehebatan yang jarang dimiliki oleh burung pemangsa lain. Selain kecepatan dan ketepatan menerkam mangsa, ia juga dapat membaca gerak-gerik mangsanya, baik di darat maupun di laut. Semua jenis mangsa dapat ia tebak dengan gerakannya yang tepat. Selain itu, Angin juga dapat memangsa di pagi, siang, maupun malam hari karena penglihatannya sangat tajam.

“Angin, apa kau tidak kesal selalu dibanding-bandingkan dengan Langit?” tanya Kondor.

“Kalau aku jadi kau aku pasti kesal. Apalagi dia adalah saudara dekatmu,” ucap Seriema.

“Oh, aku pernah mendengar burung lain mengejekmu. Katanya kau tidak akan pernah bisa mengalahkan Langit,” ucap Kondor kepada Angin.

“Cukup! Aku sudah muak mendengar semua keluhan-keluhan itu. Kupingku sudah tidak mau menerima ocehan-ocehan itu,”ucap Angin dengan nada tinggi.

“Angin, kau sudah cukup hebat. Bahkan kau lebih hebat dari kami,” jelas Osprey.

“Tapi tidak lebih hebat dari Langit,” ucap Angin dengan ketus.

Angin bersikeras dan merasa yakin bahwa ia mampu menandingi kehebatan Langit. Ia pun mulai sering melatih kemampuannya agar bisa lebih hebat lagi. Ia mencari tahu semua hal tentang Langit. Kemampuan yang paling diinginkan oleh Angin adalah kekuatan sehingga ia terus melatih kekuatannya setiap hari.

“Percuma kau berlatih! Sekeras apa pun latihanmu, kau tidak akan bisa mengalahkan Langit. Kau akan tetap menjadi Angin yang selalu berada di bawah Langit,” ejek Caraca ketika ia melihat Angin sedang berlatih pada suatu waktu.

“Lihat saja, aku akan buktikan kepadamu kalau aku bisa mengalahkan Langit. Aku yang akan ada di atas Langit!” teriak Angin kepada Caraca. Angin pun terus melatih kekuatannya sekuat tenaga.

Suatu ketika, di balai pertemuan, Angin melihat Langit sedang dikelilingi oleh burung pemangsa lain. Di sana, ia juga melihat Kondor, Seriema, Osprey, dan Caraca yang sedang mengobrol sangat akrab dengan Langit. Langit memang burung yang sangat ramah kepada siapa pun. Angin mencoba menghampiri mereka dan disambut baik oleh Langit. Langit sangat senang bertemu dengan Angin karena sudah sangat lama ia tidak bertemu saudaranya itu. Akhirnya, mereka berkumpul bersama membahas kemampuan masing-masing. Satu per satu dari mereka menceritakan kemampuan masing-masing yang semakin meningkat.

Ketika Angin sedang bercerita mengenai kemampuan barunya, yaitu kekuatan untuk mengangkat mangsa yang berat, Caraca menantangnya dan memintanya untuk membuktikan itu. Angin langsung menyetujuinya karena hal itulah yang sebenarnya ia tunggu. Ia ingin membuktikan kepada burung pemangsa lain bahwa ia tidak kalah hebat dari Langit.

Setelah Angin setuju untuk membuktikan kehebatannya, Caraca menyuruh Langit untuk mengalahkan Angin. Akan tetapi, Langit menolak karena ia merasa, hal itu adalah pengkhianatan terhadap saudaranya sendiri. Namun, Angin justru meminta Langit menuruti keinginan Caraca. Akhirnya, Langit pun menuruti permintaan saudaranya itu.

“Aku sudah menyiapkan dua banteng seberat 500 kg untuk kalian buru dan dijadikan mangsa. Bawalah mangsa itu ke hadapanku. Kita lihat siapa yang berhasil membawa mangsa itu,” ucap Seriema.

Angin dan Langit langsung pergi mencari banteng yang dimaksud Seriema. Mereka mencari dengan susah payah di hutan hingga larut malam. Dalam kondisi ini, pasti Angin yang akan mendapatkan banteng itu dengan cepat karena penglihatannya sangat baik di malam hari. Akan tetapi, Langit sangat terkenal dengan kekuatannya untuk melumpuhkan mangsa dengan cepat. Faktanya, Angin sudah melumpuhkan banteng itu sebelum Langit. Saatnya Angin untuk terbang dengan cepat membawa banteng itu ke hadapan Seriema. Angin sudah sangat yakin, ia pasti akan sampai lebih dahulu dari Langit.

Keesokan harinya, Seriema, Kondor, dan Caraca sudah mendengar suara Angin yang semakin mendekat. Langit juga terlihat berada tidak jauh dibelakangnya. Caraca tidak percaya bahwa apa yang dikatakan Angin benar. Ia lebih hebat dari Langit. Namun, alangkah terkejutnya semua orang ketika banteng yang dibawa Angin tiba-tiba bergerak tak beraturan. Rupanya, banteng itu belum lumpuh sepenuhnya. Angin pun jatuh tersungkur.

Kini, posisi menjadi berbalik, Langit memimpin dan akhirnya ia berhasil membawa banteng itu dengan susah payah ke hadapan Seriema. Kondor, Caraca, Seriema, dan Osprey sudah bisa menebak bahwa memang Langitlah yang akan menjadi pemenang. Akhirnya, Angin pun menyadari, setiap burung memiliki kemampuannya masing-masing. Tidak ada salahnya untuk meningkatkan kemampuan masing-masing, tetapi sesuatu yang sudah ditetapkan harus bisa diterima dengan baik. Angin pun mengakui, kekuatan Langit memang tidak ada tandingannya.

Susunlah kalimat berikut ini.

a)

Tokoh

b)

Caraca

c)

memiliki watak

d)

suka menghardik

1)
2)
3)
4)
3.

SAUDARA TAK SAMA

Karya: Aulika Nur Fathia


Langit dan Angin adalah dua burung pemangsa yang bersaudara. Mereka pun selalu dibanding-bandingkan satu sama lain. Langit adalah burung elang yang sangat terkenal dengan badan gagah dan kekuatan yang tidak terkalahkan. Di kalangan burung pemangsa, Langit sangat terkenal akan kehebatannya. Salah satu kehebatannya yang paling terkenal adalah ia dapat memangsa seekor serigala dan membawa serigala itu ke tempat persembunyiannya di Tebing Alkana. Tak heran, Langit terkenal dengan sebutan “sang Penakluk” di kalangan burung pemangsa. Akan tetapi, dengan segala kehebatannya, Langit tidak pernah merasa angkuh. Ia selalu rendah hati kepada siapa pun, termasuk kepada Angin, saudaranya sendiri.

Angin juga tak kalah hebat dari Langit. Angin adalah burung alap-alap yang terkenal dengan kecepatannya. Ia memiliki kehebatan yang jarang dimiliki oleh burung pemangsa lain. Selain kecepatan dan ketepatan menerkam mangsa, ia juga dapat membaca gerak-gerik mangsanya, baik di darat maupun di laut. Semua jenis mangsa dapat ia tebak dengan gerakannya yang tepat. Selain itu, Angin juga dapat memangsa di pagi, siang, maupun malam hari karena penglihatannya sangat tajam.

“Angin, apa kau tidak kesal selalu dibanding-bandingkan dengan Langit?” tanya Kondor.

“Kalau aku jadi kau aku pasti kesal. Apalagi dia adalah saudara dekatmu,” ucap Seriema.

“Oh, aku pernah mendengar burung lain mengejekmu. Katanya kau tidak akan pernah bisa mengalahkan Langit,” ucap Kondor kepada Angin.

“Cukup! Aku sudah muak mendengar semua keluhan-keluhan itu. Kupingku sudah tidak mau menerima ocehan-ocehan itu,”ucap Angin dengan nada tinggi.

“Angin, kau sudah cukup hebat. Bahkan kau lebih hebat dari kami,” jelas Osprey.

“Tapi tidak lebih hebat dari Langit,” ucap Angin dengan ketus.

Angin bersikeras dan merasa yakin bahwa ia mampu menandingi kehebatan Langit. Ia pun mulai sering melatih kemampuannya agar bisa lebih hebat lagi. Ia mencari tahu semua hal tentang Langit. Kemampuan yang paling diinginkan oleh Angin adalah kekuatan sehingga ia terus melatih kekuatannya setiap hari.

“Percuma kau berlatih! Sekeras apa pun latihanmu, kau tidak akan bisa mengalahkan Langit. Kau akan tetap menjadi Angin yang selalu berada di bawah Langit,” ejek Caraca ketika ia melihat Angin sedang berlatih pada suatu waktu.

“Lihat saja, aku akan buktikan kepadamu kalau aku bisa mengalahkan Langit. Aku yang akan ada di atas Langit!” teriak Angin kepada Caraca. Angin pun terus melatih kekuatannya sekuat tenaga.

