Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sistem Demokrasi Parlementer di Indonesia

Total questions: 10

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Pada tahun berapa Indonesia menganut sistem Demokrasi Parlementer?

a)

1945 - 1949

b)

1950 - 1959

c)

1959 - 1965

d)

1965 - 1998

e)

1998 - sekarang

2.

Berapa jumlah kabinet pada masa Demokrasi Parlementer?

a)

4

b)

5

c)

6

d)

7

e)

8

3.

Kabinet pertama yang terbentuk pada Demokrasi Parlementer adalah?

a)

Kabinet Natsir

b)

Kabinet Sukiman

c)

Kabinet Ali Sastroamijoyo

d)

Kabinet Burhanudin Harahap

e)

Kabinet Djuanda

4.

Kabinet yang mengalami kendala akibat penandatangan perjanjian Mutual Security Act (MSA) adalah?

a)

Kabinet Wilopo

b)

Kabinet Ali Sastroamijoyo

c)

Kabinet Sukiman

d)

Kabinet Burhanudin Harahap

e)

Kabinet Natsir

5.

Kabinet yang berhasil mengadakan PEMILU pertama pada masa demokrasi parlementer tahun 1955 adalah?

a)

Kabinet Wilopo

b)

Kabinet Ali Sastroamijoyo

c)

Kabinet Djuanda

d)

Kabinet Burhanudin Harahap

e)

Kabinet Natsir

6.

Berikut ini adalah keberhasilan dari kabinet Ali Sastroamijoyo I adalah ….

a)

terlaksana Pemilihan Umum yang pertama

b)

pembebasan Irian Barat

c)

pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) untuk meredakan pergolakan di daerah

d)

penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA)

e)

mengganti konstitusi UUDS menjadi UUD 1945 kembali

7.

Partai-partai yang mendukung Kabinet Sukiman adalah ….

a)

Masyumi dan PNI

b)

PNI dan PKI

c)

PRI, PSI, dan PNI

d)

NU dan PNI

e)

NU dan Masyumi

8.

Peristiwa Tanjung Morawa berkaitan dengan pembebasan tanah milik Deli Planters Vereeniging (DPV). Tanah ini sebelumnya sudah digarap oleh penduduk, kemudian diminta untuk dikembalikan kepada DPV. Usaha pembebasan tanah mendapat perlawanan dari rakyat hingga lima orang petani meninggal dalam aksi tersebut. Peristiwa tersebut terjadi pada masa pemerintahan ….

a)

Kabinet Natsir

b)

Kabinet Djuanda

c)

Kabinet Wilopo

d)

Kabinet Ali Sastroamijoyo

e)

Kabinet Sukiman

9.

Kabinet yang berhasil mendeklarasikan hukum teriotorial kelautan Nusantara adalah ….

a)

Kabinet Burhanuddin Harahap

b)

Kabinet Wilopo

c)

Kabinet Djuanda

d)

Kabinet Ali Sastroamijoyo

e)

Kabinet Natsir

10.

Menteri Keuangan yang mengambil kebijakan untuk memotong uang  dengan memberlakukan nilai setengahnya untuk mata uang yang mempunyai nominal Rp. 2,50 ke atas adalah ….

a)

Ir. Djuanda

b)

Soemitro Djojohadikusumo

c)

Ali Sostroamidjojo

d)

Syafrudin Prawiranegara

e)

Burhanuddin harahap