Suatu ketika, di balai pertemuan, Angin melihat Langit sedang dikelilingi oleh burung pemangsa lain. Di sana, ia juga melihat Kondor, Seriema, Osprey, dan Caraca yang sedang mengobrol sangat akrab dengan Langit. Langit memang burung yang sangat ramah kepada siapa pun. Angin mencoba menghampiri mereka dan disambut baik oleh Langit. Langit sangat senang bertemu dengan Angin karena sudah sangat lama ia tidak bertemu saudaranya itu. Akhirnya, mereka berkumpul bersama membahas kemampuan masing-masing. Satu per satu dari mereka menceritakan kemampuan masing-masing yang semakin meningkat.

Ketika Angin sedang bercerita mengenai kemampuan barunya, yaitu kekuatan untuk mengangkat mangsa yang berat, Caraca menantangnya dan memintanya untuk membuktikan itu. Angin langsung menyetujuinya karena hal itulah yang sebenarnya ia tunggu. Ia ingin membuktikan kepada burung pemangsa lain bahwa ia tidak kalah hebat dari Langit.

Setelah Angin setuju untuk membuktikan kehebatannya, Caraca menyuruh Langit untuk mengalahkan Angin. Akan tetapi, Langit menolak karena ia merasa, hal itu adalah pengkhianatan terhadap saudaranya sendiri. Namun, Angin justru meminta Langit menuruti keinginan Caraca. Akhirnya, Langit pun menuruti permintaan saudaranya itu.

“Aku sudah menyiapkan dua banteng seberat 500 kg untuk kalian buru dan dijadikan mangsa. Bawalah mangsa itu ke hadapanku. Kita lihat siapa yang berhasil membawa mangsa itu,” ucap Seriema.

Angin dan Langit langsung pergi mencari banteng yang dimaksud Seriema. Mereka mencari dengan susah payah di hutan hingga larut malam. Dalam kondisi ini, pasti Angin yang akan mendapatkan banteng itu dengan cepat karena penglihatannya sangat baik di malam hari. Akan tetapi, Langit sangat terkenal dengan kekuatannya untuk melumpuhkan mangsa dengan cepat. Faktanya, Angin sudah melumpuhkan banteng itu sebelum Langit. Saatnya Angin untuk terbang dengan cepat membawa banteng itu ke hadapan Seriema. Angin sudah sangat yakin, ia pasti akan sampai lebih dahulu dari Langit.

Keesokan harinya, Seriema, Kondor, dan Caraca sudah mendengar suara Angin yang semakin mendekat. Langit juga terlihat berada tidak jauh dibelakangnya. Caraca tidak percaya bahwa apa yang dikatakan Angin benar. Ia lebih hebat dari Langit. Namun, alangkah terkejutnya semua orang ketika banteng yang dibawa Angin tiba-tiba bergerak tak beraturan. Rupanya, banteng itu belum lumpuh sepenuhnya. Angin pun jatuh tersungkur.

Kini, posisi menjadi berbalik, Langit memimpin dan akhirnya ia berhasil membawa banteng itu dengan susah payah ke hadapan Seriema. Kondor, Caraca, Seriema, dan Osprey sudah bisa menebak bahwa memang Langitlah yang akan menjadi pemenang. Akhirnya, Angin pun menyadari, setiap burung memiliki kemampuannya masing-masing. Tidak ada salahnya untuk meningkatkan kemampuan masing-masing, tetapi sesuatu yang sudah ditetapkan harus bisa diterima dengan baik. Angin pun mengakui, kekuatan Langit memang tidak ada tandingannya.

Mengapa Angin akhirnya mengakui kekuatan Langit?

a)

Karena ia merasa tertantang oleh Caraca.

b)

Karena ia ingin membuktikan bahwa ia lebih hebat dari Langit.

c)

Karena ia jatuh tersungkur saat membawa mangsa banteng.

d)

Karena ia menyadari bahwa setiap burung memiliki kemampuannya sendiri.

4.

SAUDARA TAK SAMA

Karya: Aulika Nur Fathia


Langit dan Angin adalah dua burung pemangsa yang bersaudara. Mereka pun selalu dibanding-bandingkan satu sama lain. Langit adalah burung elang yang sangat terkenal dengan badan gagah dan kekuatan yang tidak terkalahkan. Di kalangan burung pemangsa, Langit sangat terkenal akan kehebatannya. Salah satu kehebatannya yang paling terkenal adalah ia dapat memangsa seekor serigala dan membawa serigala itu ke tempat persembunyiannya di Tebing Alkana. Tak heran, Langit terkenal dengan sebutan “sang Penakluk” di kalangan burung pemangsa. Akan tetapi, dengan segala kehebatannya, Langit tidak pernah merasa angkuh. Ia selalu rendah hati kepada siapa pun, termasuk kepada Angin, saudaranya sendiri.

Angin juga tak kalah hebat dari Langit. Angin adalah burung alap-alap yang terkenal dengan kecepatannya. Ia memiliki kehebatan yang jarang dimiliki oleh burung pemangsa lain. Selain kecepatan dan ketepatan menerkam mangsa, ia juga dapat membaca gerak-gerik mangsanya, baik di darat maupun di laut. Semua jenis mangsa dapat ia tebak dengan gerakannya yang tepat. Selain itu, Angin juga dapat memangsa di pagi, siang, maupun malam hari karena penglihatannya sangat tajam.

“Angin, apa kau tidak kesal selalu dibanding-bandingkan dengan Langit?” tanya Kondor.

“Kalau aku jadi kau aku pasti kesal. Apalagi dia adalah saudara dekatmu,” ucap Seriema.

“Oh, aku pernah mendengar burung lain mengejekmu. Katanya kau tidak akan pernah bisa mengalahkan Langit,” ucap Kondor kepada Angin.

“Cukup! Aku sudah muak mendengar semua keluhan-keluhan itu. Kupingku sudah tidak mau menerima ocehan-ocehan itu,”ucap Angin dengan nada tinggi.

“Angin, kau sudah cukup hebat. Bahkan kau lebih hebat dari kami,” jelas Osprey.

“Tapi tidak lebih hebat dari Langit,” ucap Angin dengan ketus.

Angin bersikeras dan merasa yakin bahwa ia mampu menandingi kehebatan Langit. Ia pun mulai sering melatih kemampuannya agar bisa lebih hebat lagi. Ia mencari tahu semua hal tentang Langit. Kemampuan yang paling diinginkan oleh Angin adalah kekuatan sehingga ia terus melatih kekuatannya setiap hari.

“Percuma kau berlatih! Sekeras apa pun latihanmu, kau tidak akan bisa mengalahkan Langit. Kau akan tetap menjadi Angin yang selalu berada di bawah Langit,” ejek Caraca ketika ia melihat Angin sedang berlatih pada suatu waktu.

“Lihat saja, aku akan buktikan kepadamu kalau aku bisa mengalahkan Langit. Aku yang akan ada di atas Langit!” teriak Angin kepada Caraca. Angin pun terus melatih kekuatannya sekuat tenaga.

Suatu ketika, di balai pertemuan, Angin melihat Langit sedang dikelilingi oleh burung pemangsa lain. Di sana, ia juga melihat Kondor, Seriema, Osprey, dan Caraca yang sedang mengobrol sangat akrab dengan Langit. Langit memang burung yang sangat ramah kepada siapa pun. Angin mencoba menghampiri mereka dan disambut baik oleh Langit. Langit sangat senang bertemu dengan Angin karena sudah sangat lama ia tidak bertemu saudaranya itu. Akhirnya, mereka berkumpul bersama membahas kemampuan masing-masing. Satu per satu dari mereka menceritakan kemampuan masing-masing yang semakin meningkat.

Ketika Angin sedang bercerita mengenai kemampuan barunya, yaitu kekuatan untuk mengangkat mangsa yang berat, Caraca menantangnya dan memintanya untuk membuktikan itu. Angin langsung menyetujuinya karena hal itulah yang sebenarnya ia tunggu. Ia ingin membuktikan kepada burung pemangsa lain bahwa ia tidak kalah hebat dari Langit.

Setelah Angin setuju untuk membuktikan kehebatannya, Caraca menyuruh Langit untuk mengalahkan Angin. Akan tetapi, Langit menolak karena ia merasa, hal itu adalah pengkhianatan terhadap saudaranya sendiri. Namun, Angin justru meminta Langit menuruti keinginan Caraca. Akhirnya, Langit pun menuruti permintaan saudaranya itu.

“Aku sudah menyiapkan dua banteng seberat 500 kg untuk kalian buru dan dijadikan mangsa. Bawalah mangsa itu ke hadapanku. Kita lihat siapa yang berhasil membawa mangsa itu,” ucap Seriema.

Angin dan Langit langsung pergi mencari banteng yang dimaksud Seriema. Mereka mencari dengan susah payah di hutan hingga larut malam. Dalam kondisi ini, pasti Angin yang akan mendapatkan banteng itu dengan cepat karena penglihatannya sangat baik di malam hari. Akan tetapi, Langit sangat terkenal dengan kekuatannya untuk melumpuhkan mangsa dengan cepat. Faktanya, Angin sudah melumpuhkan banteng itu sebelum Langit. Saatnya Angin untuk terbang dengan cepat membawa banteng itu ke hadapan Seriema. Angin sudah sangat yakin, ia pasti akan sampai lebih dahulu dari Langit.

Keesokan harinya, Seriema, Kondor, dan Caraca sudah mendengar suara Angin yang semakin mendekat. Langit juga terlihat berada tidak jauh dibelakangnya. Caraca tidak percaya bahwa apa yang dikatakan Angin benar. Ia lebih hebat dari Langit. Namun, alangkah terkejutnya semua orang ketika banteng yang dibawa Angin tiba-tiba bergerak tak beraturan. Rupanya, banteng itu belum lumpuh sepenuhnya. Angin pun jatuh tersungkur.

Kini, posisi menjadi berbalik, Langit memimpin dan akhirnya ia berhasil membawa banteng itu dengan susah payah ke hadapan Seriema. Kondor, Caraca, Seriema, dan Osprey sudah bisa menebak bahwa memang Langitlah yang akan menjadi pemenang. Akhirnya, Angin pun menyadari, setiap burung memiliki kemampuannya masing-masing. Tidak ada salahnya untuk meningkatkan kemampuan masing-masing, tetapi sesuatu yang sudah ditetapkan harus bisa diterima dengan baik. Angin pun mengakui, kekuatan Langit memang tidak ada tandingannya.

Berikut ini pernyataan yang salah tentang teks di atas adalah...

a)

Langit adalah burung elang terkenal dengan kekuatan tak terkalahkan.

b)

Angin adalah burung alap-alap yang dikenal dengan kecepatannya.

c)

Caraca adalah burung pemangsa yang membantu Langit dalam tantangan.

d)

Angin akhirnya berhasil membuktikan kehebatannya dalam mengangkat banteng.

5.

PENTINGNYA BEROLAHRAGA

Kita sering kali melakukan olahraga. Bahkan, orang-orang di sekitar kita juga sering menyarankan kita untuk melakukan aktivitas tersebut. Rupanya, ada keterkaitan antara berolahraga dengan kesehatan fisik dan mental, misalnya terkait dengan perkembangan tubuh dan interaksi sosial.

Perlu diketahui bahwa olahraga bermanfaat dalam mencegah risiko berbagai penyakit. Saat tubuh jarang melakukan olahraga, lemak akan menumpuk di dalam tubuh sehingga dapat berujung pada terjadinya obesitas. Namun, dengan berolahraga secara teratur, tumpukan lemak yang ada di dalam tubuh bisa terbakar. Selain itu, saat berolahraga, terjadi kontraksi otot-otot tubuh yang menyebabkan cairan getah bening dapat mengalir dengan lancar. Cairan getah bening merupakan cairan yang mengandung sel-sel darah putih yang berkaitan dengan sistem pertahanan tubuh. Berbeda dengan pembuluh darah, cairan getah bening ini tidak mengalir karena kontraksi jantung, tetapi karena kontraksi otot-otot yang melekat pada rangka tubuh kita.

Selain manfaat tersebut, olahraga juga dapat meningkatkan perkembangan tubuh. Aktivitas yang dilakukan selama olahraga akan membantu tubuh untuk lebih cepat berkembang. Ketika berolahraga, terjadi kontraksi otot-otot yang menyebabkan otot lebih terlatih dan akan berkembang dengan baik. Selain itu, aktivitas olahraga yang diiringi gizi seimbang juga dapat membuat metabolisme tubuh menjadi lebih lancar karena hormon pertumbuhan bekerja lebih maksimal.

Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, olahraga juga dapat meningkatkan interaksi sosial. Ketika olahraga dilakukan dalam kelompok, misalnya saat bermain sepak bola, basket, dan futsal, terjadi proses perkenalan dengan orang lain, baik dengan orang di dalam tim maupun di luar tim. Selain itu, terjadi proses saling bekerja sama saat bermain atau bertanding. Adanya kompetisi yang sehat dalam permainan olahraga tersebut juga membuat kita menjadi lebih jujur. Akhirnya, kita menjadi terbiasa dalam melakukan interaksi sosial. 

SumberApriantono, Tommy. 2018. “Mengapa Kita Harus Berolahraga?”. Anakbertanya. Diakses 26 Maret 2021. https://anakbertanya.com/mengapa-kita-harus-berolahraga/

Selain berolahraga, hal yang perlu kita lakukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental adalah mengurangi makan makanan penyebab obesitas,

  • ​ ​ ​ (a)   , ​ (b)   ​.

Choose from the below words
Mengurangi makanan berprotein
Mengurangi makanan berserat tinggi
meningkatkan interaksi sosial
memakan makanan bergizi seimbang
6.

PENTINGNYA BEROLAHRAGA

Kita sering kali melakukan olahraga. Bahkan, orang-orang di sekitar kita juga sering menyarankan kita untuk melakukan aktivitas tersebut. Rupanya, ada keterkaitan antara berolahraga dengan kesehatan fisik dan mental, misalnya terkait dengan perkembangan tubuh dan interaksi sosial.

Perlu diketahui bahwa olahraga bermanfaat dalam mencegah risiko berbagai penyakit. Saat tubuh jarang melakukan olahraga, lemak akan menumpuk di dalam tubuh sehingga dapat berujung pada terjadinya obesitas. Namun, dengan berolahraga secara teratur, tumpukan lemak yang ada di dalam tubuh bisa terbakar. Selain itu, saat berolahraga, terjadi kontraksi otot-otot tubuh yang menyebabkan cairan getah bening dapat mengalir dengan lancar. Cairan getah bening merupakan cairan yang mengandung sel-sel darah putih yang berkaitan dengan sistem pertahanan tubuh. Berbeda dengan pembuluh darah, cairan getah bening ini tidak mengalir karena kontraksi jantung, tetapi karena kontraksi otot-otot yang melekat pada rangka tubuh kita.

Selain manfaat tersebut, olahraga juga dapat meningkatkan perkembangan tubuh. Aktivitas yang dilakukan selama olahraga akan membantu tubuh untuk lebih cepat berkembang. Ketika berolahraga, terjadi kontraksi otot-otot yang menyebabkan otot lebih terlatih dan akan berkembang dengan baik. Selain itu, aktivitas olahraga yang diiringi gizi seimbang juga dapat membuat metabolisme tubuh menjadi lebih lancar karena hormon pertumbuhan bekerja lebih maksimal.

Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, olahraga juga dapat meningkatkan interaksi sosial. Ketika olahraga dilakukan dalam kelompok, misalnya saat bermain sepak bola, basket, dan futsal, terjadi proses perkenalan dengan orang lain, baik dengan orang di dalam tim maupun di luar tim. Selain itu, terjadi proses saling bekerja sama saat bermain atau bertanding. Adanya kompetisi yang sehat dalam permainan olahraga tersebut juga membuat kita menjadi lebih jujur. Akhirnya, kita menjadi terbiasa dalam melakukan interaksi sosial. 

SumberApriantono, Tommy. 2018. “Mengapa Kita Harus Berolahraga?”. Anakbertanya. Diakses 26 Maret 2021. https://anakbertanya.com/mengapa-kita-harus-berolahraga/

Pasangkanlah manfaat yang dapat diperoleh dalam berolahraga.

a)

1.

lemak terbakar

b)

2.

sehat fisik dan mental

c)

3.

jantung yang sehat

d)

4.

hubungan sosial yang kompetitif

7.

Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh

“Aku tadi menawarkan bibit pohon belimbing kepada beberapa tetangga. Kalau mereka ikut menanam pohon, jalan kampung ini akan menjadi lebih teduh. Tidak seperti sekarang, ada bagian yang teduh, ada bagian yang panas,” keluhku. “Ada yang beralasan, air sedang susah didapat. Ada yang berkata, ‘Nanti, ya, tunggu musim hujan datang lagi.’ Aku kecewa, Yah.”

“Hmm… Mereka tidak ingin menggunakan air terlalu banyak. Saat ini, memang sebaiknya kita hemat air,” kata Ayah. Tentu saja, aku semakin merengut. Kalau air tetap sukar didapat, tidak ada orang yang mau menanam pohon belimbing wuluh itu.

“Tapi, jangan khawatir. Masalah air untuk menyiram tanaman sebentar lagi akan terbantu oleh proyek Pak RT,” kata Ayah. “Kampung kita akan punya Pandora L.”

“Pandora L? Apa itu, Yah?”

“Ini maket dari pengolahan limbah yang baru saja selesai dibangun di kampung kita. Bangunan ini ada di dalam tanah dan berguna untuk mengolah limbah rumah tangga saja, seperti air cucian,” kata Ayah.

Air hasil pengolahan dari Pandora L digunakan untuk kegiatan menyiram tanaman dan mencuci kendaraan.

Pemasangan Pandora L terletak di Kampung Genteng Candirejo di tengah kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.

(Diadaptasi dari Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh karya Tyas KW)

Jika proyek Pak RT telah dilaksanakan, apakah para tetangga akan setuju untuk menanam pohon belimbing wuluh?

a)

Tidak, warga akan tetap saja malas menanam dan merawat pohon belimbing wuluh.

b)

Ya, karena Kampung Genteng Candirejo telah berhasil mencontohkan cara pengelolaan air limbah.

c)

Tidak, karena warga tidak ingin menggunakan air terlalu banyak saat musim kemarau.

d)

Ya, karena kekhawatiran kurangnya air di musim kemarau akan terpecahkan dengan dipasangnya Pandora.

8.

Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh

“Aku tadi menawarkan bibit pohon belimbing kepada beberapa tetangga. Kalau mereka ikut menanam pohon, jalan kampung ini akan menjadi lebih teduh. Tidak seperti sekarang, ada bagian yang teduh, ada bagian yang panas,” keluhku. “Ada yang beralasan, air sedang susah didapat. Ada yang berkata, ‘Nanti, ya, tunggu musim hujan datang lagi.’ Aku kecewa, Yah.”

“Hmm… Mereka tidak ingin menggunakan air terlalu banyak. Saat ini, memang sebaiknya kita hemat air,” kata Ayah. Tentu saja, aku semakin merengut. Kalau air tetap sukar didapat, tidak ada orang yang mau menanam pohon belimbing wuluh itu.

“Tapi, jangan khawatir. Masalah air untuk menyiram tanaman sebentar lagi akan terbantu oleh proyek Pak RT,” kata Ayah. “Kampung kita akan punya Pandora L.”

“Pandora L? Apa itu, Yah?”

“Ini maket dari pengolahan limbah yang baru saja selesai dibangun di kampung kita. Bangunan ini ada di dalam tanah dan berguna untuk mengolah limbah rumah tangga saja, seperti air cucian,” kata Ayah.

Air hasil pengolahan dari Pandora L digunakan untuk kegiatan menyiram tanaman dan mencuci kendaraan.

Pemasangan Pandora L terletak di Kampung Genteng Candirejo di tengah kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.

(Diadaptasi dari Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh karya Tyas KW)

Jika proyek Pak RT telah dilaksanakan, apakah para tetangga akan setuju untuk menanam pohon belimbing wuluh?

a)

Tidak, warga akan tetap saja malas menanam dan merawat pohon belimbing wuluh.

b)

Ya, karena Kampung Genteng Candirejo telah berhasil mencontohkan cara pengelolaan air limbah.

c)

Tidak, karena warga tidak ingin menggunakan air terlalu banyak saat musim kemarau.

d)

Ya, karena kekhawatiran kurangnya air di musim kemarau akan terpecahkan dengan dipasangnya Pandora.

9.

Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh

“Aku tadi menawarkan bibit pohon belimbing kepada beberapa tetangga. Kalau mereka ikut menanam pohon, jalan kampung ini akan menjadi lebih teduh. Tidak seperti sekarang, ada bagian yang teduh, ada bagian yang panas,” keluhku. “Ada yang beralasan, air sedang susah didapat. Ada yang berkata, ‘Nanti, ya, tunggu musim hujan datang lagi.’ Aku kecewa, Yah.”

“Hmm… Mereka tidak ingin menggunakan air terlalu banyak. Saat ini, memang sebaiknya kita hemat air,” kata Ayah. Tentu saja, aku semakin merengut. Kalau air tetap sukar didapat, tidak ada orang yang mau menanam pohon belimbing wuluh itu.

“Tapi, jangan khawatir. Masalah air untuk menyiram tanaman sebentar lagi akan terbantu oleh proyek Pak RT,” kata Ayah. “Kampung kita akan punya Pandora L.”

“Pandora L? Apa itu, Yah?”

“Ini maket dari pengolahan limbah yang baru saja selesai dibangun di kampung kita. Bangunan ini ada di dalam tanah dan berguna untuk mengolah limbah rumah tangga saja, seperti air cucian,” kata Ayah.

Air hasil pengolahan dari Pandora L digunakan untuk kegiatan menyiram tanaman dan mencuci kendaraan.

Pemasangan Pandora L terletak di Kampung Genteng Candirejo di tengah kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.

(Diadaptasi dari Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh karya Tyas KW)

Berikut ini merupakan hal-hal yang menjadi topik pembicaraan antara tokoh Aku dan Ayah yaitu:
(a)   , alat untuk mengolah air dan ​ ​ (b)   .

Choose from the below words
penanaman belimbing wuluh.
Pengadaan biaya untuk pemasangan Pandora.
kekurangan air di musim kemarau.
10.

Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh

“Aku tadi menawarkan bibit pohon belimbing kepada beberapa tetangga. Kalau mereka ikut menanam pohon, jalan kampung ini akan menjadi lebih teduh. Tidak seperti sekarang, ada bagian yang teduh, ada bagian yang panas,” keluhku. “Ada yang beralasan, air sedang susah didapat. Ada yang berkata, ‘Nanti, ya, tunggu musim hujan datang lagi.’ Aku kecewa, Yah.”

“Hmm… Mereka tidak ingin menggunakan air terlalu banyak. Saat ini, memang sebaiknya kita hemat air,” kata Ayah. Tentu saja, aku semakin merengut. Kalau air tetap sukar didapat, tidak ada orang yang mau menanam pohon belimbing wuluh itu.

“Tapi, jangan khawatir. Masalah air untuk menyiram tanaman sebentar lagi akan terbantu oleh proyek Pak RT,” kata Ayah. “Kampung kita akan punya Pandora L.”

“Pandora L? Apa itu, Yah?”

“Ini maket dari pengolahan limbah yang baru saja selesai dibangun di kampung kita. Bangunan ini ada di dalam tanah dan berguna untuk mengolah limbah rumah tangga saja, seperti air cucian,” kata Ayah.

Air hasil pengolahan dari Pandora L digunakan untuk kegiatan menyiram tanaman dan mencuci kendaraan.

Pemasangan Pandora L terletak di Kampung Genteng Candirejo di tengah kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.

(Diadaptasi dari Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh karya Tyas KW)

Pasangkanlah pernyataan berikut ini sesuai dengan karakter nya:

a)

Aku dan Ayah

1.

Tokoh yang peduli terhadap lingkungan di

b)

Ayah

2.
  1. Tokoh yang memiliki ide untuk mengatasi

c)

Aku

3.
  1. Tokoh yang mengajak orang-orang di sekit

d)

Aku

4.
  1. Tokoh yang kecewa dengan para tetangga

11.

Dialog Drama

Dina : Win, besok pagi kan libur sekolah... kamu ada waktu nggak untuk nemenin aku ke rumah tanteku?

Winda : Besok? Aku belum tahu ya ... emangnya kamu ada perlu apa ke rumah tante kamu?

Dina : Aku disuruh ibuku nganterin barang titipan tanteku.

Winda : Emangnya barang apa?

Dina : Aku belum tahu. Entah apa barangnya. Gimana, kamu besok bisa apa nggak?

Winda sebenarnya ada acara sendiri, namun dia sulit menolak permintaan Dina.

Winda : Ya sudah deh, besok aku anterin kamu. Jam berapa besok? Aku ke rumah kamu atau kamu yang ke rumahku?

Dina : Terserah kamu deh, jam 8 atau jam 9 gitu ... kalau kamu mau mending kamu aja yang ke rumah aku.

Winda : Ya sudah, besok jam 08.30 aku ke rumah kamu, terus kita langsung ke rumah tante kamu.

Keesokan harinya Winda dan Dina berangkat menuju rumah tante si Dina yang jaraknya sekitar 20 km dari rumah Dina. Pas di tengah-tengah jalan, motor yang dikendarai Dina bannya bocor, dan tidak ada tempat penambalan ban di sekitar situ.

Dhussss… bunyi ban motor Dina

Dina : Aduh ... gimana nih, bannya bocor? Kayaknya pecah nih ban!

Winda : Gimana ya ... nggak ada bengkel tambal ban lagi di sini.

Mereka bedua pun mendorong motor tersebut sambil keringat membasahi tubuh mereka. Setelah hampir 30 menit mendorong motor, tiba-tiba ada sebuah mobil box yang menghampiri mereka. Pengendara mobil box itu menawarkan jasa pengangkutan motor hingga ke bengkel tedekat kepada Dina.

Sopir mobil box : Kenapa Non? Bannya bocor ya?

Dina : Iya. Bisa minta tolong angkutin motor aku sampai bengkel nggak?

Sopir mobil box : Bisa saja, tapi kasih ongkos 100 ribu ya?

Dina : Kok mahal amat, Bang? 50 ribu ya?

Sopir mobil box itu menolak, alhasil Dina dan Winda harus meneruskan mendorong motor mereka.

Sopir mobil box : Murah amat, Non! ... Ya sudah kalau nggak mau.

Setelah mendorong motor selama 45 menit, tiba-tiba ada salah seorang sahabat Winda, yaitu Astrid yang kebetulan lewat di jalan itu. Astrid bersama adiknya bernama Hesti.

Astrid : Stop.. stop, Hes…!

Hesti : Kenapa Kak? Ada apa?

Astrid : Itu kayaknya Winda deh... Win… Win…!

Winda : Eh, itu Astrid...!

Astrid : Motor kamu bocor bannya? Kasihan sekali... kamu mau ke mana nih?

Winda : Nih, aku mau nganterin Dina ke rumah tantenya. Nggak tahu nih, bengkel kayaknya masih jauh... aku udah capek banget dorong motor dari tadi. Astrid berusaha memberi pertolongan kepada sahabatnya itu, namun dia juga tidak bisa berbuat banyak karena di sekitar itu memang cukup sepi.

Astrid : Aduh ... gimana ya ... ok, gini aja ... kalian kan sudah capek banget nih. Sekarang biar aku yang dorong motor kamu, terus kamu bawa motor aku sambil ngikutin dari belakang.

Winda : Emang kamu nggak kecapean entar? Berat lo dorong motor ini....!

Astrid : Ya tentu saja kau bakal capek, makanya kita gantian gitu...

Motor tersebut didorong oleh mereka berempat secara bergantian hingga akhirnya mereka tiba di salah satu bengkel tambal ban.


Sumber : mamicos.com/info/contoh-naskah-drama-singkat/


Di mana sajakah latar tempat terjadinya peristiwa di dalam drama tersebut?

a)

Suatu tempat

b)

Jalan

c)

Bengkel motor

d)

Rumah Tante

e)

Rumah Dina

12.

Mengajak Anak Mengambil Teladan dari Kisah Pewayangan


SAHABAT KELUARGA – Semua anak hampir bisa dipastikan menyukai dongeng dan kisah. Salah satunya karena mendengarkan sebuah kisah terasa lebih menyentuh jiwa. Termasuk kisah pewayangan. Jika Anda terlahir sebagai orang Jawa, kisah pewayangan bisa menjadi salah satu alternatif menarik dalam mendidik anak. Mengapa kisah pewayangan bernilai penting?.

Pertama, wayang merupakan kekayaan lokal yang unik dan istimewa.

Pentas wayang sangat ramai dan meriah. Pertunjukan ini melibatkan crew yang banyak dan pembagian peran yang cukup rumit. Tugas masing-masing peran juga sangat unik. Hasilnya, sebuah pertunjukan kolaborasi yang sangat indah dan menawan.

Tidak dipungkiri, sejarah kebudayaan Hindu hingga saat ini masih mewarnai kanvas seni budaya Nusantara. Begitupun cerita wayang yang asal-muasalnya dari India dengan mayoritas Hindu-nya. Namun dalam sejarah perkembangan wayang di Indonesia, cerita pewayangan telah dimodifikasi dengan muatan-muatan Islam. Wayang pernah menjadi sarana dakwah Sunan Kalijaga di Pulau Jawa. Hal ini tentu saja tidak hanya menguatkan khasanah budaya lokal, wayang sekaligus bisa menjadi bentuk himbauan dan tuntunan bagi masyarakat. Melalui wayang, anak juga belajar mengasah literasi budaya sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Kedua, melalui wayang anak lebih mengenal keragaman.

Menyiapkan anak untuk menjadi pemimpin di masa depan, salah satunya tentu dengan menyiapkan mental kolaboratif dengan aneka perbedaan. Keragaman peran adalah salah satu poin penting yang bisa kita tanamkan melalui pentas wayang. Anak-anak bisa mengamati sebelum kemudian menyukai dan memilih salah satu peran yang ingin dikuasai. Apakah menjadi dalang, sinden, waranggana, atau pemusik yang ragamnya pun masih sangat banyak. Melalui wayang anak belajar mencintai budaya sendiri untuk kemudian menghormati budaya dari suku lain di Indonesia.

Tokoh pewayangan yang beragam membuat anak mengenal lebih banyak jenis karakter manusia. Dengan mendalami peran tokoh protagonis-antagonis Pandawa-Kurawa hingga humor ala Punakawan, anak-anak tentu memiliki wawasan yang lebih kaya. Dengan modal ini, diharapkan anak lebih siap bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang di masa depannya.

Ketiga, kisah pewayangan sarat hikmah dan pelajaran.

Cerita-cerita yang dihadirkan dalam dunia wayang seringkali merupakan potret dari realita kehidupan. Tidak sekadar hiburan bagi masyarakat, dalam cerita wayang ada kritik sosial dan usulan serta masukan idealita sebuah masyarakat.

Wayang menampilkan pesan-pesan moral. Dalang yang bertugas memainkan wayang telah dididik melalui pendidikan yang panjang. Dalang tidak hanya bertugas menghafalkan tokoh dan jalan cerita, bahkan dalang seolah wajib menyampaikan pesan-pesan kebaikan melalui sajak dan syair di dalam ­ceritanya.

Di era milenial ini tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak kita lebih hafal tokoh-tokoh Barat dibandingkan dengan tokoh lokal dalam dunia pewayangan. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah kita semua yang ingin kembali menguatkan literasi budaya di kalangan anak-anak Indonesia. Barangkali perlu digalakkan lagi progam nonton bareng pentas wayang, membaca kisah-kisah pewayangan, mengunjungi Museum Wayang, atau bahkan memberi kesempatan pada anak untuk ’mencicipi’ pertunjukan wayang. Jika tidak dimulai dari rumah kita, dari mana lagi? (Wahtini, S.Pd.- Penulis Lepas).

Sumber: sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Apakah ada kesesuaian antara ilustrasi gambar dengan teks? Mengapa?

(a)  

13.

Literasi, Jiwa Dunia Pendidikan


Foto pribadi: Anis sedang membaca sebuah buku (Dokpri)

Pendidikan adalah proses pembelajaran seseorang dalam memahami suatu kondisi atau gejala pada kehidupan nyata. Pembelajaran berarti tahapan seseorang untuk dapat mengerti perihal kajian yang dipelajari. Mempelajari adalah keadaan seseorang melakukan kegiatan membaca dan menulis.

Membaca artinya menggunakan mata untuk melihat objek dan otak untuk menginterpretasi objek serta mengambil makna suatu objek, sedangkan menulis artinya menggunakan otak sebagai alat berpikir dalam menuangkan gagasan melalui tangan berupa tulisan-tulisan yang memiliki ilmu atau makna akan peristiwa. Jadi, membaca dan menulis merupakan awal terciptanya suatu pendidikan.

Membaca tidak hanya sekedar melihat susunan alfabet di atas lembar putih tetapi jauh lebih dari itu, yakni memahami isi tulisan bahkan mampu mengkritisi bahasan tulisan yang telah dibaca. Membaca adalah unsur pertama dan utama dalam menyerap beraneka ragam ilmu dari manapun. Tanpa membaca tidak ada satu orang pun di muka bumi ini yang pandai dan cerdas. Albert Einstein adalah seorang yang genius dan ia memeroleh dengan cara membaca.


Menulis tak sebatas menumpahkan tinta pada bidang datar, melainkan merangkai alfabet satu demi satu sehingga terbentuk suatu tulisan yang menampilkan ide penulis dalam menyampaikan isi bahasan pada pembaca. Menulis merupakan unsur pertama dan utama dalam memaparkan rangkaian alfabet hingga berbentuk suatu tulisan untuk dipahami dan dikritisi oleh pembaca.

Selain itu, menulis juga merupakan kegiatan menuangkan segala macam gagasan yang dapat dijadikan pedoman dan acuan terhadap pendidikan untuk menambah ilmu. Raden Ajeng Kartini, yang merupakan seorang penulis tersohor di masanya, selalu menuangkan pemikirannya dalam bentuk tulisan hingga mampu mengubah pandangan orang Belanda terhadap kaum pribumi saat itu.

Membaca bukan saja melihat, tetapi juga menerka dan mengkritisi tulisan yang tidak sesuai dengan pola pikir kita terhadap bahasan yang disajikan penulis. Menulis tak hanya menggoreskan ujung pena pada kertas, melainkan mengubah pola pandang kita terhadap pemikiran yang disampaikan penulis mengenai suatu kajian.

Membaca dan menulis itu ibarat dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan dan saling mengungguli, sebab keduanya harus berjalan berdampingan agar membentuk suatu kemampuan dan keterampilan dalam jiwa setiap insan.

Literasi atau kegiatan membaca dan menulis ini memiliki kedudukan penting dalam dunia pendidikan. Tanpa kehadiran keduanya, dunia pendidikan itu ibarat ruang hampa tanpa isian dan tak bermanfaat bagi keberlangsungan hidup manusia. Literasi memegang peran kunci pada dunia pendidikan yakni, sebagai fondasi yang memberikan kekuatan dalam membangun dan membentuk dunia pendidikan bagi semua orang.

Tak berhenti di situ, literasi juga merupakan tulang punggung pendidikan, sebab hanya dengan literasi semua orang dapat mengenyam pendidikan walau tak harus berada di bangku sekolah dan karenanya tercipta manusia pandai dan cerdas. Oleh sebab itu, sangat penting membudayakan kegiatan literasi yaitu baca dan tulis dalam kehidupan masyarakat untuk membangun dunia pendidikan bagi seluruh manusia.

Indonesia sebagai salah satu negara yang mengedepankan pendidikan, ternyata mengalami kendala berupa penurunan tingkat literasi dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya nilai serap kemampuan akademik dari tahun ke tahun yang disebabkan oleh menurunnya minat baca dan tulis pelajar.

Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan terhadap sepuluh siswa-siswi di desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur dengan dua latar belakang lembaga pendidikan berbeda (SD dan MI), ternyata hanya dua siswa yang melakukan kegiatan literasi, baik di sekolah maupun di rumah. Sangat miris jika melihat cermin literasi yang berlangsung selama ini, namun itulah bukti kegiatan literasi yang ada di dunia pendidikan Indonesia saat ini.

Sumber : Badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/conten/bahan-bacaan-literasi-2018

Melihat kenyataan bahwa kemampuan literasi di Indonesia masih jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan negara lain di dunia, apa yang dapat kamu lakukan untuk kegiatan literasi?

a)

Mengingatkan saja kepada para pelajar untuk membudayakan literasi sekolah agar sekolah tidak ketinggalan dalam lomba kebahasaan.

b)

Literasi harus digalakkan dengan serius /kuat agar membentuk suatu kemampuan dan keterampilan dalam jiwa manusia.

c)

Mendatangkan penulis buku-buku bacaan umum agar siswa /masyarakat membeli buku yang diperlukan.

d)

Membudayakan literasi baca tulis tidak harus di bangku sekolah tetapi dilakukan oleh siapa saja, di mana saja dan kapan saja untuk menciptakan manusia pandai dan cerdas.

14.

Perempuan-perempuan perkasa

Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta,

dari manakah mereka..

Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga..

Sebelum hari bermula dalam pesta kerja..

Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta,

ke manakah mereka..

Di atas roda-roda baja mereka berkendara.

Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota..

Merebut hidup di pasar-pasar kota..

Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta,

siapakah mereka..

Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan-perempuan perkasa.

akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota..

Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa..

(Hartoyo Andangjaya, 1963.)

(diunduh dari https://indonesianliteraryworks.blogspot.com/2016/09/poetry-perempuan-perempuan-perkasa.html)

Untuk apa perempuan-perempuan itu membawa bakul ke kereta?

(a)  

15.

Bisa pilih jawaban lebih dari satu!

Pendapat yang tepat mengenai kualitas data informasi yang tersaji di dalam infografis tersebut adalah ….

a)

Informasi sahih dari sumber yang mampu dipertanggungjawabkan.

b)

Relevansi informasi dipertanyakan sebagai sumber di tahun 2020.

c)

Penjelasan dari BKKBN tentang stunting bermanfaat bagi masyarakat.

d)

Cara mencegah stunting sangat lengkap dalam infografi tersebut.

16.

Apa hubungan poster 1 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan poster 2 tentang Cuci Tangan Pakai Sabun?

a)

Poster 1 mengulangi informasi yang ada di poster 2.

b)

Poster 2 menyimpulkan informasi yang ada di poster 1.

c)

Poster 2 adalah solusi bagi masalah yang ada di poster 1.

d)

Poster 2 adalah penjelasan bagi salah satu poin di poster 1

17.

Jaka dan Pengemis

Di sebuah desa, tinggallah seorang pria bernama Jaka dan juga keluarganya. Jaka memiliki seorang istri dan 3 anak yang harus diberinya makan. Sayangnya saat itu sedang musim hujan dan sudah lebih dari satu minggu hujan tidak berhenti. Karena hujan, Jaka tidak bisa bekerja untuk membeli makanan untuk anak dan istrinya, persediaan makanan pun sudah habis dan tidak cukup untuk hidup besok-besoknya.

Istri Jaka menghampiri suaminya dengan membawa lima buah kentang, katanya makanan di dapur tinggal itu saja dan tidak ada yang lain. Jaka kemudian menyuruh istrinya untuk memberikan kentang tersebut pada anaknya, dan ia akan keluar untuk mencari bahan makanan meski sedang hujan.

Ketika hendak keluar rumah, pintu rumah Jaka pun diketuk oleh seorang pengemis. Melihat pengemis yang renta dan kelaparan membuat Jaka tidak tega dan memberikannya lima buah kentang yang disimpannya untuk anak-anaknya. Pengemis tersebut menerima 4 buah kentang dari Jaka dan memberikan 1 sisanya kepada Jaka. Ia menyuruh Jaka untuk memberikan 1 buah kentang tersebut kepada anak-anaknya.

Setelah pengemis pergi, secara ajaib 1 buah kentang yang dipotong tersebut setiap potongannya akan menghasilkan 5 buah kentang yang baru, begitu seterusnya. Alhasil keluarga Jaka tidak lagi kekurangan makanan, bahkan ia bisa menanam sisa kentang untuk jadi bahan panennya nanti, dan sisanya ia berikan kepada tetangga-tetangganya.

(Sumber: https://www.prestasiglobal.id/10-kumpulan-contoh-cerita-pendek-untuk-anak-sekolah-dasar/)

Keajaiban apa yang terjadi pada cerita di atas?

a)
  1. Stok makanan di dapur tidak pernah habis dan selalu bertambah.

b)
  1. Beras yang dimasak sebutir menjadi sebakul.

c)
  1. Sayuran yang sudak tidak layak dimakan kembali menjadi segar.

d)
  1. Sebuah kentang yang dipotong menghasilkan lima buah kentang baru setiap potongannya.

18.

Kenapa Kecoak Mati dengan Posisi Tubuh Terbalik? Ini Penjelasannya

Kecoak adalah jenis serangga yang susah mati, bahkan tanpa kepala, kecoak masih bisa hidup. Namun, saat tubuh kecoak dalam posisi terbalik, dia bisa mati. Posisi terbalik membantu kecoak untuk bertahan hidup sedikit lebih lama sebelum akhirnya mati. Dalam serba-serbi hewan ini menjelaskan alasan kecoak mati dalam posisi tubuh terbalik.

Posisi terbalik membuat kecoak mendapatkan lebih banyak udara saat cairan insektisida disemprotkan padanya. Kandungan cairan insektisida dapat memengaruhi sistem saraf kecoak, dan menyebabkan beberapa enzim berkumpul di tubuh mereka. Kondisi itu akhirnya membuat kecoak mengalami kejang otot dan tidak mampu lagi untuk mempertahankan posisi tubuhnya dengan normal. Lantaran serangga seperti kecoak memiliki tubuh besar yang ditopang enam kaki panjang dan kurus, akhirnya tanpa sadar mereka berguling ke belakang saat akan mati.

Faktanya, tidak semua kecoak mati dengan posisi terbalik. Sebab, hanya kecoak yang dibunuh menggunakan insektisida saja yang mati dengan posisi punggung di bawah dan kaki di atas. Kecoak akan kesulitan untuk memperbaiki dirinya saat berada posisi terbalik. Tanpa koordinasi otot atau apa pun untuk dipegang, kecoak biasanya berakhir mati terbalik.

Kecoak juga tidak hanya mati karena insektisida saja, tetapi karena berbagai hal. Misalnya, di alam liar terdapat predator seperti tokek, kelelawar, laba-laba, dan kalajengking, bahkan mereka bisa mati karena kekurangan makanan dan nutrisi. Menariknya, saat kecoak dengan posisi terbalik disentuh benda seperti sapu terkadang mereka akan kembali seperti semula dan melarikan diri. Sama seperti hewan lainnya, seiring bertambahnya usia kecoak juga bisa mati. Hal ini disebabkan karena otot-otot yang mulai melemah, dan membuat mereka sulit untuk kembali ke posisi normal ketika terjatuh di permukaan yang licin.

Kecoak merupakan hewan yang tangguh, karena mampu menahan napas selama 30 menit di air. Di samping itu, serangga yang memiliki antena ini mampu untuk hidup tanpa kepala selama 10 hari. Sebab, mereka tidak terlalu banyak makan, dan dapat bernapas melalui sisi tubuhnya.

(Sumber: https://www.kompas.com/sains/read/2022/02/23/190100723/kenapa-kecoak-mati-dengan-posisi-tubuh-terbalik-ini-penjelasannya)

Berapa lama kecoak mampu menahan nafas di air?

  1. Susun menjadi kalimat yang benar

a)
  1. Kecoak mampu

b)
  1. menahan

c)
  1. nafas selama

d)
  1. 30 menit di air.

1)
2)
3)
4)
19.

Kenapa Kecoak Mati dengan Posisi Tubuh Terbalik? Ini Penjelasannya

Kecoak adalah jenis serangga yang susah mati, bahkan tanpa kepala, kecoak masih bisa hidup. Namun, saat tubuh kecoak dalam posisi terbalik, dia bisa mati. Posisi terbalik membantu kecoak untuk bertahan hidup sedikit lebih lama sebelum akhirnya mati. Dalam serba-serbi hewan ini menjelaskan alasan kecoak mati dalam posisi tubuh terbalik.

Posisi terbalik membuat kecoak mendapatkan lebih banyak udara saat cairan insektisida disemprotkan padanya. Kandungan cairan insektisida dapat memengaruhi sistem saraf kecoak, dan menyebabkan beberapa enzim berkumpul di tubuh mereka. Kondisi itu akhirnya membuat kecoak mengalami kejang otot dan tidak mampu lagi untuk mempertahankan posisi tubuhnya dengan normal. Lantaran serangga seperti kecoak memiliki tubuh besar yang ditopang enam kaki panjang dan kurus, akhirnya tanpa sadar mereka berguling ke belakang saat akan mati.

Faktanya, tidak semua kecoak mati dengan posisi terbalik. Sebab, hanya kecoak yang dibunuh menggunakan insektisida saja yang mati dengan posisi punggung di bawah dan kaki di atas. Kecoak akan kesulitan untuk memperbaiki dirinya saat berada posisi terbalik. Tanpa koordinasi otot atau apa pun untuk dipegang, kecoak biasanya berakhir mati terbalik.

Kecoak juga tidak hanya mati karena insektisida saja, tetapi karena berbagai hal. Misalnya, di alam liar terdapat predator seperti tokek, kelelawar, laba-laba, dan kalajengking, bahkan mereka bisa mati karena kekurangan makanan dan nutrisi. Menariknya, saat kecoak dengan posisi terbalik disentuh benda seperti sapu terkadang mereka akan kembali seperti semula dan melarikan diri. Sama seperti hewan lainnya, seiring bertambahnya usia kecoak juga bisa mati. Hal ini disebabkan karena otot-otot yang mulai melemah, dan membuat mereka sulit untuk kembali ke posisi normal ketika terjatuh di permukaan yang licin.

Kecoak merupakan hewan yang tangguh, karena mampu menahan napas selama 30 menit di air. Di samping itu, serangga yang memiliki antena ini mampu untuk hidup tanpa kepala selama 10 hari. Sebab, mereka tidak terlalu banyak makan, dan dapat bernapas melalui sisi tubuhnya.

(Sumber: https://www.kompas.com/sains/read/2022/02/23/190100723/kenapa-kecoak-mati-dengan-posisi-tubuh-terbalik-ini-penjelasannya)

Makna dari kata predator adalah…

a)
  1. Hewan yang sejenis dengan kecoak

b)
  1. Hewan berbisa

c)
  1. Serangga

d)
  1. Hewan pemangsa

20.

Kenapa Kecoak Mati dengan Posisi Tubuh Terbalik? Ini Penjelasannya

Kecoak adalah jenis serangga yang susah mati, bahkan tanpa kepala, kecoak masih bisa hidup. Namun, saat tubuh kecoak dalam posisi terbalik, dia bisa mati. Posisi terbalik membantu kecoak untuk bertahan hidup sedikit lebih lama sebelum akhirnya mati. Dalam serba-serbi hewan ini menjelaskan alasan kecoak mati dalam posisi tubuh terbalik.

Posisi terbalik membuat kecoak mendapatkan lebih banyak udara saat cairan insektisida disemprotkan padanya. Kandungan cairan insektisida dapat memengaruhi sistem saraf kecoak, dan menyebabkan beberapa enzim berkumpul di tubuh mereka. Kondisi itu akhirnya membuat kecoak mengalami kejang otot dan tidak mampu lagi untuk mempertahankan posisi tubuhnya dengan normal. Lantaran serangga seperti kecoak memiliki tubuh besar yang ditopang enam kaki panjang dan kurus, akhirnya tanpa sadar mereka berguling ke belakang saat akan mati.

Faktanya, tidak semua kecoak mati dengan posisi terbalik. Sebab, hanya kecoak yang dibunuh menggunakan insektisida saja yang mati dengan posisi punggung di bawah dan kaki di atas. Kecoak akan kesulitan untuk memperbaiki dirinya saat berada posisi terbalik. Tanpa koordinasi otot atau apa pun untuk dipegang, kecoak biasanya berakhir mati terbalik.

Kecoak juga tidak hanya mati karena insektisida saja, tetapi karena berbagai hal. Misalnya, di alam liar terdapat predator seperti tokek, kelelawar, laba-laba, dan kalajengking, bahkan mereka bisa mati karena kekurangan makanan dan nutrisi. Menariknya, saat kecoak dengan posisi terbalik disentuh benda seperti sapu terkadang mereka akan kembali seperti semula dan melarikan diri. Sama seperti hewan lainnya, seiring bertambahnya usia kecoak juga bisa mati. Hal ini disebabkan karena otot-otot yang mulai melemah, dan membuat mereka sulit untuk kembali ke posisi normal ketika terjatuh di permukaan yang licin.

Kecoak merupakan hewan yang tangguh, karena mampu menahan napas selama 30 menit di air. Di samping itu, serangga yang memiliki antena ini mampu untuk hidup tanpa kepala selama 10 hari. Sebab, mereka tidak terlalu banyak makan, dan dapat bernapas melalui sisi tubuhnya.

(Sumber: https://www.kompas.com/sains/read/2022/02/23/190100723/kenapa-kecoak-mati-dengan-posisi-tubuh-terbalik-ini-penjelasannya)

Ide pokok yang tepat pada paragraf kedua pada teks di atas adalah…

a)
  1. Kondisi itu akhirnya membuat kecoak mengalami kejang otot dan tidak mampu lagi untuk mempertahankan posisi tubuhnya dengan normal.

b)
  1. Posisi terbalik membuat kecoak mendapatkan lebih banyak udara saat cairan insektisida disemprotkan padanya.

c)
  1. Lantaran serangga seperti kecoak memiliki tubuh besar yang ditopang enam kaki panjang dan kurus, akhirnya tanpa sadar mereka berguling ke belakang saat akan mati.

d)
  1. Kandungan cairan insektisida dapat memengaruhi sistem saraf kecoak, dan menyebabkan beberapa enzim berkumpul di tubuh mereka.

21.

Apakah manfaat makan ikan menurut infografis di atas?

a)
  1. Mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

b)
  1. Mengandung vitamin B6 lebih banyak bila dibandingkan dengan udang.

c)
  1. Berperan penting dalam pertumbuhan bayi hingga usia 3 tahun.

  2. Membantu tubuh memproduksi sel-sel baru

d)
  1. Menurunkan kemungkinan terserang penyakit jantung.

22.
Question Image

Pasangkan pernyataan berikut ini dengan tepat.

a)

fakta

1.

Tingkat konsumsi ikan di Indonesia jauh

b)

opini

2.

Pendistribusian ikan tidak berjalan baik

c)

opini

3.

Pengolahan maupun pengawetan ikan masih

d)

fakta

4.

Potensi ikan hampir mencapai 10 jt ton

23.

Berdasarkan brosur diatas, Apa yang harus dilakukan ketika mengalami demam dan sesak nafas?

a)

tetap bertemu banyak orang

b)

segera ke fasilitas kesehatan

c)

tidak mempedulikan gejala yang dialami

d)

tetap tidak menerapkan gaya hidup sehat

24.

Batang - Palang Merah Indonesia (PMI) Batang menurunkan relawan, untuk melakukan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) pada masa pandemi Covid-19, mulai kemarin 24 Agustus 2020.

“Minggu terakhir ini di Kabupaten Batang kasus positif Covid-19 justru mengalami kenaikan drastis, untuk itu PMI Kabupaten Batang menerjunkan tim kembali untuk spraying disinfektan dan sosialisasi tentang protokol kesehatan yang harus dilakukan” kata Wakil Ketua III Pengurus PMI Kabupaten Batang Sri Mulyatno saat ditemui di Kantor PMI Kabupaten Batang, Rabu (26/8/2020).


sumber : corona.batangkab.go.id


Berdasarkan bacaan diatas, Apa yang dilakukan PMI Kabupaten Batang untuk menangani kasus Covid-19?

a)

Mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang

b)

Mengadakan Rapid Test massal

c)

Memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak kasus covid-19

d)

Melakukan Spraying disinfektan dan sosialisasi tentang protokol kesehatan

25.

Peluang Bioindustri, Potensi Teripang untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Indonesia

Setelah bergabung dengan tim lingkungan hidup di Bank Dunia tahun lalu, saya menantikan banyak hal, salah satunya adalah melihat terumbu karang yang luar biasa di Negara Indonesia. Dalam sebuah perjalanan baru-baru ini ke Pusat Bioindustri Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Lombok, saya melihat secara langsung seberapa besar potensi teripang.

Sejujurnya, teripang yang saya lihat (Holothurian scabra) tidak terlalu menarik. Saya tidak tertarik untuk menyentuhnya apalagi memakannya, tetapi ternyata hewan ini memiliki harga yang sangat mahal. Teripang telah lama diminati di Asia dan Timur Tengah. Studi ilmiah menemukan bahwa hewan kecil berlendir ini penuh dengan nilai nutrisi, mengandung mineral yang luar biasa tinggi, serta menjadi bahan obat. Setelah para ilmuan lebih banyak mempelajari teripang, permintaan global meroket yang membuat konsumen dan perusahaan farmasi dari Amerika Serikat, Eropa, dan Tiongkok berebut teripang.

Permintaan teripang yang meningkat mengarah pada panen yang tidak berkelanjutan. Integrated Sustainable Oceans Program dari Bank Dunia mendukung pemerintah Indonesia dalam mengatasi eksploitasi laut yang tidak berkelanjutan melalui Program Coral Reef Rehabilitation and Management Program Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI). Di Pulau Lombok, COREMAP – CTI membantu mendanai Pusat Bioindustri LIPI, yaitu wadah para ilmuwan untuk melihat bagaimana komunitas lokal dapat membiakkan berbagai jenis teripang untuk dijual. Tingkat kemiskinan di wilayah pesisir Indonesia ini lebih tinggi daripada rata-rata nasional. Diversifikasi mata pencaharian di masyarakat yang bergantung pada perikanan sangat penting.

Karena nilai pasar yang tinggi, biaya awal yang rendah, dan persyaratan teknologi minimal, budidaya teripang bisa menjadi kunci untuk memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan ketahanan pedesaan, serta mengurangi tekanan pada habitat sensitif. "Kami memiliki rencana besar untuk masa depan. Pada saat ini, kami sedang memperluas penelitian tentang spesies dengan potensi komersial. Kami juga berencana untuk memperkuat hubungan antara penelitian dan aplikasi, termasuk berbagi teknologi dan penelitian kami dengan sektor swasta dan komunitas lokal,” ungkap Peneliti senior LIPI Hendra Munandar di Pusat Bioindustri.

Saat meninggalkan Pusat Bioindustri, saya menyadari betapa perasaan saya tentang teripang telah berubah. Walaupun masih tidak ingin memakannya, saya tidak sabar untuk melihat bagaimana investasi dalam modal pembangunan manusia, ilmu pengetahuan, dan teknologi akan menawarkan peluang besar untuk mengubah mata pencaharian pesisir pedesaan. Jika teripang yang tampaknya tidak mencolok memiliki potensi untuk membuat dampak sebesar ini, coba pikirkan hal apa lagi yang ada di bawah lautan Indonesia yang juga memiliki dampak untuk Indonesia dan masyarakatnya.

Penulis: André Rodrigues De Aquino Senior (Natural Resources Management Specialist, Environment and Natural Resources Global Practice, World Bank) Dan David Kaczan (Economist)

Diedit oleh: Eko Budiono

---

"Permintaan teripang yang meningkat mengarah pada panen yang tidak berkelanjutan. Integrated Sustainable Oceans Program dari Bank Dunia mendukung pemerintah Indonesia dalam mengatasi eksploitasi laut yang tidak berkelanjutan melalui Program Coral Reef Rehabilitation and Management Program Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI)."

Apa yang dimaksud dengan kata "berkelanjutan" pada cuplikan kalimat dari paragraf 3 di atas?

a)

Terbatas sumbernya.

b)

Dapat dimanfaatkan secara terus-menerus.

c)

Mendukung kehidupan.

d)

Mendukung perekonomian.

26.

Berangkat dari keprihatinan siswa SMP Negeri 23 Bandung yang melihat krisis air bersih di sekolah, mereka bereksperimen membuat alat penjernih air sederhana. Air di sekolah yang bersumber dari air sumur resapan berwarna kuning dan keruh, serta berbau besi, tentu saja tidak dapat dipergunakan untuk aktivitas sehari-hari, seperti wudhu dan mencuci tangan.

Guru pembimbing, Amalia Sholihah, menangkap keprihatinan para siswa didiknya. Ia kemudian mengajak mereka mencari solusi dengan melakukan riset mandiri. 'Ketika membuat ini anak-anak sempat stres, karena tidak terbiasa. Biasanya, kan, berupa resep, kalau ini harus menggali, mencari tahu sendiri, tapi begitu melihat hasilnya, mereka sangat bahagia,' tutur Amalia.

Dari penelitian tersebut, siswa menemukan bahan-bahan yang harganya terjangkau, tetapi efektif menjernihkan air, yaitu ziolit yang berbentuk seperti kerikil dengan ukuran kecil dan sedang, pasir aktif, arang aktif, dan filter akuarium. Bahan-bahan ini kemudian ditakar dan disusun pada wadah yang sudah tidak terpakai, seperti botol air mineral bekas atau pipa.

Dari percobaan yang dilakukan, susunan paling efektif untuk menjernihkan air adalah ziolit dengan ukuran kecil pada posisi paling bawah, dilanjutkan arang aktif, pasir aktif, lalu diisi kembali dengan ziolit berukuran sedang. Terakhir, posisi teratas dipasang filter akuarium. Hasilnya, ketika air tercemar dituang, air yang semula kuning, keruh, dan berbau, menjadi bening dan tidak berbau sama sekali. Air juga dapat mengalir dengan lancar, tidak mengalami penyumbatan.

Tidak sekadar efektif, harga bahan-bahan tersebut pun terjangkau sehingga siswa mampu membeli. Harga bahan-bahan tersebut berkisar antara tiga ribu hingga dua belas ribu rupiah. 'Kalau kita lihat di internet harga filter itu dua juta, tidak mungkin terbeli oleh anak-anak saya yang keluarganya menengah ke bawah,' ungkap Amalia.

Selain dapat dirasakan langsung manfaatnya, hasil pembelajaran STEM siswa SMP Negeri 23 Bandung ini juga seringkali diikutkan pada ekspos karya pelajar, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional. Tidak puas hanya sampai di sini, Amalia ingin para siswa dapat mengemas penjernih air dalam wadah menarik, sehingga memiliki nilai ekonomis. 'Lumayan untuk pemasukan, membantu ekonomi keluarga mereka,' harap Amalia.

(Sumber: Artikel berjudul 'Sebuah Kisah Praktik Baik Pendidikan STEM dari SMPN 23 Bandung', diunduh dari https://edukasi.kompas.com/read/2018/12/20/10462921/sebuah-kisah-praktik-baik-pendidikan-stem-dari-smpn-23-bandung).


Alasan Amalia memilih menggunakan ziolit, pasir aktif, dan filter akuarium adalah ....

a)

bahan mudah di cari

b)

bahan lumayan murah

c)

mudah dibuat

d)

efektif hasilnya

27.

Diagram berikut menunjukkan keadaan ketenagakerjaan Indonesia pada Agustus 2015 sampai dengan Agustus 2019.

Manakah yang mungkin membuat rata-rata tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2017 akan naik dibanding data semula?

a)

Pada saat pengambilan data, sekelompok orang yang tidak bekerja pada usia 65 tahun tidak tercatat.

b)

Pada saat pengambilan data, sekelompok orang yang tidak bekerja pada usia 14-18 tahun tidak tercatat.

c)

Pada saat pengambilan data, sekelompok orang yang tidak bekerja pada usia 67 tahun tercatat.

d)

Pada saat pengambilan data, sekelompok orang yang tidak bekerja pada usia 18-20 tahun tidak tercatat.

28.

Aku Cinta Lingkungan

Karya : Ully Hary Rusady


Aku cinta lingkunganku

Kujaga dan kusayangi

Bersama Ayah dan Ibuku

Membersihkan halamanku


Reff :

Bersihkan lingkunganku

Bersihkan dari sampah

Kata Ayah dan Ibuku

Aku cinta taman bunga

Kurawat dan kusayangi

Bersama Ayah dan Ibuku

Menyirami Taman Bunga


Reff:

Bersihkan lingkunganku

Bersihkan dari sampah

Kata Ayah dan Ibuku


Pilihlah pernyataan berikut yang merupakan pesan dari lagu Ully Hary Rusady. (jawaban dapat lebih dari satu)

a)

Mengajak kita untuk membersihkan sampah sebagai bukti kecintaan terhadap lingkungan.

b)

Membersihkan sampah harus mulai dari rumah kita sendiri.

c)

Mengajak kita untuk tidak menebang pohon sebagai bukti kecintaan terhadap lingkungan.

d)

Membersihkan sampah harus mulai dari lingkungan sekitar.

29.

Dibawah ini yang tidak termasuk cara untuk meningkatkan hasil produksi memenuhi kebutuhan nasional adalah...

a)

Melakukan perluasan lahan untuk penanaman bawang putih

b)

Pemerintah memfasilitasi lembaga pertanian untuk menciptakan bibit bawang putih yang berkualitas

c)

Meningkatkan haga jual bawang putih

d)

Meningkatkan harga beli bibit bawang putih

30.

Sebutkan dampak negatif dari perluasan areal tanam bawang putih!

a)

Hasil produksi bawang putih semakin meningkat

b)

Petani merasakan kemudahan mendapatkan bibit bawang putih yang berkualitas

c)

Jumlah pepohonan akan semakin berkurang apabila perluasan lahan tidak dilakukan secara bijaksana

d)

Target kebutuhan nasional bawang putih akan terpenuhi